_________________________________________________________________ Title: The Holy Bible: Indonesian Translation (Terjemahan Lama) Creator(s): Anonymous Language: Rights: Public Domain CCEL Subjects: All; Bible; Old Testament; New Testament _________________________________________________________________ Holy Bible Indonesian Translation (Terjemahan Lama) _________________________________________________________________ Old Testament _________________________________________________________________ Genesis _________________________________________________________________ Chapter 1 ^1Bahwa pada mula pertama dijadikan Allah akan langit dan bumi. ^2Maka bumi itu lagi campur baur adanya, yaitu suatu hal yang ketutupan kelam kabut; maka Roh Allah berlayang-layang di atas muka air itu. ^3Maka firman Allah: Hendaklah ada terang. Lalu terangpun jadilah. ^4Maka dilihat Allah akan terang itu baiklah adanya, lalu diceraikan Allah terang itu dengan gelap. ^5Maka dinamai Allah akan terang itu siang dan akan gelap itu malam. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang pertama. ^6Maka firman Allah: Hendaklah ada suatu bentangan pada sama tengah air itu, supaya diceraikannya air dengan air. ^7Maka dijadikan Allah akan bentangan itu serta diceraikannyalah air yang di bawah bentangan itu dengan air yang di atas bentangan; maka jadilah demikian. ^8Lalu dinamai Allah akan bentangan itu langit. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kedua. ^9Maka firman Allah: Hendaklah segala air yang di bawah langit itu berhimpun kepada satu tempat, supaya kelihatan yang kekeringan itu; maka jadilah demikian. ^10Lalu dinamai Allah akan yang kekeringan itu darat, dan akan perhimpunan segala air itu dinamainya laut; maka dilihat Allah itu baiklah adanya. ^11Maka firman Allah: Hendaklah bumi itu menumbuhkan rumput dan pokok yang berbiji dan pohon yang berbuah-buah dengan tabiatnya, yang berbiji dalamnya di atas bumi itu; maka jadilah demikian, ^12yaitu ditumbuhkan bumi akan rumput dan pokok yang berbiji dengan tabiatnya dan pohon-pohon yang berbuah-buah, yang berbiji dalamnya dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya. ^13Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang ketiga. ^14Maka firman Allah; Hendaklah ada beberapa benda terang dalam bentangan langit, supaya diceraikannya siang dengan malam dan menjadi tanda dan ketentuan masa dan hari dan tahun, ^15dan supaya ia itu menjadi benda terang pada bentangan langit akan menerangkan bumi; maka jadilah demikian. ^16Maka dijadikan Allah akan kedua benda terang yang besar itu, yaitu terang yang besar itu akan memerintahkan siang dan terang yang kecil itu akan memerintahkan malam, dan lagi segala bintangpun. ^17Maka ditaruh Allah akan dia dalam bentangan langit akan memberi terang di atas bumi, ^18dan akan memerintahkan siang dan malam, dan akan menceraikan terang itu dengan gelap; maka dilihat Allah itu baiklah adanya. ^19Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang keempat. ^20Maka firman Allah: Hendaklah dalam segala air itu menggeriak beberapa kejadian yang bernyawa dan yang sulur-menyulur, dan hendaklah ada unggas terbang di atas bumi, dalam bentangan langit. ^21Maka dijadikan Allah akan ikan raya yang besar-besar dan segala binatang sulur-menyulur, yang menggeriak dalam air itu tiap-tiap dengan tabiatnya, dan segala unggas yang bersayap dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya. ^22Maka diberkati Allah akan dia, firman-Nya: Jadilah biak dan bertambah-tambahlah kamu dan ramaikanlah air yang di dalam laut itu dan hendaklah segala unggas itupun bertambah-tambah di atas bumi. ^23Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kelima. ^24Maka firman Allah: Hendaklah bumi itu mengeluarkan kejadian yang hidup dengan tabiatnya, yaitu dari pada binatang yang jinak dan yang menjalar dan yang liar, tiap-tiap dengan tabiatnya; maka jadilah demikian. ^25Maka dijadikan Allah akan segala binatang yang liar di atas bumi itu dengan tabiatnya, dan segala binatang yang jinakpun dengan tabiatnya, dan segala binatang yang menjalar di atas bumipun dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya. ^26Maka firman Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia atas peta dan atas teladan Kita, supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi dan segala binatang pelata yang menjalar di tanah. ^27Maka dijadikan Allah akan manusia itu atas petanya, yaitu atas peta Allah dijadikannya ia, maka dijadikannya mereka itu laki-laki dan perempuan. ^28Maka diberkati Allah akan keduanya serta firman-Nya kepadanya: Berbiaklah, dan bertambah-tambahlah kamu, dan penuhilah olehmu akan bumi itu dan taklukkanlah dia, dan perintahkanlah segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang menjalar di atas bumi. ^29Lagi firman Allah: Bahwa sesungguhnya Aku telah memberikan kamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji-biji di atas seluruh muka bumi dan segala pohon yang berbuah dengan berbiji itu akan makananmu, ^30tetapi akan segala binatang liar yang di bumi dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang menjalar di atas bumi, yang ada nyawa hidup dalamnya, maka Aku mengaruniakan segala tumbuh-tumbuhan yang hijau akan makanannya; maka jadilah demikian. ^31Maka dilihat Allah akan tiap-tiap sesuatu yang dijadikan-Nya itu, sesungguhnya amat baiklah adanya. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang keenam. _________________________________________________________________ Chapter 2 ^1Demikianlah sudah dijadikan langit dan bumi serta dengan segala isinya. ^2Maka pada hari yang ketujuh setelah sudah disampaikan Allah pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya itu, maka berhentilah Ia pada hari yang ketujuh itu dari pada pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya. ^3Maka diberkati Allah akan hari yang ketujuh itu serta disucikannya, karena dalamnya telah Ia berhenti dari pada pekerjaan-Nya, yang telah diperbuat-Nya, akan menyempurnakan dia. ^4Maka demikianlah asalnya langit dan bumi pada masa ia itu dijadikan, tatkala diperbuat Tuhan Allah akan langit dan bumi: ^5pada masa itulah belum ada tumbuh-tumbuhan di atas bumi dan tiada pokok bertunas di padang, karena belum lagi diturunkan Tuhan Allah hujan kepada bumi dan belum ada orang akan membelakan tanah itu; ^6melainkan naiklah uap dari bumi serta membasahkan segala tanah itu. ^7Maka dirupakan Tuhan Allah akan manusia itu dari pada lebu tanah dihembuskan-Nya nafas hidup ke lubang hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi suatu nyawa yang hidup adanya. ^8Maka diperbuat Tuhan Allah pula suatu taman dalam Eden, di sebelah timur, maka di sanalah ditaruh-Nya akan manusia, yang telah dirupakan-Nya itu. ^9Maka di sana ditumbuhkan Tuhan Allah dari pada tanah berbagai-bagai pohon yang permai kepada pemandangan mata dan baik akan dimakan, dan lagi adalah pohon alhayat di tengah-tengah taman itu dan pohon pengetahuan akan hal baik dan jahatpun. ^10Maka dari pada Eden mengalirlah suatu sungai akan membasahkan taman itu, maka dari pada tempat itulah dibagikan sungai itu empat batangnya. ^11Adapun nama sungai yang pertama itu Pison; ia itulah yang melengkung seluruh tanah Hawilah, tempat ada emas. ^12Maka emas dari tanah itu baik adanya, dan di sanapun ada hablur dan permata unam. ^13Maka nama sungai yang kedua itu Gihon; ia itu melengkung seluruh tanah Kusy. ^14Maka nama sungai yang ketiga itu Hidekel; ia itu mengalir ke sebelah timur benua Asyur. Dan nama sungai yang keempat itu Ferat. ^15Maka diambil oleh Tuhan Allah akan manusia, ditaruh-Nya dalam taman Eden itu, supaya diusahakannya dan dipeliharakannya akan dia. ^16Maka berfirmanlah Tuhan Allah kepada manusia, kata-Nya: Adapun buah-buah segala pohon yang dalam taman ini boleh engkau makan sesukamu, ^17tetapi buah pohon pengetahuan akan hal baik dan jahat itu janganlah engkau makan, karena pada hari engkau makan dari padanya engkau akan mati. ^18Dan lagi berfirmanlah Tuhan Allah demikian: Tiada baik manusia itu seorang orangnya, bahwa Aku hendak memperbuat akan dia seorang penolong yang sejodoh dengan dia. ^19Karena setelah dijadikan Tuhan Allah akan segala binatang yang di atas bumi dan segala unggas yang di udara dari pada tanah, maka didatangkannya sekaliannya itu kepada Adam, hendak melihat bagaimana dinamai Adam akan dia, maka sebagaimana dinamai Adam akan segala nyawa yang hidup itu, begitu juga akan jadi namanya. ^20Lalu dinamai oleh Adam akan segala binatang yang jinak dan akan segala unggas yang di udara dan akan segala margasatwa, akan tetapi bagi manusia tiada didapatinya akan seorang penolong yang sejodoh dengan dia. ^21Maka didatangkan Tuhan Allah atas Adam itu tidur yang lelap, lalu tertidurlah ia. Maka diambil Allah sebilah tulang rusuknya, lalu ditutupkan-Nya pula tempat itu dengan daging. ^22Maka dari pada tulang yang telah dikeluarkan-Nya dari dalam Adam itu diperbuat Tuhan seorang perempuan, lalu dibawa-Nya akan dia kepada Adam. ^23Maka kata Adam: Bahwa sekarang tulang ini dari pada tulangku dan daging ini dari pada dagingku; maka ia akan dinamai perempuan, sebab ia telah dikeluarkan dari dalam orang laki-laki adanya. ^24Maka sebab itulah tak dapat tiada orang akan meninggalkan ibu bapanya dan berdamping pada isterinya, maka keduanya itu menjadi sedaging jua adanya. ^25Hata, maka keduanyapun bertelanjang tubuhnya, baik Adam baik Hawa, maka tiada malu ia. _________________________________________________________________ Chapter 3 ^1Sebermula, maka ular itu terlebih cerdik dari pada segala binatang di atas bumi yang telah dijadikan Tuhan Allah. Maka kata ular kepada perempuan itu: Barangkali firman Allah begini: Jangan kamu makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini? ^2Maka sahut perempuan itu kepada ular: Boleh kami makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini, ^3akan tetapi akan buah pohon yang di tengah taman itu adalah firman Allah: Jangan engkau makan atau jamah akan dia, supaya jangan engkau mati. ^4Lalu kata ular kepada perempuan itu: Niscaya tiada kamu akan mati, ^5melainkan telah diketahui Allah akan hal, jika engkau makan buah itu, tak dapat tiada pada ketika itu juga celiklah matamu dan engkau jadi seperti Allah, sebab mengetahui baik dan jahat. ^6Maka dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik akan dimakan dan sedap kepada pemandangan mata, yaitu sebatang pohon asyik akan mendatangkan budi, maka diambilnya dari pada buahnya, lalu dimakannya, serta diberikannya pula kepada lakinya, maka iapun makanlah. ^7Lalu keduanyapun celiklah matanya, diketahuinyalah akan hal ia bertelanjang, lalu disematnya daun pokok ara, diperbuatnya cawat. ^8Maka kedengaranlah kepada mereka itu suara Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman pada masa angin silir, maka Adam dan Hawapun menyembunyikan dirinya dari hadirat Tuhan Allah dalam belukar taman itu. ^9Maka Tuhan Allah berseru akan Adam, kata-Nya: Di manakah engkau? ^10Maka sahut Adam: Bahwa kudengar suara-Mu dalam taman, maka takutlah aku, karena aku telanjang, sebab itu aku bersembunyi. ^11Maka firman Allah: Siapa gerangan memberitahu engkau, bahwa engkau telanjang? Sudahkah engkau makan dari pohon, yang telah Kupesan jangan engkau makan buahnya? ^12Maka sahut Adam: Adapun perempuan yang telah Tuhan karuniakan kepadaku itu, ia itu memberikan daku buah pohon itu, lalu kumakan. ^13Maka firman Tuhan Allah kepada perempuan itu: Apakah ini yang telah kauperbuat? Maka sahut perempuan itu: Si ular itu menipukan daku, lalu aku makan. ^14Maka firman Tuhan Allah kepada ular itu: Sebab telah engkau berbuat yang demikian, maka terkutuklah engkau dari pada segala binatang yang jinak dan dari pada segala binatang hutan, maka engkau akan menyulur dengan perutmu, dan engkaupun akan makan lebu tanah sepanjang umur hidupmu. ^15Maka Aku akan mengadakan perseteruan antaramu dengan perempuan ini, dan antara benihmu dengan benihnya; maka ia akan meremukkan kepalamu dan engkaupun akan mematukkan tumitnya. ^16Maka firman Tuhan kepada perempuan itu: Bahwa Aku akan menambahi sangat kesusahanmu pada masa engkau mengandung, maka dengan kesusahanpun engkau akan beranak, dan engkau akan takluk kepada lakimu dan iapun akan memerintahkan dikau. ^17Lalu firman Allah kepada Adam: Bahwa sebab telah engkau mendengar akan kata binimu serta sudah makan buah pohon, yang telah Kupesan kepadamu jangan engkau makan dia, maka terkutuklah bumi itu karena sebab engkau, maka dengan kesusahan engkau akan makan hasilnya seumur hidupmu. ^18Maka bumi itu akan menumbuhkan bagimu duri dan onak, dan sayur-sayuran di ladang akan menjadi makananmu. ^19Maka dengan berpeluh mukamu engkau akan makan rezekimu sehingga engkau kembali pula kepada tanah, karena dari padanya engkau telah diambil; bahwa abulah adamu, maka kepada abupun engkau akan kembali juga. ^20Hata, maka dipanggil Adam akan bininya itu Hawa, sebab ialah ibu segala orang yang hidup. ^21Maka diperbuat Tuhan Allah akan Adam dan Hawa itu sarung dari pada kulit, lalu dikenakan-Nya pada mereka itu. ^22Maka firman Tuhan Allah: Bahwasanya manusia ini telah menjadi bagaikan seorang Kita, sebab diketahuinya akan baik dan jahat; maka sekarangpun jangan ia mengedangkan tangannya lalu mengambil lagi buah pohon alhayat itu dan makan dia dan ia hidup selama-lamanya. ^23Maka sebab itu disuruh Tuhan Allah akan dia keluar dari dalam taman Eden, supaya diusahakannya tanah yang telah ia dijadikan dari padanya. ^24Lalu dihalaukan-Nya manusia itu ke luar dan ditaruh-Nya beberapa kerubiun arah ke sebelah timur taman Eden itu serta dengan sebilah mata pedang yang bernyala-nyala dan yang dilayamkan akan menunggui jalan kepada pohon alhayat itu adanya. _________________________________________________________________ Chapter 4 ^1Sebermula, maka bersetubuhlah Adam dengan bininya, yaitu Hawa, maka hamillah ia, lalu beranaklah ia akan Kain, maka katanya: Aku telah beroleh seorang laki-laki dari pada Tuhan. ^2Kemudian dari pada itu diperanakkannya Habel, adik Kain. Maka Habel itu menjadi seorang gembala kambing dan Kain itu menjadi peladang. ^3Maka sekali peristiwa, pada kesudahan tahun, dibawa oleh Kain akan hasil tanah akan persembahan kepada Tuhan. ^4Maka oleh Habelpun dibawa akan kambing-kambingnya yang sulung serta dengan tambunnya. Maka berkenanlah Tuhan akan Habel dengan persembahannya, ^5tetapi akan Kain dengan persembahannya tiada Allah berkenan. Lalu marahlah sangat Kain itu serta mukanyapun tunduklah. ^6Maka firman Tuhan kepada Kain: Mengapa engkau marah dan mukamu tunduk? ^7Jikalau engkau berbuat baik, bukankah akan ada tengadah? Dan jikalau engkau tiada berbuat baik, maka dosa itu ada sedia di muka pintu. Bukankah kehendaknya akan dikau, dan engkaupun memerintahkan dia? ^8Lalu Kainpun berkata-kata dengan Habel, adiknya; maka pada sekali peristiwa, tatkala mereka itu di padang, berbangkitlah Kain lawan Habel, adiknya lalu dibunuhnya. ^9Maka firman Tuhan kepada Kain: Di mana Habel, adikmu itu? Maka sahutnya: Tiada aku tahu. Akukah penunggu adikku? ^10Maka firman Tuhan: Apa yang telah kaubuat? Bahwa suara darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari bumi. ^11Maka sekarang terkutuklah engkau di atas bumi, yang telah mengangakan mulutnya akan menerima darah adikmu itu dari pada tanganmu. ^12Apabila engkau mengusahakan tanah ini kelak, niscaya tiada akan diberinya hasilnya kepadamu; bahwa engkau akan mengembara dan sesat di atas bumi. ^13Maka sembah Kain kepada Tuhan: Bahwa dosaku itu terlebih dari pada yang boleh kutanggung. ^14Bahwa sesungguhnya sekarang Engkau menghalaukan daku dari pada tanah ini, maka aku terlindung dari pada hadirat-Mu dan aku akan mengembara dan sesat di atas bumi, maka akan jadi kelak, bahwa barangsiapa yang bertemu dengan aku, niscaya dibunuhnya akan daku. ^15Maka firman Tuhan kepada Kain: Oleh sebab itu barangsiapa yang membunuh akan Kain itu balasnya tujuh kali ganda. Maka oleh Tuhan diadakan suatu tanda pada kain, supaya jangan ia dibunuh oleh barangsiapa yang bertemu dengan dia. ^16Maka undurlah Kain dari pada hadirat Tuhan, lalu diamlah dia di tanah Nod, di sebelah timur Eden. ^17Maka bersetubuhlah Kain dengan bininya, maka hamillah ia, lalu diperanakkannya Henokh. Maka diperbuatlah oleh Kain sebuah negeri, dinamainya akan negeri itu Henokh, menurut nama anaknya. ^18Maka Henokh itupun beranaklah Irad, dan Irad beranaklah Mekhuyael, dan Mekhuyael beranaklah Metusael, dan Metusael beranaklah Lamekh. ^19Maka oleh Lamekh diambil dua orang akan bininya, nama seorang Ada dan seorang Zila namanya. ^20Maka Ada itupun beranaklah Yabal, ia itulah bapa segala orang yang mendiami kemah dan yang memeliharakan lembu kambing. ^21Maka nama adiknya itu Yubal; yaitu bapa segala orang yang bermain kecapi dan muri. ^22Maka Zila itupun beranaklah Tubal-Kain, ia itu seorang tukang menempa segala perkakas dari pada tembaga dam besi; maka adik perempuan Tubal-Kain itu Naema namanya. ^23Maka kata Lamekh kepada kedua bininya, Ada dan Zila itu: Dengarlah akan perkataanku, hai kamu, bini Lamekh! Dengarlah tuturku: sesungguhnya seorang laki-laki kubunuh karena lukaku dan seorang mudapun karena bincutku. ^24Karena jikalau kiranya Kain dibelai tujuh kali, maka Lamekh akan dibelai tujuh puluh kali tujuh. ^25Maka Adampun bersetubuhlah pula dengan bininya, lalu beranaklah ia laki-laki seorang, maka dinamainya akan dia Set, katanya: Karena Allah telah menentukan kepadaku benih yang lain akan ganti Habel, yang telah dibunuh oleh Kain. ^26Maka Set itupun beranaklah laki-laki seorang, dinamainya akan dia Enos; maka pada masa itulah orang mulai sembahyang dengan Nama Tuhan. _________________________________________________________________ Chapter 5 ^1Bahwa inilah surat anak cucu Adam. Maka pada hari dijadikan Allah akan manusia, dijadikannya atas teladan Allah. ^2Dan dijadikannya dia laki-laki dan perempuan, lalu diberkatinya dan dinamainya manusia pada hari yang dijadikannya itu. ^3Maka Adam telah hidup seratus tiga puluh tahun lamanya, lalu beranaklah ia laki-laki seorang yang serupa dan seteladan dengan dia, maka dinamainya akan dia Set. ^4Kemudian dari pada Adam beranak Set itu adalah umurnya delapan ratus tahun, maka beranaklah ia beberapa laki-laki dan perempuan. ^5Maka panjang umur Adam itu sekalian sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu matilah ia. ^6Maka Set itu hidup seratus lima tahun lamanya, lalu beranak Enos. ^7Kemudian dari pada beranak Enos, maka Set hidup delapan ratus tujuh tahun lamanya dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan. ^8Adapun panjang umur Set itu sembilan ratus dua belas tahun, lalu matilah ia. ^9Maka Enos itu hidup sembilan puluh tahun lamanya, lalu beranak Kenan. ^10Kemudian dari pada beroleh Kenan itu, Enos hidup delapan ratus lima belas tahun lamanya dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan. ^11Maka sekalian umur Enos itu sembilan ratus lima tahun, lalu matilah ia. ^12Maka Kenan hidup tujuh puluh tahun, lalu beranak Mahalalel. ^13Kemudian dari pada beroleh Mahalalel itu Kenanpun hidup delapan ratus empat puluh tahun lamanya, dan beroleh beberapa anak laki-laki dan perempuan. ^14Maka sekalian umur Kenan itu sembilan ratus sepuluh tahun, lalu matilah ia. ^15Maka Mahalalel hidup enam puluh lima tahun, lalu beranak Yered. ^16Kemudian dari pada beroleh Yered itu, Mahalalel hidup delapan ratus tiga puluh tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan. ^17Maka sekalian umur Mahalalel itu delapan ratus sembilan puluh lima tahun, lalu matilah ia. ^18Maka Yered itu hidup seratus enam puluh dua tahun, lalu beranak Henokh. ^19Kemudian dari pada beroleh Henokh itu, Yered hidup delapan ratus tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan. ^20Maka sekalian umur Yered itu sembilan ratus enam puluh dua tahun, lalu matilah ia. ^21Maka Henokh itu hidup enam puluh lima tahun lamanya, lalu beranak Metusalah. ^22Kemudian dari pada beroleh Metusalah itu, Henokh hidup dengan Allah tiga ratus tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan. ^23Maka sekalian umur Henokh itu tiga ratus enam puluh lima tahun. ^24Maka Henokh itu hidup dengan Allah, maka tiadalah ia lagi, karena diangkat Allah akan dia. ^25Maka Metusalah itu hidup seratus delapan puluh tujuh tahun lamanya, lalu beranak Lamekh. ^26Kemudian dari pada beroleh Lamekh itu, Metusalah hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan. ^27Maka sekalian umur Metusalah itu sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu matilah ia. ^28Maka Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun lamanya, lalu beranak laki-laki seorang. ^29Maka dinamainya Nuh, katanya: Inilah kelak akan menghiburkan kita dalam kelelahan kita dan dalam kesakitan tangan kita dari sebab bumi, yang telah dilaknatkan Tuhan adanya. ^30Maka kemudian dari pada beroleh Nuh itu, Lamekh hidup lima ratus sembilan puluh lima tahun lamanya dan beroleh anak laki-laki dan perempuan. ^31Maka sekalian umur Lamekh itu tujuh ratus tujuh puluh tujuh tahun, lalu matilah ia. ^32Maka umur Nuh lima ratus tahun dan beranaklah ia Sem dan Ham dan Yafet. _________________________________________________________________ Chapter 6 ^1Maka tatkala banyak manusia itu makin bertambah-tambah di atas bumi dan telah diperanakkannya beberapa anak perempuan, ^2maka dipandanglah oleh anak laki-laki Allah akan anak perempuan manusia sebab elok parasnya, lalu diambilnyalah bagi dirinya akan bini barangsiapa yang disukainya. ^3Maka firman Tuhan: Bahwa Roh-Ku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun. ^4Maka pada zaman itu adalah beberapa orang tinggi besar dalam dunia dan kemudian dari pada itupun, setelah anak-anak Allah bersetubuh dengan anak-anak perempuan manusia lalu beranak; maka inilah orang gagah dan orang yang termasyhur namanya pada zaman dahulukala. ^5Maka dilihat Tuhan kejahatan manusia itu terlampau banyak di atas bumi dan pada sediakala segala akal pikiran hatinya jahat semata-mata. ^6Maka bersesallah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di atas bumi, maka ia itu mendukacitakan hati-Nya. ^7Maka firman Tuhan: Bahwa Aku akan membinasakan manusia, yang telah Kujadikan di atas bumi, baik manusia baik binatang yang berkaki empat, dan binatang yang melata, dan unggas yang di udara, karena bersesallah Aku sebab telah Kujadikan mereka itu. ^8Tetapi Nuh itu mendapat karunia di hadirat Tuhan. ^9Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang yang benar dan tulus hatinya di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah. ^10Maka Nuhpun beranak laki-laki tiga orang, yaitu Sem dan Ham dan Yafet. ^11Maka bumi itupun telah rusaklah di hadapan hadirat Allah dan lagi bumi telah penuh dengan penggagahan. ^12Maka ditilik Allah kepada bumi, sesungguhnya telah rusaklah adanya, karena segala manusia di atas bumi telah merusakkan jalannya. ^13Maka sebab itu firman Allah kepada Nuh: Adapun kesudahan segala manusia itu telah datang di hadapan hadirat-Ku, karena bumi ini telah dipenuhinya dengan penggagahan; maka sesungguhnya Aku akan membinasakan mereka itu kelak serta dengan bumi itu. ^14Perbuatlah akan dirimu sebuah bahtera dengan kayu gofir; hendaklah engkau memperbuatkan dia berbilik-bilik dan gala-galakanlah luar dalamnya. ^15Maka demikian hendaklah kauperbuat akan dia: Panjang bahtera itu tiga ratus hasta, dan lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta. ^16Maka hendaklah kauperbuatkan tingkap pada bahtera itu, sehasta dari atas hendaklah kauhabiskan dia, dan pintu bahtera itupun hendaklah kaukenakan pada sebelah iringannya, dan hendaklah kauperbuatkan bahtera itu dengan tingkap yang di bawah dan yang kedua dan yang ketiga. ^17Bahwa sesungguhnya Aku, bahkan Aku kelak mendatangkan air bah di atas bumi hendak membinasakan segala makhluk yang bernyawa hidup di bawah langit, dan segala sesuatu yang di bumi itu akan putus nyawanya, ^18akan tetapi dengan dikau Aku akan mendirikan perjanjian-Ku, maka hendaklah engkau masuk ke dalam bahtera itu, yaitu engkau serta dengan anak binimu dan bini anak-anakmu bersama-sama dengan dikau. ^19Maka dari pada segala yang hidup, yaitu dari pada segala makhluk dua ekor, seekor jantan dan seekor betina, hendaklah kaubawa masuk ke dalam bahtera itu akan dipeliharakan hidupnya bersama-sama dengan dikau. ^20Dari pada segala unggas dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang berkaki empat dengan bakanya dan dari pada segala binatang yang melata di atas bumi dengan bakanya, dua ekor dari pada tiap-tiap jenis kelak datang mendapatkan dikau akan dipeliharakan hidupnya. ^21Maka engkau, ambillah olehmu dari pada segala makanan yang dapat dimakan, himpunkanlah dia kepadamu, supaya ia itu menjadi makanan bagi kamu dan bagi sekaliannya. ^22Maka dibuatlah oleh Nuh setuju dengan segala perkara firman Allah kepadanya, demikianlah dibuatnya. _________________________________________________________________ Chapter 7 ^1Hata, maka kemudian dari pada itu berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: Masuklah engkau serta segala isi rumahmupun ke dalam bahtera, karena engkaulah yang Kulihat benar di hadapan hadirat-Ku di antara segala orang zaman ini. ^2Maka dari pada segala binatang yang halal hendaklah diambil olehmu akan tujuh pasang; yaitu jantan betina; tetapi dari pada segala binatang yang haram dua ekor saja, yaitu jantan serta dengan betinanya. ^3Dan lagi dari pada unggas yang di udarapun tujuh pasang, yaitu jantan betina, akan memeliharakan hidup benihnya di atas seluruh muka bumi. ^4Karena tujuh hari lagi maka Aku akan menurunkan hujan kepada bumi ini empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan segala keadaan yang hidup, yang telah Kujadikan itu, hendak Kubinasakan dari atas muka bumi. ^5Maka oleh Nuh diperbuatlah akan segala perkara yang dipesan Tuhan kepadanya. ^6Maka adalah umur Nuh itu enam ratus tahun tatkala air bah itu datang ke atas bumi. ^7Maka Nuh dengan anak bininya dan bini-bini anaknyapun sertanya masuklah ke dalam bahtera dari karena air bah itu. ^8Maka dari pada segala binatang yang halal dan yang haram, dan dari pada segala unggas, dan dari pada segala binatang yang melata di atas bumi, ^9datanglah berpasang-pasang mendapatkan Nuh, lalu masuk ke dalam bahtera, yaitu dari pada jantan dan betina, seperti firman Allah kepada Nuh itu. ^10Hata, maka selang tujuh hari datanglah air bah itu di atas bumi; ^11yaitu tatkala umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua dan tujuh belas hari bulan, pada hari itu juga segala pancaran tubir yang besar itupun berpecahlah dan segala pintu air di langitpun terbukalah. ^12Maka hujan yang deraspun turunlah kepada bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya. ^13Maka pada hari itu juga masuklah Nuh dan Sem dan Ham dan Yafet, yaitu anak-anak Nuh, dan bini Nuh, dan ketiga orang bini anaknya itupun sertanya ke dalam bahtera. ^14Maka mereka itu serta dengan segala binatang yang liar dengan bakanya dan segala binatang yang jinak dengan bakanya dan segala binatang yang melata di atas bumi dengan bakanya dan segala unggas dengan bakanya dan segala burung-burung dengan pelbagai sayapnya. ^15Maka dari pada segala kejadian yang bernafas dan hidup datanglah berpasang-pasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu. ^16Maka sekaliannya yang masuk itu masuklah jantan betina dari pada segala kejadian, setuju dengan firman Allah yang kepada Nuh itu. Setelah sudah masuk ia, maka ditutupkan Tuhan akan bahtera itu. ^17Maka adalah air bah itu di atas bumi empat puluh hari lamanya, dan air itupun bertambah-tambahlah, diangkatnya akan bahtera itu, sehingga ia itu naik tinggi dari atas bumi. ^18Maka air itupun makin bertambah-tambah dan menjadi amat besar di atas bumi, dan bahtera itupun teratung-atunglah di atas air. ^19Maka air itupun makinlah bertambah-tambah besarnya di atas muka bumi, sehingga segala gunung yang tinggi-tinggi di bawah segala langitpun diliputi olehnya. ^20Lima belas hasta lebih tinggi lagi naiklah air itu setelah diliputinya akan segala gunung itu. ^21Maka segala kejadian yang bergerak di atas muka bumi itupun putuslah nyawanya, baik segala unggas baik segala binatang yang jinak baik segala binatang liar dan segala binatang yang melata di atas bumi, dan segala manusiapun. ^22Dari pada segala kejadian yang di darat itu barang sesuatu yang ada nafas hidup dalam lubang hidungnya itupun matilah. ^23Demikianlah hal ditumpas segala keadaan yang di atas muka bumi, baik manusia, baik binatang yang jinak dan segala binatang yang melata dan segala unggas di udara, maka tumpaslah sekaliannya itu dari atas bumi; hanya Nuh juga tinggal hidup dan segala mereka yang sertanya dalam bahtera itu. ^24Maka air itupun besarlah di atas bumi seratus lima puluh hari lamanya. _________________________________________________________________ Chapter 8 ^1Hata, maka Allahpun ingatlah akan Nuh dan akan segala binatang liar dan jinak yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu; maka diadakan Allah suatu angin bertiup di atas bumi, lalu air itupun surutlah. ^2Maka segala pancaran tubir dan segala pintu air di langit itupun terkatuplah dan hujan yang deras dari langit itupun terhentilah. ^3Maka air itupun baliklah dari atas bumi sambil beralun-alun pergi datang; maka pada kesudahan seratus lima puluh hari air itupun surutlah. ^4Maka pada bulan yang ketujuh dan tujuh belas hari bulan itu terkandaslah bahtera itu di atas gunung Ararat. ^5Maka air itupun makinlah lebih surut, sehingga pada bulan yang kesepuluh; dan pada bulan yang kesepuluh sehari bulan itu kelihatanlah segala puncak gunung. ^6Maka kemudian dari pada empat puluh hari dibukakanlah oleh Nuh tingkap bahtera, yang telah diperbuatnya itu. ^7Lalu dilepaskannya seekor burung gagak, yang terbang pergi datang, sehingga kekeringanlah air itu dari atas muka bumi. ^8Kemudian dari pada itu dilepaskannya seekor burung merpati, hendak melihat kalau air itu sudah surut sekali dari atas muka bumi. ^9Tetapi oleh merpati itu tiada didapati akan tempat hendak bertengger, maka kembalilah ia kepada Nuh dalam bahtera, karena adalah lagi air di atas seluruh muka bumi; maka oleh Nuh dianjurkan tangan, dicapainya akan dia, lalu diambilnya pula akan dia ke dalam bahtera. ^10Maka oleh Nuh dinantikan pula tujuh hari lagi, lalu dilepaskannya pula merpati itu ke luar dari dalam bahtera. ^11Maka kembalilah pula merpati itu kepada Nuh pada petang hari; bahwa sesungguhnya adalah diparuhnya sehelai daun terpetik dari pohon zait; sebab itu diketahui Nuh akan hal telah kekeringan air itu dari atas bumi. ^12Maka bernantilah pula ia tujuh hari lagi, kemudian dilepaskannya merpati itu pula, tetapi tiada ia kembali lagi kepada Nuh. ^13Maka adalah pada enam ratus satu tahun, pada bulan yang pertama dan pada sehari bulan itu airpun kekeringanlah dari atas muka bumi; maka dibuka oleh Nuh akan tudung bahtera itu, lalu dilihatnya bahwa sesungguhnya muka bumi itupun kekeringanlah adanya. ^14Maka pada bulan yang kedua dan pada tujuh likur hari bulan kekeringanlah bumi itu. ^15Lalu firman Allah kepada Nuh, kata-Nya: ^16Keluarlah dari dalam bahtera itu, baik engkau baik anak binimu, dan bini anak-anakmu itu sertamu, ^17dan bawalah ke luar bersama-sama akan segala binatang hidup yang sertamu dari pada segala yang berdaging, yaitu dari pada unggas dan binatang yang jinak dan segala binatang yang melata di atas bumi, supaya berbiak dan berlimpah-limpah ia di atas bumi dan bertambah-tambah banyaknya di atas bumi. ^18Maka keluarlah Nuh dan anak bininya dan bini anak-anaknyapun sertanya. ^19Maka segala binatang liar dan segala yang melata dan segala unggas dan barang sesuatu yang menjalar di atas bumi, masing-masing dengan jenisnya itupun keluarlah dari dalam bahtera. ^20Maka diperbuatlah oleh Nuh akan sebuah mezbah bagi Tuhan, diambilnyalah dari pada segala binatang yang halal dan dari pada segala unggas yang halal, lalu dipersembahkannya korban bakaran di atas mezbah itu. ^21Maka harumlah baunya kepada Tuhan, lalu kata Tuhan dalam diri-Nya: Bahwa tiada Aku hendak mengutuki bumi itu lagi dari sebab manusia, meskipun sangka-sangka hati manusia itu jahat adanya dari pada kecil mula, dan tiada lagi Aku akan membinasakan pula segala keadaan yang hidup seperti yang telah Kuperbuat itu. ^22Maka selamanya ada bumi, tiada lagi akan berhenti musim menabur dan menuai, sejuk dan panas, musim hujan dan musim kemarau, siang dan malam itu. _________________________________________________________________ Chapter 9 ^1Maka diberkati Allah akan Nuh serta anak-anaknya; maka firman Tuhan kepadanya: Berbiaklah kamu dan bertambah-tambahlah dan ramaikanlah bumi itu. ^2Maka takut dan gentar akan dikau berlakulah atas segala binatang yang di atas bumi itu dan segala unggas yang di udara dan segala keadaan yang bergerak di atas bumi dan segala ikan yang di laut, maka sekaliannya itu Kuserahkan ke tanganmu. ^3Maka segala binatang yang bergerak, yaitu yang hidup, itu akan menjadi makananmu; sekalian itu telah kuberikan kepadamu, demikianpun segala tumbuh-tumbuhan yang hijau. ^4Tetapi daging dengan jiwanya, yaitu dengan darahnya, janganlah kamu makan dia. ^5Bahwa sesungguhnya akan darah kamu, yaitu jiwa kamu, maka Aku akan menuntut belanya; kepada segala binatang Aku menuntut belanya dan kepada tangan manusiapun; dan kepada tangan segala saudara orang Aku akan menuntut jiwa manusia. ^6Barangsiapa yang menumpahkan darah manusia, maka darahnyapun akan ditumpahkan oleh manusia, karena atas teladan Allah telah dijadikan Allah akan manusia itu. ^7Tetapi akan kamu, hendaklah kamu berbiak dan bertambah-tambah dan beranak berbuah di atas bumi dengan kelimpahan serta berbanyak-banyaklah kamu di atas bumi itu. ^8Lalu berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknyapun sertanya, kata-Nya: ^9Bahwasanya Aku, bahkan Aku yang meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan benihmu yang kemudian dari padamu, ^10dan lagi dengan segala kejadian hidup yang sertamu dari pada unggas dan segala binatang yang jinak dan segala binatang di bumi yang sertamu, dengan segala yang keluar dari dalam bahtera itu hingga segala binatang yang di atas bumipun. ^11Maka Aku meneguhkan perjanjian-Ku ini dengan kamu, bahwa segala keadaan yang berdaging itu sekali-kali tiada akan dibinasakan lagi dengan air bah, dan tiada lagi akan ada air bah yang membinasakan bumi. ^12Maka firman Allah: Bahwa inilah tanda perjanjian-Ku, yang Kuperbuat diantara-Ku dengan kamu dan dengan segala kejadian hidup, yang sertamu, turun-temurun sampai selama-lamanya: ^13Bahwa pelangi-Ku telah Kutaruh dalam awan-awan, maka ia itulah akan tanda perjanjian di antara-Ku dengan bumi. ^14Maka akan jadi kelak, apabila Aku mendatangkan awan-awan ke atas bumi dan pelangi itupun kelihatan dalam awan-awan, ^15bahwa Aku ingat akan perjanjian-Ku yang di antara-Ku dengan kamu dan dengan segala kejadian yang hidup di antara segala yang berdaging, bahwa sekali-kali tiada lagi menjadi air bah, yang membinasakan segala keadaan yang berdaging itu. ^16Maka apabila pelangi itu dalam awan-awan. Aku menilik akan dia kelak hendak ingat akan perjanjian yang kekal, yang antara Allah dengan segala kejadian yang hidup dan yang berdaging di atas bumi. ^17Maka firman Allah kepada Nuh: Bahwa inilah tanda perjanjian yang telah Kuteguhkan antara Aku dengan segala yang berdaging di atas bumi adanya. ^18Bermula, maka anak-anak Nuh yang keluar dari dalam bahtera itu, yaitu Sem dan Ham dan Yafet; maka Ham itulah bapa Kanaan. ^19Maka ketiga orang inilah anak-anak Nuh dan dari pada mereka itulah orang berpecah-pecah di atas seluruh muka bumi. ^20Arakian, maka Nuh mulai menjadi seorang peladang, ditanamnyalah pokok anggur satu kebun. ^21Maka diminum oleh Nuh air anggur itu, lalu iapun mabuklah, maka berbaringlah ia dengan telanjang di tengah-tengah kemahnya. ^22Maka terlihatlah Ham, bapa Kanaan itu, akan ketelanjangan bapanya, lalu pergilah ia memberitahu kepada kedua saudaranya, yang di luar. ^23Maka oleh Sem dan Yafet diambil akan sehelai kain, disangkutkannya pada bahunya, lalu berjalanlah ia membelakang, ditudungkannyalah ketelanjangan bapanya sambil dipalingkannya mukanya, sehingga tiada dilihat oleh mereka itu akan ketelanjangan bapanya. ^24Hata, maka Nuhpun sadarlah dari pada mabuknya, lalu diketahuinyalah akan perbuatan anaknya yang bungsu itu kepadanya. ^25Maka katanya: Laknatlah si Kanaan; biarlah ia menjadi hamba segala hamba saudaranya. ^26Dan lagi kata Nuh: Segala puji bagi Tuhan, yaitulah Allahnya Sem, maka Kanaan itu menjadi hambanya. ^27Maka Allah akan meluaskan Yafet sehingga ia akan menduduki kemah-kemah Sem; maka Kanaan akan menjadi hambanya. ^28Maka kemudian dari pada air bah, Nuh itu hidup tiga ratus lima puluh tahun lamanya. ^29Maka adalah sekalian umur Nuh itu sembilan ratus lima puluh tahun, lalu matilah ia. _________________________________________________________________ Chapter 10 ^1Bermula, maka inilah anak buahnya anak-anak Nuh, yaitu Sem, Ham dan Yafet; maka kemudian dari pada air bah itu mereka itu beranak laki-laki beberapa orang. ^2Adapun anak laki-laki Yafet yaitu Gomer dan Magog dan Madai dan Yawan dan Tubal dan Mesekh dan Tiras. ^3Maka anak laki-laki Gomer yaitu Askenaz dan Rifat dan Togarma. ^4Maka anak laki-laki Yawan yaitu Elisa dan Tarsis dan segala orang Khitim dan Dodanim. ^5Maka dari pada mereka inilah berpecah-pecah beberapa bangsa kepada segala pulau dan ke tepi-tepi laut, masing-masing dengan bahasanya dan sukunya dan bangsanya. ^6Maka anak laki-laki Ham yaitu Kusy dan Mizraim dan Put dan Kanaan. ^7Maka anak laki-laki Kusy yaitu Seba dan Hawila dan Sapta dan Raema dan Sabtekha; dan anak laki-laki Raema yaitu Syeba dan Dedan. ^8Maka Kusypun beranak Nimrod, maka inilah mulai menjadi seorang penggagah di atas bumi ini. ^9Dan ialah seorang pemburu yang gagah di hadapan hadirat Tuhan, yang dikatakan akan halnya: laksana Nimrod, seorang pemburu yang gagah di hadapan hadirat Tuhan. ^10Maka ibu negeri kerajaannya yaitu Babil dan Erikh dan Akad dan Kalne dalam benua Siniar. ^11Maka dari pada negeri itu keluarlah Asyur, lalu diperbuatnyalah negeri Niniwe dan Rehobot dan Ir dan Kalakh ^12dan Resin, di antara Niniwe dengan Kalakh, maka inilah negeri yang besar itu. ^13Maka Mizraim beranaklah akan segala orang Ludim dan Ananim dan Lehabim dan Naftukhim ^14dan Patrusim dan Kaslukhim (maka dari padanyalah telah terpancar bangsa Filistin) dan Kaftorim. ^15Maka Kanaan beranaklah akan Sidon, yaitu anaknya yang sulung, dan akan Het. ^16dan akan orang Yebuzi dan Amori dan Girgazi ^17dan Hewi dan Arki dan Sini ^18dan Arwadi dan Tsemari dan Hamati; maka kemudian dari pada itu berpecah-pecahlah pula segala bangsa orang Kanani itu. ^19Maka perhinggaan negeri orang Kanani itu dari Sidon arah ke Gerar sampai ke Gaza, dan sampai ke jalan yang menuju ke Sodom dan Gomorah dan Adema dan Zeboyim, hingga sampai ke Lasa. ^20Mereka inilah anak-anak Ham serta dengan kaumnya dan bahasanya dan dalam negeri-negerinya dan dengan bangsanya. ^21Arakian, maka jadi pula anak laki-laki Sem, yaitu bapa segala bani Heber dan saudara Yafet, yang tua. ^22Maka anak laki-laki Sem ia itulah Elam dan Asyur dan Arfaksad dan Lud dan Aram. ^23Maka anak-anak Aram yaitu Uz dan Hul dan Geter dan Maz. ^24Maka Arfaksad beranaklah Selah dan Selah beranak Heber. ^25Maka Heber beranaklah laki-laki dua orang, seorang bernama Peleg, karena pada zamannya cerai-berailah segala orang isi dunia itu, dan nama adiknya itu Yoktan. ^26Maka Yoktan itupun beranaklah Almodad dan Selef dan Hatsarmawit dan Yerakh ^27dan Hadoram dan Uzal dan Dikela ^28dan Obal dan Abimail dan Syeba ^29dan Ofir dan Hawila dan Yobab, sekalian inilah anak laki-laki Yoktan. ^30Maka adalah tempat kediaman mereka itu dari negeri Mesya sampai ke negeri Sefar, pegunungan di sebelah timur. ^31Maka mereka inilah anak cucu Sem serta dengan kaumnya dan bahasanya dan dalam negeri-negerinya dengan bangsanya. ^32Maka inilah segala kaum keluarga anak-anak Nuh, masing-masing dengan anak buahnya dan bangsanya, maka dari pada mereka itulah segala bangsapun telah berpecah-pecah di atas muka bumi, kemudian dari pada air bah itu. _________________________________________________________________ Chapter 11 ^1Bahwa pada seluruh bumi adalah hanya sebahasa dan sama petuturan. ^2Maka sekali peristiwa, tatkla mereka itu berjalan ke sebelah timur, didapatinya akan suatu padang luas di tanah Siniar, lalu diamlah mereka itu di sana. ^3Maka kata mereka itu seorang kepada seorang: Mari kita memperbuat batu bata serta membakar akan dia baik-baik. Maka batu bata itu baginya akan ganti batu betul dan gala-gala akan ganti kapur. ^4Lagi kata mereka itu: Marilah kita bangunkan sebuah negeri dan sebuah menara, yang kemuncaknya sampai ke langit; demikianlah kita mengadakan suatu nama bagi diri kita, supaya jangan tercerai-berailah kita atas seluruh muka bumi. ^5Hata, maka turunlah Tuhan hendak melihat negeri dan menara yang diperbuat oleh segala anak Adam itu. ^6Maka firman Tuhan: Bahwa segala manusia ini sama sebangsa adanya dan mereka itu sekalian sama sebahasa jua; maka inilah sahaja mulanya perbuatan mereka itu; sekarang bukankah baik mereka itu ditegahkan dari pada segala sesuatu yang hendak diperbuatnya ini? ^7Mari, baiklah kita turun serta mengacaukan bahasanya di sana, supaya seorangpun tiada mengerti akan bahasa kawannya. ^8Maka dengan hal demikian ditaburkan Tuhan akan mereka itu dari sana ke atas segala muka bumi; maka berhentilah mereka itu dari pada pekerjaan membangunkan negeri itu. ^9Maka sebab itu dinamainya akan negeri itu Babil, karena di sana telah dikacaukan Tuhan bahasa segala orang di atas bumi; maka dari sanalah ditaburkan Tuhan akan mereka itu atas seluruh muka bumi. ^10Syahadan, maka inilah anak cucu Sem: tatkala umur Sem seratus tahun diperolehnya Arfaksad, yaitu dua tahun kemudian dari pada air bah. ^11Maka kemudian dari pada beroleh Arfaksad itu Sem hidup lima ratus tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^12Maka Arfaksad itu hidup tiga puluh lima tahun, lalu beranaklah Selah. ^13Maka kemudian dari pada beroleh Selah itu, Arfaksad hidup empat ratus tiga tahun serta beranaklah laki-laki dan perempuan. ^14Maka Selah itu hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Heber. ^15Maka kemudian dari pada beroleh Heber itu Selah hidup empat ratus tiga tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^16Maka Heber hidup tiga puluh empat tahun, lalu beranak Peleg. ^17Maka kemudian dari pada beroleh Peleg itu Heber hidup empat ratus tiga puluh tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^18Maka Peleg hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Rehu. ^19Maka kemudian dari pada beroleh Rehu itu Peleg hidup dua ratus sembilan tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^20Maka Rehu hidup tiga puluh dua tahun, lalu beranak Serug. ^21Maka kemudian dari pada beroleh Serug itu Rehu hidup dua ratus tujuh tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^22Maka Serug hidup tiga puluh tahun, lalu beranak Nahor. ^23Maka kemudian dari pada beroleh Nahor itu Serug hidup dua ratus tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^24Maka Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, lalu beranak Terah; ^25maka kemudian dari pada beroleh Terah itu Nahor hidup seratus sembilan belas tahun serta beranak laki-laki dan perempuan. ^26Maka Terah hidup tujuh puluh tahun, lalu beranak Abram dan Nahor dan Haran. ^27Maka inilah anak buah Terah, yaitu Terah beranak Abram dan Nahor dan Haran, dan Haran beranak Lut. ^28Maka Haran itu mati dahulu dari pada Terah, bapanya, di tanah tempat ia tumpah darah, yaitu di Urkasdim. ^29Maka Abram dan Nahorpun beristerilah; maka nama isteri Abram itu Sarai dan nama isteri Nahor itu Milka, yaitu anak Haran, bapa Milka dan Yiska. ^30Maka Sarai itu mandul, tiada beranak. ^31Maka dibawa oleh Terah akan Abram, anaknya, dan Lut, cucunya, yaitu anak Haran, dan akan Sarai, menantunya, yaitu isteri Abram, anaknya itu, lalu berpindahlah mereka itu dengan dia dari Urkasdim hendak ke tanah Kanaan; maka sampailah mereka itu ke Haran, lalu diamlah di sana. ^32Maka umur Terah dua ratus lima tahun, lalu matilah ia di negeri Haran itu. _________________________________________________________________ Chapter 12 ^1Sebermula, maka Tuhan telah berfirman kepada Abram demikian: Keluarlah engkau dari negerimu dan dari pada kaum keluargamu dan dari dalam rumah bapamu, pergilah ke negeri yang akan Kutunjuk kepadamu kelak. ^2Maka Aku akan menjadikan dikau satu bangsa yang besar dan Aku akan memberkati engkau dan membesarkan namamu; maka hendaklah engkau menjadi suatu berkat. ^3Maka Aku akan memberi berkat kepada barangsiapa yang memberkati akan dikau, dan Aku akan memberi laknat kepada barangsiapa yang melaknatkan dikau; maka dari dalammu juga segala bangsa yang di atas bumi akan beroleh berkat. ^4Maka Abrampun berangkatlah dari sana, seperti firman Tuhan kepadanya, dan Lutpun berjalanlah sertanya; maka tatkala Abram berangkat dari negeri Haran itu adalah umurnya tujuh puluh lima tahun. ^5Maka oleh Abram dibawalah akan Sarai, isterinya, dan akan Lut, anak saudaranya, serta segala harta benda yang telah dikumpulkannya dan segala orang yang telah diperolehnya dari negeri Haran, maka berjalanlah mereka itu sekalian hendak pergi ke tanah Kanaan; maka sampailah mereka itu ke tanah Kanaan. ^6Maka Abrampun berjalan melalui benua itu, lalu sampailah ia ke negeri Sikhem, yaitu sampai ke hutan pohon jati More. Maka pada masa itu orang Kanani lagi dalam negeri itu. ^7Maka kelihatanlah Tuhan kepada Abram, lalu firman-Nya: Bahwa tanah ini akan Kuanugerahkan kepada anak cucumu. Maka di sanalah diperbuat oleh Abram akan sebuah mezbah bagi Tuhan, yang telah kelihatan kepadanya. ^8Maka berpindahlah ia dari sana ke gunung-gunung yang di sebelah timur negeri Bait-el, lalu didirikannyalah kemahnya, maka Bait-el itu duduknya di sebelah barat dan Ai itu di sebelah timurnya; maka di sanalah diperbuatnya sebuah mezbah bagi Tuhan, lalu dimintanya doa dengan nama Tuhan. ^9Arakian, maka Abrampun berangkat dari sana, lalu berjalan menuju ke sebelah selatan. ^10Maka datanglah suatu bala kelaparan dalam negeri itu, lalu turunlah Abram ke negeri Mesir, hendak menumpang di sana seperti seorang dagang, karena terlalu besar bala kelaparan dalam negeri itu. ^11Maka sekali peristiwa, tatkala hampirlah ia akan sampai ke Mesir, maka berkatalah ia kepada Sarai, isterinya itu, katanya: Bahwa telah kakanda mengetahui akan hal adinda ini seorang perempuan yang elok paras; ^12maka sebab itu apabila dilihat oleh orang Mesir akan adinda kelak, niscaya mereka itu akan berkata demikian: Inilah isterinya; maka kakanda ini akan dibunuhnya, tetapi adinda akan dihidupinya. ^13Sebab itu katakan apalah adinda saudaralah kepada kakanda, supaya selamatlah kakanda oleh sebab adinda dan terpeliharalah nyawa kakanda oleh karena adinda. ^14Hata, maka demikianpun jadilah; serta sampailah Abram ke dalam negeri Mesir dilihat oleh orang Mesir akan perempuan itu seorang yang amat elok parasnya. ^15Maka terpandanglah pula oleh menteri Firaun akan perempuan itu, lalu dipujinya akan dia di hadapan Firaun; maka perempuan itupun dibawa oranglah ke dalam istana Firaun. ^16Maka dianugerahinya Abram karena sebab perempuan itu. Maka Abram adalah menaruh kambing dan lembu dan keledai dan hamba sahaya dan keledai betina dan unta. ^17Maka didatangkan Allah beberapa bala yang besar atas Firaun dan atas isi istananyapun karena sebab Sarai, isteri Abram itu. ^18Maka dipanggil oleh Firaun akan Abram, lalu titahnya: Bagaimanakah perbuatanmu ini akan daku? Mengapakah tiada engkau memberitahu aku, bahwa perempuan itu binimu adanya? ^19Mengapa katamu demikian: Ialah saudaraku, sehingga hampirlah aku mengambil dia akan isteri bagiku. Maka sekarang, inilah binimu; ambillah akan dia, lalu pergi! ^20Maka dititahkan oleh Firaun kepada orang-orangnya akan hal Abram, supaya dilepaskannya akan dia pergi serta dengan isterinya dan segala sesuatu yang ada padanya. _________________________________________________________________ Chapter 13 ^1Maka Abrampun keluarlah dari negeri Mesir serta dengan isterinya dan segala sesuatu yang ada padanya, menuju ke selatan dan Lutpun ada bersama-sama. ^2Maka adalah Abram itu amat kaya dengan binatang dan perak dan emas. ^3Maka berjalanlah ia menurut jalannya yang dahulu itu dari sebelah selatan sampai ke Bait-el, yaitu tempat kemahnya pada mula-mula, antara Bait-el dengan Ai; ^4sampai ke tempat mezbah, yang telah diperbuatnya di sana pada mulanya, maka Abrampun meminta doa di sana dengan nama Tuhan. ^5Adapun Lut, yang berjalan bersama-sama dengan Abram itu, iapun ada menaruh kambing dan lembu dan kemah. ^6Maka tiadalah termuat tanah itu akan mereka itu diam bersama-sama, karena hidup-hidupan mereka itu terlalu banyak, maka oleh sebab itulah tiada boleh mereka itu diam bersama-sama. ^7Dan lagi berbangkitlah perbantahan antara segala gembala lembu kambing Abram dengan segala gembala lembu kambing Lut; maka tatkala itu orang Kanaan dan orang Ferizipun menduduki tanah itu. ^8Maka kata Abram kepada Lut: Janganlah kiranya jadi perbantahan antara aku dengan dikau dan antara gembalaku dengan gembalamu, karena kita ini bersaudara. ^9Bukankah sekalian tanah ini di hadapanmu? Berasinglah kiranya engkau dari padaku. Jikalau engkau pergi ke sebelah kiri, maka aku pergi ke sebelah kanan kelak, dan jikalau engkau pergi ke sebelah kanan, maka aku akan pergi ke sebelah kiri. ^10Maka diangkat Lut akan matanya, dilihatnya seluruh padang Yarden, yang dibasahkan oleh sungai itu pada segenap tempatnya, yaitu dahulu dari pada dibinasakan Allah akan negeri Sodom dan Gomorah, pada sepanjang jalan sampai ke Zoar itulah sepeti taman Tuhan dan seperti tanah Mesir adanya. ^11Sebab itu dipilih Lut segala padang Yarden bagi dirinya, lalu berjalan ia ke sebelah timur; maka bercerailah mereka itu seorang dengan seorang. ^12Maka Abrampun diamlah di tanah Kanaan, tetapi Lut itu tinggal di dalam negeri-negeri di padang itu serta didirikannya kemahnya sampai ke negeri Sodom. ^13Maka segala orang isi negeri Sodom itu orang jahat adanya dan orang berdosa terlalu sangat di hadapan Allah. ^14Maka kemudian dari pada Lut bercerai dengan Abram berfirmanlah Tuhan kepada Abram demikian: Sekarang angkatlah matamu, lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke sebelah utara dan ke sebelah selatan dan ke sebelah timur dan ke sebelah barat; ^15karena segala tanah yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada anak cucumu sampai selama-lamanya. ^16Maka Aku akan menjadikan anak cucumu itu seperti lebu tanah banyaknya; jikalau kiranya dapat dibilang akan lebu tanah itu, barulah dapat dibilang akan anak cucumu juga. ^17Berangkatlah engkau, jalanilah seluruh tanah itu dari pada bujurnya dan lintangnya, karena ia itu akan Kuberikan kepadamu. ^18Maka Abrampun duduk dalam kemah-kemah; maka datanglah ia membuat kemah hampir dengan hutan pohon jati Mamre, yang di negeri Heberon, lalu diperbuatnyalah di sana suatu mezbah bagi Tuhan. _________________________________________________________________ Chapter 14 ^1Hata, maka pada sekali peristiwa, yaitu pada zaman Amrafel raja Siniar dan Ariokh raja Elasar dan Kedorlaomer raja Elam dan Tidial raja Khalaik, ^2bahwa segala raja yang tersebut itu berperang dengan Bira raja Sodom, dan dengan Birsya raja Gomorah, dan Syinab raja Adema dan Syemebar raja Zeboyim dan dengan raja Bela, yaitu negeri Zoar. ^3Maka mereka itu sekalian berhimpunlah di padang Sidim, yaitu sekarang tasik Air masin. ^4Dua belas tahun lamanya raja-raja itu telah takluk kepada raja Kedorlaomer; setelah sampai kepada tahun yang ketiga belas maka mendurhakalah mereka itu. ^5Maka pada tahun yang keempat belas datanglah Kedorlaomer dan segala raja-raja sertanya itu, lalu dikalahkannya orang Refayim di negeri Asyterot-Karnayim dan orang Zuzim di negeri Ham, dan orang Imim di Syaweh-Kiryatayim, ^6dan orang Hori di gunungnya, Seir namanya, sampai ke padang Paran, yang pada sisi padang belantara. ^7Kemudian berpalinglah mereka itu, lalu datang ke En-Mispat, yaitu Kades, dialahkannya segala negeri orang Amalek dan lagi orang Amori, yang duduk di Hazezon Tamar. ^8Maka pada masa itu keluarlah raja Sodom dan raja Gomorah dan raja Adema dan raja Zeboyim dan raja Bela, yaitu Zoar, lalu mengikat peranglah di padang Sidim, ^9hendak melawan Kedorlaomer raja Elam dan Tidial raja Khalaik dan Amrafel raja Siniar dan Ariokh raja Elasar; empat orang raja melawan lima orang raja itu. ^10Maka adalah padang Sidim itu penuh dengan telaga minyak tanah; maka raja Sodom dan raja Gomorah larilah, lalu rebahlah mereka itu di sana; maka segala orang yang tinggal itupun larilah ke gunung. ^11Maka dirampas oranglah akan segala harta benda yang di Sodom dan Gomorah serta segala perbekalannyapun, lalu pergi. ^12Maka ditawannya juga akan Lut, yaitu anak saudara Abram, serta dengan segala harta bendanya, karena iapun ada duduk dalam negeri Sodom itu, lalu pergi. ^13Hata, maka datanglah seorang yang telah lari berlepas dirinya, mengabarkan hal itu kepada Abram, orang Ibrani, yang duduk hampir dengan hutan pohon jati Mamre, seorang orang Amori, yang saudara Eskol dan saudara Aner, yaitu orang seperjanji dengan Abram. ^14Demi didengar oleh Abram akan hal saudaranya telah dibawa dengan tertawan, maka dilengkapkannyalah dengan senjata akan segala hambanya yang berpelajaran, yaitu segala orang yang telah jadi dalam rumahnya, ada tiga ratus delapan belas orang, lalu dikejarnya musuh itu sampai ke negeri Dan. ^15Maka dibaginyalah orang-orangnya itu pada malam, ia serta dengan segala hambanya, lalu dialahkannya musuh itu, diusirnya sampai ke Hoba, yaitu yang di sebelah kiri negeri Damsyik. ^16Maka dibawanyalah kembali akan segala harta benda dan lagi dibawanya kembali akan Lut, saudaranya itu, serta dengan segala harta bendanya dan segala perempuan dan segala rakyatpun. ^17Maka keluarlah raja Sodom itu mengelu-elukan Abram, setelah sudah ia kembali dari mengalahkan raja Kedorlaomer dan segala raja-raja yang sertanya di padang Syawe, yaitu padang raja. ^18Maka Malkisedik, raja Salem, itupun membawa roti dan anggur; maka Malkisedik itu imam Allah taala adanya. ^19Maka Malkisedik itupun memberi berkat akan Abram, seraya katanya: Bahwa Abram diberkati Allah taala, yang mempunyai langit dan bumi. ^20Maka segala puji bagi Allah taala, yang telah menyerahkan segala musuhmu kepada tanganmu. Maka dipersembahkan Abram kepadanya dalam sepuluh asa dari pada segala harta bendanya. ^21Maka kata raja Sodom kepada Abram: Berikanlah kiranya kepadaku segala orang itu, tetapi segala jarahan ambillah akan dirimu. ^22Maka ujar Abram kepada raja Sodom: Bahwa aku telah bersumpah demi Tuhan, Allah taala, yang mempunyai langit dan bumi, ^23bahwa sekali-kali tiada aku mau mengambil barang sesuatu yang milikmu, jikalau selembar benang atau tali kasut sekalipun, supaya jangan kelak katamu: Aku telah mengayakan Abram. ^24Kecuali barang yang dimakan oleh orang-orangku dan bahagian orang yang telah berjalan sertaku, yaitu Aner dan Eskol dan Mamre, biarlah diambil oleh mereka itu akan bahagiannya. _________________________________________________________________ Chapter 15 ^1Hata, maka kemudian dari pada segala perkara yang tersebut itu datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu khayal, katanya: Janganlah engkau takut, hai Abram! karena Akulah perisaimu dan pahalamu yang amat besar. ^2Maka sembah Abram: Ya Allah, Tuhan, apakah yang hendak Tuhan mengaruniakan kepada sahaya, sedang sahaya pulang kelak dengan tiada beranak, maka Eliezar, orang Damsyik inilah pemerintah rumah sahaya. ^3Dan lagi sembah Abram: Bahwa sesungguhnya tiadalah Tuhan mengaruniakan anak buah kepada sahaya, niscaya seorang hamba yang diperanakkan dalam rumah sahaya itu akan menjadi waris sahaya. ^4Maka sesungguhnya datanglah firman Tuhan kepadanya, bunyinya: Orang itu bukan menjadi warismu, melainkan seorang yang terpancar kelak dari pada sulbimu itulah akan menjadi warismu. ^5Maka oleh Tuhan dibawa akan dia ke luar, lalu firman-Nya: Tengadahlah olehmu ke langit, bilanglah segala bintang, jikalau kiranya dapat engkau membilang dia; maka firman Tuhan kepadanya: Demikianlah akan jadi anak cucumu. ^6Maka percayalah Abram akan Tuhan, maka itulah yang dibilangkan Tuhan baginya akan kebenaran. ^7Lalu firman Tuhan kepadanya: Bahwa Akulah Tuhan, yang telah mengantar akan dikau ke luar dari negeri Urkasdim hendak memberikan dikau tanah ini akan milikmu turun-temurun. ^8Maka sembah Abram: Ya Allah, Tuhan! dengan apakah boleh sahaya tahu akan tanah ini menjadi milikku turun-temurun? ^9Maka firman Tuhan kepadanya: Persembahkanlah kepada-Ku seekor lembu betina, yang tiga tahun umurnya, dan seekor kambing betina, yang tiga tahun umurnya, dan seekor domba jantan, yang tiga tahun umurnya, dan burung tekukur seekor, dan anak merpati. ^10Maka dibawanyalah akan sekalian itu, dibaginya dua, lalu diletakkannya kedua bahagian itu bertentangan, tetapi tiada dibaginya akan burung itu. ^11Maka turunlah unggas kepada sembelihan itu, tetapi dihalaukanlah oleh Abram akan dia. ^12Maka apabila masuklah matahari, tiba-tiba tertidurlah Abram amat lelap, maka sesungguhnya datanglah atasnya suatu kekejutan dan kegentaran yang besar. ^13Maka firman Tuhan kepada Abram: Ketahuilah olehmu dengan ketentuannya, bahwa anak cucumu itu akan jadi orang dagang dalam negeri yang bukan mereka itu punya, dan mereka itu akan diperhambakan oleh orang isi negeri itu dan dianiayai empat ratus tahun lamanya; ^14tetapi akan bangsa yang memperhambakan mereka itu, Aku akan menghukumkan dia, kemudian dari pada itu mereka itu akan keluar dengan membawa harta amat banyak. ^15Maka engkau akan kembali kepada segala nenek moyangmu dengan selamat dan engkau akan dikuburkan pada masa cukup tuamu. ^16Maka anak buahmu gilir yang keempat itu akan datang kembali ke mari, karena sekarang kejahatan orang Amori itu belum cukup adanya. ^17Hata, setelah sudah masuk matahari dan malampun telah sampai, sesungguhnya adalah di sana sebuah dapur yang berasap dan sepucuk damar yang bernyala-nyala itu melintas ditengah-tengah segala penggal itu. ^18Maka pada hari itu juga berjanjilah Tuhan dengan Abram, firman-Nya: Aku telah memberi tanah ini akan anak buahmu, yaitu dari pada sungai Mesir sampai kepada sungai besar, yaitu sungai Ferat, ^19tempat orang Keni dan orang Kenizi dan orang Kadmoni, ^20dan orang Heti dan orang Ferezi dan orang Refayim, ^21dan orang Amori dan orang Kanani dan orang Girgazi, dan orang Yebuzi. _________________________________________________________________ Chapter 16 ^1Hata, maka Sarai, isteri Abram itu, tiada beranak; maka adalah padanya seorang sahaya perempuam Mesir, yang bernama Hagar. ^2Maka kata Sarai kepada Abram: sesungguhnya Tuhan telah menahani adinda dari pada beranak; sebab itu hendaklah kiranya kakanda bersetubuh dengan sahaya adinda, kalau-kalau adinda beroleh anak dari padanya. Maka diluluskan Abram permintaan Sarai itu. ^3Maka setelah sepuluh tahun lamanya Abram telah mendiami negeri Kanaan itu, diambil oleh Sarai isteri Abram, akan Hagar, sahaya Mesir itu, diberikannya kepada Abram, suaminya, akan gundiknya. ^4Maka bersetubuhlah Abram dengan Hagar, lalu mengandunglah ia; demi diketahuinya akan dirinya telah mengandung, maka dicelakannya enciknya. ^5Maka kata Sarai kepada Abram: Bahwa malu adinda ini pulanglah kepada kakanda, karena adinda telah menyerahkan sahaya adinda kepada ribaan kakanda, maka semenjak diketahuinya dirinya mengandung, maka dicelakannya adinda; sebab itu Tuhan juga akan menghukumkan antara adinda dengan kakanda. ^6Lalu ujar Abram kepada Sarai: Sesungguhnya sahayamu itu adalah dalam tanganmu; buatlah olehmu akan dia barang kehendakmu. Maka direndahkanlah oleh Sarai akan dia, lalu perempuan itupun larilah dari padanya. ^7Maka oleh Malaekat Tuhan didapati akan dia dekat suatu mata air dalam padang belantara, yaitu dekat mata air yang di jalan ke negeri Tsyur. ^8Maka katanya: Hai Hagar, sahaya Sarai! engkau dari mana dan hendak ke mana? Maka sahutnya: Aku telah lari dari pada Sarai encikku. ^9Maka kata Malaekat Tuhan kepadanya: Baliklah engkau kepada encikmu serta tundukkanlah dirimu ke bawah tangannya. ^10Dan lagi kata Malaekat Tuhan kepadanya: Bahwa Aku akan memperbanyakkan amat anak buahmu, sehingga tiada tepermanai banyaknya. ^11Dan lagi pula kata Malaekat Tuhan kepadanya: Sesungguhnya engkau ada mengandung dan engkau akan beranak laki-laki seorang, maka hendaklah engkau namai akan dia Ismail, sebab telah didengar Tuhan akan dikau dalam hal kesukaranmu. ^12Maka kanak-kanak itu akan menjadi seorang bagai keledai hutan lakunya dan tangannya akan melawan segala orang dan tangan segala orangpun akan melawan dia; maka iapun akan duduk pada sebelah timur segala saudaranya. ^13Maka dipanggil Hagar akan nama Tuhan yang telah berfirman kepadanya itu: Allah Penilik; karena kata Hagar: Sungguhkah aku melihat Tuhan di sini, yang telah menilik akan daku? ^14Maka sebab itulah dinamainya akan mata air itu Lakhai-Roi; bahwa adalah ia itu antara Kades dan Bered. ^15Maka Hagarpun beranaklah laki-laki seorang bagi Abram, lalu dinamai oleh Abram akan anaknya yang telah diperanakkan oleh Hagar itu, Ismail. ^16Maka pada masa Hagar memperanakkan Ismail bagi Abram itu, adalah umur Abram delapan puluh enam tahun. _________________________________________________________________ Chapter 17 ^1Sebermula, setelah sampai sembilan puluh sembilan tahun umur Abram, maka kelihatanlah Tuhan kepadanya, lalu firman-Nya: Akulah Allah yang Mahakuasa; hendaklah engkau berjalan di hadapan hadirat-Ku dan hendaklah tulus hatimu, ^2maka Aku akan membuat perjanjian antara Aku dengan dikau, serta Aku akan memperbanyakkan dikau amat sangat. ^3Lalu sujudlah Abram dengan mukanya sampai ke bumi; maka berfirman Tuhan kepadanya, katanya: ^4Akan Daku, bahwa sesungguhnya perjanjian-Ku adalah dengan dikau, maka engkau akan menjadi bapanya beberapa banyak bangsa. ^5Maka namamupun tiada disebut orang lagi Abram, melainkan namamu akan menjadi Ibrahim, karena engkau telah Kujadikan bapanya beberapa banyak bangsa. ^6Maka Aku akan membiakkan dikau terlalu amat dan Aku akan menjadikan beberapa bangsa dari padamu, dan raja-rajapun akan berpancar dari padamu. ^7Maka Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku antara Aku dengan dikau dan dengan anak cucumu kemudian dari padamu dengan bangsanya, yaitu suatu perjanjian yang kekal, bahwa Aku menjadi Allah bagimu dan bagi segala anak cucumu yang kemudian dari padamu itu. ^8Maka kepadamu dan kepada segala anak cucumu Aku akan menganugerahkan tanah, tempat engkau jadi orang dagang sekarang ini, yaitu segala tanah Kanaan akan miliknya pada selama-lamanya, maka Aku akan menjadi Allah bagi mereka itu. ^9Dan lagi firman Allah kepada Ibrahim: Bahwa sebab itu hendaklah engkau memeliharakan perjanjian-Ku, baik engkau baik anak cucumu yang kemudian dari padamu dengan bangsanya. ^10Maka inilah perjanjian-Ku antara Aku dengan dikau dan dengan anak cucumu kemudian dari padamu, yang patut dipeliharakan oleh kamu; yaitu segala anak laki-laki di antara kamu itu hendaklah disunatkan. ^11Hendaklah kamu menyunatkan daging kulupmu akan tanda perjanjian, yang antara Aku dengan dikau. ^12Maka anak laki-laki yang umur delapan hari itu patut disunatkan, yaitu segala laki-laki dalam bangsamu, dan orang yang diperanakkan dalam rumahmu dan yang dibeli dengan uang kepada segala orang dagang, yang bukan dari pada anak buahmu. ^13Baik orang laki-laki yang jadi dalam rumahmu baik yang dibeli dengan uang, tak dapat tiada disunatkan juga, supaya perjanjian-Ku dalam tubuhmu itu menjadi satu perjanjian yang kekal adanya. ^14Adapun segala orang laki-laki yang berkulup dan yang daging kulupnya tiada disunatkan, ia itu akan ditumpas dari antara bangsanya, karena telah diubahkannya perjanjian-Ku. ^15Dan lagi firman Allah kepada Ibrahim: Maka akan hal Sarai, isterimu itu, jangan lagi engkau panggil namanya Sarai, melainkan Sarah itulah akan namanya. ^16Karena Aku akan memberi berkat kepadanya serta dari padanya juga Aku akan menganugerahkan seorang anak laki-laki kepadamu; bahkan, Aku akan memberi berkat kepadanya, sehingga ia akan jadi asal beberapa bangsa, dan raja-raja beberapa bangsapun akan berpancaran dari padanya. ^17Maka pada masa itu sujudlah Ibrahim dengan mukanya sampai ke bumi sambil tertawa, lalu berkata ia dalam hatinya: Bolehkah jadi kanak-kanak bagi seorang yang sudah seratus tahun umurnya? Bolehkah Sarah, yang sudah sembilan puluh tahun umurnya itu, lagi beranak? ^18Maka sembah Ibrahim kepada Allah: Ya Tuhan, biar apalah Ismail saja hidup di hadapan hadirat-Mu. ^19Maka firman Allah: Bahwa sesungguhnya Sarah, isterimu itu beranak kelak bagimu laki-laki seorang; hendaklah engkau namai akan dia Ishak; maka Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan dia, yaitu suatu perjanjian yang kekal, serta dengan anak buahnya yang kemudian dari padanya. ^20Maka akan hal Ismail itupun telah Kululuskan permintaanmu; bahwa sesungguhnya Aku telah memberkati akan dia dan membiakkan dia dan memperbanyakkan dia amat sangat dan dua belas orang raja-raja akan berpancar dari padanya dan Aku akan menjadikan dia satu bangsa yang besar. ^21Akan tetapi perjanjian-Ku akan Kutetapkan dengan Ishak, yang akan diperanakkan oleh Sarah bagimu pada masa yang tertentu, tahun yang datang ini. ^22Maka berhentilah Allah dari pada berfirman kepada Ibrahim, lalu naiklah Tuhan dari padanya. ^23Maka diambil Ibrahim akan Ismail, anaknya, dan akan segala orang laki-laki yang telah jadi dalam rumahnya dan yang telah dibelinya dengan uang, yaitu segala orang laki-laki di antara mereka itu sekalian yang dalam rumah Ibrahim, lalu disunatkannya daging kulupnya pada hari itu juga, setuju dengan firman Allah kepadanya. ^24Maka pada masa disunatkan daging kulupnya, adalah umur Ibrahim sembilan puluh sembilan tahun. ^25Dan umur Ismail, anaknya itu, tiga belas tahun pada masa disunatkan daging kulupnya. ^26Pada sama sehari Ibrahim dan Ismail, anaknya itu, disunatkanlah. ^27Dan segala orang laki-laki yang dalam rumahnya, yaitu yang telah jadi dalam rumahnya dan yang dibeli dengan uang kepada orang dagang, sekalian itupun disunatkan bersama-sama dengan dia. _________________________________________________________________ Chapter 18 ^1Hata, maka kemudian dari pada itu kelihatanlah Tuhan kepada Ibrahim hampir dengan hutan pohon jati Mamre, tatkala duduklah Ibrahim di pintu kemahnya ketika hari panas. ^2Maka diangkatnya matanya, dilihatnya bahwa tiga orang ada berdiri di hadapannya; serta terlihatlah ia akan dia, maka berlarilah ia dari pada pintu kemahnya pergi mendapatkan mereka itu, lalu tunduklah ia sampai ke bumi, ^3sambil sembahnya: Ya Tuhan, jikalau kiranya Tuhan kasih akan hamba, maka jangan apalah Tuhan lalu dari hadapan hambamu; ^4biarlah kiranya dibawakan orang sedikit air akan pembasuh kakimu dan duduklah di bawah pohon kayu ini. ^5Maka hamba akan membawakan sedikit roti, supaya segarlah hatimu, kemudian dari pada itu bolehlah Tuhan berjalan pula. Bukankah sebab itu juga senyampang Tuhan lalu dari pada rumah hamba ini? Maka sahut mereka itu: Perbuatlah olehmu seperti katamu itu. ^6Maka dengan gopoh-gopohnya masuklah Ibrahim ke dalam kemahnya mendapatkan Sarah, lalu katanya: Segeralah adinda ambil tiga sukat tepung halus, ramaskanlah dia dan perbuatlah akan penganan. ^7Lalu berlarilah Ibrahim kepada kawan lembunya, diambilnya seekor anak lembu yang tambun dan baik rupanya, diberikannya kepada seorang orang muda, maka orang muda itupun memasak akan dia dengan segeranya. ^8Maka oleh Ibrahim diambil pula akan minyak sapi dan air susu dan anak lembu yang telah dimasak itu, lalu disajikannya di hadapan mereka itu, maka iapun berdiri hampir dengan mereka itu di bawah pohon kayu. Maka mereka itupun makanlah. ^9Lalu kata mereka itu kepada Ibrahim: Di mana Sarah, isterimu? Maka sahutnya: Adalah ia dalam kemah. ^10Maka katanya: Bahwa tak dapat tiada Aku akan kembali kepadamu tahun yang datang ini pada masa begini, maka sesungguhnya Sarah, isterimu, telah beranak laki-laki. Maka terdengarlah kata itu kepada Sarah di belakang pintu kemah, yaitu tempat ia berdiri. ^11Maka Ibrahim dan Sarahpun sudah tua dan jauh sangat umurnya dan pada Sarahpun telah putus adat jalan perempuan; ^12sebab itu tertawalah Sarah, katanya dalam hatinya: Bolehkah ada bagiku birahi lagi kemudian dari pada sudah tua aku dan suamikupun sudah tua adanya? ^13Maka firman Tuhan kepada Ibrahim: Apa sebab maka Sarah itu tertawa, katanya: Bolehkah aku beranak lagi setelah sudah tua aku? ^14Adakah barang sesuatu yang mustahil kepada Tuhan? Maka pada masa yang tertentu Aku akan kembali kepadamu, tahun yang datang ini, maka Sarah telah beranak laki-laki. ^15Maka bersangkallah Sarah, katanya: Tidak saya tertawa; karena takutlah ia. Maka firman Tuhan: Sungguh engkau telah tertawa. ^16Maka berbangkitlah ketiga orang itu dari sana, lalu berjalan menuju negeri Sodom, dan Ibrahimpun berjalan bersama-sama hendak mengantarkan mereka itu. ^17Lalu firman Tuhan: Bolehkah Aku menyembunyikan dari pada Ibrahim perkara yang hendak Kuperbuat itu? ^18Sedang Ibrahimpun akan menjadi suatu bangsa yang besar dan berkuasa, maka dalamnya segala bangsa yang di atas bumi akan diberkati. ^19Karena telah Kupilih akan dia, supaya disuruhnya anak-anaknya serta isi rumahnya yang kemudian dari padanya itu memeliharakan jalan Tuhan serta melakukan kebenaran dan keadilan, supaya disampaikan Tuhan kepada Ibrahim barang yang telah dijanjinya kepadanya. ^20Lalu firman Tuhan: Tegal seru dari pada Sodom dan Gomorah amat besar dan sebab dosa mereka itu terlalu jahat adanya, ^21maka turunlah Aku sekarang pergi melihat kalau mereka itu telah berbuat semuanya seperti serunya, yang telah sampai kepada-Ku itu; jikalau tidak, maka Aku akan mengetahuinya. ^22Maka kedua orang itupun memalingkan mukanya dari sana, lalu berjalan menuju ke Sodom, tetapi Ibrahim tinggal lagi berdiri di hadapan hadirat Tuhan. ^23Maka datanglah Ibrahim hampir sambil menyembah, katanya: Masakan Tuhan hendak membinasakan orang benar itu bersama-sama dengan orang jahat. ^24Barangkali ada lima puluh orang yang benar dalam negeri itu, masakan Tuhan hendak membinasakan mereka itu juga dengan tiada disayangkan tempat itu tersebab oleh lima puluh orang benar yang di dalamnya. ^25Jauhlah kiranya dari pada Tuhan berbuat perkara yang demikian, yaitu membunuh orang yang benar itu bersama-sama dengan orang yang jahat, seolah-olah orang yang benar itu disamakan dengan orang yang jahat adanya. Jauhlah itu dari pada Tuhan. Masakan Hakim segenap bumi ini tiada membenarkan mana yang benar! ^26Maka firman Tuhan: Jikalau kiranya Kudapati akan lima puluh orang yang benar dalam negeri Sodom itu, maka karena mereka itulah niscaya Kupeliharakan kelak segenap tempat itu. ^27Maka sembah Ibrahim pula: sesungguhnya keadaan hamba lebu tanah dan abu, maka hamba telah memberanikan diri hamba hendak berkata-kata dengan Tuhan: ^28Barangkali pada lima puluh orang yang benar itu ada kurang lima, masakan Tuhan menumpas juga negeri itu dari sebab kurang lima orang. Maka firman Tuhan: Jikalau Kudapati akan empat puluh lima dalamnya, maka tiada Aku membinasakan tempat itu. ^29Maka sembah Ibrahim pula: Barangkali ada empat puluh orang yang benar di sana. Maka firman Tuhan: Karena sebab orang empat puluh itu maka tiada Aku akan membinasakan dia. ^30Lalu sembah Ibrahim: Jangan apalah Tuhan murka akan sembah hamba ini: Barangkali ada di sana tiga puluh orang yang benar. Maka firman Tuhan: Jikalau Kudapati akan tiga puluh orang disana, maka tiada Aku membinasakan dia. ^31Lalu sembah Ibrahim: Sesungguhnya hamba telah memberanikan diri hamba hendak berkata-kata dengan Tuhan: Barangkali ada di sana dua puluh orang yang benar. Maka firman Tuhan: Karena sebab dua puluh orang itulah maka tiada Aku membinasakan dia. ^32Dan lagi pula sembah Ibrahim: Jangan apalah Tuhan murka akan sembah hamba lagi sekali ini sahaja: Barangkali di sana sepuluh orang yang benar. Maka firman Tuhan: Karena sebab sepuluh orang itulah maka tiada Aku akan membinasakan dia. ^33Setelah sudah firman-Nya kepada Ibrahim, maka gaiblah Tuhan; maka Ibrahimpun kembalilah ke tempatnya. _________________________________________________________________ Chapter 19 ^1Maka sampailah kedua orang malaekat itu ke Sodom pada petang hari; maka pada masa itu Lutpun ada duduk di pintu negeri Sodom. Serta terlihatlah Lut akan mereka itu, maka bangkitlah ia berdiri, lalu pergi mendapatkan mereka itu, maka sujudlah ia sampai mukanya ke bumi, ^2sambil sembahnya: Baiklah sekarang tuan singgah apalah ke rumah hamba dan bermalamlah di sana, biar kaki tuan dibasuh, maka esok pagi-pagi hari kelak bolehlah tuan berjalan pula menurut jalan tuan. Maka sahut mereka itu: Tidak, melainkan kami hendak bermalam di luar ini. ^3Maka berturut-turut dibujuknya mereka itu, sehingga mereka itu singgah kepadanya dan masuk ke dalam rumahnya, lalu dijamunya akan mereka itu, diperbuatkannyalah roti yang tiada beragi. Maka mereka itupun makanlah. ^4Maka sebelum mereka itu berbaring hendak tidur, datanglah segala orang isi negeri, yaitu segala orang Sodom, tua muda segenap bangsa dari pada segala pihak mengepung berkeliling rumah itu. ^5Lalu berserulah mereka itu akan Lut, serta katanya kepadanya: Di manakah orang yang telah datang kepadamu itu malam ini? Bawalah akan dia ke luar, supaya kami berbuat kehendak kami akan dia. ^6Maka keluarlah Lut dari pada pintu rumah hendak mendapatkan mereka itu, maka dirapatkannya daun pintunya, ^7lalu katanya: Hai saudaraku, janganlah kamu berbuat jahat begitu. ^8Bahwasanya adalah padaku dua orang anakku perempuan, yang belum mengetahui laki-laki; biarlah kiranya kuantarkan dia ke luar kepadamu, maka perbuatlah olehmu akan dia bagaimana baik kepada pemandangan mata kamu, asal jangan kamu berbuat barang sesuatu akan orang laki-laki itu, karena sebab hendak melindungkan dirinya mereka itu telah datang ke bawah pernaungan atap rumahku. ^9Maka kata orang itu: Marilah engkau! Dan lagi katanya: Ia ini seorang dagang yang datang menumpang di sini, maka ia hendak menjadi hakim juga; sekarang kami hendak berbuat jahat akan dikau terlebih dari pada akan mereka itu! Lalu ditempuh oleh mereka itu akan orang itu, yaitu akan Lut, dan mereka itupun datanglah hampir hendak memecahkan pintu. ^10Tetapi kedua orang itupun mengulurkan tangannya, ditariknya Lut masuk ke dalam rumah, lalu pintupun dikuncikannya. ^11Maka dipalu oleh keduanya akan segala orang yang di pintu rumah itu dari pada kecil dan besar dengan mengaburkan matanya, sehingga penatlah mereka itu hendak mendapat pintu. ^12Maka kata kedua orang itu kepada Lut: Jikalau padamu di sini ada lagi menantu atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau segala orang yang engkau punya dalam negeri ini, bawalah akan dia ke luar dari tempat ini; ^13karena kami hendak membinasakan negeri ini, sebab telah besarlah serunya di hadapan hadirat Tuhan, dan Tuhanpun telah menyuruhkan kami akan membinasakan dia. ^14Maka keluarlah Lut, lalu berkata-kata ia dengan menantunya yang hendak kawin dengan anak-anaknya perempuan, katanya: Bangunlah kamu, keluarlah dari dalam tempat ini, karena Tuhan hendak membinasakan negeri ini. Tetapi pada sangka menantunya Lut hendak membuat olok-olok akan dia. ^15Maka apabila menyingsinglah fajar diajak-ajaklah oleh kedua orang malaekat itu akan Lut, katanya: Bangunlah engkau, bawalah anak binimu dan kedua orang anakmu perempuan, yang dengan engkau di sini, supaya engkaupun jangan binasa dalam celaka negeri ini. ^16Tetapi berlambat-lambat juga ia, lalu oleh kedua orang itupun dipeganglah tanganya dan tangan bininya dan tangan kedua anaknya, sebab hendak dikasihani juga oleh Tuhan akan dia, lalu dihantarnya akan dia ke luar, dibawanya akan dia ke luar negeri itu. ^17Hata, setelah sudah dihantarnya akan mereka ke luar, lalu katanya: Lari lepaskanlah nyawamu: janganlah kamu menoleh ke belakang dan janganlah berhenti di seluruh padang ini: larilah kamu ke gunung, supaya kamupun jangan binasa. ^18Maka sembah Lut kepadanya: Janganlah begitu, ya Tuhan! ^19Jikalau kiranya hamba telah mendapat kasihan dari pada hadirat Tuhan, hendaklah kiranya Tuhan membesarkan pula rahmat Tuhan, yang telah Tuhan tunjuk kepada hamba, tegal Tuhan hendak memeliharakan nyawa hamba, karena hamba tiada sampai kuasa hendak lari ke gunung, kalau-kalau celaka itu lekat pada hamba, lalu hamba mati. ^20Tengok apalah negeri itu dekat, dapat hamba lari ke sana, lagi yaitu sebuah negeri kecil: biarlah kiranya hamba melindungkan diri hamba di sana dan melepaskan nyawa hamba dari pada bahaya ini. Bukankah ia itu sebuah negeri yang kecil? ^21Maka katanya kepada Lut: Bahwasanya akan hal inipun telah Kululuskan permintaanmu, yaitu tiada Aku hendak membinasakan negeri, yang telah kaukatakan itu. ^22Segeralah engkau lari berlepas dirimu ke sana, karena tiada boleh Aku membuat barang sesuatu sebelum engkau sampai ke sana. Maka sebab itulah disebut orang nama negeri itu Zoar. ^23Maka matahari telah terbit di atas bumi apabila Lut masuk ke dalam Zoar. ^24Setelah itu maka diturunkan oleh Tuhan atas Sodom dan Gomorah hujan belerang dan api dari pada Tuhan, yaitu dari langit. ^25Maka dibongkar Tuhan akan segala negeri itu dan seluruh padang itu dan segala isi negeri itu serta segala tumbuh-tumbuhanpun yang di tanah itu. ^26Maka bini Lut itu menoleh ke belakang, lalu jadilah ia sebatang tiang garam. ^27Hata, maka pada pagi-pagi hari itu juga bangunlah Ibrahim, lalu pergi ke tempat ia telah berdiri di hadapan hadirat Tuhan itu, ^28maka dipandangnyalah ke sebelah negeri Sodom dan Gomorah dan ke sebelah seluruh tanah padang itu, maka dilihat ada asapnya api naik dari tanah itu seperti asap api dapur adanya. ^29Maka tatkala dibinasakan Allah segala negeri di padang itu, diingat Allah akan Ibrahim, maka sebab itu dikeluarkannya Lut dari tengah kebinasaan, tatkala dibongkarnya negeri tempat Lut itu diam dahulu. ^30Maka Lut itupun keluarlah dari negeri Zoar, lalu pergi diam di gunung serta dengan kedua anaknya perempuan, karena takutlah ia duduk dalam Zoar; maka diamlah ia serta dengan kedua anaknya dalam sebuah gua. ^31Maka kata anak yang sulung itu kepada yang bungsu: Bapa kita sudah tua, dan seorang laki-laki juapun tiada dalam negeri ini akan duduk dengan kita seperti adat segala dunia. ^32Marilah kita beri minum air anggur kepada bapa kita, lalu kita berseketiduran dengan dia supaya dapat kita memeliharakan anak buah dari pada bapa kita. ^33Maka pada malam itu diberinyalah akan bapanya minum air anggur, lalu yang sulung itupun berseketiduranlah dengan bapanya, maka tiada bapanya sadar bilakah ia berbaring dan bilakah ia bangun. ^34Maka pada keesokan harinya kata yang sulung kepada yang bungsu: Bahwa semalam aku telah berseketiduran dengan bapaku, marilah kita beri minum air anggur lagi akan dia pada malam inipun, dan pergilah engkaupun berseketiduran dengan dia, supaya kita memeliharakan anak buah dari bapa kita. ^35Maka diberinyalah akan bapanya minum air anggur pada malam itu juga, lalu yang bungsu itupun pergilah berseketiduran dengan dia, maka tiada Lut sadar bilakah ia berbaring dan bilakah ia bangun. ^36Maka kedua anak Lut itupun mengandunglah, yaitu dari pada bapanya. ^37Maka yang sulung itupun beranaklah laki-laki seorang, dinamainya akan dia Moab; ia itulah asal orang Moabi sampai sekarang ini. ^38Dan yang bungsu itupun beranaklah laki-laki seorang, dinamainya akan dia Bin-Ammi; ia itulah asal segala orang Ammon sampai sekarang ini. _________________________________________________________________ Chapter 20 ^1Sebermula, maka Ibrahimpun berangkatlah dari sana, lalu berjalan ke sebelah selatan, maka diamlah ia di antara negeri Kades dengan negeri Syur, serta menumpanglah ia seperti seorang dagang di negeri Gerar. ^2Maka dikatakan Ibrahim akan Sarah, isterinya itu, ialah saudaranya. Maka oleh Abimelekh, raja Gerar itu, disuruhkan orang mengambil Sarah. ^3Tetapi datanglah Allah kepada Abimelekh dalam mimpi pada malam, firman-Nya kepadanya: Bahwa sesungguhnya engkau akan mati kelak, karena sebab perempuan yang telah kauambil itu, ia itu bini orang. ^4Akan tetapi Abimelekh belum lagi bersetubuh dengan dia, sebab itu sembahnya: Ya Tuhan! masakan Tuhan membunuh suatu bangsa yang tiada bersalah? ^5Bukankah Ibrahim sendiri telah berkata kepadaku begini: Perempuan ini saudaraku? dan perempuan itupun sendiri telah berkata demikian: Orang laki-laki ini saudaraku. Maka dengan tulus hatiku dan dengan sesuci-suci tanganku juga telah kuperbuat itu. ^6Maka firman Allah kepadanya dalam mimpi: Ya, kuketahui bahwa dengan tulus hatimu juga telah kauperbuat itu, dan lagi telah kutegahkan dikau dari pada berbuat dosa akan Daku, maka sebab itu tiada Kubiarkan engkau menjamah akan perempuan itu. ^7Maka sekarangpun hendaklah engkau kembalikan isteri orang itu, karena suaminya itu seorang nabi adanya, maka iapun akan memintakan doa, supaya engkau tinggal hidup; tetapi jikalau kiranya tiada engkau mengembalikan dia, ketahuilah olehmu dengan sesungguhnya engkau akan mati kelak serta dengan segala sesuatu yang ada padamu. ^8Maka bangunlah Abimelekh pagi-pagi, lalu dipanggilnya segala hambanya, disampaikannyalah segala firman ini ke telinga mereka itu, maka sekalian orang itupun takut sangat. ^9Kemudian dari pada itu dipanggil oleh Abimelekh akan Ibrahim, lalu katanya: Bagaimana ini yang telah kauperbuat akan kami dan apakah dosaku kepadamu, maka engkau telah mendatangkan suatu salah besar atasku dan atas kerajaankupun; bahwa telah kauperbuat beberapa perbuatan akan daku yang tiada patut diperbuat. ^10Dan lagi kata Abimelekh kepada Ibrahim: Apakah yang telah kaulihat, maka engkau berbuat perkara yang demikian? ^11Maka sahut Ibrahim: Karena pada sangkaku, jikalau dengan sebenarnya dalam negeri ini tiada takut akan Allah, niscaya dibunuh oleh mereka itu akan daku kelak karena sebab isteriku itu. ^12Maka sesungguhnya ialah saudaraku juga, yaitu anak bapaku, tetapi bukannya anak ibuku, maka ia telah menjadi isteriku. ^13Maka pada sekali peristiwa, tatkala disuruhkan Allah akan daku pergi mengembara dari pada rumah bapaku, bahwa kataku kepadanya: Inilah kasihmu yang boleh kaunyatakan kepadaku; barang di mana tempat kita sampai katakanlah akan daku: ialah saudaraku. ^14Hata, maka oleh Abimelekh diambil beberapa domba dan lembu dan hamba sahaya, dianugerahkannya kepada Ibrahim, maka Sarah isteri Ibrahimpun dikembalikannyalah. ^15Maka kata Abimelekh: Bahwa segala negeriku adalah di hadapanmu, duduklah barang di mana tempat engkau berkenan. ^16Lalu katanya kepada Sarah: Bahwa kepada saudaramu ini telah kukaruniakan seribu keping perak; sesungguhnya ia itulah menjadi suatu tudung pada kedua belah matamu bagi segala orang, yang ada bersama-sama dengan dikau, dan bagi segala orang lainpun, supaya nyatalah engkau. ^17Maka oleh Ibrahimpun diminta doa kepada Allah akan Abimelekh kedua laki isteri, dan akan segla sahayanya; maka sekalian itupun beranaklah pula. ^18Karena telah ditumpatkan Tuhan akan segala rahim orang perempuan isi istana Abimelekh, yaitu dari sebab Sarah, isteri Ibrahim itulah. _________________________________________________________________ Chapter 21 ^1Hata, maka disampaikan Tuhan kepada Sarah barang yang telah dijanji-Nya serta dibuat Tuhan akan dia setuju dengan firman-Nya; ^2karena Sarahpun mengandunglah, lalu beranaklah ia laki-laki seorang bagi Ibrahim pada masa tuanya, yaitu pada ketika yang telah ditentukan Allah kepadanya. ^3Maka dinamailah oleh Ibrahim akan anaknya, yang telah diperanakkan oleh Sarah baginya itu, Ishak. ^4Maka disunatlah oleh Ibrahim akan Ishak, anaknya, pada delapan hari umurnya, setuju dengan firman Allah kepadanya itu. ^5Maka pada masa Ishak, anaknya itu jadi, adalah umur Ibrahim seratus tahun. ^6Maka kata Sarah: Bahwa Allah telah menjadikan aku tertawa, sehingga segala orang yang mendengarnya kelak akan tertawa sertaku. ^7Dan lagi katanya: Siapa gerangan dahulu dapat mengatakan kepada Ibrahim, bahwa Sarah akan menyusui kanak-kanak? Maka aku telah beranak juga baginya laki-laki seorang pada masa tuanya. ^8Maka kanak-kanak itupun makinlah besar, lalu saraklah susu. Maka tatkala Ishak itu cerai susu diperbuatlah oleh Ibrahim suatu perjamuan besar. ^9Maka terlihatlah Sarah akan anak Hagar, perempuan Mesir, yang telah diperanakkannya bagi Ibrahim itu, tengah mengolok-olok. ^10Sebab itu kata Sarah kepada Ibrahim: Nyahkanlah sahaya perempuan ini serta dengan anaknya, karena anak sahaya perempuan ini tiada boleh menjadi waris serta dengan anakku Ishak itu. ^11Maka kepada pemandangan Ibrahim kata ini amat jahat adanya, oleh sebab anaknya itu. ^12Tetapi firman Allah kepada Ibrahim: janganlah jahat kepada pemandanganmu barang yang telah dikatakan Sarah akan hal budak itu dan akan hal sahayamu; dengarlah olehmu akan katanya, karena dalam Ishaklah benihmu akan disebut. ^13Maka anak sahayamu itupun akan kujadikan suatu bangsa,karena iapun dari pada benihmu. ^14Maka bangunlah Ibrahim pada pagi-pagi hari, lalu diambilnya roti dan sebuah kirbat yang berisi air, diberikannya kepada Hagar, ditanggungkannya pada bahunya, dan budak itupun, lalu disuruhnya pergi. Maka berjalanlah ia, lalu sesatlah ia dalam padang Birsyeba. ^15Hata, setelah habislah air yang di dalam kirbat itu, maka dibaringkannyalah budak itu di bawah pokok serumpun. ^16Lalu pergilah ia duduk bertentangan kira-kira sepermanah jauhnya, serta katanya: Tiada tertahan aku melihat budak ini mati. Maka duduklah ia bertentangan dengan dia sambil menangis dengan nyaring suaranya. ^17Maka didengar Allah akan suara budak itu, lalu berserulah Malaekat Allah dari langit akan Hagar, kata-Nya kepadanya: Apakah yang engkau susahkan, hai Hagar? Janganlah takut, karena telah didengar Allah akan suara budak itu dari tempatnya. ^18Bangunlah engkau, angkatlah budak itu, sokonglah dia, karena Aku akan menjadikan dia suatu bangsa yang besar. ^19Maka dicelikkan Allah akan mata Hagar, sehingga terlihatlah ia akan suatu mata air, lalu pergilah ia mengisikan kirbat itu dengan air, diberinya minum akan budak itu. ^20Maka disertai Allah akan budak itu sehingga besarlah ia, lalu iapun duduklah dalam padang belantara dan menjadi seorang pemanah. ^21Maka duduklah ia dalam padang belantara Paran dan diambil oleh ibunya akan dia seorang perempuan dari tanah Mesir akan isterinya. ^22Kalakian, maka pada masa itu juga kata Abimelekh dan Pikhol, panglima perangnya, kepada Ibrahim: Bahwa Allah juga adalah sertamu dalam segala sesuatu perbuatanmu. ^23Sebab itu sekarangpun hendaklah engkau bersumpah kepadaku demi Allah, bahwa jangan engkau akan bermusuh dengan aku atau dengan anak cucu cicitku, melainkan hendaklah engkau berbuat akan daku dan akan tanah, tempat engkau menumpang dalamnya itu, sekadar kebajikan yang telah kubuat kepadamu. ^24Maka kata Ibrahim: Baiklah, aku bersumpah. ^25Maka Ibrahimpun mengadu kepada Abimelekh akan hal perigi, yang telah dirampas oleh hamba-hamba Abimelekh itu. ^26Maka sahut Abimelekh: Tiada kuketahui siapa gerangan yang telah berbuat pekerjaan yang demikian, lagipun tiada engkau beritahu aku dan tiada pula kudengar kabar akan hal itu melainkan pada hari ini juga. ^27Maka oleh Ibrahim diambil akan domba dan lembu beberapa ekor, lalu diberikannya kepada Abimelekh, maka berjanji-janjianlah keduanya. ^28Maka oleh Ibrahim diasingkan tujuh ekor anak domba betina dari pada kawannya. ^29Maka kata Abimelekh kepada Ibrahim: Buat apa tujuh ekor anak domba betina ini, yang telah kauasingkan? ^30Maka sahut Ibrahim: Ketujuh ekor anak domba ini hendaklah kauambil dari pada tanganku akan suatu kesaksian bagiku, bahwa aku yang telah menggali perigi ini. ^31Maka sebab itu dinamai oranglah akan tempat itu Birsyeba, karena di situ telah bersumpah keduanya. ^32Maka demikianlah perihal mereka itu telah berjanji di Birsyeba itu; setelah itu maka bangunlah Abimelekh dan Pikhol, panglima perangnya, lalu kembalilah ia ke tanah orang Filistin. ^33Maka di Birsyeba itu ditanam oleh Ibrahim beberapa pokok, lalu dimintanya doa di sana dengan nama Tuhan, yaitu Allah yang kekal selama-lamanya. ^34Maka Ibrahimpun menumpanglah di tanah orang Filistin itu beberapa berapa hari lamanya. _________________________________________________________________ Chapter 22 ^1Hata, maka pada sekali peristiwa, yaitu kemudian dari pada segala perkara yang tersebut itu, maka dicobai Allah akan Ibrahim, firman-Nya kepadanya: Hai Ibrahim! Maka sembahnya: Sahaya, Tuhan! ^2Lalu firman Tuhan: Ambillah olehmu akan anakmu yang tunggal itu, yaitu Ishak, yang kaukasihi, bawalah akan dia ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana akan korban bakaran di atas sebuah bukit, yang akan kutunjuk kepadamu kelak. ^3Maka bangunlah Ibrahim pagi-pagi hari, dipelanakannya keledainya, lalu dibawanya sertanya akan dua orang hambanya dan akan Ishak anaknyapun dan dibelahnya kayu akan korban bakaran, lalu berangkatlah ia berjalan ke tempat yang telah dikatakan Allah kepadanya. ^4Maka pada hari yang ketiga Ibrahimpun mengangkatlah matanya, lalu dilihatnya tempat itu dari jauh. ^5Maka kata Ibrahim kepada hambanya: Tinggallah kamu serta dengan keledai itu di sini, maka aku dan budak ini hendak ke sana; setelah sudah kami meminta doa, kami akan balik kepadamu. ^6Maka oleh Ibrahim diambil akan kayu korban bakaran itu, ditanggungkannya kepada Ishak, anaknya, dan pada tangannya sendiri dipegangnya sepotong api dan sebilah pisau, lalu berjalanlah keduanya bersama-sama. ^7Maka kata Ishak kepada Ibrahim, bapanya: Ya bapaku! Maka sahut Ibrahim: Ada apa, hai anakku? Maka kata Ishak: Tengok, inilah apinya dan kayunya, tetapi di manakah anak kambingnya, yang hendak dibuat korban bakaran itu? ^8Maka sahut Ibrahim: Hai anakku! Allah juga yang akan mengadakan bagi dirinya suatu anak domba akan korban bakaran itu. Maka berjalanlah keduanya bersama-sama. ^9Lalu sampailah mereka itu ke tempat yang telah dikatakan Allah kepadanya, maka di sana diperbuatlah oleh Ibrahim sebuah mezbah, diaturkannyalah kayu, lalu diikatkannya Ishak, anaknya, diletakkannya di atas mezbah, di atas kayu itu. ^10Maka diulurkan Ibrahim tangannya, diambilnya pisau hendak menyembelih anaknya. ^11Tetapi datanglah seru Malaekat Tuhan kepadanya dari langit mengatakan: Hai Ibrahim! Ibrahim! Maka sahutnya: Sahaya Tuhan! ^12Maka kata Malaekat itu: Janganlah engkau mendatangkan tanganmu kepada budak itu, dan jangan dipengapakan dia, karena sekarang kuketahuilah akan hal engkau takut akan Allah, sedang anakmu, yaitu anakmu yang tunggal itu, tiada kautahankan dari pada-Ku. ^13Maka Ibrahimpun mengangkatkan matanya, dilihatnya bahwasanya di belakangnya adalah seekor domba jantan tersangkut dengan tanduknya dalam belukar, maka Ibrahimpun pergi mengambil domba itu, lalu dipersembahkannya, menjadi korban bakaran akan ganti anaknya. ^14Maka dinamai Ibrahim akan tempat itu: Tuhan mengadakannya! Sebab itu kata orang sampai pada hari ini: Di bukit Tuhan itu akan diadakannya. ^15Maka berserulah Malaekat Tuhan akan Ibrahim dari langit pada kedua kalinya, ^16kata-Nya: Inilah firman Tuhan: Demi diri-Ku juga Aku bersumpah, tegal telah kauperbuat perkara ini, dan tiada kautahani anakmu, yaitu anakmu yang tunggal itu, dari pada-Ku, ^17bahwa sesungguhnya Aku akan memberi berkat besar akan dikau, dan Aku akan memperbanyakkan anak buahmu sepeti bintang di langit dan seperti kersik di tepi pantai; maka anak buahmu itupun akan mempunyai pintu negeri segala musuhnya. ^18Maka dalam benihmu segala bangsa yang di bumi itu akan diberkati, sebab engkau telah menurut firman-Ku. ^19Setelah itu maka kembalilah Ibrahim kepada hambanya, maka mereka itupun berangkatlah pergi bersama-sama ke Birsyeba, lalu diamlah Ibrahim di Birsyeba. ^20Hata, maka pada sekali peristiwa, kemudian dari pada segala perkara ini, diwartakan oranglah kepada Ibrahim, katanya: Bahwa Milka telah beranak laki-laki beberapa orang bagi Nahor, saudaramu itu, ^21yaitu akan Huz, anaknya yang sulung, dan akan Buz, adiknya, dan akan Kemuil, bapa Aram, ^22dan Ghesed dan Hazu dan Pidasy dan Yidlaf dan Betuil. ^23Maka Betuil telah beranak Ribkah; maka delapan orang ini diperanakkan Milka bagi Nahor, saudara Ibrahim itu. ^24Maka gundiknya yang bernama Riumah itupun beranakkan Tebah dan Gaham dan Tahasy dan Maakha. _________________________________________________________________ Chapter 23 ^1Maka adalah umur Sarah itu seratus dua puluh tujuh tahun; ia itulah umur hidup Sarah. ^2Maka matilah Sarah di Kiryat-Arba, yaitu Heberon dalam benua Kanaan, maka datanglah Ibrahim meratapi Sarah, dan ditangisinya akan dia. ^3Maka berbangkitlah Ibrahim dari hadapan isterinya yang mati itu, lalu berbicaralah ia dengan anak-anak Het, katanya: ^4Bahwa aku ini seorang dagang dan orang menumpang di antara kamu; berikan apalah olehmu akan daku suatu pekuburan pusaka di antara kamu; supaya orangku yang mati itu kukuburkan dari hadapan pemandanganku. ^5Maka disahut oleh anak-anak Het itu akan Ibrahim, katanya: ^6Dengarlah olehmu akan kata kami, ya tuan! bahwa engkaulah seorang amir Allah di antara kami, maka dalam barang mana pekuburan kami yang termulia kuburkanlah orangmu yang mati itu, maka dari pada kami seorangpun tiada akan menahankan kuburnya dari pada orangmu yang mati itu dikuburkan dalamnya. ^7Maka Ibrahimpun bangkitlah berdiri, lalu tunduk kepada orang-orang yang empunya tanah itu, yaitu anak-anak Het. ^8Maka berbicaralah Ibrahim dengan mereka itu, katanya: Jikalau kiranya ada dengan kesukaanmu aku menguburkan orangku yang mati itu dari hadapan pemandanganku, maka dengarlah olehmu akan daku serta tolonglah pintakan aku kepada Eferon bin Zohar, ^9supaya diberikannya kepadaku gua Makhpela, miliknya yang di tepi bendangnya, dengan sepenuh harganya, biarlah diberikannya akan pekuburanku pusaka di antara kamu. ^10Maka Eferon itu adalah duduk di antara anak-anak Het. Maka disahutlah oleh Eferon, orang Heti itu, akan Ibrahim pada pendengaran segala anak-anak Het dan segala orang yang keluar masuk dari pintu negeri itu, katanya: ^11Bukannya demikian, ya tuan! dengarlah olehmu akan kataku: adapun tanah itu kuberikan tuan dan gua yang di dalamnyapun kuberikan tuan, ia itu di hadapan segala anak kaumku kuberikan tuan, tanamkan juga orang tuan yang mati itu. ^12Maka Ibrahimpun tunduklah di hadapan orang-orang negeri itu, ^13lalu berkatalah ia kepada Eferon di hadapan segala orang negeri itu, katanya: Jikalau dengan sesungguhnya engkau kasih akan daku, maka hendaklah kiranya engkau dengar akan kataku ini: Bahwa aku hendak membayar harga tanah itu, terimalah uang itu dari padaku, maka bolehlah aku menanamkan orangku yang mati itu di sana. ^14Maka sahut Eferon kepada Ibrahim, katanya: ^15Tuan dengar apalah akan kataku: adapun harga tanah itu, yaitu empat ratus syikal perak, apakah dia antara dengan tuan? Sebab itu tanamkan sahaja orang tuan yang mati itu. ^16Maka diturutlah oleh Ibrahim akan kata Eferon itu, lalu ditimbangkan oleh Ibrahim bagi Eferon akan sebanyak perak yang disebutkannya, yaitu di hadapan segala anak-anak Het, empat ratus syikal perak yang terpakai kepada saudagar-saudagar. ^17Maka demikianlah peri tanah Eferon yang di Makhpela, yang di sebelah timur Mamre, yaitu tanahnya dan gua yang di dalamnya dan segala pohon kayu pada tanah itu, yang menjadi pagar kelilingnya, ^18sekalian itu diberikan kepada Ibrahim akan miliknya di hadapan segala anak-anak Het dan di hadapan segala orang yang keluar masuk dari pintu negerinya. ^19Kemudian dari pada itu dikuburkan Ibrahim akan Sarah, isterinya, dalam gua di ladang Makhpela, yang di sebelah timur Mamre, yaitu Heberon, dalam benua Kanaan. ^20Maka demikianlah peri ladang itu dan gua yang di dalamnya telah dipulangkan kepada Ibrahim oleh anak-anak Het akan pekuburan miliknya sendiri. _________________________________________________________________ Chapter 24 ^1Maka Ibrahimpun telah tualah dan banyak sudah umurnya, maka telah diberkati Tuhan akan Ibrahim dalam segala perkara. ^2Maka kata Ibrahim kepada hambanya, yaitu kepada yang tua dalam rumahnya dan yang memerintahkan segala miliknya: Bubuhlah tanganmu di bawah pangkal pahaku, ^3supaya engkau kusuruh bersumpah demi Tuhan, yaitu Allah langit dan Allah bumi, bahwa janganlah engkau akan mengambilkan anakku seorang bini dari pada segala anak perempuan orang Kanani, di antaranya juga aku diam; ^4melainkan hendaklah engkau pergi ke negeriku dan kepada kaum keluargaku akan mengambil seorang bini akan anakku Ishak. ^5Maka kata hambanya kepadanya: Kalau kiranya perempuan itu tiada mau mengikut akan sahaya ke negeri ini, bolehkah sahaya bawa akan anak tuan pergi pula ke negeri, yang tempat tuan sudah keluar itu? ^6Maka kata Ibrahim kepadanya: Jagalah baik-baik, jangan engkau bawa akan anakku pergi pula ke sana. ^7Bahwa Tuhan, Allah langit, yang telah mengeluarkan daku dari pada rumah bapaku dan dari pada negeri keluargaku dan yang telah berfirman dan bersumpah padaku, firman-Nya: Bahwa kepada anak buahmu Aku akan mengaruniakan tanah ini, maka Ia juga akan menyuruhkan malaekat-Nya di hadapanmu, supaya engkau mengambil seorang bini akan anakku dari sana. ^8Maka jikalau kiranya perempuan itu tiada mau mengikut akan dikau, maka lepaslah engkau dari pada sumpahku ini: Hubaya-hubaya janganlah engkau bawakan anakku pergi pula ke sana. ^9Maka oleh hamba itu dibubuhlah tangannya di bawah pangkal paha Ibrahim, tuannya, lalu bersumpahlah ia akan hal itu. ^10Hata, maka oleh hamba itu diambillah akan sepuluh ekor unta dari pada segala unta tuannya, lalu ia pergi; maka dari pada segala harta benda tuannya adalah dalam tangannya, maka berangkatlah ia lalu berjalan ke Mesopotamia, yaitu ke negeri Nahor. ^11Maka diderumkannyalah untanya di luar negeri hampir dengan sebuah perigi pada petang hari, yaitu ketika segala perempuan ke luar pergi menimba air. ^12Maka katanya: Ya Tuhan, ya Allah tuanku Ibrahim, beri apalah hambamu berjumpa dengan dia pada hari ini juga dan buatlah kiranya kebajikan akan tuanku Ibrahim. ^13Lihat apalah hamba akan berdiri pada sisi perigi ini sedang segala anak-anak perempuan orang isi negeri ke luar datang menimba air. ^14Maka biarlah jadi kelak, adapun dayang, yang hamba kata kepadanya: Turunkan apalah buyungmu supaya aku minum, maka sahutnya: Minumlah dan akan untamupun kuberi minum juga, ia itulah dia yang telah Tuhan tentukan bagi hambamu Ishak, maka akan hal itulah boleh hamba ketahui bahwa Tuhan berbuat kebajikan akan tuan hamba itu. ^15Maka jadilah juga sebelum habis ia berkata-kata, bahwa sesungguhnya keluar Ribkah dengan menanggung buyung di atas bahunya, maka ialah anak Betuil bin Milka, isteri Nahor, yang saudara laki-laki Ibrahim. ^16Maka dayang itulah seorang anak dara terlalu elok parasnya, yang belum mengetahui orang laki-laki, maka turunlah ia ke perigi itu mengisi buyungnya, lalu ia naik pula. ^17Maka berlarilah hamba itu mendapatkan dia sambil katanya: Beri apalah hamba minum barang sedikit air dari dalam buyungmu. ^18Maka kata dayang itu: Minumlah, tuan! Maka segeralah diturunkannya buyungnya kepada tangannya, lalu diberinya minum akan dia. ^19Setelah sudah diberinya minum akan dia, katanya: Mari, sahaya timbakan air akan segala untamupun sampai sudah ia minum kenyang-kenyang. ^20Maka dengan segera dituangkannya isi buyungnya ke dalam palung, kemudian berlarilah pula ia ke perigi itu menimba air, lalu ditimbakannya air akan segala untanya. ^21Maka heranlah orang itu akan dia, sambil berdiam dirinya, hendak mengetahui kalau dihasilkan Allah perjalanannya atau tidak. ^22Hata, setelah sudah segala unta itu minum kenyang-kenyang, maka diambil oleh orang itu sepasang anting-anting emas, beratnya setengah syikal, dan sepasang gelang emas, beratnya sepuluh syikal, yang dikenakannya pada kedua belah tangannya; ^23lalu katanya: Anak siapakah engkau? katakanlah kepadaku. Adakah di rumah bapamu tempat yang boleh kami menumpang? ^24Maka kata dayang itu kepadanya: Sahaya ini anak Betuil bin Milka, yang telah diperanakkan Milka bagi Nahor. ^25Dan lagi kata dayang itu kepadanya: Adalah pada kami rumput kering dan makanan untapun cukup dan tempat tumpanganpun ada. ^26Lalu orang itupun menundukkan kepalanya dan meminta doa kepada Tuhan, ^27katanya: Segala puji bagi Tuhan, yaitu Allah tuanku Ibrahim, karena tiada dikurangkannya kemurahan-Nya dan setia-Nya kepada tuanku, maka akan daku, dalam aku berjalan, Tuhan telah menghantarkan daku ke rumah segala saudara tuanku. ^28Maka berlarilah dayang itu pergi memberitahu hal itu sekalian ke rumah ibunya. ^29Maka adalah pada Ribkah itu seorang saudara laki-laki, yang bernama Laban; maka berlari-larilah Laban itu pergi mendapatkan orang itu ke perigi. ^30Karena apabila dilihatnya anting-anting dan gelang itu pada tangan saudaranya, serta didengarnya segala perkataaan Ribkah, saudaranya itu, katanya: Demikian orang itu telah berkata-kata dengan aku, maka pergilah Laban mendapatkan orang itu yang lagi berdiri di sisi segala untanya dekat dengan perigi itu. ^31Maka kata Laban: Silakanlah masuk tuan hamba yang diberkati oleh Tuhan. Mengapa maka tuan hamba berdiri di luar, karena sudah hamba sediakan rumah dan tempat akan segala unta ini. ^32Maka masuklah orang itu ke dalam rumah, lalu diuraikan oranglah akan tali segala untanya, diberikannya rumput kering dan makanan dan dibawakannya air pembasuh kaki orang itu dan kaki segala orang yang sertanya. ^33Kemudian disajikan oranglah kepadanya makanan, tetapi katanya: Tiada hamba mau makan sebelum hamba katakan habis segala perkataan hamba dahulu. Maka sahut Laban: Katakanlah dia. ^34Maka katanya: Hamba ini hamba Ibrahim: ^35Maka telah diberi Tuhan banyak berkat akan tuan hamba, sampai tuan hamba telah menjadi seorang besar, diberikan Allah kepadanya beberapa lembu kambing dan emas perak dan beberapa orang hamba sahaya dan beberapa ekor unta dan keledai. ^36Maka Sarah, isteri tuan hamba, telah beranak laki-laki seorang dengan tuan hamba pada hari tuanya, dan diberinyalah akan anaknya itu segala sesuatu yang ada padanya. ^37Maka oleh tuan hamba disuruhlah akan hamba bersumpah, katanya: Janganlah engkau ambil seorang isteri akan anakku dari pada segala anak perempuan Kanani, di tempatnya juga aku diam, ^38tetapi pergilah engkau ke rumah bapaku dan kepada kaum keluargaku, caharikanlah anakku seorang isteri di sana. ^39Maka sahut hamba kepada tuan hamba: Barangkali perempuan itu tiada mau mengikut hamba? ^40Maka katanya kepada hamba: Bahwa Tuhan, yang di hadapan hadiratnya juga aku telah berjalan, Ia itu kelak akan menyuruhkan malaekat bersama-sama dengan dikau serta Iapun akan menghasilkan perjalananmu itu, supaya engkau mengambilkan anakku seorang isteri dari pada kaum keluargaku dan dari dalam rumah bapaku. ^41Maka pada masa itu kelak terlepaslah engkau dari pada sumpahku ini, apabila sudah engkau sampai kepada kaum keluargaku dan tiada diberikannya ia kepadamu, niscaya terlepaslah engkau dari pada sumpahku ini. ^42Hata, maka pada hari ini sampailah aku ke perigi itu, lalu doaku: Ya Tuhan, ya Allah tuanku Ibrahim! hendaklah kiranya Tuhan hasilkan jalanku yang kujalani ini. ^43Lihatlah, aku berdiri dekat perigi ini, biarlah kiranya jadi demikian: mana anak dara, yang keluar hendak menimba air, serta kataku kepadanya: Berilah aku minum sedikit air dari pada buyungmu; ^44maka katanya: Minumlah olehmu dan lagi akan segala untamupun hendak kutimbakan air, maka ia itulah perempuan yang telah ditentukan Tuhan bagi anak tuanku itu. ^45Maka sebelum lagi habis hamba berkata-kata dalam hati hamba, heran, maka keluarlah Ribkah serta buyungnya di atas bahunya; maka turunlah ia ke perigi, lalu menimba air. Maka kata hamba kepadanya: Berilah kiranya hamba minum; ^46maka segeralah diturunkannya buyungnya dari atas bahunya, lalu katanya: Minumlah tuan dan akan segala untamupun hendak sahaya beri minum. Kemudian minumlah hamba dan segala unta itupun diberinyalah minum. ^47Maka bertanyalah hamba akan dia: Anak siapakah engkau? Maka sahutnya: Anak Betuil bin Nahor, yang telah diperanakkan oleh Milka baginya. Maka hamba kenakan anting-anting pada hidungnya dan gelang pada kedua belah tangannya. ^48Maka hambapun menundukkan kepala hamba serta menyembah sujud kepada Tuhan, serta memuji Tuhan, yaitu Allah tuan hamba Ibrahim, yang telah menghantarkan hamba pada jalan yang betul akan mengambil anak saudara tuan hamba itu bagi anaknya. ^49Maka sekarangpun jikalau kiranya tuan-tuan hendak berbuat kebajikan dan setia akan tuan hamba, katakanlah kepada hamba, dan jikalau kiranya tidak, maka katakanlah kepada hamba juga, supaya hamba balik ke sebelah kanan atau ke sebelah kiri. ^50Setelah itu maka sahut Laban dan Betuil, katanya: Adapun perkara ini terbitnya dari pada Tuhan juga, maka tiada boleh kami mengatakan kepadamu baik atau jahat. ^51Tengoklah, adalah Ribkah itu di hadapanmu, ambillah olehmu akan dia, bawalah akan dia dan biarlah dia menjadi isteri anak tuanmu setuju dengan firman Tuhan itu. ^52Demi didengar oleh hamba Ibrahim itu akan segala kata mereka itu, maka sujudlah ia kepada Tuhan sampai ke bumi. ^53Lalu dikeluarkanlah oleh hamba itu beberapa benda perak, dan benda emas dan beberapa persalin, diberikannyalah kepada Ribkah, dan lagi pula beberapa benda yang indah-indah diberikannya kepada saudaranya laki-laki dan kepada ibunya. ^54Maka mereka itupun makan minumlah, dan iapun bersama-sama dengan segala orang yang sertanya, lalu bermalamlah ia di sana; maka bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu kata hamba itu: Bermohonlah hamba kembali kepada tuan hamba. ^55Maka kata saudaranya laki-laki dan ibunya: Biarlah anak perempuan ini tinggal lagi dengan kami barang sedikit hari, sekurang-kurangnya sepuluh hari, kemudian bolehlah tuan pergi. ^56Maka sahutnya kepada mereka itu: Janganlah kamu tahankan hamba, sedang sudah dihasilkan Tuhan akan perjalanan hamba, biarlah hamba pergi berjalan pulang kepada tuan hamba. ^57Maka kata mereka itu: Baiklah kami panggilkan anak perempuan itu dan bertanyakan mulut dia. ^58Maka dipanggil oleh mereka itu akan Ribkah, lalu katanya kepadanya: Maukah engkau pergi serta dengan orang ini? Maka sahutnya: Sahaya mau pergi. ^59Maka diberinyalah Ribkah, saudaranya perempuan itu, pergi serta dengan pengasuhnya dan hamba Ibrahim itupun dengan segala orang-orangnya. ^60Maka diberkati oleh mereka itu akan Ribkah serta katanya kepadanya: Hai saudara kami, hendaklah kiranya engkau jadi beribu-ribu laksa dan biarlah anak buahmupun mempunyai pintu negeri segala musuhnya. ^61Maka Ribkahpun bangunlah serta dengan segala dayang-dayangnya, lalu berjalan mengikut orang itu dengan mengendarai unta, maka oleh hamba itupun diambil akan Ribkah, dibawanya akan dia pergi. ^62Hata, maka Ishakpun datanglah dari sebelah barat perigi Lakhai-Roi, karena adalah ia duduk di negeri selatan. ^63Maka Ishakpun telah keluar ke padang hendak berjalan-jalan pada ketika petang hari, maka diangkatnya matanya, tiba-tiba dilihatnya bahwasanya adalah beberapa unta datang. ^64Maka Ribkahpun mengangkatlah matanya, serta terlihatlah ia akan Ishak, maka turunlah ia dari atas unta. ^65Lalu katanya kepada hamba itu: Siapakah orang laki-laki yang berjalan di padang ini datang mendapatkan kita? Maka sahut hamba itu: Ia itulah tuan hamba. Sebab itu diambil oleh Ribkah akan tudung muka, lalu ditudungnya dirinya. ^66Maka oleh hamba itupun diceriterakanlah kepada Ishak segala perkara yang telah diperbuatnya itu. ^67Maka dibawalah oleh Ishak akan Ribkah itu ke dalam kemah Sarah, bundanya, lalu diambilnya Ribkah akan isterinya, dan dikasihinyalah akan dia. Maka demikianlah Ishakpun terhibur kemudian dari pada kematian bundanya. _________________________________________________________________ Chapter 25 ^1Sebermula, maka Ibrahimpun beristerikan pula seorang, yang bernama Ketura. ^2Maka inipun beranaklah dengan dia Zimram dan Yoksan dan Medan dan Midian dan Isbak dan Suah. ^3Maka Yoksanpun beranak Syeba dan Dedan. Maka bani Dedan itulah orang Asyurim dan Letusyim dan Liumim. ^4Maka segala anak laki-laki Midian itulah Efa dan Efir dan Hanokh dan Abida dan Eldaa; maka sekalian inilah anak laki-laki Ketura. ^5Maka kepada Ishaklah diberikan oleh Ibrahim segala sesuatu yang ada padanya. ^6Tetapi akan segala anak laki-laki yang diperoleh Ibrahim dari pada gundik-gundik itu diberikannya beberapa hadiah, kemudian disuruhnya sekalian mereka itu pergi dari pada Ishak, anaknya, tatkala Ibrahim lagi hidup, yaitu ke sebelah timur, ke negeri timur itu. ^7Maka inilah panjang umur Ibrahim dan lama hidupnya seratus tujuh puluh lima tahun. ^8Maka Ibrahimpun putuslah nyawanya dan matilah ia baik-baik tua, dan sepuas-puas umurnya, serta ia dihimpunkan dengan kaumnya. ^9Maka Ishak dan Ismail, kedua anaknyapun menguburkan dia dalam gua Makhpela, yang di ladang Eferon bin Zohar, orang Heti itu, yang di sebelah timur Mamre. ^10yaitu di ladang yang telah dibeli oleh Ibrahim kepada anak-anak Het; maka di sanalah dikuburkannya Ibrahim dan Sarah isterinya. ^11Maka jadilah kemudian dari pada mati Ibrahim, bahwa diberkati Allah akan Ishak, anaknya itu, maka duduklah Ishak dekat perigi Lakhai-Roi. ^12Maka inilah anak buah Ismail, anak Ibrahim dengan Hagar, perempuan Mesir, sahaya Sarah itu, yang telah memperanakkan dia bagi Ibrahim. ^13Maka inilah nama-nama segala anak laki-laki Ismail, masing-masing dengan namanya dan sejarahnya; maka anak sulung Ismail itu Nebayot, kemudian Kedar dan Adbeel dan Mibsam ^14dan Misma dan Duma dan Masa ^15dan Hadar dan Tema dan Yetur dan Nafis dan Kedma. ^16Maka inilah segala anak laki-laki Ismail dan inilah nama-namanya, masing-masing pada negerinya dan tempat kedudukannya, yaitu dua belas orang raja, masing-masing dengan bangsanya. ^17Maka inilah umur hidup Ismail itu, seratus tiga puluh tujuh tahun; maka putuslah nyawanya, matilah ia dan iapun dihimpunkan dengan kaumnya. ^18Maka duduklah mereka itu dari negeri Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir, yaitu pada jalan ke Asyur, maka kedudukannya itu di sebelah timur tempat segala saudaranya. ^19Maka inilah anak-buah Ishak, anak Ibrahim. Maka Ibrahim beranaklah Ishak. ^20Maka adalah umur Ishak empat puluh tahun apabila diperisterikannya Ribkah, anak Betuil, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban orang Aram itu. ^21Maka Ishakpun memohon kepada Tuhan sangat-sangat akan hal isterinya, sebab mandul ia, maka diluluskan Tuhan akan permintaannya, lalu Ribkah isterinyapun hamillah. ^22Maka kanak-kanak itupun mengguwit-guwit sangat dalam kandungannya, sebab itu katanya: Jikalau demikianlah halku ini, betapakah perinya kelak? Lalu pergilah ia bertanyakan Tuhan. ^23Maka firman Tuhan kepadanya: Bahwa adalah dua bangsa dalam kandunganmu, yaitu dua bangsa yang berlainan akan keluar dari pada rahimmu; maka satu bangsa itu akan terlebih kuat dari pada satunya, dan yang tua itu akan diperhamba oleh yang muda. ^24Hata, setelah genaplah harinya akan bersalin itu, sesungguhnya adalah anak kembar dalam rahimnya. ^25Maka keluarlah yang pertama itu merah warnanya, sama sekali seperti kulit yang berbulu rupanya; sebab itu dinamainya akan dia Esaf. ^26Kemudian keluarlah saudaranya laki-laki, maka tangannya adalah memegang tumit Esaf itu; sebab itu dinamai oranglah akan dia Yakub. Maka umur Ishak itu enam puluh tahun tatkala kanak-kanak itu jadi. ^27Maka kedua budak itupun makinlah besar, maka Esaf itu pandai berburu, dan ialah seorang peladang, tetapi Yakub seorang pendiam, yang duduk dalam kemah. ^28Maka Esaf itu dikasihi oleh Ishak, sebab Ishak suka makan perburuannya, tetapi Ribkah itu mengasihi Yakub. ^29Hata, pada sekali peristiwa Yakub telah merebus suatu rebusan, maka datanglah Esaf dari padang dengan lelahnya. ^30Lalu kata Esaf kepada Yakub: Berilah kiranya akan daku makan rebusan yang merah-merah itu, karena aku ini lelah. Maka dari sebab itulah disebut orang namanya Edom. ^31Maka kata Yakub: Jualkan apalah kepadaku pada hari ini juga hak kesulunganmu. ^32Maka kata Esaf: Bahwa sesungguhnya aku ini selalu dalam bahaya maut, entah apa gunanya hak kesulungan itu kepadaku? ^33Maka kata Yakub: Bersumpahlah engkau kepadaku sekarang ini juga. Maka bersumpahlah ia kepadanya dan dijualkannya hak kesulungan itu kepada Yakub. ^34Kemudian diberikan oleh Yakub kepada Esaf roti dan rebusan kacang merah itu. Setelah sudah makan minum maka bangunlah ia lalu pergi. Demikianlah dihinakan oleh Esaf akan hak kesulungannya. _________________________________________________________________ Chapter 26 ^1Sebermula, maka adalah bala kelaparan dalam negeri itu, yaitu lain dari pada bala kelaparan yang pada zaman Ibrahim. Maka sebab itu pergilah Ishak mendapatkan Abimelekh, raja orang Filistin, ke Gerar. ^2Maka kelihatanlah Tuhan kepadanya, lalu firman-Nya: Janganlah engkau turun ke Mesir, duduklah engkau di tanah, yang Kukatakan kepadamu. ^3Tinggallah engkau seperti seorang dagang dalam negeri ini, maka Aku menyertai akan dikau kelak dan Kuberi berkat akan dikau, karena kepadamu dan kepada anak buahmu Aku akan mengaruniakan segala negeri ini dan Aku akan menetapkan sumpah, yang telah Aku bersumpah kepada Ibrahim, bapamu. ^4Dan Aku memperbanyakkan anak buahmu itu seperti bintang di langit banyaknya dan Aku akan mengaruniakan segala negeri ini kepada anak buahmu, maka segala bangsa di atas bumi itu akan diberkati dalam benihmu itu; ^5yaitu sebab Ibrahim telah menurut firman-Ku dan telah dipeliharakannya syarat-Ku dan segala pesan-Ku dan syariat-Ku dan hukum-Ku. ^6Hata, maka Ishakpun duduklah di Gerar. ^7Maka ditanya oleh orang isi negeri itu akan dia dari hal isterinya, maka sahutnya: Ialah saudaraku, karena takutlah ia mengatakan dia isterinya, katanya: Kalau-kalau dibunuh orang isi negeri ini akan daku oleh sebab Ribkah, karena elok parasnya. ^8Maka sekali peristiwa, setelah sudah lama ia diam di sana, ditengoklah oleh Abimelekh, raja orang Filistin, dari pada tingkapnya; sesungguhnya terlihatlah ia akan Ishak itu tengah bergurau dengan Ribkah, isterinya. ^9Maka dipanggillah oleh Abimelekh akan Ishak, lalu katanya: Bahwa sesungguhnya perempuan ini isterimu, bagaimana maka katamu: Ialah saudaraku? Maka sahut Ishak kepadanya: Karena pada sangkaku barangkali aku dibunuh oleh sebab dia. ^10Maka kata Abimelekh: Betapa maka engkau berbuat demikian ini akan kami? Mudah juga barang seorang dari pada bangsa ini berseketiduran dengan isterimu, demikian boleh engkau mendatangkan suatu salah atas kami. ^11Maka Abimelekhpun memberi titah kepada segenap bangsa itu, katanya: Barangsiapa menyentuh akan orang ini atau akan isterinya, tak dapat tiada ia itu akan mati dibunuh. ^12Hata, maka Ishakpun menabur biji dalam tanah itu, maka pada setahun itu juga diperolehnya seratus kali ganda; demikianlah diberkati Tuhan akan dia. ^13Maka orang itupun menjadi besar, makin lama makin lebih bertambah besarnya, sehingga iapun menjadi tersangat besar. ^14Maka adalah padanya perolehan kambing dan perolehan lembu dan hamba sahayapun banyak, sehingga dengkilah orang-orang Filistin akan dia. ^15Karena segala perigi, yang telah digali oleh hamba-hamba bapanya pada zaman Ibrahim, bapanya itu, ditumpatkanlah oleh orang Filistin, ditimbusnya dengan tanah. ^16Maka kata Abimelekh kepada Ishak: Lalulah engkau dari pada kami, karena engkau telah menjadi terlebih kuasa dari pada kami. ^17Maka Ishakpun undurlah dari sana, didirikannyalah kemahnya di lembah Gerar, lalu diamlah ia di sana. ^18Setelah sudah kembali maka oleh Ishak dibuka pula akan segala perigi, yang telah digali pada zaman Ibrahim, bapanya, karena sudah ditumpatkan oleh orang Filistin kemudian dari pada mati Ibrahim; maka sekalian itu dinamai oleh Ishak menurut nama-nama, yang telah diberi oleh bapanya akan dia. ^19Maka sementara hamba-hamba Ishakpun menggali di lembah itu, didapatinya di sana akan suatu mata air hidup. ^20Maka berbantahlah segala gembala Gerar itu dengan segala gembala Ishak, katanya: Bahwa air ini kami punya; maka sebab itu dinamainyalah perigi itu Esek, karena mereka itu berbantah-bantah dengan dia. ^21Lalu digalinya perigi yang lain, maka berbantahlah pula mereka itu akan sebabnya, maka sebab itu dinamainya perigi itu Sitna. ^22Maka Ishakpun berpindahlah dari sana, lalu digalinya perigi yang lain, maka tiada mereka itu berbantah-bantah akan sebabnya, maka dinamainyalah Rehobot, serta katanya: Sekarang diberi Tuhan keluasan akan kita, maka boleh kita bertambah-tambah dalam negeri ini. ^23Kemudian dari pada itu naiklah ia dari sana ke Birsyeba. ^24Maka pada malam itu kelihatanlah Tuhan kepadanya serta firman-Nya: Bahwa Akulah Allah Ibrahim, bapamu; janganlah takut, karena Akulah menyertai akan dikau dan Aku akan memberkati akan dikau serta Aku memperbanyakkan anak buahmu, karena sebab Ibrahim, hamba-Ku itu. ^25Maka dibangunkan oleh Ishak di sana sebuah mezbah, lalu meminta doalah ia dengan nama Tuhan, serta didirikannyalah kemahnya di sana. Maka oleh hamba-hamba Ishakpun digalilah sebuah perigi pula di sana. ^26Maka Abimelekhpun datanglah dari Gerar serta dengan Ahuzat, seorang sahabatnya, dan Pikhol, panglima perangnya, mendapatkan Ishak. ^27Maka kata Ishak kepada mereka itu: Apa sebabnya maka kamu datang mendapatkan aku, sedang kamu benci akan daku dan telah menyuruhkan aku lalu dari pada kamu. ^28Maka sahut mereka itu: Sesungguhnya kami melihat dengan nyata-nyata bahwa Tuhan menyertai akan dikau, lalu kata kami: Hendaklah kiranya ada suatu sumpah setia di antara kedua pihak kita, yaitu antara kami dengan dikau, dan hendaklah kami membuat suatu perjanjian dengan dikau: ^29Bahwa janganlah engkau mendatangkan barang jahat atas kami, seperti kamipun tiada menyentuh akan dikau, dan suatupun tiada kami perbuat, melainkan kebajikan juga, dan adapun kami telah menyuruhkan dikau lalu itu, yaitu dengan selamat juga. Bahwa sesungguhnya sekarang engkau diberkati oleh Tuhan. ^30Maka diperbuatlah oleh Ishak suatu perjamuan akan mereka itu, maka mereka itupun makan minumlah. ^31Maka bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu bersumpahlah seorang dengan seorang; maka Ishakpun melepaskan mereka itu pulang, lalu berjalanlah mereka itu dari padanya dengan selamat. ^32Maka sekali peristiwa pada hari itu juga datanglah hamba-hamba Ishak itu memberitahu kepadanya akan hal perigi, yang digali oleh mereka itu, katanya: Kami telah medapat air. ^33Maka dinamainya Syeba; sebab itulah nama negeri itu Birsyeba sampai kepada masa ini. ^34Hata, maka tatkala umur Esaf empat puluh tahun, maka beristerilah dia akan Yudit, anak Beeri, orang Heti, dan Basyemat, anak Elon, orang Heti itu. ^35Maka ia itu mendatangkan dukacita dalam hati Ishak dan Ribkah. _________________________________________________________________ Chapter 27 ^1Sebermula, maka pada sekali peristiwa tatkala Ishak sudah tua dan telah kaburlah matanya, sehingga tiada ia nampak, maka dipanggilnya Esaf, anaknya yang sulung, lalu katanya kepadanya: Hai anakku! Maka sahutnya: Sahaya. ^2Maka katanya: Sesungguhnya telah tualah aku, tiadalah kuketahui akan ajalku hidup. ^3Maka sekarangpun bawa apalah akan segala perkakasmu dan terkasymu dan panahmu, keluarlah engkau ke padang, burukanlah aku suatu perburuan, ^4dan perbuatkanlah aku makanan yang sedap seperti kegemaranku, bawalah akan dia kepadaku, supaya aku makan, dan supaya kuberkati akan dikau dahulu dari pada matiku. ^5Maka terdengarlah Ribkah akan barang yang dikatakan Ishak kepada Esaf, anaknya itu. Maka Esafpun pergilah ke padang hendak memburukan suatu perburuan yang boleh disajikannya. ^6Maka kata Ribkah kepada Yakub, anaknya: Bahwasanya telah kudengar bapamu berkata-kata dengan Esaf, saudaramu, katanya: ^7Bawakanlah aku barang perburuan dan perbuatkanlah aku makanan yang sedap, supaya kumakan, maka aku akan memberkati akan dikau di hadapan hadirat Tuhan dahulu dari pada matiku. ^8Sebab itu sekarangpun, hai anakku, dengarlah akan kataku dan buatlah barang, yang kupesan akan dikau: ^9Pergilah engkau kepada kawan kambing, ambilkanlah aku dari sana barang dua ekor anak kambing yang baik-baik, maka aku akan memperbuatkan dia makanan yang sedap akan bapamu, seperti kegemarannya. ^10Maka engkau akan membawakan dia kepada bapamu, biar dimakannya, supaya diberkatinya akan dikau dahulu dari pada matinya. ^11Maka kata Yakub kepada Ribkah, ibunya: Bahwasanya Esaf, abangku itu, seorang yang berbulu kulitnya, maka aku ini seorang licin kulitku. ^12Kalau-kalau diraba oleh bapaku akan daku, maka aku kelak kepada pemandangannya seperti seorang penipu, dan aku kelak mendatangkan laknat atas diriku, bukannya berkat. ^13Maka kata ibunya kepadanya: Pulanglah laknatmu itu kepadaku, hai anakku! melainkan dengarlah juga akan kataku dan pergilah ambil dia akan daku. ^14Maka pergilah ia mengambilkan dia, lalu dibawanya kepada ibunya: maka diperbuatkanlah oleh ibunya makanan yang sedap, seperti kegemaran bapanya. ^15Lalu diambil Ribkah akan pakaian Esaf anaknya yang sulung, yaitu yang indah-indah dan yang ada sertanya dalam rumah, lalu dikenakannyalah kepada Yakub, anaknya yang bungsu. ^16Maka kedua belah tangannya dan tempat yang licin di batang lehernya itu disalutkannya dengan kulit anak kambing itu. ^17Maka diberikannyalah makanan yang sedap dan roti, yang telah diperbuatkannya itu, ke tangan Yakub, anaknya. ^18Maka datanglah ia kepada bapanya sambil katanya: Ya bapaku! Maka kata Ishak: Akulah di sini, hai anakku, siapakah engkau? ^19Maka kata Yakub kepada bapanya: Aku inilah Esaf, anakmu yang sulung, maka telah kuperbuat seperti pesan bapaku itu. Sekarang bangunlah kiranya, duduk, makanlah dari pada perburuanku, supaya hatimu memberkati akan daku. ^20Maka kata Ishak kepada anaknya: Betapa dengan segeranya engkau telah mendapat itu, hai anakku? Maka sahutnya: Sebab dipertemukan Tuhan Allahmu aku dengan dia. ^21Maka kata Ishak kepada Yakub: Marilah engkau hampir, supaya kuraba akan dikau, hai anakku, kalau sungguh engkau anakku Esaf atau tidak. ^22Maka datanglah Yakub hampir kepada Ishak, bapanya, lalu diraba oleh Ishak akan dia, sambil katanya: Suara juga suara Yakub, tetapi tangannya ini tangan Esaf adanya. ^23Tetapi tiada dikenalnya akan dia tegal kedua belah tangannya berbulu juga seperti tangan Esaf, abangnya; lalu diberkatinyalah akan dia. ^24Maka kata Ishak: Sungguhkah engkau anakku Esaf sendiri? Maka katanya: Sungguh! ^25Maka kata Ishak: Hampirkanlah dia kepadaku, supaya aku makan dari pada perburuhan anakku dan supaya hatiku memberkati akan dikau. Maka dihampirkannyalah kepadanya, lalu Ishakpun makanlah; maka diberi Yakub akan dia air anggur, lalu diminumnya. ^26Maka kata Ishak, bapanya, kepadanya: Marilah hampir, ciumlah akan daku, hai anakku! ^27Lalu datanglah ia hampir serta diciumnyalah akan bapanya; maka oleh Ishak dicium akan harum bau pakaiannya, lalu diberkatinyalah akan dia, katanya: Bahwa harum bau anakku ini seperti harum bau padang yang telah diberkati oleh Tuhan. ^28Maka sebab itu diturunkan Allah kiranya atasmu dari pada embun di langit dan dari pada kegemukan bumi dan kelimpahan gandum dan air anggur. ^29Maka beberapa bangsa memperhambakan dirinya kepadamu dan beberapa kaum akan menundukkan dirinya di hadapanmu, dan hendaklah engkau menjadi tuan segala saudaramu dan segala anak ibumu itupun akan menundukkan dirinya di hadapanmu, maka kutuklah kiranya barangsiapa yang mengutuki akan dikau dan berkatlah kiranya barangsiapa yang memberkati akan dikau. ^30Setelah sudah Ishak itu memberkati akan Yakub dan baharu Yakub undur dari hadapan Ishak, bapanya, maka masuklah Esaf, yang datang dari pada berburu. ^31Maka iapun memperbuatkan makanan yang sedap, lalu dibawanyalah kepada bapanya, sambil katanya: Bangunlah kiranya, ya bapaku! makanlah dari pada perburuan anakmu, supaya hatimu memberkati akan daku. ^32Maka kata Ishak, bapanya itu, kepadanya: Siapakah engkau ini? Maka sahutnya: Aku ini Esaf, anakmu yang sulung. ^33Maka gemetarlah Ishak dengan gentar besar terlalu sangat serta katanya: Siapakah dia yang telah memburu perburuan itu dan yang telah membawa dia kepadaku? karena sudah kumakan sekalian itu dahulu dari pada datangmu serta telah kuberkati akan dia, bahkan, iapun akan keberkatan juga. ^34Demi didengar Esaf akan kata bapanya demikian ini, maka menangislah ia dengan tangis yang amat besar, sambil katanya kepada bapanya: Berkati apalah akan dakupun, ya bapaku! ^35Maka kata bapanya: Adikmu telah datang dengan tipu, diambilnyalah akan berkatmu. ^36Maka sahutnya: Bukankah patut dinamai orang akan dia Yakub? Karena sekarang ini telah dua kali