_________________________________________________________________ Title: The Holy Bible: Indonesian Translation (Bahasa Indonesia Seharihari) Creator(s): Anonymous Language: Rights: Public Domain CCEL Subjects: All; Bible; Old Testament; New Testament _________________________________________________________________ Holy Bible Indonesian Translation (Bahasa Indonesia Seharihari) _________________________________________________________________ Old Testament _________________________________________________________________ Genesis _________________________________________________________________ Chapter 1 ^1Pada mulanya, waktu Allah mulai menciptakan alam semesta, ^2bumi belum berbentuk, dan masih kacau-balau. Samudra yang bergelora, yang menutupi segala sesuatu, diliputi oleh gelap gulita, tetapi kuasa Allah bergerak di atas permukaan air. ^3Allah berkata, "Jadilah terang!" Lalu ada terang. ^4Allah senang melihat hal itu. Lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap, ^5dan dinamakan-Nya terang itu "Siang" dan gelap itu "Malam". Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah hari yang pertama. ^6Kemudian Allah berkata, "Jadilah sebuah kubah untuk membagi air itu menjadi dua, dan menahannya dalam dua tempat yang terpisah." Lalu hal itu terjadi. Demikianlah Allah membuat kubah yang memisahkan air yang ada di bawah kubah itu dari air yang ada di atasnya. ^7(1:6) ^8Kubah itu dinamakan-Nya "Langit". Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kedua. ^9Kemudian Allah berkata, "Hendaklah air yang ada di bawah langit mengalir ke satu tempat, sehingga tanah akan kelihatan." Lalu hal itu terjadi. ^10Allah menamakan tanah itu "Darat", dan kumpulan air itu dinamakan-Nya "Laut". Dan Allah senang melihat hal itu. ^11Allah berkata lagi, "Hendaklah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan, yaitu jenis yang menghasilkan biji-bijian dan jenis yang menghasilkan buah-buahan." Lalu hal itu terjadi. ^12Demikianlah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan. Dan Allah senang melihat hal itu. ^13Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang ketiga. ^14Kemudian Allah berkata, "Hendaklah ada benda-benda terang di langit untuk menerangi bumi, untuk memisahkan siang dari malam, dan untuk menunjukkan saat mulainya hari, tahun, dan hari raya agama." Maka hal itu terjadi. ^15(1:14) ^16Demikianlah Allah membuat kedua benda terang yang besar, yaitu matahari untuk menguasai siang, dan bulan untuk menguasai malam; selain itu dibuat-Nya juga bintang-bintang. ^17Allah menempatkan benda-benda terang itu di langit untuk menerangi bumi, ^18untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Dan Allah senang melihat hal itu. ^19Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah hari yang keempat. ^20Kemudian Allah berkata, "Hendaklah di dalam air berkeriapan banyak macam makhluk hidup, dan di udara beterbangan banyak burung-burung." ^21Maka Allah menciptakan binatang-binatang raksasa laut, dan segala jenis makhluk yang hidup di dalam air, serta segala jenis burung. Dan Allah senang melihat hal itu. ^22Allah memberkati semuanya itu dengan memberi perintah kepada makhluk yang hidup di dalam air supaya berkembang biak dan memenuhi laut, dan kepada burung-burung supaya bertambah banyak. ^23Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kelima. ^24Kemudian Allah berkata, "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis binatang darat, yang jinak dan yang liar, besar maupun kecil." Lalu hal itu terjadi. ^25Demikianlah Allah membuat semuanya itu dan ia senang melihat hal itu. ^26Kemudian Allah berkata, "Sekarang Kita akan membuat manusia yang akan menjadi seperti Kita dan menyerupai Kita. Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang lain, baik jinak maupun liar, baik besar maupun kecil." ^27Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. ^28Kemudian diberkati-Nya mereka dengan ucapan "Beranakcuculah yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh muka bumi serta menguasainya. Kamu Kutugaskan mengurus ikan-ikan, burung-burung, dan semua binatang lain yang liar. ^29Untuk makananmu Kuberikan kepadamu segala jenis tumbuhan yang menghasilkan biji-bijian dan buah-buahan. ^30Tetapi kepada segala burung dan binatang liar lainnya, Kuberikan rumput dan tanaman berdaun sebagai makanannya." Maka hal itu terjadi. ^31Allah memandang segala sesuatu yang telah dibuat-Nya itu, dan Ia sangat senang. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang keenam. _________________________________________________________________ Chapter 2 ^1Maka selesailah penciptaan seluruh alam semesta. ^2Pada hari yang ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan-Nya itu, lalu Ia beristirahat. ^3Maka diberkati-Nya hari yang ketujuh itu dan dijadikan-Nya hari yang khusus, karena pada hari itu Allah beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaan-Nya. ^4Itulah riwayat penciptaan alam semesta. Ketika TUHAN Allah membuat alam semesta, ^5belum ada benih yang bertunas dan belum ada tanam-tanaman di bumi, karena TUHAN belum menurunkan hujan dan belum ada orang untuk mengerjakan tanah itu. ^6Tetapi air mulai merembes dari bawah dan membasahi permukaan bumi. ^7Kemudian TUHAN Allah mengambil sedikit tanah, membentuknya menjadi seorang manusia, lalu menghembuskan napas yang memberi hidup ke dalam lubang hidungnya; maka hiduplah manusia itu. ^8Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur, dan ditempatkan-Nya di situ manusia yang sudah dibentuk-Nya itu. ^9TUHAN Allah menumbuhkan segala macam pohon yang indah, yang menghasilkan buah-buahan yang baik. Di tengah-tengah taman tumbuhlah pohon yang memberi hidup, dan pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. ^10Sebuah sungai mengalir dari Eden, membasahi taman itu; dan di luar Eden sungai itu terbagi menjadi empat cabang. ^11Yang pertama bernama Pison; sungai itu mengalir mengelilingi tanah Hawila. ^12Di situ terdapat emas murni dan juga wangi-wangian yang sulit diperoleh, serta batu-batu permata. ^13Sungai yang kedua bernama Gihon; airnya mengalir mengelilingi tanah Kus. ^14Sungai yang ketiga bernama Tigris dan mengalir di sebelah timur Asyur. Sungai yang keempat bernama Efrat. ^15Kemudian TUHAN Allah menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. ^16TUHAN berkata kepada manusia itu, "Engkau boleh makan buah-buahan dari semua pohon di taman ini, ^17kecuali dari pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Buahnya tidak boleh engkau makan; jika engkau memakannya, engkau pasti akan mati pada hari itu juga." ^18Lalu TUHAN Allah berkata, "Tidak baik manusia hidup sendirian. Aku akan membuat teman yang cocok untuk membantunya." ^19Maka Ia mengambil sedikit tanah dan membentuk segala macam binatang darat dan binatang udara. Semuanya dibawa Allah kepada manusia itu untuk melihat nama apa yang akan diberikannya kepada binatang-binatang itu. Itulah asal mulanya binatang di darat dan di udara mendapat namanya masing-masing. ^20Demikianlah manusia itu memberi nama kepada semua binatang di darat dan di udara. Tetapi tidak satu pun di antaranya bisa menjadi teman yang cocok untuk membantunya. ^21Lalu TUHAN Allah membuat manusia tidur nyenyak, dan selagi ia tidur, TUHAN Allah mengeluarkan salah satu rusuk dari tubuh manusia itu, lalu menutup bekasnya dengan daging. ^22Dari rusuk itu TUHAN membentuk seorang perempuan, lalu membawanya kepada manusia itu. ^23Maka berkatalah manusia itu, "Ini dia, orang yang sama dengan aku--tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku. Kunamakan dia perempuan, karena ia diambil dari laki-laki." ^24Itulah sebabnya orang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, lalu keduanya menjadi satu. ^25Laki-laki dan perempuan itu telanjang, tetapi mereka tidak merasa malu. _________________________________________________________________ Chapter 3 ^1Ular adalah binatang yang paling licik dari segala binatang yang dibuat oleh TUHAN Allah. Ular itu bertanya kepada perempuan itu, "Apakah Allah benar-benar melarang kalian makan buah-buahan dari segala pohon di taman ini?" ^2"Kami boleh makan buah-buahan dari setiap pohon di dalam taman ini," jawab perempuan itu, ^3"kecuali dari pohon yang ada di tengah-tengah taman. Allah melarang kami makan buah dari pohon itu ataupun menyentuhnya; jika kami melakukannya, kami akan mati." ^4Ular itu menjawab, "Itu tidak benar; kalian tidak akan mati. ^5Allah mengatakan itu karena dia tahu jika kalian makan buah itu, pikiran kalian akan terbuka; kalian akan menjadi seperti Allah dan mengetahui apa yang baik dan apa yang jahat." ^6Perempuan itu melihat bahwa pohon itu indah, dan buahnya nampaknya enak untuk dimakan. Dan ia berpikir alangkah baiknya jika dia menjadi arif. Sebab itu ia memetik buah pohon itu, lalu memakannya, dan memberi juga kepada suaminya, dan suaminya pun memakannya. ^7Segera sesudah makan buah itu, pikiran mereka terbuka dan mereka sadar bahwa mereka telanjang. Sebab itu mereka menutupi tubuh mereka dengan daun ara yang mereka rangkaikan. ^8Petang itu mereka mendengar TUHAN Allah berjalan di dalam taman, lalu mereka berdua bersembunyi di antara pohon-pohon supaya tidak dilihat oleh TUHAN. ^9Tetapi TUHAN Allah berseru kepada laki-laki itu, "Di manakah engkau?" ^10Laki-laki itu menjawab, "Saya mendengar Engkau di taman; saya takut, jadi saya bersembunyi karena telanjang." ^11"Siapa yang mengatakan kepadamu bahwa engkau telanjang?" Allah bertanya. "Apakah engkau makan buah yang Kularang engkau makan itu?" ^12Laki-laki itu menjawab, "Perempuan yang Engkau berikan untuk menemani saya, telah memberi buah itu kepada saya, lalu saya memakannya." ^13TUHAN Allah bertanya kepada perempuan itu, "Mengapa kaulakukan itu?" Jawabnya, "Saya ditipu ular, sehingga saya makan buah itu." ^14Sesudah itu TUHAN Allah berkata kepada ular itu, "Engkau akan dihukum karena perbuatanmu itu; dari segala binatang hanya engkau saja yang harus menanggung kutukan ini: Mulai sekarang engkau akan menjalar dengan perutmu, dan makan debu seumur hidupmu. ^15Engkau dan perempuan itu akan saling membenci, keturunannya dan keturunanmu akan selalu bermusuhan. Keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan menggigit tumit mereka." ^16Lalu kata TUHAN kepada perempuan itu, "Aku akan menambah kesakitanmu selagi engkau hamil dan pada waktu engkau melahirkan. Tetapi meskipun demikian, engkau masih tetap berahi kepada suamimu, namun engkau akan tunduk kepadanya." ^17Lalu kata TUHAN kepada laki-laki itu, "Engkau mendengarkan kata-kata istrimu lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan. Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah. Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu. ^18Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu, dan tumbuh-tumbuhan liar akan menjadi makananmu. ^19Engkau akan bekerja dengan susah payah dan berkeringat untuk membuat tanah ini menghasilkan sesuatu, sampai engkau kembali kepada tanah, sebab dari tanahlah engkau dibentuk. Engkau dijadikan dari tanah, dan akan kembali ke tanah." ^20Adam menamakan istrinya Hawa, karena perempuan itu menjadi ibu seluruh umat manusia. ^21Maka TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk Adam dan istrinya, lalu mengenakan-Nya kepada mereka. ^22TUHAN Allah berkata, "Sekarang manusia telah menjadi seperti Kita dan mempunyai pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Jadi perlu dicegah dia makan buah pohon yang memberi hidup, supaya dia jangan hidup untuk selama-lamanya." ^23Maka TUHAN Allah mengusir manusia dari taman Eden dan menyuruhnya mengusahakan tanah yang menjadi asalnya itu. ^24Kemudian, di sebelah timur taman itu di depan pintu masuk, TUHAN Allah menempatkan kerub-kerub, dan sebilah pedang berapi yang berputar ke segala arah, untuk menjaga jalan ke pohon yang memberi hidup itu. Dengan demikian tak seorang pun dapat masuk dan mendekati pohon itu. _________________________________________________________________ Chapter 4 ^1Kemudian Adam bersetubuh dengan Hawa, istrinya, dan hamillah wanita itu. Ia melahirkan seorang anak laki-laki dan berkata, "Dengan pertolongan TUHAN aku telah mendapat seorang anak laki-laki." Maka dinamakannya anak itu Kain. ^2Lalu Hawa melahirkan seorang anak laki-laki lagi, namanya Habel. Habel menjadi gembala domba, tetapi Kain menjadi petani. ^3Beberapa waktu kemudian Kain mengambil sebagian dari panenannya lalu mempersembahkannya kepada TUHAN. ^4Lalu Habel mengambil anak domba yang sulung dari salah seekor dombanya, menyembelihnya, lalu mempersembahkan bagian yang paling baik kepada TUHAN. TUHAN senang kepada Habel dan persembahannya, ^5tetapi menolak Kain dan persembahannya. Kain menjadi marah sekali, dan mukanya geram. ^6Maka berkatalah TUHAN kepada Kain, "Mengapa engkau marah? Mengapa mukamu geram? ^7Jika engkau berbuat baik, pasti engkau tersenyum; tetapi jika engkau berbuat jahat, maka dosa menunggu untuk masuk ke dalam hatimu. Dosa hendak menguasai dirimu, tetapi engkau harus mengalahkannya." ^8Lalu kata Kain kepada Habel, adiknya, "Mari kita pergi ke ladang." Ketika mereka sampai di situ, Kain menyerang dan membunuh Habel adiknya. ^9TUHAN bertanya kepada Kain, "Di mana Habel, adikmu?" Kain menjawab, "Saya tak tahu. Haruskah saya menjaga adik saya?" ^10Lalu TUHAN berkata, "Mengapa engkau melakukan hal yang mengerikan itu? Darah adikmu berseru kepada-Ku dari tanah, seperti suara yang berteriak minta pembalasan. ^11Engkau terkutuk sehingga tak bisa lagi mengusahakan tanah. Tanah itu telah menyerap darah adikmu, seolah-olah dibukanya mulutnya untuk menerima darah adikmu itu ketika engkau membunuhnya. ^12Jika engkau bercocok tanam, tanah tidak akan menghasilkan apa-apa; engkau akan menjadi pengembara yang tidak punya tempat tinggal di bumi." ^13Maka kata Kain kepada TUHAN, "Hukuman itu terlalu berat, saya tak dapat menanggungnya. ^14Engkau mengusir saya dari tanah ini, jauh dari kehadiran-Mu. Saya akan menjadi pengembara yang tidak punya tempat tinggal di bumi, dan saya akan dibunuh oleh siapa saja yang menemukan saya." ^15Tetapi TUHAN berkata, "Tidak. Kalau engkau dibunuh, maka sebagai pembalasan, tujuh orang termasuk pembunuhmu itu akan dibunuh juga." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain supaya siapa saja yang bertemu dengan dia jangan membunuhnya. ^16Lalu pergilah Kain dari hadapan TUHAN dan tinggal di tanah yang bernama "Pengembaraan" di sebelah timur Eden. ^17Kain dan istrinya mendapat anak laki-laki, yang diberi nama Henokh. Kemudian Kain mendirikan sebuah kota dan dinamakannya kota itu menurut nama anaknya itu. ^18Henokh ayah Irad. Irad ayah Mehuyael. Mehuyael ayah Metusael, dan Metusael adalah ayah Lamekh. ^19Lamekh mempunyai dua orang istri, Ada dan Zila. ^20Ada melahirkan Yabal, dan keturunan Yabal itulah bangsa yang memelihara ternak dan tinggal dalam kemah. ^21Adiknya bernama Yubal, dan keturunan Yubal adalah pemain musik kecapi dan seruling. ^22Zila melahirkan Tubal-Kain, dan keturunannya membuat segala macam perkakas dari tembaga dan besi. Adik perempuan Tubal-Kain bernama Naama. ^23Berkatalah Lamekh kepada kedua istrinya, "Ada dan Zila, dengarkan! Seorang pemuda kubunuh karena telah menghantam aku. ^24Kalau tujuh orang dibunuh untuk membalas pembunuhan Kain, maka tujuh puluh tujuh orang akan dibunuh kalau aku dibunuh." ^25Adam dan istrinya mendapat seorang anak laki-laki lagi. Kata Hawa, "Allah telah memberi aku anak laki-laki sebagai ganti Habel, yang telah dibunuh oleh Kain." Sebab itu Hawa menamakan anak itu Set. ^26Set mempunyai anak laki-laki yang diberi nama Enos. Pada zaman itulah orang mulai menyebut nama TUHAN bila menyembah. _________________________________________________________________ Chapter 5 ^1Inilah daftar keturunan Adam. (Pada waktu Allah menciptakan manusia, dijadikan-Nya mereka seperti Allah sendiri. ^2Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. Diberkati-Nya mereka dan dinamakan-Nya mereka "Manusia".) ^3Ketika Adam berumur 130 tahun, ia mendapat anak laki-laki yang mirip dengan dirinya, lalu diberinya nama Set. ^4Setelah itu Adam masih hidup 800 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^5Ia meninggal pada usia 930 tahun. ^6Pada waktu Set berumur 105 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Enos. ^7Setelah itu Set masih hidup 807 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^8Ia meninggal pada usia 912 tahun. ^9Pada waktu Enos berumur 90 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Kenan. ^10Setelah itu Enos masih hidup 815 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^11Ia meninggal pada usia 905 tahun. ^12Pada waktu Kenan berumur 70 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Mahalaleel. ^13Kenan masih hidup 840 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^14Ia meninggal pada usia 910 tahun. ^15Pada waktu Mahalaleel berumur 65 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Yared. ^16Setelah itu Mahalaleel masih hidup 830 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^17Ia meninggal pada usia 895 tahun. ^18Pada waktu Yared berumur 162 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Henokh. ^19Setelah itu Yared masih hidup 800 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^20Ia meninggal pada usia 962 tahun. ^21Pada waktu Henokh berumur 65 tahun, ia mendapat anak laki-laki namanya Metusalah. ^22Setelah itu Henokh hidup dalam persekutuan dengan Allah selama 300 tahun. Ia mendapat anak-anak lain ^23dan mencapai umur 365 tahun. ^24Karena Henokh selalu hidup akrab dengan Allah, ia menghilang karena diambil oleh Allah. ^25Pada waktu Metusalah berumur 187 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Lamekh. ^26Setelah itu Metusalah masih hidup 782 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^27Ia meninggal pada usia 969 tahun. ^28Pada waktu Lamekh berumur 182 tahun, ia mendapat anak laki-laki. ^29Lamekh berkata, "Anak ini akan memberi keringanan pada waktu kita bekerja keras mengolah tanah yang dikutuk TUHAN." Karena itu Lamekh menamakan anak itu Nuh. ^30Setelah itu Lamekh masih hidup 595 tahun lagi. Ia mendapat anak-anak lain, ^31dan meninggal pada usia 777 tahun. ^32Setelah Nuh berumur 500 tahun, ia mendapat tiga anak laki-laki, yaitu Sem, Yafet dan Ham. _________________________________________________________________ Chapter 6 ^1Setelah manusia bertambah banyak dan tersebar di seluruh dunia, dan anak-anak perempuan dilahirkan, ^2makhluk-makhluk ilahi melihat bahwa gadis-gadis itu cantik-cantik. Lalu mereka mengawini gadis-gadis yang mereka sukai. ^3Maka berkatalah TUHAN, "Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka makhluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun." ^4Pada zaman itu, dan juga sesudahnya, ada orang-orang raksasa di bumi. Mereka keturunan gadis-gadis manusia yang kawin dengan makhluk-makhluk ilahi. Orang-orang raksasa itu adalah pahlawan-pahlawan besar dan orang-orang termasyhur di zaman purbakala. ^5TUHAN melihat betapa jahatnya orang-orang di bumi; semua pikiran mereka selalu jahat. ^6Ia pun menyesal telah menjadikan mereka dan menempatkan mereka di bumi. Ia begitu kecewa, ^7sehingga berkata, "Akan Kubinasakan manusia yang telah Kuciptakan itu, dan juga segala burung dan binatang lainnya, sebab Aku menyesal telah menciptakan mereka." ^8Tetapi Nuh menyenangkan hati TUHAN. ^9Inilah riwayat Nuh. Ia mempunyai tiga anak laki-laki, yaitu Sem, Yafet dan Ham. Nuh tidak berbuat salah, dan dia satu-satunya orang yang baik pada zamannya. Ia hidup akrab dengan Allah. ^10(6:9) ^11Tetapi semua orang lainnya jahat dalam pandangan Allah, dan kekejaman terdapat di mana-mana. ^12Allah memandang dunia itu dan hanya melihat kejahatan saja, sebab semua manusia jahat hidupnya. ^13Lalu berkatalah Allah kepada Nuh, "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk. Aku akan memusnahkan mereka beserta bumi, karena bumi telah penuh dengan kekejaman mereka. ^14Buatlah sebuah kapal untukmu dari kayu yang kuat; buatlah bilik-bilik di dalamnya, dan lapisilah dengan ter dari dalam dan dari luar. ^15Kapal itu harus 133 meter panjangnya, 22 meter lebarnya, dan 13 meter tingginya. ^16Buatlah atap pada kapal itu, dan berilah jarak sebesar 44 sentimeter di antara atap dan dinding-dindingnya. Buatlah kapal itu bertingkat tiga, dan pasanglah sebuah pintu di sisinya. ^17Aku akan mendatangkan banjir untuk membinasakan setiap makhluk yang hidup di bumi. Segala sesuatu di bumi akan mati, ^18tetapi dengan engkau Aku hendak membuat perjanjian. Masuklah ke dalam kapal itu bersama-sama dengan istrimu, dan anak-anakmu serta istri-istri mereka. ^19Bawalah ke dalam kapal itu seekor jantan dan seekor betina dari setiap jenis burung dan binatang lainnya, supaya mereka tidak turut binasa. ^20(6:19) ^21Bawalah juga segala macam makanan untukmu dan untuk binatang-binatang itu." ^22Nuh melakukan segala sesuatu yang diperintahkan Allah kepadanya. _________________________________________________________________ Chapter 7 ^1Lalu berkatalah TUHAN kepada Nuh, "Aku melihat bahwa engkau satu-satunya orang yang melakukan kehendak-Ku. Jadi, masuklah ke dalam kapal itu bersama-sama dengan seluruh keluargamu. ^2Bawalah juga tujuh pasang dari setiap jenis burung dan binatang lainnya yang halal, sedangkan dari yang haram hanya satu pasang saja dari setiap jenis. Lakukanlah itu supaya dari setiap jenis binatang ada yang luput dari kebinasaan dan bisa berkembang biak lagi di bumi. ^3(7:2) ^4Tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan yang tidak akan reda selama empat puluh hari empat puluh malam, supaya makhluk hidup yang telah Kuciptakan itu binasa." ^5Lalu Nuh melakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepadanya. ^6Nuh berumur 600 tahun ketika terjadi banjir di bumi. ^7Nuh dan istrinya, dan anak-anaknya beserta istri-istri mereka, masuk ke dalam kapal itu untuk menyelamatkan diri dari banjir. ^8Seekor jantan dan seekor betina dari setiap jenis burung dan binatang lainnya--baik yang halal maupun yang haram-- ^9masuk ke dalam kapal itu bersama-sama dengan Nuh, sesuai dengan perintah Allah. ^10Tujuh hari kemudian banjir datang melanda bumi. ^11Pada waktu Nuh berumur 600 tahun, pada tanggal tujuh belas bulan dua, pecahlah segala mata air di bawah bumi. Segala pintu air di langit terbuka, ^12dan hujan turun selama empat puluh hari empat puluh malam. ^13Pada hari itu juga, Nuh dan istrinya masuk ke dalam kapal itu bersama ketiga anaknya, yaitu Sem, Yafet dan Ham beserta istri-istri mereka. ^14Bersama-sama dengan mereka masuk pula setiap jenis burung dan binatang lainnya, baik yang jinak maupun yang liar, yang besar maupun yang kecil. ^15Seekor jantan dan seekor betina dari setiap jenis makhluk hidup masuk ke dalam kapal itu bersama-sama dengan Nuh, ^16sesuai dengan perintah Allah kepadanya. Setelah semuanya masuk, TUHAN menutup pintu kapal. ^17Banjir itu terus melanda selama empat puluh hari, dan air menjadi cukup tinggi sehingga kapal itu dapat mengapung. ^18Air semakin tinggi, dan kapal itu terapung-apung pada permukaan air. ^19Air itu terus bertambah tinggi, sehingga tergenanglah gunung-gunung yang paling tinggi. ^20Air terus naik sampai mencapai ketinggian tujuh meter di atas puncak-puncak gunung. ^21TUHAN membinasakan segala makhluk yang hidup di bumi ini: Manusia, burung dan binatang darat baik kecil maupun besar. Yang tidak binasa hanyalah Nuh dan semua yang ada bersama-sama dengan dia di dalam kapal itu. ^22(7:21) ^23(7:21) ^24Air itu tidak kunjung surut selama 150 hari. _________________________________________________________________ Chapter 8 ^1Allah tidak melupakan Nuh dan segala binatang yang ada bersamanya di dalam kapal itu. Allah membuat angin bertiup, sehingga air itu mulai surut. ^2Semua mata air di bawah bumi dan semua pintu air di langit ditutupnya. Hujan berhenti, ^3dan air semakin surut. Sesudah 150 hari air tidak begitu tinggi lagi. ^4Pada tanggal tujuh belas bulan tujuh, kapal itu kandas di sebuah puncak di pegunungan Ararat. ^5Air terus surut dan pada tanggal satu bulan sepuluh, puncak-puncak gunung mulai tampak. ^6Setelah empat puluh hari, Nuh membuka sebuah jendela kapal, ^7dan melepaskan seekor burung gagak. Burung itu tidak kembali ke kapal melainkan terus terbang kian kemari sampai air banjir sudah surut sama sekali. ^8Sementara itu, Nuh melepaskan seekor burung merpati untuk mengetahui apakah air itu memang telah surut. ^9Tetapi karena air masih menutupi seluruh muka bumi, burung merpati itu tidak menemukan tempat untuk bertengger. Maka kembalilah ia ke kapal; Nuh mengulurkan tangannya lalu membawanya masuk. ^10Nuh menunggu tujuh hari lagi, lalu melepaskan lagi burung merpati itu. ^11Pada petang hari burung itu kembali kepadanya membawa sehelai daun zaitun yang segar pada paruhnya. Sekarang Nuh tahu bahwa air telah surut. ^12Setelah menunggu tujuh hari lagi, ia melepaskan merpati itu sekali lagi; dan kali itu burung itu tidak kembali kepadanya. ^13Pada waktu Nuh berumur 601 tahun, pada tanggal satu bulan satu, air sudah surut sama sekali. Nuh membuka atap kapal itu, dan melihat ke sekelilingnya. Ia melihat bahwa permukaan tanah sudah kering. ^14Pada tanggal dua puluh tujuh bulan dua, bumi sudah kering. ^15Lalu berkatalah Allah kepada Nuh, ^16"Keluarlah dari kapal itu bersama-sama dengan istrimu, anak-anakmu dan istri-istri mereka. ^17Bawalah keluar semua burung dan binatang lainnya, besar maupun kecil, supaya mereka bisa berkembang biak dan menyebar ke seluruh bumi." ^18Lalu keluarlah Nuh dari kapal itu bersama-sama dengan istrinya, anak-anaknya dan istri-istri mereka. ^19Semua burung dan binatang darat keluar dari kapal itu, masing-masing bersama kelompok sejenisnya. ^20Nuh mendirikan sebuah mezbah untuk TUHAN. Diambilnya seekor dari setiap jenis burung dan binatang lainnya yang halal, lalu dipersembahkannya sebagai kurban bakaran di atas mezbah itu. ^21Bau harum kurban persembahan itu menyenangkan hati TUHAN, dan Ia berkata di dalam hati, "Aku tak akan lagi mengutuk dunia ini karena perbuatan manusia; Aku tahu bahwa sejak masa mudanya, pikiran manusia itu jahat. Aku tak akan pernah lagi membinasakan segala makhluk yang hidup seperti yang baru Kulakukan ini. ^22Selama dunia ini ada, selalu akan ada masa menanam dan masa menuai, musim dingin dan musim panas, musim kemarau dan musim hujan, siang dan malam." _________________________________________________________________ Chapter 9 ^1Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berkata, "Beranakcuculah yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh bumi. ^2Segala burung dan ikan serta binatang yang lain akan takut kepadamu. Mereka semua ada dalam kekuasaanmu. ^3Semuanya itu boleh menjadi makananmu, seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau; semuanya itu Kuberikan kepadamu untuk menjadi makananmu. ^4Satu-satunya yang tidak boleh kamu makan ialah daging yang masih ada darahnya, sebab nyawa itu ada di dalam darah. ^5Setiap orang dan binatang yang membunuh manusia akan Kuhukum mati. ^6Manusia diciptakan seperti Aku; sebab itu, barangsiapa membunuh manusia, dia sendiri akan dibunuh juga oleh manusia. ^7Ya, kamu harus beranak cucu yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh bumi." ^8Allah berkata kepada Nuh dan anak-anaknya, ^9"Sekarang Aku membuat perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, ^10dan dengan segala makhluk yang hidup, yaitu burung-burung dan semua binatang darat, ya semuanya yang keluar dari kapal itu bersama-sama dengan kamu. ^11Inilah perjanjian-Ku dengan kamu: Aku berjanji bahwa segala makhluk yang hidup tidak akan lagi dibinasakan oleh banjir. Tidak akan lagi ada banjir yang membinasakan bumi ini. ^12Sebagai tanda perjanjian kekal, yang Kubuat dengan kamu dan dengan segala makhluk yang hidup, ^13maka Kutaruh pelangi-Ku di awan sebagai tanda perjanjian-Ku dengan dunia. ^14Setiap kali, jika Aku menutupi langit dengan awan, lalu pelangi itu tampak, ^15Aku akan mengingat janji-Ku kepadamu dan kepada segala makhluk hidup, yaitu bahwa banjir tidak akan lagi membinasakan segala yang hidup. ^16Bilamana pelangi tampak di awan, Aku akan melihatnya dan mengingat perjanjian yang kekal itu antara Aku dengan segala makhluk yang hidup di bumi. ^17Itulah tanda janji-Ku yang Kuberikan kepada segala makhluk yang hidup di bumi." ^18Anak-anak Nuh yang keluar dari kapal itu ialah Sem, Yafet dan Ham. (Ham adalah ayah Kanaan.) ^19Ketiga anak Nuh itu adalah nenek moyang semua orang di dunia. ^20Nuh seorang petani, dan dialah yang pertama-tama membuat kebun anggur. ^21Setelah Nuh minum anggurnya, ia menjadi mabuk. Dilepaskannya segala pakaiannya lalu tidurlah ia telanjang di dalam kemahnya. ^22Ketika Ham, yaitu ayah Kanaan, melihat bahwa ayahnya telanjang, ia keluar dan memberitahukan hal itu kepada kedua saudaranya. ^23Kemudian Sem dan Yafet mengambil sehelai jubah dan membentangkannya pada bahu mereka. Mereka berjalan mundur memasuki kemah itu dan menyelimuti ayah mereka dengan jubah itu. Mereka memalingkan muka supaya tidak melihat ayah mereka yang telanjang itu. ^24Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mengetahui apa yang diperbuat anak bungsunya terhadap dirinya, ^25ia berkata, "Terkutuklah Kanaan! Dia akan menjadi budak terhina bagi saudara-saudaranya. ^26Pujilah TUHAN, Allah Sem! Kanaan akan menjadi budak Sem. ^27Semoga Allah menambahkan berkat kepada Yafet dengan meluaskan tempat kediamannya. Semoga keturunannya tinggal bersama-sama dengan keturunan Sem. Kanaan akan menjadi budak Yafet." ^28Sesudah banjir itu, Nuh masih hidup 350 tahun lagi. ^29Ia meninggal pada usia 950 tahun. _________________________________________________________________ Chapter 10 ^1Inilah keturunan anak-anak Nuh, yaitu Sem, Yafet dan Ham. Sesudah banjir, ketiganya mendapat anak-anak lelaki. ^2Anak-anak Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras. ^3Keturunan Gomer adalah penduduk Askenas, Rifat dan Togarma. ^4Keturunan Yawan adalah penduduk Elisa, Spanyol, Siprus dan Rodes. ^5Mereka leluhur bangsa-bangsa yang tinggal di sepanjang pantai dan di pulau-pulau. Itulah semua keturunan Yafet. Setiap bangsa dan suku tinggal di negerinya masing-masing, dan mempunyai bahasanya sendiri. ^6Anak-anak Ham ialah Kus, Mesir, Libia dan Kanaan. ^7Keturunan Kus ialah penduduk Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha. Keturunan Raema ialah penduduk Syeba dan Dedan. ^8Kus mempunyai anak laki-laki bernama Nimrod yang menjadi orang perkasa pertama di dunia. ^9Dengan pertolongan TUHAN dia menjadi pemburu yang ulung. Sebab itu orang biasa berkata, "Semoga TUHAN menjadikan engkau seorang pemburu yang ulung seperti Nimrod." ^10Mula-mula kerajaannya meliputi Babel, Erekh, dan Akad, ketiga-tiganya di Babilonia. ^11Dari sana ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan kota Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah, ^12dan Resen yang terletak di antara Niniwe dan Kalah. Semuanya itu adalah kota-kota besar. ^13Keturunan Mesir adalah penduduk Lidia, Anamim, Lehabim, Naftuhim, ^14Patrusim, Kasluhim, dan Kaftorim. Bangsa Kasluhim itu leluhur bangsa Filistin. ^15Anak-anak Kanaan, ialah Sidon, yang sulung, dan Het. ^16Kanaan juga leluhur bangsa Yebusi, Amori, Girgasi, ^17orang Hewi, Arki, Sini, ^18Arwadi, Semari dan Hamati. Suku-suku bangsa Kanaan itu tersebar jauh, ^19sehingga batas-batas negeri mereka meluas dari Sidon ke selatan menuju Gerar, sampai dekat Gaza, dan ke timur menuju Sodom, Gomora, Adma, dan Zeboim, sampai dekat Lasa. ^20Itulah semua keturunan Ham. Setiap bangsa dan suku tinggal di negerinya masing-masing dan mempunyai bahasanya sendiri. ^21Sem, abang Yafet, adalah leluhur semua bangsa Ibrani. ^22Anak-anak Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram. ^23Keturunan Aram ialah penduduk Us, Hul, Geter dan Mas. ^24Arpakhsad ayah Selah. Dan Selah ayah Eber. ^25Eber mempunyai dua anak laki-laki; yang pertama bernama Peleg, karena pada zamannya bangsa-bangsa di dunia menjadi terbagi-bagi; yang kedua bernama Yoktan. ^26Keturunan Yoktan adalah penduduk Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah, ^27Hadoram, Uzal, Dikla, ^28Obal, Abimael, Syeba, ^29Ofir, Hawila dan Yobab. Semuanya itu keturunan Yoktan. ^30Daerah tempat tinggal mereka meluas dari Mesa ke Sefar, yaitu daerah pegunungan di sebelah timur. ^31Itulah semua keturunan Sem. Setiap bangsa dan suku tinggal di negerinya masing-masing dan mempunyai bahasanya sendiri. ^32Semuanya itu keturunan Nuh, bangsa demi bangsa, menurut garis keturunan mereka masing-masing. Merekalah yang menurunkan bangsa-bangsa di dunia ini sesudah banjir besar itu. _________________________________________________________________ Chapter 11 ^1Semula, bangsa-bangsa di seluruh dunia hanya mempunyai satu bahasa dan mereka memakai kata-kata yang sama. ^2Ketika mereka mengembara ke sebelah timur, sampailah mereka di sebuah dataran di Babilonia, lalu menetap di sana. ^3Mereka berkata seorang kepada yang lain, "Ayo kita membuat batu bata dan membakarnya sampai keras." Demikianlah mereka mempunyai batu bata untuk batu rumah dan ter untuk bahan perekatnya. ^4Kata mereka, "Mari kita mendirikan kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, supaya kita termasyhur dan tidak tercerai berai di seluruh bumi." ^5Maka turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh manusia. ^6Lalu Ia berkata, "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa, dan ini baru permulaan dari rencana-rencana mereka. Tak lama lagi mereka akan sanggup melakukan apa saja yang mereka kehendaki. ^7Sebaiknya Kita turun dan mengacaukan bahasa mereka supaya mereka tidak mengerti lagi satu sama lain." ^8Demikianlah TUHAN menceraiberaikan mereka ke seluruh bumi. Lalu berhentilah mereka mendirikan kota itu. ^9Sebab itu kota itu diberi nama Babel, karena di situ TUHAN mengacaukan bahasa semua bangsa, dan dari situ mereka diceraiberaikan oleh TUHAN ke seluruh bumi. ^10Inilah keturunan Sem. Dua tahun sesudah banjir besar, ketika Sem berumur 100 tahun, ia mendapat seorang anak laki-laki yang bernama Arpakhsad. ^11Setelah itu ia masih hidup 500 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^12Pada waktu Arpakhsad berumur 35 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Selah. ^13Setelah itu Arpakhsad masih hidup 403 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^14Pada waktu Selah berumur 30 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Eber. ^15Setelah itu Selah masih hidup 403 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^16Pada waktu Eber berumur 34 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Peleg. ^17Setelah itu Eber masih hidup 430 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^18Pada waktu Peleg berumur 30 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Rehu. ^19Setelah itu Peleg masih hidup 209 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^20Pada waktu Rehu berumur 32 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Serug. ^21Setelah itu Rehu masih hidup 207 tahun lagi dan mendapat anak-anak lain. ^22Pada waktu Serug berumur 30 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Nahor. ^23Setelah itu Serug masih hidup 200 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^24Pada waktu Nahor berumur 29 tahun, ia mendapat anak laki-laki, namanya Terah. ^25Setelah itu Nahor masih hidup 119 tahun lagi, dan mendapat anak-anak lain. ^26Setelah Terah berumur 70 tahun, ia mendapat tiga anak laki-laki, yaitu Abram, Nahor dan Haran. ^27Inilah keturunan Terah: Terah ayah Abram, Nahor dan Haran. Haran mempunyai anak laki-laki, namanya Lot. ^28Haran meninggal di kampung halamannya, yaitu Ur di Babilonia, pada waktu ayahnya masih hidup. ^29Abram kawin dengan Sarai, dan Nahor kawin dengan Milka anak perempuan Haran. Haran masih mempunyai anak laki-laki lain namanya Yiska. ^30Adapun Sarai mandul. ^31Terah meninggalkan kota Ur di Babilonia bersama-sama dengan Abram anaknya, Lot cucunya, dan Sarai menantunya, yaitu istri Abram. Dia bermaksud hendak pergi ke negeri Kanaan. Tetapi setibanya di Haran, mereka menetap di sana. ^32Dan di tempat itu pula Terah meninggal pada usia 205 tahun. _________________________________________________________________ Chapter 12 ^1TUHAN berkata kepada Abram, "Tinggalkanlah negerimu, kaum keluargamu dan rumah ayahmu, lalu pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. ^2Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang banyak dan mereka akan menjadi bangsa yang besar. Aku akan memberkati engkau dan membuat namamu masyhur, sehingga engkau akan menjadi berkat. ^3Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan karena engkau Aku akan memberkati semua bangsa di bumi." ^4Abram berusia tujuh puluh lima tahun ketika ia meninggalkan Haran, sesuai dengan perintah TUHAN kepadanya. Abram berangkat ke tanah Kanaan bersama-sama dengan Sarai istrinya, dan Lot kemanakannya, dan segala harta benda serta hamba-hamba yang mereka peroleh di Haran. Setelah mereka tiba di Kanaan, ^5(12:4) ^6Abram menjelajahi tanah itu sampai ia tiba di pohon keramat di More, yaitu tempat ibadat di Sikhem. (Pada masa itu orang Kanaan masih mendiami tanah itu.) ^7TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berkata kepadanya, "Inilah negeri yang akan Kuberikan kepada keturunanmu." Lalu Abram mendirikan sebuah mezbah di situ untuk TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya. ^8Setelah itu ia meneruskan perjalanannya ke selatan, ke daerah berbukit di sebelah timur kota Betel, dan berkemah di antara Betel dan kota Ai: Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur. Juga di situ ia mendirikan mezbah dan menyembah TUHAN. ^9Kemudian ia meneruskan lagi perjalanannya dari satu tempat ke tempat berikutnya, menuju ke bagian selatan tanah Kanaan. ^10Tetapi di Kanaan sedang ada kelaparan yang sangat hebat, sehingga Abram pergi lebih jauh lagi ke selatan, ke negeri Mesir untuk tinggal di sana sampai bencana itu lewat. ^11Pada waktu ia hendak melintasi perbatasan dan masuk ke negeri Mesir, berkatalah ia kepada Sarai istrinya, "Engkau cantik, istriku. ^12Kalau orang Mesir melihatmu, mereka akan menduga bahwa engkau istriku lalu saya pasti dibunuh dan engkau dibiarkan hidup. ^13Jadi sebaiknya kaukatakan saja bahwa engkau adik saya supaya saya dibiarkan hidup dan diperlakukan dengan baik karena engkau." ^14Dan benarlah, setelah Abram melintasi perbatasan dan sampai di negeri Mesir, orang Mesir melihat bahwa Sarai cantik sekali. ^15Beberapa orang pegawai istana melihat dia dan memberitahukan kepada raja betapa cantiknya wanita itu; sebab itu dia dibawa ke istana raja. ^16Demi Sarai, raja memperlakukan Abram dengan baik dan memberikan kepadanya hamba-hamba, kawanan domba dan kambing, sapi, keledai dan unta. ^17Tetapi karena raja mengambil Sarai, TUHAN mendatangkan penyakit-penyakit yang mengerikan atas raja dan orang-orang di dalam istananya. ^18Lalu raja memanggil Abram dan bertanya kepadanya, "Apa yang telah kaulakukan terhadap aku ini? Mengapa tidak kauberitahukan bahwa ia istrimu? ^19Mengapa kaukatakan bahwa dia adikmu dan membiarkan aku mengambilnya menjadi istriku? Ini dia, istrimu; ambillah dan pergilah!" ^20Raja memberi perintah kepada beberapa pegawainya, dan mereka mengeluarkan Abram dari negeri itu bersama-sama dengan istrinya dan segala miliknya. _________________________________________________________________ Chapter 13 ^1Abram meninggalkan Mesir dan pergi ke arah utara, menuju ke bagian selatan Kanaan dengan istrinya serta segala miliknya, dan Lot ikut juga. ^2Abram kaya raya; ia memiliki domba, kambing, sapi, juga perak dan emas. ^3Maka pergilah ia dari satu tempat ke tempat yang lain, menuju ke Betel. Ia sampai ke daerah di antara Betel dan Ai, di tempat keramat di mana ia dahulu berkemah ^4dan mendirikan mezbah. Di situ ia menyembah TUHAN. ^5Lot juga mempunyai keluarga dan hamba-hamba serta domba, kambing dan sapi. ^6Karena itu tanah di situ tidak cukup padang rumputnya untuk didiami mereka berdua, sebab ternak mereka terlalu banyak. ^7Lalu terjadilah pertengkaran antara para gembala Abram dan para gembala Lot. (Pada masa itu orang Kanaan dan orang Feris masih mendiami tanah itu). ^8Abram berkata kepada Lot, "Kita ini bersaudara, tidak baik jika orang-orangmu dan orang-orangku saling bertengkar. ^9Sebab itu sebaiknya kita berpisah. Pilihlah bagian mana dari tanah ini yang kausukai. Jika engkau pergi ke arah ini, saya akan pergi ke arah yang lain." ^10Lot memandang ke sekitarnya dan dilihatnya bahwa seluruh Lembah Yordan, sampai ke kota Zoar banyak airnya, seperti Taman TUHAN atau seperti tanah Mesir. (Begitulah keadaannya sebelum TUHAN memusnahkan kota-kota Sodom dan Gomora.) ^11Akhirnya Lot memilih seluruh Lembah Yordan itu, lalu berangkat ke timur. Demikianlah kedua orang itu berpisah. ^12Abram tetap tinggal di tanah Kanaan, sedangkan Lot berkemah di kota-kota di lembah sampai dekat Sodom. ^13Kota Sodom itu didiami oleh orang-orang yang sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN. ^14Setelah Lot pergi, TUHAN berkata kepada Abram, "Dari tempat engkau berdiri itu, pandanglah baik-baik ke segala arah; ^15Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu seluruh tanah yang engkau lihat itu supaya menjadi milikmu selama-lamanya. ^16Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang sangat banyak, sehingga tak seorang pun sanggup menghitung mereka. Sebagaimana orang tak dapat menghitung debu di tanah, demikian juga keturunanmu tidak akan dapat dihitung. ^17Sekarang, jelajahilah seluruh tanah ini, sebab Aku akan memberikannya kepadamu." ^18Setelah itu Abram memindahkan perkemahannya lalu menetap di dekat pohon-pohon keramat tempat ibadat di Mamre dekat Hebron, dan di situ ia mendirikan mezbah bagi TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 14 ^1Empat raja, yaitu: Amrafel dari Babilonia, Ariokh dari Elasar, Kedorlaomer dari Elam, dan Tideal dari Goyim ^2berperang melawan lima raja lain, yaitu: Bera dari Sodom, Birsya dari Gomora, Syinab dari Adma, Semeber dari Zeboim, dan raja dari Bela yang disebut juga Zoar. ^3Kelima raja itu bersekutu dan mengumpulkan tentara mereka di Lembah Sidim, yang sekarang disebut Laut Mati. ^4Selama dua belas tahun mereka dikuasai oleh Raja Kedorlaomer, tetapi dalam tahun yang ketiga belas, mereka memberontak melawan dia. ^5Dalam tahun keempat belas, Kedorlaomer dan sekutu-sekutunya datang dengan tentara mereka dan mengalahkan orang Refaim di Asyterot-Karnaim, orang Zuzim di Ham, orang Emim di Syawe-Kiryataim, ^6dan orang Hori di pegunungan Edom, lalu mengejar mereka sejauh El-Paran di pinggir padang gurun. ^7Setelah itu para pengejar balik lagi dan kembali ke En-Mispat yang sekarang disebut Kades. Mereka menaklukkan seluruh tanah Amalek serta mengalahkan orang Amori yang tinggal di Hazezon-Tamar. ^8Kemudian raja-raja dari Sodom, Gomora, Adma, Zeboim dan Bela mengatur barisan tentara mereka di Lembah Sidim lalu berperang ^9melawan raja-raja dari Elam, Goyim, Babilonia, dan Elasar; jadi, lima raja melawan empat. ^10Lembah itu penuh dengan sumur aspal, dan ketika raja-raja dari Sodom dan Gomora berusaha melarikan diri dari peperangan, mereka jatuh ke dalam sumur-sumur itu. Ketiga raja lainnya berhasil lolos dan lari ke pegunungan. ^11Keempat raja yang menang, merampas segala-galanya di Sodom dan Gomora, termasuk bahan makanan, lalu pergi. ^12Lot kemanakan Abram juga bertempat tinggal di Sodom, karena itu ia pun dibawa oleh musuh beserta segala harta bendanya. ^13Tetapi seorang yang berhasil lolos melaporkan semua kejadian itu kepada Abram, orang Ibrani itu. Abram tinggal dekat pohon-pohon keramat tempat ibadat milik Mamre, seorang Amori. Mamre dan saudara-saudaranya, yaitu Eskol dan Aner adalah teman-teman sekutu Abram. ^14Ketika Abram mendengar bahwa kemanakannya tertawan, dikumpulkannya semua orang di dalam perkemahannya, yakni yang pandai berperang, sebanyak 318 orang, lalu mengejar keempat raja itu sampai ke kota Dan. ^15Di situ Abram membagi orang-orangnya atas beberapa kelompok, lalu menyerang musuh pada waktu malam dan mengalahkan mereka. Ia mengejar mereka sampai ke Hoba di sebelah utara kota Damsyik. ^16Abram berhasil merebut kembali barang-barang yang telah dirampas, juga Lot dengan segala harta bendanya, dan para wanita dan tawanan lainnya. ^17Sesudah mengalahkan Raja Kedorlaomer dengan raja-raja sekutunya, Abram kembali. Lalu raja Sodom pergi menyongsong dia di Lembah Syawe yang disebut juga Lembah Raja. ^18Melkisedek, raja Salem yang juga menjabat imam Allah Yang Mahatinggi, membawa roti dan anggur untuk Abram, ^19lalu memberkati Abram, katanya, "Semoga Allah Yang Mahatinggi, yang telah menciptakan langit dan bumi, memberkati Abram! ^20Terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah memberikan kepadamu kemenangan atas musuhmu." Setelah itu Abram memberikan kepada Melkisedek sepersepuluh dari segala barang rampasan yang telah dibawanya kembali. ^21Lalu berkatalah raja Sodom kepada Abram, "Ambillah barang rampasan itu, tetapi sudilah mengembalikan kepadaku semua orang-orangku." ^22Tetapi Abram menjawab, "Saya bersumpah di hadapan TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, ^23bahwa saya tak akan mengambil apa-apa dari milikmu, bahkan sehelai benang atau sepotong tali sandal pun tidak. Dengan begitu engkau tidak akan dapat berkata, 'Sayalah yang membuat Abram menjadi kaya.' ^24Saya tidak mau mengambil apa-apa untuk saya sendiri. Saya hanya mau menerima apa yang telah dipakai oleh orang-orang saya. Tetapi biarlah teman-teman sekutu saya, yakni Aner, Eskol dan Mamre, mengambil bagian mereka." _________________________________________________________________ Chapter 15 ^1Setelah itu, Abram menerima penglihatan dan mendengar TUHAN berkata kepadanya, "Jangan takut, Abram, Aku akan melindungi engkau dari bahaya, dan memberikan kepadamu upah yang besar." ^2Tetapi Abram berkata, "TUHAN Yang Mahatinggi, TUHAN tidak memberikan anak kepada saya. Orang yang akan mewarisi harta saya hanyalah Eliezer, hamba saya dari Damsyik. Jadi apa gunanya TUHAN memberi upah kepada saya?" ^3(15:2) ^4Kemudian Abram mendengar TUHAN berkata lagi kepadanya, "Bukan hambamu yang akan menjadi ahli warismu, melainkan anak laki-lakimu sendiri." ^5TUHAN membawa Abram ke luar lalu berkata kepadanya, "Pandanglah langit, dan cobalah menghitung bintang-bintang; engkau akan mempunyai keturunan sebanyak bintang-bintang itu." ^6Abram percaya kepada TUHAN, dan karena itu TUHAN menerima dia sebagai orang yang menyenangkan hati-Nya. ^7Kemudian TUHAN berkata lagi kepadanya, "Akulah TUHAN, yang telah memimpin engkau keluar dari negeri Ur di Babilonia, untuk memberikan tanah ini kepadamu menjadi milikmu." ^8Tetapi Abram bertanya, "Ya, TUHAN Yang Mahatinggi, bagaimana saya dapat mengetahui bahwa tanah itu akan menjadi milik saya?" ^9Jawab TUHAN, "Ambillah untuk-Ku seekor sapi betina, seekor kambing betina dan seekor kambing jantan, masing-masing berumur tiga tahun, dan juga seekor burung tekukur dan seekor burung merpati." ^10Lalu Abram mengambil binatang-binatang itu bagi Allah. Sapi, kambing dan domba itu masing-masing dibelahnya menjadi dua, dan belahan-belahan itu diletakkannya saling berhadapan dalam dua deret. Tetapi burung-burung itu tidak dibelahnya. ^11Daging itu dihinggapi burung-burung pemakan bangkai, tetapi Abram mengusirnya. ^12Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur nyenyak. Tiba-tiba ia diliputi rasa takut yang amat sangat. ^13TUHAN berkata kepadanya, "Ingatlah, keturunanmu akan menjadi orang asing di negeri lain; mereka akan menjadi hamba di sana dan akan ditindas empat ratus tahun lamanya. ^14Tetapi bangsa yang memperbudak keturunanmu itu akan Kuhukum dan pada waktu keturunanmu meninggalkan negeri itu, mereka akan membawa banyak harta benda. ^15Engkau sendiri akan mencapai usia yang tinggi; engkau akan mati dengan tenang, lalu dikuburkan. ^16Sesudah empat keturunan, anak cucumu akan kembali ke sini, karena Aku tidak akan mengusir orang Amori sebelum mereka menjadi begitu jahatnya sehingga perlu dihukum." ^17Ketika hari sudah malam, tiba-tiba muncul sebuah anglo yang berasap dan obor yang menyala, lalu lewat di antara potongan-potongan daging itu. ^18Pada waktu itu juga TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram. Kata TUHAN, "Aku berjanji akan memberikan kepada keturunanmu seluruh tanah ini, mulai dari batas negeri Mesir sampai ke Sungai Efrat, ^19termasuk juga tanah orang Keni, Kenas, Kadmon, ^20Het, Feris, Refaim, ^21Amori, Kanaan, Girgasi dan Yebus." _________________________________________________________________ Chapter 16 ^1Sarai, istri Abram, belum juga mendapat anak. Tetapi ia mempunyai seorang hamba dari Mesir, seorang gadis yang bernama Hagar. ^2Sarai berkata kepada Abram, "TUHAN tidak memungkinkan saya melahirkan anak. Sebab itu, sebaiknya engkau tidur dengan hamba saya ini. Barangkali dia dapat melahirkan anak untuk saya." Abram setuju dengan usul Sarai. ^3Demikianlah Sarai memberikan Hagar kepada Abram untuk dijadikan selir. Pada waktu itu Abram sudah sepuluh tahun di Kanaan. ^4Abram tidur dengan Hagar, lalu mengandunglah wanita itu. Tetapi ketika Hagar tahu bahwa ia hamil, ia menjadi sombong dan meremehkan Sarai. ^5Lalu Sarai berkata kepada Abram, "Saya sudah memberikan Hagar hamba saya kepadamu, dan sejak ia tahu bahwa ia mengandung, ia meremehkan saya. Itu salahmu. Semoga TUHAN memutuskan perkara ini antara engkau dan saya." ^6Jawab Abram, "Baiklah, dia hambamu dan engkau berkuasa atas dia; perlakukanlah dia semaumu." Lalu Sarai memperlakukan Hagar dengan sangat kejam, sehingga ia melarikan diri. ^7Malaikat TUHAN menjumpai Hagar di dekat mata air di padang gurun, di jalan yang menuju ke padang gurun Sur. ^8Kata malaikat itu, "Hagar, hamba Sarai, engkau dari mana dan mau ke mana?" Jawab Hagar, "Saya lari dari Sarai nyonya saya." ^9Malaikat itu berkata, "Kembalilah kepadanya dan layanilah dia." ^10Lalu kata malaikat itu lagi, "Aku akan memberikan kepadamu begitu banyak anak cucu, sehingga tidak seorang pun dapat menghitung mereka. ^11Tidak lama lagi engkau akan melahirkan anak laki-laki; namakanlah dia Ismael, karena TUHAN telah mendengar tangismu. ^12Tetapi anakmu itu akan hidup seperti keledai liar; ia akan melawan setiap orang, dan setiap orang akan melawan dia. Ia akan hidup terpisah dari semua sanak saudaranya." ^13Hagar bertanya dalam hatinya, "Benarkah saya telah melihat Allah yang memperhatikan saya?" Maka ia menyebut TUHAN, yang telah berkata-kata kepadanya, "Allah Yang Memperhatikan". ^14Itulah sebabnya orang menyebut sumur di antara Kades dan Bered itu, "Sumur Dia Yang Hidup Yang Memperhatikan Aku". ^15Lalu Hagar melahirkan anak laki-laki, dan Abram ayahnya, menamakan anak itu Ismael. ^16Pada waktu itu Abram berumur delapan puluh enam tahun. _________________________________________________________________ Chapter 17 ^1Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berkata, "Akulah Allah Yang Mahakuasa. Taatilah Aku dan lakukanlah kehendak-Ku selalu. ^2Aku akan mengikat perjanjian denganmu dan memberikan kepadamu keturunan yang banyak." ^3Lalu sujudlah Abram, kemudian Allah berkata, ^4"Inilah perjanjian yang Kubuat dengan engkau: Aku berjanji bahwa engkau akan menjadi bapak leluhur banyak bangsa. Oleh karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham. ^5(17:4) ^6Aku akan memberikan kepadamu banyak anak cucu, dan di antara mereka akan ada yang menjadi raja-raja. Keturunanmu akan begitu banyak, sehingga mereka akan menjadi bangsa-bangsa. ^7Aku akan memenuhi janji-Ku kepadamu dan kepada keturunanmu, turun-temurun, dan perjanjian itu kekal. Aku akan menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. ^8Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu, tanah ini, yang sekarang engkau diami sebagai orang asing. Seluruh tanah Kanaan akan menjadi milik anak cucumu untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadi Allah mereka." ^9Allah berkata lagi kepada Abraham, "Engkau pun harus setia kepada perjanjian ini, baik engkau maupun keturunanmu turun-temurun. ^10Engkau dan semua keturunanmu yang laki-laki harus disunat. ^11Mulai dari sekarang engkau harus menyunatkan setiap bayi laki-laki yang berumur delapan hari, termasuk para hamba yang lahir di rumahmu atau yang kaubeli. Sunat itu akan menjadi tanda dari perjanjian antara Aku dan kamu. ^12(17:11) ^13Setiap orang harus disunat, dan itu akan menjadi tanda lahiriah yang menunjukkan bahwa perjanjian-Ku denganmu itu kekal. ^14Setiap laki-laki yang tidak disunat tidak lagi dianggap anggota umat-Ku karena ia tidak berpegang pada perjanjian itu." ^15Kemudian Allah berkata kepada Abraham, "Engkau jangan lagi memanggil istrimu Sarai; mulai sekarang namanya Sara. ^16Aku akan memberkatinya dan ia akan melahirkan seorang anak laki-laki yang akan Kuberikan kepadamu. Ya, Aku akan memberkati Sara, dan ia akan menjadi ibu leluhur bangsa-bangsa. Di antara keturunannya akan ada raja-raja." ^17Lalu sujudlah Abraham, tetapi ia tertawa ketika berpikir, "Mana mungkin seorang laki-laki yang sudah berumur seratus tahun mendapat anak? Mana mungkin Sara melahirkan pada usia sembilan puluh tahun?" ^18Lalu berkatalah ia kepada Allah, "Sebaiknya Ismael saja yang menjadi ahli waris saya." ^19Tetapi Allah berkata, "Tidak. Sara istrimu akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakannya Ishak. Aku akan setia kepada perjanjian-Ku dengan anak itu dan dengan keturunannya untuk selama-lamanya. Perjanjian itu kekal. ^20Tetapi Aku mengabulkan juga permohonanmu mengenai Ismael. Karena itu dia akan Kuberkati dan Kuberi keturunan yang banyak. Ia akan menjadi leluhur dua belas kepala suku, dan keturunannya akan Kujadikan suatu bangsa yang besar. ^21Tetapi perjanjian-Ku akan Kuikat dengan Ishak, anakmu yang akan dilahirkan oleh Sara, tahun depan kira-kira pada waktu seperti ini." ^22Setelah selesai berkata begitu, Allah meninggalkan Abraham. ^23Pada hari itu juga, Abraham mentaati Allah dan menyunatkan Ismael anaknya, dan semua orang laki-laki dalam rumahnya, termasuk para hamba yang lahir dalam rumahnya maupun yang dibelinya. ^24Abraham berumur sembilan puluh sembilan tahun ketika ia disunat ^25dan Ismael anaknya, berumur tiga belas tahun. ^26Mereka disunat pada hari yang sama, ^27bersama-sama dengan semua hamba Abraham. _________________________________________________________________ Chapter 18 ^1TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon-pohon keramat tempat ibadat di Mamre. Pada waktu itu hari sangat panas, dan Abraham sedang duduk di pintu kemahnya. ^2Ketika ia mengangkat kepalanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Abraham segera berlari hendak menyambut mereka. Dengan bersujud ^3ia berkata, "Tuan-tuan, janganlah melewati kemah saya tanpa singgah dahulu; perkenankanlah saya melayani Tuan-tuan. ^4Biarlah saya mengambil air untuk membasuh kaki Tuan-tuan. Silakan Tuan-tuan melepaskan lelah di bawah pohon ini. ^5Saya akan menghidangkan makanan sekedarnya, supaya Tuan-tuan mendapat kekuatan baru untuk meneruskan perjalanan. Tuan-tuan telah menghormati saya dengan singgah ke rumah hambamu ini." Jawab mereka, "Terima kasih atas kebaikanmu. Kami akan singgah." ^6Lekas-lekas Abraham masuk ke dalam kemah dan berkata kepada Sara, "Cepatlah, ambil sekarung tepung yang paling baik, dan buatlah roti bundar." ^7Kemudian ia lari ke tempat kawanan ternaknya, memilih anak sapi yang gemuk serta empuk dagingnya, lalu memberikannya kepada pelayannya, yang segera menyiapkannya. ^8Setelah itu Abraham mengambil susu, kepala susu, dan daging yang sudah dimasak itu, lalu menghidangkannya kepada tamu-tamunya. Sementara mereka makan, Abraham sendiri melayani mereka di bawah pohon itu. ^9Kemudian mereka bertanya, "Di mana Sara, istrimu?" "Di sana, di dalam kemah," jawab Abraham. ^10Seorang dari mereka berkata, "Sembilan bulan lagi Aku akan kembali. Dan pada waktu itu Sara istrimu akan mendapat anak laki-laki." Pada saat itu Sara sedang mendengarkan di pintu kemah, di belakang tamu itu. ^11Adapun Abraham dan Sara sudah sangat tua, dan Sara sudah mati haid. ^12Sebab itu Sara tertawa dalam hatinya dan berkata, "Aku yang sudah tua dan layu begini, mana mungkin masih ingin campur dengan suamiku? --Lagipula suamiku sudah tua juga." ^13Lalu TUHAN bertanya kepada Abraham, "Mengapa Sara tertawa dan meragukan apakah ia masih bisa melahirkan anak pada masa tuanya? ^14Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? Seperti telah Kukatakan tadi, sembilan bulan lagi Aku akan kembali ke sini. Dan pada waktu itu Sara akan melahirkan anak laki-laki." ^15Karena Sara takut, ia menyangkal, katanya, "Saya tidak tertawa." Tetapi TUHAN menjawab, "Engkau memang tertawa tadi." ^16Setelah itu berangkatlah ketiga tamu itu diantar oleh Abraham. Lalu sampailah mereka ke suatu tempat dari mana mereka dapat memandang Sodom. ^17TUHAN berkata dalam hati, "Aku tak mau merahasiakan kepada Abraham apa yang akan Kulakukan. ^18Bukankah keturunannya akan menjadi bangsa yang besar dan berkuasa? Bukankah melalui dia, semua bangsa di bumi akan Kuberkati? ^19Dia telah Kupilih supaya memerintah anak-anaknya dan keturunannya untuk mentaati Aku dan melakukan apa yang baik dan adil. Jika hal itu mereka lakukan, segala janji-Ku kepada Abraham akan Kupenuhi." ^20Selanjutnya TUHAN berkata kepada Abraham, "Ada tuduhan yang berat terhadap Sodom dan Gomora, dan memang dosa mereka itu sangat besar. ^21Sebab itu Aku hendak turun ke sana untuk memeriksa apakah semua tuduhan yang Kudengar itu benar atau tidak." ^22Lalu dua di antara tamu-tamu itu berangkat menuju ke Sodom, tetapi TUHAN masih tinggal dengan Abraham. ^23Abraham mendekati TUHAN dan bertanya, "Benarkah TUHAN hendak membinasakan orang yang tidak bersalah bersama-sama dengan orang yang bersalah? ^24Seandainya ada lima puluh orang yang tidak bersalah di dalam kota itu, apakah seluruh kota itu akan TUHAN binasakan? Tidakkah TUHAN mau mengampuninya supaya kelima puluh orang itu selamat? ^25Janganlah orang-orang yang tidak bersalah itu dibunuh bersama-sama dengan yang bersalah. Jangan TUHAN! Sebab jika TUHAN melakukannya, orang yang tidak bersalah pasti akan dihukum bersama-sama dengan yang bersalah. Mana mungkin hakim alam semesta bertindak tidak adil!" ^26TUHAN berkata, "Seandainya Kudapati lima puluh orang yang tidak bersalah di Sodom, akan Kuampuni seluruh kota itu demi mereka." ^27Abraham berkata lagi, "Ampunilah keberanian saya menyambung pembicaraan ini, Tuhan. Saya ini hanya manusia, dan tidak berhak untuk mengatakan sesuatu. ^28Tetapi barangkali hanya ada empat puluh lima orang yang tidak bersalah, dan bukan lima puluh. Apakah Tuhan akan membinasakan seluruh kota itu hanya karena selisih lima orang saja?" TUHAN berkata, "Kota itu tidak akan Kubinasakan seandainya di sana Kudapati empat puluh lima orang yang tidak bersalah." ^29Abraham berkata lagi, "Bagaimana kalau hanya ada empat puluh orang?" TUHAN menjawab, "Demi empat puluh orang itu, akan Kubatalkan niat-Ku." ^30Abraham berkata, "Jangan marah, Tuhan, jika saya berbicara lagi. Bagaimana seandainya hanya ada tiga puluh orang saja?" TUHAN berkata, "Jika Kudapati tiga puluh orang, akan Kuurungkan niat-Ku." ^31Abraham berkata, "Ampunilah keberanian saya meneruskan pembicaraan ini, Tuhan. Seandainya hanya ada dua puluh orang saja?" TUHAN menjawab, "Jika Kudapati dua puluh orang, kota itu tak akan Kubinasakan." ^32Akhirnya Abraham berkata, "Janganlah marah, Tuhan, saya hanya akan berbicara sekali lagi. Bagaimana jika hanya terdapat sepuluh orang saja?" TUHAN berkata, "Jika ada sepuluh orang yang tidak bersalah, Aku tidak akan membinasakan kota itu." ^33Setelah selesai berbicara dengan Abraham, TUHAN pergi, dan Abraham pulang ke rumahnya. _________________________________________________________________ Chapter 19 ^1Sesudah bertamu pada Abraham, kedua malaikat itu pergi ke Sodom dan tiba di sana pada waktu malam. Lot sedang duduk di pintu gerbang kota, dan setelah melihat mereka, ia bangkit untuk menyambut mereka. Lalu sujudlah ia di hadapan mereka, ^2dan berkata, "Tuan-tuan, silakan singgah di rumah saya. Tuan-tuan dapat membasuh kaki dan bermalam di rumah saya. Besok kalau mau, Tuan-tuan dapat bangun pagi-pagi dan meneruskan perjalanan." Tetapi mereka menjawab, "Terima kasih, biar kami bermalam di sini saja, di lapangan kota." ^3Lot memohon dengan sangat, dan akhirnya mereka masuk bersama dia ke dalam rumahnya. Lot menyediakan hidangan lezat dan memanggang roti secukupnya, lalu makanlah mereka. ^4Tetapi sebelum tamu-tamu itu pergi tidur, orang-orang Sodom mengepung rumah itu. Semua orang laki-laki di kota itu, baik yang tua maupun yang muda, ada di situ. ^5Mereka berseru kepada Lot, dan bertanya, "Di mana orang-orang yang datang bermalam di rumahmu? Serahkan mereka, supaya kami dapat bercampur dengan mereka!" ^6Lot keluar dari rumahnya, dan sesudah menutup pintu, ^7ia berkata kepada orang-orang Sodom itu, "Saudara-saudara, saya minta dengan sangat, janganlah melakukan hal yang sejahat itu! ^8Coba dengar, saya punya dua anak perawan. Biar saya serahkan mereka kepada kalian dan kalian boleh melakukan apa saja dengan mereka. Tetapi jangan apa-apakan tamu-tamu saya ini; sebab saya wajib melindungi mereka." ^9Tetapi kata orang-orang Sodom itu kepada Lot, "Pergi! Engkau orang asing mau mengatur kami? Ayo, pergi! Kalau tidak, engkau akan kami hajar lebih berat daripada kedua orang itu." Lalu mereka mendorong Lot dan menyerbu hendak mendobrak pintu. ^10Tetapi kedua tamu itu mengulurkan tangan mereka dan menarik Lot masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu. ^11Mereka membutakan semua orang yang ada di luar rumah itu, sehingga orang-orang itu tidak dapat menemukan pintu itu lagi. ^12Kedua tamu itu berkata kepada Lot, "Jika engkau mempunyai anak laki-laki, anak perempuan, menantu atau sanak saudara lainnya yang tinggal di dalam kota ini, bawalah mereka keluar dari sini, ^13sebab kota ini akan kami musnahkan. TUHAN telah mendengar tuduhan-tuduhan berat terhadap penduduk di sini, dan kami telah diutusnya untuk menumpas kota Sodom." ^14Lalu pergilah Lot menemui dua orang tunangan kedua anaknya, dan berkata, "Cepatlah keluar dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkannya." Tetapi mereka mengira Lot bergurau saja. ^15Pada waktu subuh, kedua malaikat itu mendesak Lot supaya lekas berangkat. "Cepatlah," kata mereka. "Pergilah dengan istrimu dan kedua anak gadismu dari sini, supaya kalian jangan mati apabila kota ini dimusnahkan." ^16Lot bimbang. Tetapi TUHAN merasa kasihan kepadanya; karena itu kedua tamunya menuntun Lot dan istrinya serta kedua anaknya ke luar kota. ^17Sesudah itu seorang dari malaikat itu berkata, "Larilah, selamatkan nyawamu! Jangan menoleh ke belakang dan jangan berhenti di lembah. Larilah ke pegunungan, supaya kalian jangan mati!" ^18Tetapi Lot menjawab, "Aduh, Tuan jangan suruh kami lari ke pegunungan. ^19Memang, Tuan telah sangat menolong saya dan menyelamatkan nyawa saya. Tetapi pegunungan itu begitu jauh; jangan-jangan saya tersusul bencana itu lalu mati sebelum sampai di sana. ^20Lihat, di depan itu ada kota kecil yang tidak begitu jauh. Izinkan saya lari ke sana supaya selamat." ^21Malaikat itu menjawab, "Baiklah, kota kecil itu tak akan kutumpas. ^22Cepat, larilah! Sebab aku tidak bisa berbuat apa-apa sebelum engkau sampai di sana." Karena Lot menyebut kota itu kecil, maka kota itu dinamakan Zoar. ^23Matahari sedang terbit ketika Lot sampai di Zoar. ^24Tiba-tiba TUHAN menurunkan hujan belerang yang berapi atas Sodom dan Gomora. ^25Kedua kota itu dihancurkan, juga seluruh lembah dan semua tumbuh-tumbuhan serta semua penduduk di situ. ^26Tetapi istri Lot menoleh ke belakang, lalu dia berubah menjadi tiang garam. ^27Keesokan harinya, pagi-pagi, Abraham cepat-cepat pergi ke tempat ia berdiri di hadapan TUHAN sehari sebelumnya. ^28Ia memandang ke arah Sodom dan Gomora dan ke seluruh lembah, dan melihat asap mengepul dari tanah itu, seperti asap dari tungku raksasa. ^29Demikianlah, ketika Allah membinasakan kota-kota itu di lembah di mana Lot tinggal, Allah ingat kepada Abraham dan menolong Lot melarikan diri. ^30Karena Lot takut menetap di Zoar, maka pergilah ia ke pegunungan bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan, lalu tinggal di dalam sebuah gua. ^31Anak perempuan yang sulung berkata kepada adiknya, "Ayah sudah tua, dan di seluruh negeri ini tak ada orang laki-laki yang dapat mengawini kita supaya kita mendapat anak. ^32Mari, kita buat ayah mabuk, lalu kita tidur dengan dia supaya kita mendapat anak." ^33Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu anak yang sulung tidur dengan ayahnya; tetapi ayahnya begitu mabuk sehingga tidak tahu apa yang terjadi. ^34Keesokan harinya, anak yang sulung berkata kepada adiknya, "Tadi malam saya sudah tidur dengan ayah! Nanti malam kita buat dia mabuk lagi. Lalu tidurlah kau dengan dia. Nanti kita masing-masing mendapat anak." ^35Demikianlah pada malam itu mereka membuat Lot mabuk, dan anaknya yang kedua tidur dengan dia. Dan Lot terlalu mabuk lagi sehingga tidak tahu apa yang terjadi. ^36Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu karena ayah mereka sendiri. ^37Anak yang sulung melahirkan anak laki-laki yang dinamakannya Moab. Dia menjadi leluhur orang Moab yang sekarang. ^38Anak yang kedua melahirkan anak laki-laki juga yang dinamakannya Ben-Ami. Dia menjadi leluhur bangsa Amon yang sekarang. _________________________________________________________________ Chapter 20 ^1Abraham pindah dari Mamre ke bagian selatan tanah Kanaan, dan menetap di antara Kades dan Syur. Beberapa waktu kemudian, ketika ia tinggal di Gerar, ^2ia mengatakan bahwa Sara istrinya adalah adiknya. Karena itu Raja Abimelekh dari Gerar menyuruh utusannya membawa Sara kepadanya. ^3Pada suatu malam Allah menampakkan diri kepada raja itu di dalam mimpi, dan berkata, "Engkau akan mati, karena telah kauambil wanita itu; sebab ia sudah bersuami." ^4Tetapi Abimelekh belum sampai menjamah Sara, maka kata raja itu, "Tuhan, saya tidak bersalah! Apakah Tuhan akan membinasakan saya dan bangsaku? ^5Abraham sendiri mengatakan bahwa wanita itu adiknya, dan wanita itu berkata demikian juga. Saya telah melakukan hal itu dengan hati nurani yang bersih, jadi aku tidak bersalah." ^6Maka Allah menjawab dalam mimpi itu, "Memang, Aku tahu bahwa engkau melakukannya dengan hati nurani yang bersih. Karena itu Aku telah mencegah engkau berbuat dosa terhadap Aku, dan tidak Kubiarkan engkau menjamah wanita itu. ^7Tetapi sekarang, kembalikanlah dia kepada suaminya. Suaminya seorang nabi, dan ia akan berdoa untukmu supaya engkau tidak mati. Tetapi jika engkau tidak mengembalikannya, ingat, engkau dan seluruh rakyatmu akan mati!" ^8Keesokan harinya, pagi-pagi, Abimelekh memanggil semua pegawainya dan memberi tahu kepada mereka segala kejadian itu. Mereka menjadi sangat ketakutan. ^9Setelah itu Abimelekh memanggil Abraham dan bertanya, "Apa yang telah engkau perbuat terhadap kami? Apa salahku terhadapmu, sehingga engkau mendatangkan musibah ini atas diriku dan kerajaanku? Sungguh tidak patut engkau berbuat seperti itu kepadaku. ^10Mengapa engkau berbuat begitu?" ^11Abraham menjawab, "Pikir saya, di sini tak ada orang yang takut kepada Allah, sehingga saya akan dibunuh oleh orang yang menginginkan istri saya. ^12Lagipula dia itu memang adik saya. Kami satu ayah, tetapi berlainan ibu, dan kemudian kami kawin. ^13Maka ketika Allah menyuruh saya meninggalkan rumah ayah saya dan mengembara ke negeri-negeri asing, saya berkata kepada istri saya, 'Nyatakanlah kesetiaanmu kepada saya dengan mengatakan kepada setiap orang bahwa saya ini abangmu.'" ^14Setelah itu Abimelekh mengembalikan Sara kepada Abraham, dan pada waktu itu ia memberikan juga hamba-hamba, domba dan sapi. ^15Kata raja itu kepada Abraham, "Inilah seluruh negeriku; menetaplah di mana engkau suka." ^16Lalu katanya kepada Sara, "Abangmu sudah kuberi seribu uang perak sebagai bukti kepada semua orang bahwa engkau benar-benar tidak bersalah." ^17TUHAN telah membuat mandul semua wanita di istana Abimelekh karena kejadian dengan Sara, istri Abraham itu. Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan Abimelekh, istrinya dan hamba-hambanya perempuan, sehingga wanita-wanita itu dapat melahirkan lagi. ^18(20:17) _________________________________________________________________ Chapter 21 ^1TUHAN memberkati Sara, seperti yang telah dijanjikan-Nya. ^2Pada waktu yang telah ditentukan Allah, ketika Abraham sudah tua, mengandunglah Sara lalu melahirkan seorang anak laki-laki. ^3Abraham menamakan anak itu Ishak; ^4dan ketika Ishak berumur delapan hari, Abraham menyunatnya, sesuai dengan perintah Allah. ^5Abraham berusia seratus tahun ketika Ishak lahir. ^6Sara berkata, "Allah telah membuat saya tertawa karena gembira. Setiap orang yang mendengar hal ini akan tertawa gembira bersama saya." ^7Kemudian ditambahkannya, "Siapa tadinya dapat mengatakan kepada suami saya bahwa saya akan menyusui anak? Namun saya telah melahirkan juga walaupun suami saya sudah tua sekali." ^8Anak itu bertambah besar, dan pada hari ia mulai disapih, Abraham mengadakan pesta meriah. ^9Pada suatu hari, Ismael, anak Abraham dan Hagar wanita Mesir itu, sedang bermain-main dengan Ishak, anak Sara. ^10Sara melihat hal itu lalu berkata kepada Abraham, "Usirlah hamba wanita itu bersama anaknya. Tidak boleh anak wanita itu menerima bagian dari kekayaanmu yang akan diwarisi anak saya Ishak." ^11Abraham sama sekali tidak senang dengan usul itu, karena Ismael adalah anaknya juga. ^12Tetapi Allah berkata kepada Abraham, "Janganlah engkau khawatir mengenai hambamu Hagar dan anaknya itu. Turutilah kemauan Sara, karena melalui Ishaklah engkau akan mendapat keturunan yang Kujanjikan itu. ^13Begitu juga kepada anak Hagar akan Kuberikan banyak anak cucu supaya mereka menjadi suatu bangsa. Sebab ia anakmu juga." ^14Keesokan harinya pagi-pagi, Abraham memberi kepada Hagar makanan dan sebuah kantong kulit berisi air untuk bekal di jalan. Ia meletakkan anak itu pada punggung Hagar, dan menyuruh wanita itu pergi. Lalu berangkatlah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. ^15Ketika air bekalnya habis, Hagar meletakkan anaknya di bawah semak, ^16lalu duduk kira-kira seratus meter dari tempat itu. Katanya dalam hati, "Saya tidak tahan melihat anak saya mati." Lalu menangislah ia. ^17Allah mendengar suara Ismael, dan dari langit malaikat Allah berbicara kepada Hagar, katanya, "Apa yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut. Allah telah mendengar suara anakmu. ^18Pergilah kepada anakmu, angkat dan tenangkanlah dia. Aku akan menjadikan keturunannya suatu bangsa yang besar." ^19Lalu Allah membuat Hagar melihat dengan jelas, sehingga tampak olehnya sebuah sumur. Maka pergilah ia lalu mengisi kantong kulit itu dengan air, kemudian diberinya anaknya minum. ^20Allah menyertai Ismael. Anak itu bertambah besar; ia menetap di padang gurun Paran, dan menjadi pemburu yang mahir. ^21Ibunya mengawinkan dia dengan seorang wanita Mesir. ^22Pada waktu itu Raja Abimelekh dan Pikhol, panglima tentaranya, datang kepada Abraham dan berkata, "Allah menolong engkau dalam segala sesuatu yang engkau lakukan. ^23Sebab itu, bersumpahlah di sini di hadapan Allah, bahwa engkau tidak akan berbuat curang terhadap aku, maupun terhadap anak-anakku, atau keturunanku. Seperti aku telah berbaik hati kepadamu, berbuatlah begitu juga kepadaku dan kepada negeri yang kaudiami ini." ^24Kata Abraham, "Aku bersumpah." ^25Tetapi kemudian Abraham menyesali Abimelekh tentang sebuah sumur yang telah dirampas oleh hamba-hamba raja itu. ^26Abimelekh berkata, "Aku tidak tahu siapa yang telah melakukannya. Belum pernah engkau mengatakannya kepadaku, dan inilah pertama kalinya aku mendengar tentang hal itu." ^27Lalu Abraham memberikan sejumlah domba dan sapi kepada Abimelekh, dan kedua orang itu mengadakan perjanjian. ^28Abraham memisahkan tujuh anak domba dari kawanan dombanya, ^29dan Abimelekh bertanya kepadanya, "Mengapa engkau lakukan hal itu?" ^30Abraham menjawab, "Terimalah ketujuh anak domba ini sebagai tanda Tuan mengakui bahwa akulah yang telah menggali sumur ini." ^31Demikianlah tempat itu dinamakan Bersyeba, karena di situlah kedua orang itu mengucapkan sumpah. ^32Setelah mereka mengadakan perjanjian di Bersyeba, Abimelekh dan Pikhol kembali ke negeri orang Filistin. ^33Lalu Abraham menanam sebatang pohon tamariska di Bersyeba dan sejak itu tempat itu dipakainya untuk menyembah TUHAN, Allah yang kekal. ^34Sesudah itu Abraham tinggal agak lama di negeri orang Filistin. _________________________________________________________________ Chapter 22 ^1Beberapa waktu kemudian Allah menguji kesetiaan Abraham. Allah memanggil, "Abraham!" Lalu Abraham menjawab, "Ya, Tuhan." ^2Kata Allah, "Pergilah ke tanah Moria dengan Ishak, anakmu yang tunggal, yang sangat kaukasihi. Di situ, di sebuah gunung yang akan Kutunjukkan kepadamu, persembahkanlah anakmu sebagai kurban bakaran kepada-Ku." ^3Keesokan harinya pagi-pagi, Abraham membelah-belah kayu untuk kurban bakaran dan mengikat kayu itu di atas keledainya. Ia berangkat dengan Ishak dan dua orang hambanya ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. ^4Pada hari yang ketiga tampaklah oleh Abraham tempat itu di kejauhan. ^5Lalu ia berkata kepada kedua hambanya itu, "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini. Saya dan anak saya akan pergi ke sana untuk menyembah TUHAN, nanti kami kembali kepadamu." ^6Abraham meletakkan kayu untuk kurban bakaran itu pada pundak Ishak, sedang ia sendiri membawa pisau dan bara api untuk membakar kayu. Ketika mereka berjalan bersama-sama, ^7Ishak berkata, "Ayah!" Abraham menjawab, "Ada apa, anakku?" Ishak bertanya, "Kita sudah membawa api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk kurban bakaran itu?" ^8Abraham menjawab, "Allah sendiri akan menyediakan anak domba itu." Lalu keduanya berjalan terus. ^9Ketika mereka sampai di tempat yang dikatakan Allah kepada Abraham, ia mendirikan sebuah mezbah dan menyusun kayu bakar itu di atasnya. Lalu diikatnya anaknya dan dibaringkannya di mezbah, di atas kayu bakar itu. ^10Setelah itu, diambilnya pisaunya hendak membunuh anaknya. ^11Tetapi malaikat TUHAN berseru kepadanya dari langit, "Abraham, Abraham!" Jawab Abraham, "Ya, Tuhan!" ^12"Jangan kausakiti anak itu atau kauapa-apakan dia," kata TUHAN melalui malaikat itu. "Sekarang Aku tahu bahwa engkau hormat dan taat kepada-Ku, karena engkau tidak menolak untuk menyerahkan anakmu yang tunggal itu kepada-Ku." ^13Lalu Abraham memandang ke sekitarnya dan melihat seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut dalam semak-semak. Abraham mengambil domba itu lalu mempersembahkannya kepada TUHAN sebagai kurban bakaran pengganti anaknya. ^14Abraham menamakan tempat itu "TUHAN menyediakan yang diperlukan". Dan sampai sekarang pun orang mengatakan "Di atas gunung-Nya TUHAN menyediakan yang diperlukan". ^15Sekali lagi dari langit malaikat TUHAN berseru kepada Abraham, ^16"TUHAN berkata: Aku bersumpah demi nama-Ku sendiri, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak menolak untuk menyerahkan anakmu yang tunggal itu kepada-Ku, ^17Aku akan memberkati engkau dengan berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di tepi laut. Anak cucumu akan mengalahkan musuh-musuh mereka. ^18Semua bangsa di bumi akan memohon kepada-Ku supaya Aku memberkati mereka sebagaimana telah Kuberkati keturunanmu--karena engkau telah mentaati perintah-Ku." ^19Setelah itu kembalilah Abraham kepada kedua hambanya, lalu mereka bersama-sama pergi ke Bersyeba, dan Abraham menetap di sana. ^20Abraham mempunyai abang yang bernama Nahor. Sesudah kejadian di Gunung Moria itu, Abraham mendengar bahwa Milka, istri Nahor telah mempunyai delapan anak laki-laki, yaitu: ^21Us, yang sulung; Bus, adiknya; Kemuel, yang kemudian menjadi ayah Aram; ^22Kesed, Hazo, Pildas, Yidlaf, dan Betuel, ^23yang kemudian menjadi ayah Ribka. Itulah kedelapan anak yang dilahirkan Milka bagi Nahor, saudara Abraham. ^24Nahor mempunyai selir yang bernama Reuma dan selir itu melahirkan Tebah, Gaham, Tahas dan Maakha. _________________________________________________________________ Chapter 23 ^1Sesudah Sara mencapai usia 127 tahun, ^2ia meninggal di Hebron di tanah Kanaan. Abraham sedih dan meratapi kematian istrinya itu. ^3Setelah itu Abraham meninggalkan jenazah istrinya dan pergi kepada orang-orang Het, yang mendiami negeri itu. Ia berkata, ^4"Saya ini orang asing yang tinggal di tengah-tengah Saudara-saudara; izinkanlah saya membeli sebidang tanah supaya saya dapat menguburkan istri saya." ^5Mereka menjawab, ^6"Kami menghormati Tuan sebagai pemimpin yang kuat di antara kami, jadi kuburkanlah istri Tuan dalam kuburan yang paling baik yang kami miliki. Kami semua merasa senang menyediakan kuburan untuk istri Tuan." ^7Kemudian sujudlah Abraham di hadapan mereka, ^8dan berkata, "Jika Saudara-saudara rela saya menguburkan istri saya di sini, tolonglah mintakan kepada Efron, anak laki-laki Zohar, ^9supaya ia menjual kepadaku Gua Makhpela yang terletak di pinggir ladangnya. Baiklah ia menjual tanah itu di sini, dengan disaksikan Saudara-saudara. Harganya akan kubayar penuh, supaya tanah itu jadi milik saya." ^10Pada waktu itu Efron sendiri sedang duduk dengan orang-orang Het itu pada tempat pertemuan di pintu gerbang kota. Lalu dengan disaksikan oleh semua orang yang ada di situ, ia menjawab, ^11"Bangsa saya sendiri menjadi saksi bahwa ladang itu beserta guanya saya berikan supaya Tuan dapat menguburkan istri Tuan." ^12Maka Abraham sujud di hadapan orang-orang Het itu, ^13dan dengan didengar oleh semua orang, ia berkata kepada Efron, "Mohon dengarkan saya. Saya ingin membeli seluruh ladang itu. Terimalah uangnya, supaya saya menguburkan istri saya di situ." ^14Efron menjawab, ^15"Sebidang tanah yang hanya berharga empat ratus uang perak--apa artinya itu bagi kita berdua? Kuburkanlah istri Tuan di situ." ^16Abraham setuju dengan harga itu. Ia menghitung uang perak sejumlah yang disebut oleh Efron, yaitu empat ratus uang perak, menurut timbangan yang dipakai oleh para saudagar. Lalu ia membayarnya kepada Efron, dengan disaksikan oleh semua orang Het itu. ^17Demikianlah ladang Efron yang letaknya di Makhpela di sebelah timur Mamre, menjadi milik Abraham. Tanah itu terdiri dari ladang dan guanya serta semua pohon-pohonnya termasuk pohon-pohon yang ada di batas-batasnya. ^18Tanah itu diakui sebagai milik Abraham oleh semua orang Het yang hadir dalam pertemuan di pintu gerbang kota. ^19Sesudah itu Abraham menguburkan Sara istrinya di dalam gua Makhpela di tanah Kanaan. ^20Demikianlah ladang beserta guanya yang tadinya milik orang Het, menjadi milik Abraham untuk tanah pekuburan. _________________________________________________________________ Chapter 24 ^1Abraham sudah tua sekali, dan ia diberkati TUHAN dalam segala hal. ^2Pada suatu hari berkatalah Abraham kepada hambanya yang paling tua, yang mengurus segala harta bendanya, "Letakkanlah tanganmu di antara pangkal pahaku. ^3Bersumpahlah demi TUHAN, Allah yang menguasai langit dan bumi, bahwa engkau tidak akan mencari istri bagi Ishak anakku dari antara orang-orang di tanah Kanaan ini. ^4Engkau harus kembali ke negeri kelahiranku untuk mencari istri baginya dari antara sanak saudaraku." ^5Lalu bertanyalah hamba itu kepadanya, "Bagaimana jika gadis itu tidak mau meninggalkan rumahnya dan tak mau mengikuti saya ke negeri ini? Haruskah saya membawa anak Tuan itu ke negeri asal Tuan?" ^6Tetapi Abraham menjawab, "Awas! Jangan sekali-kali kaubawa anakku itu ke sana! ^7TUHAN, Allah yang menguasai langit, telah membawa aku dari rumah ayahku dan dari negeri sanak saudaraku, dan Ia telah bersumpah kepadaku bahwa Ia akan memberikan negeri ini kepada keturunanku. Dia juga akan mengutus malaikat-Nya untuk menolongmu, supaya engkau dapat menemukan seorang istri dari sana untuk anakku. ^8Tetapi jika gadis itu tidak mau ikut dengan engkau, maka engkau bebas dari sumpah ini. Bagaimanapun juga, jangan kaubawa anakku itu ke sana." ^9Kemudian hamba itu meletakkan tangannya di antara pangkal paha Abraham tuannya, dan bersumpah akan melakukan apa yang diminta oleh Abraham itu. ^10Hamba itu mengambil sepuluh ekor unta serta bermacam-macam barang berharga milik tuannya dan berangkat ke kota tempat tinggal Nahor semasa hidupnya; letaknya di sebelah utara Mesopotamia. ^11Setelah ia tiba di sana, dihentikannya unta-unta itu supaya beristirahat dekat sebuah sumur di luar kota. Hari sudah sore, dan itulah waktunya para wanita datang ke sumur untuk menimba air. ^12Lalu hamba itu berdoa, "TUHAN, Allah tuan saya Abraham, tolonglah, supaya tugas saya berhasil pada hari ini; berbaik hatilah kepada tuan saya Abraham. ^13Lihatlah, saya berdiri di dekat sumur ini. Sebentar lagi gadis-gadis dari kota akan datang menimba air. ^14Saya akan berkata kepada salah seorang dari mereka, 'Tolong turunkan buyungmu dan berilah saya minum.' Jika ia menjawab, 'Minumlah, dan unta-unta Bapak juga akan saya beri minum!' dialah yang TUHAN pilih untuk hambamu Ishak. Jika hal itu terjadi, saya akan tahu bahwa TUHAN telah berbaik hati kepada tuan saya Abraham." ^15Ketika ia sedang berdoa itu, Ribka, seorang gadis yang sangat cantik dan masih perawan, tiba di sumur itu membawa buyung di atas bahunya. Ia anak Betuel, dan orang tua Betuel adalah Nahor dan Milka; Nahor itu abang Abraham. Ribka menuju ke sumur itu dan mengisi buyungnya, lalu berjalan kembali. ^16(24:15) ^17Hamba Abraham lari mendekatinya dan berkata, "Tolong, Nak, berilah saya minum dari buyungmu itu." ^18Gadis itu menjawab, "Minumlah, Pak," lalu dengan cepat diturunkannya buyungnya dari bahunya, dan sambil memegang buyung itu diberinya hamba itu minum. ^19Setelah hamba itu selesai minum; berkatalah gadis itu, "Saya akan menimba air untuk unta-unta Bapak juga, supaya semua binatang itu dapat minum sepuasnya." ^20Kemudian dengan cepat air di dalam buyung itu dituangkannya ke dalam tempat minum unta, lalu berlarilah ia kembali ke sumur untuk menimba air lebih banyak lagi sampai semua binatang itu puas minum. ^21Sementara itu hamba Abraham terus memperhatikannya tanpa berkata sepatah pun. Ia ingin tahu apakah TUHAN membuat ia berhasil melakukan tugasnya atau tidak. ^22Setelah semua unta minum sepuas-puasnya, hamba Abraham mengambil perhiasan emas yang berharga, lalu mengenakannya pada hidung gadis itu. Pada lengannya diberi sepasang gelang emas. ^23Lalu hamba itu berkata, "Coba katakan siapa ayahmu. Adakah tempat bermalam di rumahnya untuk saya dan orang-orangku?" ^24"Ayah saya Betuel, anak Nahor dan Milka," jawab gadis itu. ^25"Di rumah kami ada tempat bermalam untuk Bapak dan juga banyak jerami dan makanan ternak." ^26Maka sujudlah hamba itu menyembah TUHAN. ^27Katanya, "Pujilah TUHAN, Allah tuan saya Abraham. TUHAN ternyata setia dan berbaik hati kepada tuan saya Abraham. Ia memimpin saya langsung kepada sanak saudaranya." ^28Kemudian gadis itu lari ke rumah ibunya dan menceritakan segala kejadian itu. ^29Ribka mempunyai seorang abang yang bernama Laban. Ia mendengar cerita adiknya tentang apa yang dikatakan hamba itu. Ia melihat juga perhiasan di hidung dan gelang pada lengan adiknya itu. Maka berlarilah Laban keluar rumah untuk menemui hamba Abraham itu yang masih berdiri dengan unta-untanya di dekat sumur. ^30(24:29) ^31Lalu kata Laban, "Bapak orang yang diberkati TUHAN! Jangan tinggal di luar sini. Mari ke rumah kami. Kami telah menyediakan kamar untuk Bapak dan juga tempat bagi unta-unta Bapak." ^32Lalu ikutlah hamba itu dan masuk ke dalam rumah. Laban menurunkan beban unta-unta, dan memberi jerami dan makanan kepada binatang-binatang itu. Setelah itu dibawanya air pembasuh kaki untuk hamba Abraham dan orang-orangnya. ^33Ketika makanan dihidangkan, hamba itu berkata, "Saya tidak akan makan sebelum menyampaikan pesan yang saya bawa." Laban berkata, "Silakan bicara." ^34Lalu mulailah hamba Abraham berbicara, katanya, "Saya ini hamba Abraham. ^35TUHAN sangat memberkati tuan saya itu dan menjadikan dia kaya raya. TUHAN telah memberikan kepadanya kawanan domba, kambing, sapi, unta, keledai, dan juga perak, emas, serta hamba laki-laki dan perempuan. ^36Pada usia yang lanjut, Sara, istri tuan saya itu telah melahirkan anak laki-laki, dan tuan saya telah mewariskan segala harta bendanya kepada anaknya itu. ^37Dia menyuruh saya berjanji dengan sumpah supaya mentaati perintahnya. Katanya, 'Janganlah engkau memilih istri bagi anakku dari antara gadis-gadis di tanah Kanaan ini, ^38melainkan dari antara sanak saudara kaum ayahku. Jadi pergilah ke sana dengan segera.' ^39Lalu saya bertanya kepadanya, 'Bagaimana jika gadis itu tidak mau ikut dengan saya?' ^40Lalu jawabnya, 'TUHAN yang selalu kutaati, akan mengutus malaikat-Nya untuk menolong supaya tugasmu berhasil. Engkau akan menemukan istri bagi anakku dari antara kaumku sendiri, yaitu dari sanak saudara ayahku. ^41Hanya apabila mereka menolakmu, barulah engkau bebas dari sumpahmu.' ^42Dan ketika saya sampai di sumur tadi, saya berdoa di dalam hati, 'TUHAN, Allah tuan saya Abraham, hendaknya TUHAN membuat tugas saya berhasil. ^43Saya akan tetap berdiri di dekat sumur ini. Apabila seorang gadis datang untuk menimba air, saya akan minta kepadanya supaya diberi minum. ^44Jika dia mau melakukannya, dan menawarkan juga untuk memberi minum kepada unta-unta saya, maka dialah kiranya yang TUHAN pilih menjadi istri anak tuan saya itu.' ^45Belum lagi saya selesai mengucapkan doa itu di dalam hati, datanglah Ribka membawa buyung di atas bahunya lalu mengambil air dari sumur. Kemudian saya berkata kepadanya, 'Tolong berilah saya minum.' ^46Dengan segera ia menurunkan buyung itu dari bahunya dan berkata, 'Minumlah, dan unta-unta Bapak juga akan saya beri minum.' Lalu saya minum dan setelah itu unta-unta saya itu juga diberinya minum. ^47Sesudah itu saya bertanya, 'Siapakah ayahmu?' Dan ia menjawab, 'Ayah saya Betuel, anak Nahor dan Milka.' Lalu saya mengenakan perhiasan emas pada hidungnya dan sepasang gelang pada lengannya. ^48Saya sujud menyembah dan memuji TUHAN, Allah tuan saya Abraham. Ia telah memimpin saya langsung ke sini, kepada sanak saudara tuan saya, sehingga saya dapat menemukan gadis ini bagi anaknya. ^49Sekarang, jika kalian bersedia memperlakukan tuan saya dengan baik dan memenuhi tanggung jawab kalian terhadapnya sebagai saudara, sudilah mengatakannya kepada saya, tetapi jika tidak, katakanlah juga, supaya saya tahu harus berbuat apa." ^50Laban dan Betuel menjawab, "Karena apa yang terjadi ini berasal dari TUHAN, kami tidak patut memberi keputusan. ^51Ini Ribka; biarlah ia ikut dengan Bapak dan menjadi istri anak tuan Bapak, seperti yang dikatakan TUHAN sendiri." ^52Ketika hamba Abraham itu mendengar perkataan mereka, ia sujud menyembah TUHAN. ^53Lalu ia mengeluarkan pakaian, perhiasan perak dan emas, dan memberikan semua itu kepada Ribka. Juga abangnya dan ibunya diberinya hadiah yang mahal-mahal. ^54Setelah itu hamba Abraham dan orang-orangnya makan dan minum, lalu bermalam di situ. Sesudah mereka bangun keesokan harinya, hamba itu berkata, "Izinkanlah saya pulang kepada tuan saya." ^55Tetapi abang serta ibu Ribka berkata, "Biarlah Ribka tinggal bersama kami kira-kira seminggu atau sepuluh hari lagi, dan sesudah itu bolehlah dia pergi." ^56Tetapi hamba itu berkata, "Janganlah menahan saya. TUHAN membuat perjalanan saya berhasil; izinkanlah saya pulang kepada tuan saya." ^57Jawab mereka, "Mari kita panggil Ribka dan menanyakan pendapatnya." ^58Lalu mereka memanggil Ribka dan bertanya, "Maukah engkau ikut orang ini?" Jawab gadis itu, "Ya, saya mau." ^59Maka mereka mengizinkan Ribka dan inang pengasuhnya pergi dengan hamba Abraham dan orang-orangnya. Lalu mereka memberkati Ribka dengan kata-kata ini, "Semoga engkau, Ribka menjadi ibu jutaan orang! Semoga keturunanmu menaklukkan kota-kota musuhnya!" ^60(24:59) ^61Kemudian berkemaslah Ribka beserta wanita-wanita muda yang menjadi hambanya, lalu naik unta dan berangkat mengikuti hamba Abraham itu. ^62Sementara itu Ishak telah datang dari padang gurun, lewat sumur yang disebut "Dia Yang Memperhatikan Aku" dan tinggal di bagian selatan Kanaan. ^63Pada suatu sore ia keluar kemahnya hendak berjalan-jalan di ladang, lalu dilihatnya unta-unta datang. ^64Ketika Ribka melihat Ishak, ia turun dari untanya, ^65dan bertanya kepada hamba Abraham itu, "Siapa orang laki-laki di ladang itu yang datang ke arah kita?" "Dia tuan saya," jawab hamba itu. Lalu Ribka mengambil selendangnya dan menutupi wajahnya. ^66Kemudian hamba itu menceritakan kepada Ishak segala yang telah dilakukannya. ^67Setelah itu Ishak membawa Ribka masuk ke dalam kemah Sara ibunya, dan ia memperistri Ribka. Ishak mencintai Ribka; maka terhiburlah hati Ishak yang sedih karena kehilangan ibunya. _________________________________________________________________ Chapter 25 ^1Abraham menikah lagi dengan seorang wanita yang bernama Ketura. ^2Istrinya itu melahirkan anak-anak yang bernama: Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak, dan Suah. ^3Yoksan ayah Syeba dan Dedan, dan keturunan Dedan ialah orang Asyur, orang Letus, dan orang Leum. ^4Anak-anak Midian ialah: Efa, Efer, Henokh, Abida, dan Eldaa. Mereka semuanya keturunan Ketura. ^5Walaupun Abraham mewariskan segala harta bendanya kepada Ishak, ^6semasa hidupnya ia memberikan banyak hadiah kepada anak-anak yang diperolehnya dari istri-istrinya yang lain. Kemudian disuruhnya anak-anak itu pindah ke daerah di sebelah timur Kanaan, supaya menjauhi Ishak anaknya. ^7Abraham meninggal pada usia yang lanjut, yaitu 175 tahun. ^8(25:7) ^9Ia dikuburkan oleh anak-anaknya, yaitu Ishak dan Ismael, di Gua Makhpela yang terletak di ladang sebelah timur Mamre. Dahulu ladang itu milik Efron anak Zohar, orang Het, ^10tetapi sudah dibeli oleh Abraham dari orang Het itu. Sara, istri Abraham, juga dikuburkan di sana. ^11Setelah Abraham meninggal, Allah memberkati Ishak, anak Abraham. Pada waktu itu Ishak tinggal di dekat sumur yang disebut "Dia Yang Memperhatikan Aku". ^12Ismael adalah anak Abraham dan Hagar, wanita Mesir, hamba Sara itu. ^13Ismael mempunyai dua belas anak yang disebutkan di sini menurut urutan lahirnya: Nebayot, Kedar, Adbeel, Mibsam, Misyma, Duma, Masa, Hadad, Tema, Yetur, Nafis dan Kedma. Anak-anak itu menjadi bapak leluhur dua belas suku bangsa, dan desa dan perkemahan mereka disebut menurut nama-nama mereka. ^14(25:13) ^15(25:13) ^16(25:13) ^17Ismael berumur 137 tahun ketika ia meninggal. ^18Keturunannya tinggal di daerah antara Hawila dan Syur di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Mereka hidup terpisah dari keturunan Abraham yang lain. ^19Inilah riwayat Ishak, anak Abraham. ^20Ishak berumur empat puluh tahun ketika ia menikah dengan Ribka, adik Laban, anak Betuel, seorang Aram dari Mesopotamia. ^21Karena Ribka tidak mendapat anak, Ishak berdoa kepada TUHAN untuk istrinya. Dan TUHAN mengabulkan doa Ishak, sehingga Ribka mengandung. ^22Ia mengandung anak kembar, dan sebelum anak-anak itu lahir, mereka bergelut di dalam rahimnya. Kata Ribka, "Mengapa hal ini harus terjadi pada diriku?" Lalu ia memohon petunjuk kepada TUHAN. ^23TUHAN berkata kepadanya, "Dua bangsa ada di dalam rahimmu; kau akan melahirkan dua bangsa yang berseteru; adiknya lebih kuat dari kakaknya yang sulung melayani yang bungsu." ^24Tibalah saatnya bagi Ribka untuk bersalin, dan ia melahirkan dua anak laki-laki kembar. ^25Yang sulung warnanya kemerah-merahan, dan kulitnya seperti jubah yang berbulu. Sebab itu ia dinamakan Esau. ^26Waktu anak yang kedua dilahirkan, tangannya memegang tumit Esau. Sebab itu ia dinamakan Yakub. Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir. ^27Kedua anak itu bertambah besar. Esau menjadi pemburu yang cakap dan suka tinggal di padang, tetapi Yakub bersifat tenang dan suka tinggal di rumah. ^28Ishak lebih sayang kepada Esau, sebab Ishak suka makan daging buruan. Tetapi Ribka lebih sayang kepada Yakub. ^29Pada suatu hari ketika Yakub sedang memasak sayur kacang merah, datanglah Esau dari perburuannya. Ia lapar. ^30Katanya kepada Yakub, "Saya lapar sekali. Minta sedikit kacang merah itu." (Itulah sebabnya ia disebut Edom.) ^31Jawab Yakub, "Baik, asal kauberikan lebih dahulu hakmu sebagai anak sulung." ^32Kata Esau, "Peduli apa hak itu bagi saya. Saya lapar setengah mati!" ^33Kata Yakub pula, "Bersumpahlah dulu bahwa kauberikan hakmu kepada saya." Esau bersumpah dan memberi haknya kepada Yakub. ^34Setelah itu Yakub memberi kepadanya roti dan sebagian dari sayur kacang merah itu. Esau makan dan minum lalu pergi. Demikianlah Esau meremehkan haknya sebagai anak sulung. _________________________________________________________________ Chapter 26 ^1Di negeri itu timbul lagi kelaparan seperti yang telah terjadi pada zaman Abraham. Ishak menghadap Abimelekh, raja orang Filistin, di Gerar dan minta izin untuk tinggal di sana. ^2Hal itu dilakukannya karena TUHAN telah menampakkan diri kepadanya dan berkata, "Jangan pergi ke Mesir; tinggallah di negeri ini, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu. ^3Aku akan melindungi dan memberkatimu. Seluruh wilayah ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Aku akan menepati janji yang telah Kuberikan kepada Abraham ayahmu. ^4Aku akan memberikan kepadamu anak cucu sebanyak bintang di langit, dan seluruh wilayah ini akan Kuberikan kepada mereka. Semua bangsa di bumi akan mohon kepada-Ku supaya Aku memberkati mereka sebagaimana telah Kuberkati keturunanmu. ^5Aku akan memberkati kamu, karena Abraham telah mentaati Aku dan memelihara segala hukum dan perintah-Ku." ^6Jadi tinggallah Ishak di Gerar. ^7Ketika orang-orang di situ bertanya tentang Ribka, Ishak menjawab bahwa dia itu adiknya, dan bukan istrinya. Ishak takut orang-orang itu akan membunuhnya untuk mendapat Ribka yang amat cantik itu. ^8Setelah Ishak tinggal di sana beberapa lama, pada suatu hari Raja Abimelekh memandang dari jendelanya, dan dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbu dengan Ribka. ^9Maka dipanggilnya Ishak dan ia berkata, "Bukankah wanita itu istrimu? Mengapa engkau mengatakan bahwa dia adikmu?" Jawab Ishak, "Saya pikir, saya akan dibunuh jika mengatakan bahwa dia istri saya." ^10"Apa yang telah kaulakukan terhadap kami?" kata Abimelekh. "Salah seorang dari rakyatku bisa saja tidur dengan istrimu, dan kalau hal itu terjadi, engkaulah yang bertanggung jawab atas kesalahan kami itu." ^11Kemudian Abimelekh memperingatkan seluruh rakyatnya demikian, "Barangsiapa mengganggu orang ini atau istrinya, akan dihukum mati." ^12Ishak menaburkan bibit untuk bercocok tanam di negeri itu, dan tahun itu mendapat hasil seratus kali lipat dari yang ditaburkannya, karena TUHAN memberkati dia. ^13Kekayaannya semakin bertambah dan ia menjadi kaya raya. ^14Orang Filistin cemburu kepadanya karena ia mempunyai banyak hamba, kawanan domba dan sapi. ^15Lalu mereka menimbuni dengan tanah semua sumur yang telah digali oleh hamba-hamba Abraham semasa ia masih hidup. ^16Kemudian Abimelekh berkata kepada Ishak, "Pergilah dari negeri kami. Engkau sudah lebih berkuasa dari kami." ^17Jadi pergilah Ishak dan berkemah di Lembah Gerar. Di situ ia tinggal beberapa lamanya. ^18Dia menggali kembali sumur-sumur yang telah digali pada zaman Abraham dan yang telah ditimbuni dengan tanah oleh orang Filistin sepeninggal Abraham. Sumur-sumur itu diberi nama yang sama seperti yang diberikan ayahnya. ^19Hamba-hamba Ishak menggali sumur di Lembah Gerar itu dan menemukan air berlimpah-limpah. ^20Tetapi para gembala di Gerar bertengkar dengan para gembala Ishak. Kata mereka, "Air ini milik kami." Karena itu Ishak menamakan sumur itu "Pertengkaran". ^21Hamba-hamba Ishak menggali sumur yang lain lagi, maka terjadilah pertengkaran mengenai sumur itu juga. Karena itu, Ishak menamakan sumur itu "Permusuhan". ^22Kemudian ia pindah dari situ dan menggali sumur yang ketiga. Kali ini tidak terjadi pertengkaran. Karena itu, Ishak menamakan sumur itu "Kebebasan". Katanya, "Sekarang TUHAN telah memberi kita kebebasan untuk tinggal di negeri ini, dan kita akan menjadi makmur di sini." ^23Kemudian Ishak berangkat dan tiba di Bersyeba. ^24Pada malam itu TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berkata, "Akulah Allah ayahmu Abraham. Jangan takut; Aku melindungimu. Aku akan memberkatimu dan memberi kepadamu keturunan yang banyak karena janji-Ku kepada hamba-Ku Abraham." ^25Lalu Ishak mendirikan mezbah dan menyembah TUHAN di tempat itu. Ia berkemah di situ dan hamba-hambanya menggali sumur yang lain. ^26Pada suatu hari datanglah Abimelekh dari Gerar, dengan Ahuzat, penasihatnya, dan Pikhol, panglima tentaranya, untuk menemui Ishak. ^27Maka bertanyalah Ishak, "Mengapa kalian datang menemui saya sekarang, padahal dahulu kalian memusuhi dan mengusir saya dari negeri kalian?" ^28Lalu mereka menjawab, "Sekarang kami tahu bahwa TUHAN melindungi engkau dan pada hemat kami sebaiknya kita mengadakan perjanjian. Bersumpahlah ^29bahwa engkau tidak akan berbuat jahat terhadap kami, sebagaimana kami pun tidak pernah berbuat jahat terhadapmu. Kami telah bersikap baik terhadapmu dan membiarkan engkau pergi dengan damai. Sudah jelas bagi kami bahwa TUHAN memberkati engkau." ^30Kemudian Ishak menjamu mereka, dan mereka makan dan minum. ^31Keesokan harinya pagi-pagi masing-masing mengucapkan janji yang disahkan dengan sumpah. Lalu Ishak mengucapkan selamat jalan kepada mereka dan berpisahlah mereka sebagai sahabat. ^32Pada hari itu juga hamba-hamba Ishak datang dan melaporkan kepadanya tentang sumur yang telah mereka gali. Kata mereka, "Kami telah mendapatkan air." ^33Lalu Ishak menamakan sumur itu "Sumpah". Itulah asal mulanya kota itu dinamakan Bersyeba. ^34Ketika Esau berumur empat puluh tahun, ia menikah dengan dua gadis dari suku bangsa Het, yaitu Yudit anak Beeri, dan Basmat anak Elon. ^35Kedua wanita itu menyusahkan hidup Ishak dan Ribka. _________________________________________________________________ Chapter 27 ^1Pada suatu hari, ketika Ishak sudah tua dan buta pula, dipanggilnya Esau, anaknya yang sulung, lalu berkata kepadanya, "Anakku!" "Ya, Ayah," jawab Esau. ^2Ishak berkata, "Engkau tahu bahwa saya sudah tua dan mungkin tidak akan hidup lama lagi. ^3Jadi ambillah busur dan panah-panahmu, pergilah memburu seekor binatang di padang. ^4Masaklah yang enak seperti yang saya sukai, lalu bawalah kepada saya. Setelah saya memakannya, akan saya berikan berkat saya kepadamu sebelum saya mati." ^5Percakapan Ishak dengan Esau itu didengar oleh Ribka. Maka setelah Esau berangkat untuk berburu, ^6berkatalah Ribka kepada Yakub, "Baru saja saya dengar ayahmu mengatakan kepada Esau begini, ^7'Burulah seekor binatang dan masaklah yang enak untukku. Setelah aku memakannya, akan kuberikan berkatku kepadamu di hadapan TUHAN, sebelum aku mati.' ^8Nah, anakku," kata Ribka lagi, "dengarkanlah dan lakukanlah apa yang saya katakan ini. ^9Pergilah ke tempat domba kita, dan pilihlah dua anak kambing yang gemuk-gemuk, supaya saya masak menjadi makanan kesukaan ayahmu. ^10Kemudian bawalah kepadanya supaya dimakannya, dan setelah itu ia akan memberikan berkatnya kepadamu sebelum ia meninggal." ^11Tetapi Yakub berkata kepada ibunya, "Ibu, bukankah badan Esau berbulu, sedangkan badan saya tidak? ^12Jangan-jangan ayah meraba badan saya dan mengetahui bahwa saya menipunya; nanti ia bukannya memberikan berkat, malahan mengutuki saya." ^13Ibunya menjawab, "Jangan khawatir, Nak. Biar saya yang menanggung segala kutuknya. Lakukanlah saja apa yang saya katakan, pergilah mengambil kambing-kambing itu." ^14Maka pergilah Yakub mengambil kambing-kambing itu dan membawanya kepada ibunya, lalu Ribka memasak makanan kesukaan Ishak. ^15Kemudian Ribka mengambil pakaian Esau yang paling bagus, yang disimpannya di rumah, lalu dikenakannya pada Yakub. ^16Ia membalutkan juga kulit anak kambing pada lengan dan leher Yakub yang tidak berbulu itu. ^17Lalu diberikannya kepada Yakub masakan yang enak itu dengan roti yang telah dibuatnya. ^18Setelah itu pergilah Yakub kepada ayahnya dan berkata, "Ayah!" "Ya," jawab Ishak, "siapa engkau, Esau atau Yakub?" ^19Jawab Yakub, "Esau, anak ayah yang sulung; pesan ayah sudah saya lakukan. Duduklah dan makanlah daging buruan yang saya bawakan ini, supaya ayah dapat memberkati saya." ^20Ishak berkata, "Cepat sekali engkau mendapatnya, Nak." Jawab Yakub, "Karena TUHAN Allah yang disembah ayah telah menolong saya." ^21Lalu kata Ishak kepada Yakub, "Marilah dekat-dekat supaya saya dapat merabamu. Benarkah engkau Esau?" ^22Yakub mendekati ayahnya, dan ayahnya itu merabanya serta berkata, "Suaramu seperti suara Yakub, tetapi lenganmu seperti lengan Esau." ^23Ishak tidak mengenali Yakub karena lengannya berbulu seperti lengan Esau. Tetapi pada saat Yakub hendak diberkatinya, ^24ia masih bertanya sekali lagi, "Benarkah engkau Esau?" "Benar," jawab Yakub. ^25Lalu berkatalah Ishak, "Berilah saya daging itu. Setelah saya makan akan saya berikan berkat saya kepadamu." Yakub memberikan daging itu kepadanya dan juga sedikit anggur untuk diminum. ^26Lalu berkatalah ayahnya kepadanya, "Marilah lebih dekat lagi, Nak, dan ciumlah saya." ^27Ketika Yakub mendekat untuk mengecupnya, Ishak mencium bau pakaian Esau, lalu diberkatinya dia. Kata Ishak, "Bau sedap anak saya seperti bau padang yang telah diberkati TUHAN. ^28Semoga Allah memberikan kepadamu embun dari langit, dan membuat ladang-ladangmu subur! Semoga Dia memberikan kepadamu gandum dan anggur berlimpah-limpah! ^29Semoga bangsa-bangsa menjadi hambamu, dan suku-suku bangsa takluk kepadamu. Semoga engkau menguasai semua sanak saudaramu, dan keturunan ibumu sujud di hadapanmu. Semoga terkutuklah semua orang yang mengutuk engkau dan diberkatilah semua orang yang memberkati engkau." ^30Segera sesudah Ishak memberikan berkatnya dan Yakub pergi, Esau, abangnya, pulang dari berburu. ^31Dia juga memasak makanan yang enak lalu membawanya kepada ayahnya, katanya, "Duduklah, Ayah, dan makanlah daging yang saya bawa untuk Ayah, supaya Ayah dapat memberkati saya." ^32"Siapa engkau?" tanya Ishak. "Esau anak Ayah yang sulung," jawabnya. ^33Ishak mulai gemetar seluruh tubuhnya, dan dia bertanya, "Jika begitu, siapa yang telah memburu binatang dan membawanya kepada saya tadi? Saya telah memakannya sebelum engkau tiba. Lalu saya telah berikan berkat saya yang terakhir kepadanya, dan kini berkat itu menjadi miliknya selama-lamanya." ^34Setelah Esau mendengar itu, dia menangis dengan nyaring dan penuh kepedihan, lalu katanya, "Berkatilah saya juga, Ayah!" ^35Ishak berkata, "Adikmu telah datang kemari dan menipu saya. Dia telah mengambil berkat yang sebetulnya akan saya berikan kepadamu." ^36Esau berkata, "Inilah kedua kalinya dia menipu saya. Pantas namanya Yakub. Dia telah mengambil hak saya sebagai anak sulung, dan sekarang ia mengambil pula berkat yang untuk saya. Apakah Ayah tidak mempunyai berkat lain bagi saya?" ^37Ishak menjawab, "Saya telah menjadikan dia tuanmu, dan semua sanak saudaranya saya jadikan hambanya. Saya telah memberikan kepadanya gandum dan anggur. Sekarang tidak ada apa-apa lagi yang dapat saya lakukan untukmu, Nak!" ^38Esau tidak mau berhenti memohon kepada ayahnya, "Apakah Ayah hanya mempunyai satu berkat saja? Berkatilah saya juga, Ayah!" Lalu mulailah dia menangis lagi. ^39Kemudian Ishak berkata kepadanya, "Tidak akan ada embun dari langit bagimu, tidak akan ada ladang yang subur untukmu. ^40Engkau akan hidup dari pedangmu, namun menjadi hamba adikmu, tetapi bila engkau memberontak, engkau akan lepas dari kuasanya." ^41Maka Esau membenci Yakub karena ayahnya telah memberikan berkatnya kepada adiknya itu. Pikirnya, "Tidak lama lagi ayah meninggal dan sehabis kita berkabung, Yakub akan saya bunuh!" ^42Ketika Ribka mendengar tentang rencana Esau itu, ia menyuruh memanggil Yakub dan berkata, "Dengarkan, abangmu Esau bermaksud membalas dendam dan membunuh engkau. ^43Nah, lakukanlah apa yang saya katakan ini. Pergilah dengan segera kepada abang saya Laban di Haran, ^44dan tinggallah bersama dia untuk beberapa waktu lamanya, sampai kemarahan abangmu reda ^45dan ia melupakan apa yang telah engkau lakukan terhadapnya. Kemudian saya akan menyuruh orang membawamu pulang kemari. Tidak mau saya kehilangan kedua anak saya pada hari yang sama." ^46Maka berkatalah Ribka kepada Ishak, "Saya jemu dan bosan melihat istri-istri Esau dari suku bangsa asing itu. Jika Yakub juga kawin dengan gadis Het, lebih baik saya mati saja." _________________________________________________________________ Chapter 28 ^1Kemudian Ishak memanggil Yakub, lalu memberkati dia serta berkata, "Janganlah engkau kawin dengan gadis Kanaan. ^2Pergilah ke Mesopotamia, kepada keluarga Betuel, kakekmu, dan kawinlah dengan salah seorang anak pamanmu Laban. ^3Semoga Allah Yang Mahakuasa memberkati perkawinanmu dan memberikan kepadamu anak cucu yang banyak, sehingga engkau menjadi leluhur banyak bangsa! ^4Semoga TUHAN memberkati engkau dan keturunanmu sebagaimana telah diberkatinya Abraham, dan semoga engkau memiliki tanah yang kaudiami ini, yang telah diberikan Allah kepada Abraham!" ^5Demikianlah Ishak melepas Yakub pergi ke Mesopotamia, kepada Laban, anak Betuel orang Aram itu. Laban adalah abang Ribka ibu Yakub dan Esau. ^6Esau mendengar bahwa Ishak telah memberkati Yakub dan melepas dia pergi ke Mesopotamia untuk mencari istri di situ. Juga bahwa pada waktu Ishak memberkati Yakub, ia melarang Yakub kawin dengan gadis Kanaan. ^7Selain itu Esau tahu bahwa Yakub mentaati perkataan ayah ibunya dan telah berangkat ke Mesopotamia. ^8Maka mengertilah Esau bahwa Ishak, ayahnya, tidak suka pada perempuan Kanaan, ^9sebab itu pergilah Esau kepada Ismael, anak Abraham, dan kawin dengan anak Ismael yang bernama Mahalat, adik Nebayot. ^10Yakub meninggalkan Bersyeba dan berangkat ke Haran. ^11Pada waktu matahari terbenam ia sampai di suatu tempat, lalu bermalam di situ. Ia berbaring hendak tidur; kepalanya berbantalkan sebuah batu. ^12Kemudian bermimpilah ia bahwa ia melihat sebuah tangga yang berdiri di bumi dan ujungnya mencapai langit dan malaikat-malaikat turun naik di tangga itu. ^13Dan di sampingnya berdirilah TUHAN dan berkata, "Akulah TUHAN, Allah yang dipuja Abraham dan Ishak. Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu tanah tempat engkau berbaring ini. ^14Keturunanmu akan sebanyak debu di bumi. Mereka akan memperluas wilayah mereka ke segala arah, dan melalui engkau dan keturunanmu, Aku akan memberkati semua bangsa di bumi. ^15Ingatlah, Aku akan menolong dan melindungimu, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawamu kembali ke negeri ini. Aku tak akan meninggalkan engkau sampai telah Kulakukan segala apa yang Kujanjikan kepadamu." ^16Lalu Yakub bangun dari tidurnya dan berkata, "TUHAN ada di sini, di tempat ini, tetapi baru sekarang aku mengetahuinya!" ^17Ia menjadi takut lalu berkata, "Alangkah seramnya tempat ini! Pastilah ini rumah Allah, pintu gerbang surga." ^18Keesokan harinya pagi-pagi, Yakub bangkit, lalu mengambil batu yang dipakainya sebagai bantal dan menegakkannya menjadi batu peringatan. Dituangkannya minyak zaitun di atas batu itu untuk dikhususkan bagi Allah. ^19Tempat itu dinamakannya Betel. (Dahulu namanya Lus). ^20Lalu bersumpahlah Yakub, "Jika TUHAN menolong dan melindungi saya pada perjalanan ini serta memberikan kepada saya makanan dan pakaian ^21sehingga saya kembali ke rumah ayah saya dengan selamat, TUHAN akan menjadi Allah saya. ^22Dan saya akan memberikan kepada TUHAN sepersepuluh dari segala sesuatu yang TUHAN berikan kepada saya. Batu peringatan yang saya tegakkan ini akan menjadi tempat pemujaan bagi TUHAN." _________________________________________________________________ Chapter 29 ^1Yakub meneruskan perjalanannya dan pergi ke negeri di sebelah timur Kanaan. ^2Tiba-tiba dilihatnya sebuah sumur di padang, dan di dekatnya berbaringlah tiga kawanan kambing domba yang biasanya diberi minum di situ. Sumur itu tertutup batu besar. ^3Kalau semua kawanan kambing domba sudah berkumpul di tempat itu, para gembala menggulingkan batu itu ke samping, lalu kambing domba itu diberi minum. Setelah itu para gembala menutup sumur itu kembali. ^4Lalu bertanyalah Yakub kepada para gembala yang ada di situ, "Hai kawan, dari mana kalian ini?" "Dari Haran," jawab mereka. ^5Yakub bertanya lagi, "Kenalkah kalian kepada Laban anak Nahor?" "Kenal," jawab mereka. ^6"Bagaimana keadaannya?" tanya Yakub lagi. "Baik-baik saja," jawab mereka. "Lihatlah, itu anaknya perempuan yang bernama Rahel. Ia datang membawa kawanan kambing domba ayahnya." ^7Kata Yakub, "Hari masih siang dan belum tiba waktunya kambing domba dimasukkan ke dalam kandang. Mengapa binatang-binatang itu tidak kalian beri minum, lalu kalian biarkan makan rumput lagi?" ^8Jawab mereka, "Kami baru dapat memberi minum domba-domba itu kalau semua kawanan domba sudah berkumpul di sini dan batu penutup sudah digulingkan." ^9Selagi Yakub berbicara dengan mereka, Rahel datang dengan kawanan kambing dombanya. ^10Ketika Yakub melihat Rahel bersama kawanannya itu, pergilah Yakub ke sumur itu, lalu menggulingkan batu penutupnya ke samping dan memberi minum kawanan itu. ^11Kemudian ia mencium Rahel, dan menangis karena terharu. ^12Katanya kepada Rahel, "Saya anak Ribka, saudara ayahmu." Lalu berlarilah Rahel pulang ke rumahnya untuk menceritakan hal itu kepada ayahnya. ^13Ketika Laban mendengar berita tentang Yakub, kemanakannya itu, berlarilah ia hendak menemuinya. Laban memeluk Yakub dan menciumnya, lalu membawanya masuk ke dalam rumah. Setelah Yakub menceritakan segala hal ihwalnya kepada Laban, ^14Laban berkata, "Memang benar, engkau keluarga dekat dengan saya." Yakub tinggal di rumah itu sebulan penuh. ^15Pada suatu hari berkatalah Laban kepada Yakub, "Tidak patut engkau bekerja padaku dengan cuma-cuma, hanya karena engkau sanak saudaraku. Berapa upah yang kauinginkan?" ^16Adapun Laban mempunyai dua anak perempuan; yang sulung bernama Lea, dan adiknya bernama Rahel. ^17Lea matanya indah, sedangkan Rahel bertubuh molek dan berwajah cantik. ^18Yakub telah jatuh cinta kepada Rahel, sebab itu ia menjawab kepada Laban, "Saya mau bekerja selama tujuh tahun jika Paman mengizinkan saya kawin dengan Rahel." ^19Kata Laban, "Lebih baik saya berikan dia kepadamu daripada kepada orang lain; jadi tinggallah di sini." ^20Maka bekerjalah Yakub selama tujuh tahun untuk mendapat Rahel, dan baginya tahun-tahun itu berlalu seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada gadis itu. ^21Sesudah itu Yakub berkata kepada Laban, "Tujuh tahun sudah lewat; izinkanlah saya kawin dengan anak Paman." ^22Lalu Laban mengadakan pesta perkawinan dan mengundang semua orang di kota itu. ^23Tetapi pada malam itu, bukan Rahel, melainkan Lea yang diantarkan Laban kepada Yakub, dan Yakub bersetubuh dengan dia. ^24(Laban memberikan hambanya perempuan yang bernama Zilpa kepada Lea, untuk menjadi hambanya.) ^25Baru keesokan harinya Yakub mengetahui bahwa Lea yang dikawininya. Lalu pergilah Yakub kepada Laban dan berkata, "Mengapa Paman perlakukan saya begini? Bukankah saya bekerja untuk mendapat Rahel? Mengapa Paman menipu saya?" ^26Laban menjawab, "Menurut adat di sini, adik tidak boleh kawin lebih dahulu daripada kakak. ^27Tunggulah sampai selesai pesta tujuh hari perkawinan, nanti saya berikan Rahel kepadamu juga, asal engkau mau bekerja tujuh tahun lagi." ^28Yakub setuju, dan setelah pesta itu lewat, Laban memberikan kepadanya Rahel menjadi istrinya. ^29(Laban memberikan hambanya perempuan yang bernama Bilha kepada Rahel, untuk menjadi hambanya.) ^30Yakub bersetubuh dengan Rahel juga, dan ia lebih mencintai Rahel daripada Lea. Kemudian ia bekerja tujuh tahun lagi. ^31Ketika TUHAN melihat bahwa Lea tidak begitu dicintai seperti Rahel, TUHAN mengizinkan Lea melahirkan anak, tetapi Rahel tetap tidak mendapat anak. ^32Lea mengandung lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Katanya, "TUHAN telah melihat kesusahan saya, dan sekarang suami saya akan mencintai saya." Lalu dinamakannya anaknya itu Ruben. ^33Lea mengandung lagi lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Kata Lea, "TUHAN telah memberikan kepada saya anak ini pula karena didengarnya bahwa saya tidak dicintai." Lalu dinamakannya anaknya itu Simeon. ^34Lea mengandung lagi lalu melahirkan seorang anak laki-laki. Katanya, "Sekarang suami saya akan lebih terikat kepada saya karena saya telah melahirkan tiga anak laki-laki." Lalu dinamakannya anaknya itu Lewi. ^35Kemudian Lea hamil lagi dan melahirkan seorang anak laki-laki. Katanya, "Kali ini saya akan memuji TUHAN." Lalu dinamakannya anaknya itu Yehuda. Sesudah itu Lea tidak melahirkan lagi. _________________________________________________________________ Chapter 30 ^1Tetapi Rahel belum juga mendapat anak. Sebab itu dia menjadi cemburu kepada kakaknya, lalu berkata kepada Yakub, "Berikanlah anak kepada saya, kalau tidak, saya akan mati." ^2Yakub marah kepada Rahel dan berkata, "Saya ini bukan Allah. Dialah yang membuat engkau tidak mendapat anak." ^3Lalu kata Rahel, "Ini hamba saya Bilha; tidurlah dengan dia supaya ia melahirkan. Dengan demikian saya bisa menjadi ibu melalui dia." ^4Lalu diberikannya Bilha kepada suaminya, dan Yakub bersetubuh dengan hamba itu. ^5Bilha mengandung lalu melahirkan seorang anak laki-laki. ^6Rahel berkata, "Allah telah mengadili untuk kepentingan saya. Didengarnya doaku dan diberikannya seorang anak laki-laki kepada saya." Lalu dinamakannya anak itu Dan. ^7Bilha mengandung lagi dan melahirkan seorang anak laki-laki. ^8Kata Rahel, "Saya telah berjuang mati-matian melawan kakak saya, dan saya menang," karena itu dinamakannya anak itu Naftali. ^9Ketika Lea menyadari bahwa ia tidak bisa mendapat anak lagi, diberikannya hambanya, yaitu Zilpa, kepada Yakub untuk menjadi istri. ^10Zilpa melahirkan seorang anak laki-laki. ^11Lea berkata, "Saya beruntung," lalu dinamakannya anak itu Gad. ^12Zilpa melahirkan seorang anak laki-laki lagi, ^13dan Lea berkata, "Alangkah berbahagia saya! Sekarang semua wanita akan mengatakan saya berbahagia." Karena itu dinamakannya anak itu Asyer. ^14Pada musim panen gandum, Ruben pergi ke padang dan ditemukannya di sana sejenis tanaman obat, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya. Rahel berkata kepada Lea, "Berikanlah kepada saya sedikit dari tanaman obat yang ditemukan anakmu itu." ^15Jawab Lea, "Belum cukupkah engkau mengambil suami saya? Sekarang engkau malahan mencoba pula mengambil tanaman obat yang ditemukan anak saya." Kata Rahel, "Jika engkau mau memberikan tanaman obat anakmu itu kepada saya, engkau boleh tidur dengan Yakub malam ini." ^16Ketika Yakub pulang ke rumah dari padang sore itu, Lea menyambutnya sambil berkata, "Tidurlah bersama saya malam ini karena saya telah membayar untuk itu dengan tanaman obat dari anak saya." Lalu Yakub bersetubuh dengan dia pada malam itu. ^17Allah mengabulkan doa Lea, dan ia mengandung lalu melahirkan anak yang kelima. ^18Kata Lea, "Allah telah memberi saya upah sebab saya telah menyerahkan Zilpa kepada suami saya," karena itu dinamakannya anaknya itu Isakhar. ^19Lea mengandung lagi dan melahirkan anaknya yang keenam. ^20Katanya, "Allah telah memberikan kepada saya hadiah yang indah sekali. Sekarang suami saya akan menghargai saya, sebab saya telah melahirkan enam anak laki-laki," karena itu dinamakannya anaknya itu Zebulon. ^21Sesudah itu Lea melahirkan seorang anak perempuan yang dinamakannya Dina. ^22Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mengabulkan doanya dan memungkinkan dia melahirkan anak. ^23Maka Rahel mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Kata Rahel, "Allah telah menghilangkan kehinaan saya. ^24Semoga TUHAN memberikan kepada saya anak laki-laki seorang lagi." Karena itu dinamakannya anaknya itu Yusuf. ^25Sesudah Rahel melahirkan Yusuf, Yakub berkata kepada Laban, "Izinkanlah saya pulang ke negeri saya. ^26Biarkan saya pergi membawa kedua istri serta anak-anak saya. Mereka telah saya peroleh dengan bekerja pada Paman. Paman tahu, saya sudah bekerja keras sekali." ^27Laban berkata kepadanya, "Dengar dulu: Saya mendapat ramalan bahwa TUHAN telah memberkati saya karena engkau. ^28Katakan saja berapa yang kauminta." ^29Jawab Yakub, "Paman sendiri tahu saya sudah bekerja keras sekali, dan ternak Paman bertambah banyak karena pemeliharaan saya. ^30Sebelum saya datang, harta milik Paman tidak seberapa, tetapi sekarang Paman sudah kaya. TUHAN telah memberkati Paman karena saya. Sekarang sudah waktunya saya bekerja untuk keluarga saya sendiri." ^31Kata Laban, "Jadi apa yang harus kuberikan kepadamu?" Yakub menjawab, "Tak usah Paman berikan apa-apa. Saya akan tetap memelihara ternak Paman, asal Paman setuju dengan usul saya ini: ^32Izinkan saya pada hari ini berjalan di tengah-tengah segala kawanan kambing domba Paman, dan mengambil setiap anak domba yang hitam, dan juga setiap kambing muda yang belang atau berbintik-bintik. Itu saja upah yang saya inginkan. ^33Di kemudian hari dengan mudah dapat Paman ketahui apakah saya telah berlaku jujur. Bilamana Paman datang untuk memeriksa upah saya, dan melihat ada kambing yang tidak berbintik-bintik atau belang, atau domba yang tidak hitam, Paman akan tahu bahwa binatang itu telah saya curi." ^34Laban menjawab, "Setuju! Kita akan melakukan apa yang kauusulkan itu!" ^35Tetapi pada hari itu Laban memisahkan semua kambing jantan yang loreng atau belang dan semua kambing betina yang belang, berbintik-bintik, atau yang ada noda putihnya; ia juga memisahkan semua domba yang hitam. Kemudian disuruhnya anak-anaknya mengurus binatang-binatang itu, ^36lalu pergilah mereka dengan binatang-binatang itu menjauhi Yakub, jaraknya tiga hari perjalanan. Sisa dari kawanan kambing domba milik Laban dipelihara oleh Yakub. ^37Kemudian Yakub mengambil dahan-dahan hijau dari pohon hawar, pohon badam dan pohon berangan, dan mengupas sebagian dari kulitnya sehingga menjadi belang-belang. ^38Diletakkannya dahan-dahan itu di depan kawanan kambing itu, di dalam tempat minumnya, karena binatang-binatang itu suka kawin waktu hendak minum. ^39Jadi jika kambing-kambing itu kawin di depan dahan-dahan itu, anaknya loreng atau belang atau berbintik-bintik. ^40Kemudian Yakub mengambil domba-domba lalu menghadapkannya ke arah kambing-kambing yang loreng dan hitam. Dengan cara itu ia memperoleh kawanan binatangnya sendiri dan memisahkannya dari kawanan binatang Laban. ^41Apabila binatang-binatang yang kuat sedang kawin, Yakub meletakkan dahan-dahan yang dikupasnya itu di depan mereka, di dalam tempat minumnya. ^42Tetapi dahan-dahan itu tidak diletakkannya di depan binatang-binatang yang lemah. Jadi, semua binatang yang putih itu lemah, dan itulah milik Laban, sedangkan semua binatang yang hitam, belang dan berbintik-bintik itu kuat, dan itulah milik Yakub. ^43Dengan demikian Yakub menjadi kaya raya. Dia mempunyai banyak kawanan kambing domba, unta, keledai dan hamba-hamba. _________________________________________________________________ Chapter 31 ^1Yakub mendengar anak-anak Laban berkata begini, "Yakub telah mengambil segala harta milik ayah kita. Semua kekayaannya berasal dari harta ayah kita." ^2Yakub melihat juga bahwa Laban tidak lagi ramah seperti dahulu kepadanya. ^3Lalu TUHAN berkata kepada Yakub, "Kembalilah ke negeri bapakmu dan kepada sanak saudaramu. Aku akan melindungi engkau." ^4Sesudah itu Yakub menyuruh orang memberitahukan kepada Rahel dan Lea supaya bertemu dengan dia di padang, di tempat kawanan kambing dombanya. ^5Lalu kata Yakub kepada mereka, "Saya melihat bahwa ayahmu tidak ramah lagi seperti biasanya kepada saya; tetapi Allah yang dipuja ayah saya melindungi saya. ^6Kamu berdua tahu juga bahwa saya telah bekerja pada ayahmu sekuat tenaga saya. ^7Meskipun begitu saya telah ditipunya dan diubahnya upah saya sampai sepuluh kali. Tetapi Allah tidak membiarkan dia berbuat jahat kepada saya. ^8Sewaktu ayahmu berkata, 'Kambing yang berbintik-bintik akan menjadi upahmu,' maka segala kawanan melahirkan anak yang berbintik-bintik. Sewaktu ia berkata, 'Kambing yang belang akan menjadi upahmu,' maka segala kawanan itu melahirkan anak yang belang. ^9Demikianlah Allah telah mengambil kawanan binatang milik ayahmu lalu memberikannya kepada saya. ^10Dan pada musim kawin binatang-binatang itu, saya bermimpi melihat semua kambing jantan yang sedang kawin, loreng, berbintik-bintik dan belang. ^11Dan Allah dengan rupa malaikat berbicara dengan saya dalam mimpi itu, kata-Nya, 'Yakub!' Saya pun menjawab, 'Ya'. ^12Malaikat itu berkata lagi, 'Lihat, semua kambing jantan yang sedang kawin itu loreng, dan berbintik-bintik dan belang. Aku sengaja mengatur itu bagimu karena telah Kulihat semua yang dilakukan oleh Laban terhadapmu. ^13Akulah Allah yang telah menampakkan diri kepadamu di Betel. Di sana engkau telah mempersembahkan sebuah batu peringatan, dengan menuangkan minyak zaitun diatasnya. Di sana pula engkau bersumpah kepada-Ku. Sekarang bersiaplah dan kembalilah ke negeri kelahiranmu.'" ^14Lalu Lea dan Rahel menjawab, "Tidak ada bagian lagi dari kekayaan ayah kami yang akan kami warisi. ^15Kami ini dianggapnya sebagai orang asing. Dia telah menjual kami dan apa yang telah diterimanya untuk itu, telah dihabiskannya juga. ^16Semua kekayaan yang telah diambil Allah dari ayah kami sebenarnya milik kami dan milik anak-anak kami. Lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu." ^17Lalu Yakub berkemas-kemas untuk pulang kepada ayahnya di negeri Kanaan. Dinaikkannya istri-istri dan anak-anaknya ke atas unta, dan digiringnya semua kawanan kambing dombanya dan segala apa yang telah diperolehnya di Mesopotamia. ^18(31:17) ^19Pada waktu itu Laban ada di padang sedang menggunting bulu domba-dombanya, dan pada waktu itulah Rahel mencuri patung pelindung keluarga kepunyaan ayahnya. ^20Yakub mengakali Laban dengan tidak memberitahukan keberangkatannya. ^21Ia mengambil segala harta miliknya dan pergi dengan tergesa-gesa. Ia menyeberangi Sungai Efrat lalu menuju daerah pegunungan Gilead. ^22Baru tiga hari kemudian Laban diberitahukan bahwa Yakub telah lari. ^23Lalu Laban mengumpulkan orang-orangnya dan bersama-sama mereka mengejar Yakub selama tujuh hari sampai menyusulnya di daerah pegunungan Gilead. ^24Malam hari Allah datang kepada Laban dalam mimpinya, dan berkata, "Awas, jangan sekali-kali engkau mengancam Yakub dengan sepatah kata pun." ^25Pada waktu itu Yakub sudah memasang kemahnya di sebuah bukit. Kemudian di sebuah bukit yang lain di daerah itu juga Laban dan orang-orangnya memasang kemahnya. ^26Setelah itu Laban berkata kepada Yakub, "Mengapa engkau mengakali saya dan membawa lari anak-anak saya, seakan-akan mereka tawanan perang? ^27Mengapa engkau mengakali saya dan pergi dengan diam-diam, tanpa minta diri? Seandainya engkau minta diri, pastilah saya melepasmu pergi dengan senang diiringi nyanyian musik rebana dan kecapi! ^28Engkau bahkan tidak memberi saya kesempatan untuk mencium anak cucu saya sebagai perpisahan. Bodoh benar tindakanmu! ^29Saya cukup kuat untuk berbuat jahat kepadamu, tetapi tadi malam Allah yang dipuja ayahmu memperingatkan saya supaya sekali-kali jangan mengancam engkau. ^30Saya tahu bahwa engkau berangkat itu karena ingin sekali pulang. Tetapi mengapa engkau mencuri patung pelindung keluarga saya?" ^31Lalu Yakub menjawab, "Saya pergi dengan diam-diam karena takut Paman akan menahan anak-anak Paman. ^32Mengenai patung itu, jika Paman menemukan seorang di sini yang telah mencurinya, ia akan dihukum mati. Periksalah, apakah ada barang-barang milik Paman di sini. Kalau ada, silakan ambil. Dan orang-orang kita boleh menyaksikannya." Yakub tidak tahu bahwa Rahel yang mencuri patung itu. ^33Lalu Laban pergi ke kemah Yakub dan menggeledahnya; sesudah itu ia ke kemah Lea dan ke kemah kedua hamba wanita itu, tetapi patung itu tidak ditemukannya. Akhirnya ia masuk ke dalam kemah Rahel. ^34Sementara itu Rahel telah mengambil patung itu dan memasukkannya ke dalam kantong pelana unta, sedangkan ia sendiri duduk di atas pelana itu. Laban menggeledah seluruh kemah Rahel, tetapi tidak berhasil menemukan patung itu. ^35Lalu Rahel berkata kepada ayahnya, "Janganlah Ayah marah, saya tidak dapat berdiri menyambut Ayah, sebab saya sedang datang bulan." Laban mencari dengan teliti, tetapi tidak menemukan patung itu. ^36Maka marahlah Yakub, "Kejahatan apakah yang telah saya lakukan?" tanyanya geram. "Apa salah saya sehingga Paman mengejar-ngejar saya? ^37Sekarang, sesudah menggeledah segala barang saya, apakah Paman menemukan barang milik Paman? Keluarkanlah barang itu dan letakkan di sini, supaya orang-orang saya dan orang-orang Paman dapat melihatnya dan memutuskan siapa di antara kita yang benar. ^38Dua puluh tahun saya sudah tinggal pada Paman. Kawanan domba dan kambing Paman telah berhasil berkembang biak, dan belum pernah saya makan seekor kambing jantan pun dari ternak Paman. ^39Yang mati diterkam binatang buas tidak pernah saya bawa kepada Paman, tetapi saya sendirilah yang menggantinya. Yang dicuri pada waktu siang maupun malam selalu Paman tuntut supaya saya yang menggantinya. ^40Seringkali saya kepanasan pada waktu siang dan kedinginan pada waktu malam. Dan kerap kali saya tidak dapat tidur pula. ^41Begitulah keadaan saya ketika bekerja pada Paman selama dua puluh tahun penuh. Empat belas tahun lamanya saya bekerja untuk mendapat kedua anak Paman itu--dan enam tahun lagi untuk mendapat kawanan kambing domba itu. Dan selama itu pun Paman mengubah upah saya sampai sepuluh kali. ^42Seandainya saya tidak dilindungi oleh Allah leluhur saya, yaitu Allah yang dipuja oleh Abraham dan Ishak, maka Paman pasti sudah menyuruh saya pergi dengan tangan kosong. Tetapi Allah telah memperhatikan kesusahan saya dan pekerjaan yang telah saya lakukan, dan tadi malam Ia telah memberikan keputusan-Nya." ^43Lalu Laban menjawab Yakub, "Kedua wanita itu anak saya; anak mereka adalah milik saya, dan kawanan domba itu kepunyaan saya pula. Sesungguhnya, segala sesuatu yang kaulihat di sini sayalah yang punya. Tetapi saya tidak dapat berbuat apa-apa untuk mempertahankan anak cucu saya. ^44Karena itu marilah kita membuat perjanjian dan menyusun batu-batu sebagai tanda perjanjian itu." ^45Kemudian Yakub mengambil sebuah batu dan ditegakkannya menjadi batu peringatan. ^46Lalu ia menyuruh orang-orangnya mengumpulkan batu dan membuat timbunan. Setelah itu mereka makan bersama di dekat timbunan batu itu. ^47Laban menamakan timbunan batu itu Yegar-Sahaduta, sedangkan Yakub menamakannya Galed. ^48Kata Laban kepada Yakub, "Timbunan batu ini akan menjadi peringatan bagi kita berdua." Itulah sebabnya tempat itu dinamakan Galed. ^49Laban berkata juga, "Semoga TUHAN mengawasi kita selama kita hidup berjauhan." Karena itu tempat itu dinamakan juga Mizpa. ^50Laban berkata lagi, "Jika engkau berbuat jahat kepada anak-anak saya, atau mengawini wanita-wanita lain, walaupun tidak ada yang mengetahuinya, ingatlah, Allah mengawasi kita. ^51Inilah batu-batu yang telah saya timbun, dan ini batu peringatan. ^52Baik timbunan ini, maupun batu peringatan itu mengingatkan kita bahwa saya tidak boleh melewati timbunan ini untuk menyerang engkau, dan engkau pun tidak boleh melewati timbunan ini dan batu peringatan ini untuk menyerang saya. ^53Allah yang dipuja Abraham dan dipuja ayah saya Nahor akan menjadi hakim antara kita." Lalu Yakub bersumpah demi Allah yang disembah oleh Ishak, ayahnya, untuk menepati janjinya. ^54Ia menyembelih seekor binatang dan mempersembahkannya di atas bukit itu. Lalu diundangnya orang-orangnya untuk makan bersama. Setelah selesai makan, mereka bermalam di bukit itu. ^55Keesokan harinya pagi-pagi, Laban memberi cium perpisahan kepada anak cucunya, memberkati mereka, lalu pulang ke tempat tinggalnya. _________________________________________________________________ Chapter 32 ^1Yakub meneruskan perjalanannya. Lalu beberapa malaikat datang menemui dia. ^2Ketika Yakub melihat mereka, ia berkata, "Ini perkemahan Allah," karena itu dinamakannya tempat itu Mahanaim. ^3Setelah itu Yakub menyuruh beberapa utusan berjalan mendahului dia ke negeri Edom untuk menemui Esau, abangnya. ^4Yakub berkata kepada mereka, "Katakanlah kepada abang saya Esau begini, 'Saya Yakub, hambamu. Selama ini saya telah tinggal pada Laban. ^5Sekarang saya mempunyai sapi, keledai, domba, kambing dan hamba-hamba. Saya mengirimkan kabar kepada tuan saya, dengan harapan tuan saya akan senang.'" ^6Ketika para utusan kembali lagi kepada Yakub, mereka berkata, "Kami telah pergi kepada Esau, abang Tuan dan sekarang ia dalam perjalanan kemari untuk menemui Tuan. Ia datang dengan empat ratus orang." ^7Mendengar itu Yakub sangat ketakutan dan khawatir. Lalu orang-orang yang ada bersamanya dibaginya menjadi dua kelompok, demikian pula dombanya, kambingnya, sapi dan untanya. ^8Pikirnya, "Jika Esau datang dan menyerang kelompok yang pertama, maka kelompok kedua mungkin sempat menyelamatkan diri." ^9Kemudian Yakub berdoa, "Ya Allah, yang dipuja oleh kakek saya Abraham, dan ayah saya Ishak, dengarkanlah saya! TUHAN telah menyuruh saya pulang kembali ke negeri saya dan sanak saudara saya. Dan TUHAN berjanji akan mengatur segala sesuatu dengan baik bagi saya. ^10Saya tidak layak menerima segala kasih dan kesetiaan yang sudah TUHAN tunjukkan kepada saya. Ketika saya berangkat menyeberangi Sungai Yordan, saya tidak membawa apa-apa selain tongkat. Sekarang saya datang kembali dengan dua kelompok ini. ^11Saya mohon dengan sangat, selamatkanlah saya dari abang saya Esau. Saya takut jangan-jangan ia datang menyerang dan membinasakan kami semua, juga wanita dan anak-anak. ^12Ingatlah bahwa TUHAN telah berjanji akan mengatur segala sesuatu dengan baik bagi saya dan memberi kepada saya banyak keturunan. Tidak seorang pun dapat menghitungnya karena banyaknya seperti pasir di pantai laut." ^13Setelah bermalam di situ, Yakub mengambil sebagian dari binatang-binatang untuk dihadiahkan kepada Esau. Hadiah itu berupa: dua ratus kambing betina, dua puluh kambing jantan, dua ratus domba betina, dua puluh domba jantan, tiga puluh unta yang sedang menyusui, bersama anaknya, empat puluh sapi betina, sepuluh sapi jantan, dua puluh keledai betina dan sepuluh keledai jantan. ^14(32:13) ^15(32:13) ^16Dibagi-baginya binatang-binatang itu menjadi beberapa kelompok lalu masing-masing diserahkannya kepada seorang hambanya. Katanya kepada mereka, "Berjalanlah mendahului aku, dan jagalah supaya ada jarak antara kelompok yang satu dengan kelompok yang berikutnya." ^17Yakub memerintahkan kepada hamba yang pertama, "Jika abangku Esau bertemu denganmu, dan bertanya, 'Siapa tuanmu? Mau ke mana? Siapakah pemilik binatang-binatang yang kamu giring itu?' ^18Maka jawablah, 'Milik hambamu Yakub. Ia mengirim ini sebagai persembahan kepada Esau, tuannya. Hambamu Yakub sendiri sedang menyusul kami.'" ^19Kepada hambanya yang kedua, ketiga dan semua orang yang ditugaskan mengurus kawanan-kawanan itu, diberinya perintah yang sama. Sebab Yakub berpikir ia dapat membujuk Esau dengan persembahan itu, sehingga kalau bertemu nanti, Esau mau memaafkan dia. ^20(32:19) ^21Jadi ia mengirimkan lebih dahulu persembahan itu, sedangkan ia sendiri bermalam di perkemahan. ^22Pada malam itu juga Yakub bangun lalu membawa kedua istrinya, kedua selirnya dan kesebelas anaknya, menyeberang Sungai Yabok. ^23Setelah menyeberangkan mereka, ia kembali dan mengirim segala miliknya ke seberang. ^24Tetapi ia tinggal seorang diri. Maka datanglah seorang laki-laki bergumul dengan Yakub sampai menjelang pagi. ^25Ketika orang itu merasa bahwa ia tidak akan menang dalam pergumulan itu, dipukulnya Yakub pada pinggulnya, sampai sendi pinggul itu terkilir. ^26Lalu kata orang itu, "Lepaskan aku; sebentar lagi matahari terbit." Jawab Yakub, "Saya tidak akan melepaskan Tuan, kecuali jika Tuan memberkati saya." ^27"Siapa namamu?" tanya orang itu. "Yakub," jawabnya. ^28Orang itu berkata, "Namamu bukan Yakub lagi. Engkau telah bergumul dengan Allah dan dengan manusia, dan engkau menang; karena itu namamu menjadi Israel." ^29Yakub berkata, "Katakanlah nama Tuan." Tetapi orang itu menjawab, "Tidak perlu engkau bertanya siapa namaku!" Lalu diberkatinya Yakub. ^30Kemudian Yakub berkata, "Saya telah bertemu muka dengan Allah, dan saya masih hidup." Karena itu dinamakannya tempat itu Pniel. ^31Pada waktu matahari terbit, Yakub meninggalkan Pniel, dan ia pincang karena sendi pinggulnya terkilir. ^32Sampai sekarang pun keturunan Israel tidak makan daging yang menutupi sendi pinggul binatang, karena Yakub telah kena pukulan pada pinggulnya. _________________________________________________________________ Chapter 33 ^1Yakub melihat Esau datang dengan empat ratus orangnya. Karena itu dibaginya anak-anaknya di antara Lea, Rahel dan kedua selirnya. ^2Ia menempatkan kedua selirnya bersama anak-anak mereka di depan, kemudian Lea bersama anak-anaknya, lalu Rahel dan Yusuf di belakang sekali. ^3Yakub berjalan di depan mereka semua, dan sambil mendekati abangnya, ia sujud sampai tujuh kali. ^4Tetapi Esau berlari mendapatkan Yakub, lalu memeluknya dan menciumnya. Dan kedua orang itu bertangis-tangisan. ^5Ketika Esau melihat semua wanita dan anak-anak itu, ia bertanya, "Siapa mereka yang ada bersamamu ini?" "Mereka anak-anak saya," jawab Yakub, "Allah telah mengaruniakan anak-anak itu kepada saya." ^6Setelah itu para selir maju dengan anak-anak mereka, lalu sujud. ^7Kemudian datanglah Lea beserta anak-anaknya, dan yang terakhir Yusuf dan Rahel mendekat lalu mereka semua sujud. ^8Esau bertanya, "Apa maksudmu dengan rombongan-rombongan yang saya jumpai tadi?" Yakub menjawab, "Untuk menyenangkan hati Abang." ^9Tetapi Esau berkata, "Sudah cukup harta saya, tak perlu kau memberi hadiah kepada saya." ^10Kata Yakub, "Jangan! Jika saya telah menyenangkan hati Abang, terimalah persembahan saya ini. Bagiku, melihat wajah Abang sama dengan melihat wajah Allah, karena Abang begitu ramah kepada saya. ^11Saya mohon, terimalah persembahan yang telah saya bawa ini. Allah telah baik hati kepada saya dan memberikan segala sesuatu yang saya perlukan." Yakub terus mendesak sampai akhirnya Esau menerima pemberiannya itu. ^12Lalu Esau berkata, "Marilah kita bersiap-siap untuk berangkat, saya akan berjalan mendahuluimu." ^13Yakub menjawab, "Abang tahu bahwa anak-anak ini lemah, dan saya harus hati-hati dengan semua ternak yang sedang menyusui. Jika digiring cepat-cepat, walaupun hanya satu hari saja, maka seluruh kawanan binatang itu akan mati. ^14Berjalanlah lebih dahulu, saya ikut dengan perlahan-lahan. Saya akan berjalan secepat mungkin dengan ternak dan anak-anakku ini sampai dapat menyusul Abang di Edom." ^15Kata Esau, "Kalau begitu, baiklah saya tinggalkan padamu beberapa anak buah saya." Tetapi Yakub menjawab, "Tak usahlah bersusah-susah, saya hanya ingin menyenangkan hati Abang." ^16Demikianlah pada hari itu Esau berangkat kembali ke Edom. ^17Tetapi Yakub pergi ke Sukot, lalu mendirikan rumah bagi dirinya dan tempat berteduh bagi ternaknya. Itulah sebabnya tempat itu dinamakan Sukot. ^18Dalam perjalanan dari Mesopotamia, sampailah Yakub dengan selamat di kota Sikhem di negeri Kanaan, lalu memasang kemahnya di sebuah padang dekat kota. ^19Padang tempat perkemahannya itu dibelinya dari orang keturunan Hemor, ayah Sikhem, dengan harga seratus uang perak. ^20Kemudian ia mendirikan mezbah di situ dan menamakannya "El, Allah Israel". _________________________________________________________________ Chapter 34 ^1Pada suatu hari, Dina anak perempuan Yakub dan Lea, mengunjungi beberapa wanita Kanaan. ^2Ketika Sikhem, anak Hemor orang Hewi yang menjadi raja di wilayah itu melihat Dina, dilarikannya gadis itu, lalu diperkosanya. ^3Tetapi ia sangat tertarik kepada Dina, sehingga jatuh cinta kepadanya dan berusaha supaya gadis itu mencintainya pula. ^4Kata Sikhem kepada ayahnya, "Saya mohon Ayah berusaha mendapat gadis itu bagi saya. Saya ingin mengawininya." ^5Yakub mendengar bahwa anaknya telah dinodai kehormatannya, tetapi karena anak-anaknya sedang menjaga ternaknya di padang, ia tidak dapat mengambil tindakan apa pun sebelum mereka pulang. ^6Hemor, ayah Sikhem, datang kepada Yakub hendak berunding dengan dia. ^7Tepat pada waktu itu anak-anak Yakub pulang dari padang. Mendengar peristiwa itu, mereka terkejut dan sangat marah. Sebab dengan memperkosa anak Yakub itu, Sikhem telah menghina semua orang Israel. ^8Kata Hemor kepada Yakub, "Anak saya Sikhem telah jatuh cinta kepada anak Saudara; saya mohon supaya Saudara mengizinkan anak saya kawin dengan dia. ^9Marilah kita membuat persetujuan bahwa bangsa Saudara dan bangsa kami kawin campur. ^10Maka Saudara-saudara boleh tinggal bersama kami di negeri ini; di mana Saudara suka. Saudara-saudara boleh bebas berdagang dan memiliki harta benda." ^11Kemudian Sikhem berkata kepada ayah Dina serta abang-abangnya, "Penuhilah permintaan saya ini, maka saya akan memberikan apa saja yang kalian mau. ^12Katakanlah hadiah apa yang kalian inginkan, dan tentukanlah emas kawinnya. Saya akan memberikan apa yang kalian minta, asalkan kalian mengizinkan saya mengawini gadis itu." ^13Karena Sikhem telah menodai kehormatan adik mereka Dina, anak-anak Yakub berbohong kepada Sikhem dan Hemor ayahnya. ^14Kata mereka kepada kedua orang itu, "Kami malu mengizinkan adik kami kawin dengan orang yang tidak bersunat. ^15Kami hanya dapat menyetujui permintaanmu itu dengan satu syarat, yaitu: Kalian harus menjadi seperti kami, artinya semua laki-laki di antara kalian harus disunat. ^16Setelah itu kami akan menyetujui usulmu tentang kawin campur itu. Kami akan menetap di tengah-tengahmu dan menjadi satu bangsa denganmu. ^17Tetapi jika kamu tidak mau menerima syarat-syarat kami, dan tidak mau disunat, kami akan mengambil kembali gadis itu dan pergi." ^18Hemor dan Sikhem merasa syarat-syarat itu pantas, ^19dan Sikhem bersedia segera memenuhi syarat itu karena ia mencintai Dina. Di antara seluruh kaum keluarganya, Sikhemlah yang paling berpengaruh. ^20Kemudian Hemor dan Sikhem pergi ke tempat pertemuan di pintu gerbang kota, dan berbicara kepada warga kota mereka, begini, ^21"Orang-orang Israel itu sahabat kita. Jadi biarkanlah mereka tinggal di negeri ini bersama kita serta bebas pergi ke mana mereka suka. Negeri ini cukup luas bagi mereka juga. Kita bisa kawin dengan gadis-gadis mereka, dan mereka pun bisa kawin dengan gadis-gadis kita. ^22Tetapi orang-orang itu hanya mau tinggal bersama kita dan menjadi satu bangsa dengan kita dengan satu syarat, yaitu: semua laki-laki di antara kita harus disunat seperti mereka. ^23Nanti semua kawanan binatang mereka dan segala harta mereka menjadi milik kita. Jadi marilah kita menyetujui permintaan mereka supaya mereka tinggal bersama dengan kita." ^24Semua warga kota yang berkumpul itu menyetujui usul Hemor dan Sikhem, lalu semua orang laki-laki dewasa di kota itu disunat. ^25Tiga hari kemudian, ketika orang-orang lelaki itu masih kesakitan karena disunat, dua anak Yakub, yaitu abang Dina yang bernama Simeon dan Lewi, mengambil pedang mereka, lalu diam-diam masuk ke dalam kota. Kemudian mereka membunuh semua orang laki-laki di situ, ^26termasuk juga Hemor dan Sikhem. Lalu mereka mengambil Dina dari rumah Sikhem dan pergi. ^27Setelah pembantaian itu, anak-anak Yakub yang lain merampok kota itu sebagai balas dendam karena adik mereka telah dinodai kehormatannya. ^28Mereka mengambil kawanan kambing domba, sapi, keledai, dan segala yang ada di dalam kota dan di padang. ^29Mereka mengambil semua barang yang berharga, menawan semua wanita dan anak-anak, dan merampas segala isi rumah-rumah di kota itu. ^30Yakub berkata kepada Simeon dan Lewi, "Kalian menyusahkan saya. Sekarang orang Kanaan dan orang Feris dan semua penduduk di negeri ini akan membenci saya. Orang-orang kita tidak banyak; jika penduduk itu semua bersekutu melawan dan menyerang saya, seluruh keluarga kita akan dibinasakan." ^31Tetapi mereka menjawab, "Kami tidak dapat membiarkan adik kami diperlakukan sebagai pelacur." _________________________________________________________________ Chapter 35 ^1Pada suatu hari Allah berkata kepada Yakub, "Akulah Allah yang menampakkan diri kepadamu ketika engkau lari dari abangmu Esau. Pergilah segera ke Betel. Tinggallah di situ dan dirikanlah sebuah mezbah bagi-Ku." ^2Lalu Yakub berkata kepada keluarganya dan kepada semua orang yang ada bersama-sama dengan dia, "Kita akan berangkat dari sini dan pergi ke Betel. Di situ saya akan mendirikan mezbah bagi Allah yang telah menolong saya pada masa kesukaran saya dan yang telah melindungi saya ke mana saja saya pergi. Jadi buanglah patung dewa-dewa asing yang ada padamu; lakukanlah upacara pembersihan diri dan kenakanlah pakaian yang bersih." ^3(35:2) ^4Lalu mereka menyerahkan kepada Yakub semua patung dewa asing yang ada pada mereka dan juga anting-anting mereka. Semua benda itu ditanam Yakub di bawah pohon besar di dekat kota Sikhem. ^5Pada waktu Yakub dan rombongan keluarganya berangkat, Allah meliputi penduduk kota-kota sekitar dengan rasa takut, sehingga mereka tidak mengejar Yakub dan rombongannya. ^6Lalu sampailah mereka di tanah Kanaan di kota Betel yang dahulu bernama Lus. ^7Di situ Yakub mendirikan mezbah dan menamakan tempat itu "El-Betel", karena Allah telah menampakkan diri kepadanya di situ ketika ia lari dari abangnya. ^8Di sana juga Debora, inang pengasuh Ribka, meninggal lalu dikuburkan di bawah pohon besar di sebelah selatan kota itu. Itulah sebabnya pohon itu dinamakan "Pohon Tangis". ^9Setelah Yakub kembali dari Mesopotamia, Allah menampakkan diri lagi kepadanya dan memberkatinya. ^10Kata Allah kepadanya, "Engkau tidak akan disebut lagi Yakub, tetapi Israel." Demikianlah Allah menamakan dia Israel. ^11Lalu kata Allah pula, "Akulah Allah Yang Mahakuasa. Hendaklah engkau beranak cucu yang banyak! Engkau akan menurunkan bangsa-bangsa dan menjadi bapak leluhur raja-raja. ^12Negeri yang telah Kuberikan kepada Abraham dan Ishak, akan Kuberikan kepadamu dan keturunanmu." ^13Setelah itu Allah meninggalkan Yakub. ^14Di tempat Allah berbicara kepada Yakub, ia menegakkan sebuah batu peringatan. Lalu batu itu dipersembahkannya kepada Allah dengan menuangkan anggur dan minyak zaitun di atasnya. ^15Tempat itu dinamakannya "Betel". ^16Sesudah itu Yakub dan rombongannya meninggalkan Betel. Ketika mereka masih agak jauh dari Efrata, tibalah saatnya bagi Rahel untuk melahirkan. Tetapi anaknya sukar lahir. ^17Ketika sakit bersalinnya memuncak, berkatalah bidan kepadanya, "Besarkan hatimu, Rahel, anakmu laki-laki lagi." ^18Tetapi Rahel sudah mendekati ajalnya, dan ketika ia hendak menghembuskan napasnya yang penghabisan, dinamakannya anak itu Ben-Oni tetapi ayahnya menamakannya Benyamin. ^19Setelah Rahel meninggal, ia dikuburkan di sisi jalan yang menuju ke Efrata, yang sekarang bernama Betlehem. ^20Yakub menegakkan sebuah batu peringatan di situ, dan sampai hari ini pun kuburan Rahel masih ditandai oleh batu itu. ^21Sesudah itu Yakub meneruskan perjalanannya, lalu memasang kemahnya di suatu tempat lewat menara Eder. ^22Sementara mereka ada di tempat itu Ruben tidur dengan Bilha, selir ayahnya. Hal itu didengar Yakub, dan ia menjadi sangat marah. Yakub mempunyai dua belas anak laki-laki. ^23Anak-anak Lea ialah Ruben (anak sulung Yakub), Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar dan Zebulon. ^24Anak-anak Rahel ialah Yusuf dan Benyamin. ^25Anak-anak Bilha, hamba Rahel ialah Dan serta Naftali. ^26Anak-anak Zilpa, hamba Lea ialah Gad dan Asyer. Anak-anak itu lahir di Mesopotamia. ^27Lalu sampailah Yakub kepada Ishak ayahnya, di tempat tinggalnya di Mamre dekat Hebron. (Dulu Abraham kakeknya, juga tinggal di sana). ^28Pada usia amat tua, yaitu seratus delapan puluh tahun, Ishak meninggal lalu dikuburkan oleh Esau dan Yakub, anak-anaknya. ^29(35:28) _________________________________________________________________ Chapter 36 ^1Inilah keturunan Esau yang disebut juga Edom. ^2Esau menikah dengan tiga wanita Kanaan, yaitu: Ada, anak Elon orang Het; Oholibama, anak Ana dan cucu Zibeon orang Hewi; ^3Basmat, anak Ismael dan adik Nebayot. ^4Ada melahirkan Elifas, Basmat melahirkan Rehuel, ^5dan Oholibama melahirkan Yeus, Yaelam dan Korah. Semua anak itu lahir di negeri Kanaan. ^6Kemudian Esau meninggalkan Yakub dan pergi ke negeri lain membawa semua istrinya, anaknya dan semua orang yang ada di rumahnya, bersama dengan segala ternak dan harta benda yang telah diperolehnya di Kanaan. ^7Esau berpisah dari Yakub karena harta mereka terlalu banyak sehingga mereka tak dapat hidup bersama. Lagipula di negeri yang mereka diami itu tidak ada cukup makanan untuk ternak mereka yang sangat banyak itu. ^8Maka Esau yang juga dinamakan Edom, menetap di daerah pegunungan Seir. ^9Inilah keturunan Esau, leluhur orang Edom. ^10Istri Esau yang bernama Ada melahirkan seorang anak laki-laki, namanya Elifas. Dan Elifas mempunyai lima anak laki-laki, yaitu: Teman, Omar, Zefo, Gaetam dan Kenas. Elifas mempunyai selir, namanya Timna. Dia melahirkan anak laki-laki yang bernama Amalek. Istri Esau yang bernama Basmat melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Rehuel. Dan Rehuel mempunyai empat anak laki-laki, yaitu: Nahat, Zerah, Syama dan Miza. ^11(36:10) ^12(36:10) ^13(36:10) ^14Istri Esau yang bernama Oholibama, yaitu anak Ana dan cucu Zibeon, melahirkan tiga anak laki-laki, yaitu: Yeus, Yaelam dan Korah. ^15Inilah kepala suku-suku keturunan Esau: Elifas, anak sulung Esau, adalah leluhur suku-suku yang berikut ini: Teman, Omar, Zefo, Kenas, ^16Korah, Gaetam dan Amalek. Mereka semua keturunan Ada, istri Esau. ^17Rehuel, anak Esau, adalah leluhur suku-suku yang berikut ini: Nahat, Zerah, Syama dan Miza. Mereka semua keturunan Basmat, istri Esau. ^18Suku-suku yang berikut ini adalah keturunan Esau dari istrinya yang bernama Oholibama anak Ana, yaitu: Yeus, Yaelam dan Korah. ^19Semua suku itu keturunan Esau. ^20Penduduk asli tanah Edom dibagi atas suku-suku keturunan Seir, orang Hori. Suku-suku itu ialah: Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer dan Disyan. ^21(36:20) ^22Lotan adalah leluhur marga Hori dan Heman. (Lotan mempunyai saudara perempuan, yaitu Timna). ^23Syobal adalah leluhur marga: Alwan, Manahat, Ebal, Syefo dan Onam. ^24Zibeon mempunyai dua anak laki-laki, yaitu Aya dan Ana. (Ana inilah yang menemukan sumber-sumber air panas di padang gurun, ketika ia sedang menggembalakan keledai-keledai ayahnya). ^25Ana ialah ayah Disyon, dan Disyon leluhur marga: Hemdan, Esyban, Yitran dan Keran. Ana juga mempunyai seorang anak perempuan, namanya Oholibama. ^26(36:25) ^27Ezer leluhur marga: Bilhan, Zaawan, dan Akan. ^28Disyan leluhur marga Us dan Aran. ^29Inilah suku-suku Hori di negeri Edom: Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer dan Disyan. ^30(36:29) ^31Sebelum ada raja yang memerintah di Israel, raja-raja yang berikut ini memerintah di tanah Edom secara berturut-turut: Bela anak Beor dari Dinhaba. Yobab anak Zera dari Bozra. Husyam dari daerah Teman. Hadad anak Bedad dari Awit (dialah yang mengalahkan orang Midian dalam peperangan di daerah Moab). Samla dari Masreka. Saul dari Rehobot di pinggir sungai. Baal-Hanan anak Akhbor. Hadar dari Pahu (istrinya bernama Mehetabeel, anak Matred dan cucu Mezahab). ^32(36:31) ^33(36:31) ^34(36:31) ^35(36:31) ^36(36:31) ^37(36:31) ^38(36:31) ^39(36:31) ^40Esau adalah leluhur suku-suku Edom yang berikut ini: Timna, Alwa, Yetet, Oholibama, Ela, Pinon, Kenas, Teman, Mibzar, Magdiel, dan Iram. Setiap suku memberikan namanya kepada daerah tempat tinggalnya. ^41(36:40) ^42(36:40) ^43(36:40) _________________________________________________________________ Chapter 37 ^1Yakub menetap di negeri Kanaan, tempat tinggal ayahnya, ^2dan inilah riwayat keluarga Yakub: Pada waktu Yusuf, anak Yakub berumur tujuh belas tahun, ia mengurus kawanan kambing domba bersama-sama dengan abang-abangnya, yaitu anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua selir ayahnya. Ia melaporkan kepada ayahnya perbuatan-perbuatan jahat yang dilakukan oleh abang-abangnya. ^3Yakub lebih sayang kepada Yusuf dari semua anaknya yang lain, karena Yusuf dilahirkan ketika ayahnya sudah tua. Pada suatu hari dibuatnya untuk Yusuf sebuah jubah yang sangat bagus. ^4Setelah abang-abang Yusuf melihat bahwa ayah mereka lebih sayang kepada Yusuf daripada kepada mereka, bencilah mereka kepada Yusuf, sehingga tidak mau lagi bicara baik-baik dengan dia. ^5Pada suatu malam Yusuf bermimpi, dan ketika ia menceritakan mimpinya itu kepada abang-abangnya, mereka bertambah benci kepadanya. ^6Inilah yang dikatakan Yusuf kepada mereka, "Coba dengar! ^7Saya bermimpi kita semua sedang di ladang mengikat gandum, lalu gandum saya berdiri tegak. Gabung-gabung kalian mengelilingi gabung saya lalu sujud kepadanya." ^8"Kaukira engkau akan menjadi raja dan berkuasa atas kami?" tegur abang-abangnya. Lalu makin bencilah mereka kepadanya karena mimpi-mimpinya dan karena apa yang dikatakannya. ^9Kemudian Yusuf bermimpi lagi, dan ia mengatakan kepada abang-abangnya, "Saya bermimpi lagi, saya lihat matahari, bulan dan sebelas bintang sujud kepada saya." ^10Mimpi itu diceritakannya pula kepada ayahnya, dan ayahnya menegur dia, katanya, "Mimpi apa itu? Kaupikir saya, ibumu dan saudara-saudaramu akan datang dan sujud menyembah kepadamu?" ^11Abang-abang Yusuf iri hati kepadanya, tetapi ayahnya tetap memikirkan mimpi itu. ^12Pada suatu hari ketika abang-abang Yusuf pergi ke Sikhem untuk menggembalakan kawanan kambing domba ayah mereka, ^13berkatalah Yakub kepada Yusuf, "Pergilah ke Sikhem, ke tempat abang-abangmu menggembalakan kawanan kambing domba kita." Jawab Yusuf, "Baik, Ayah." ^14Kata ayahnya, "Lihatlah bagaimana keadaan abang-abangmu dan kawanan kambing domba, lalu kembalilah untuk melapor kepada saya." Maka dilepaskannya Yusuf pergi meninggalkan Lembah Hebron. Tak lama kemudian sampailah Yusuf di Sikhem. ^15Sementara ia berjalan ke sana kemari di padang, bertemulah ia dengan seorang laki-laki yang bertanya kepadanya, "Apa yang kaucari?" ^16"Abang-abang saya. Mereka sedang menggembalakan kawanan kambing domba," jawab Yusuf, "Tahukah Bapak di mana mereka berada?" ^17Kata orang itu, "Mereka telah berangkat dari sini. Saya dengar mereka berkata bahwa mereka hendak pergi ke Dotan." Lalu berangkatlah Yusuf menyusul abang-abangnya dan ditemukannya mereka di Dotan. ^18Dari jauh mereka telah melihat Yusuf, dan sebelum ia sampai kepada mereka, mereka sepakat untuk membunuh dia. ^19Kata mereka seorang kepada yang lain, "Lihat, si tukang mimpi itu datang. ^20Ayo kita bunuh dia dan lemparkan mayatnya ke dalam sumur yang kering. Kita katakan nanti bahwa dia diterkam binatang buas. Kita lihat nanti bagaimana jadinya mimpi-mimpinya itu." ^21Ruben mendengar rencana mereka itu, lalu ia berusaha untuk menyelamatkan Yusuf. "Jangan bunuh dia," katanya. ^22"Kita lemparkan saja ke dalam sumur di padang gurun ini, tetapi jangan kita pukul atau lukai dia." Hal itu dikatakannya karena ia bermaksud menyelamatkan Yusuf dan menyuruh dia pulang ke rumah. ^23Ketika Yusuf sampai kepada abang-abangnya, dengan kasar mereka menanggalkan jubah Yusuf yang sangat bagus itu. ^24Lalu mereka menyeret dia dan melemparkannya ke dalam sumur yang kering. ^25Ketika mereka sedang makan, tiba-tiba terlihat oleh mereka suatu kafilah orang Ismael yang sedang dalam perjalanan dari Gilead ke Mesir. Unta-unta mereka bermuatan rempah-rempah dan kismis. ^26Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya, "Apa gunanya membunuh adik kita dan merahasiakan pembunuhan itu? ^27Mari kita jual dia kepada orang Ismael itu. Tak usah kita sakiti dia. Bagaimanapun juga dia adalah adik kita sendiri." Saudara-saudaranya setuju, ^28dan ketika beberapa pedagang Midian lewat, Yusuf dikeluarkan oleh abang-abangnya dari dalam sumur itu lalu dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh keping perak. Kemudian ia dibawa oleh pedagang-pedagang itu ke Mesir. ^29Ketika Ruben kembali ke sumur itu dan tidak menemui Yusuf di situ, dikoyakkannya pakaiannya karena sedih. ^30Ia kembali kepada saudara-saudaranya dan berkata, "Anak itu tidak ada lagi di situ! Apa yang harus saya lakukan sekarang?" ^31Lalu mereka menyembelih seekor kambing dan mencelupkan jubah Yusuf ke dalam darah kambing itu. ^32Kemudian jubah itu mereka suruh antarkan kepada ayah mereka dengan pesan, "Jubah ini kami temukan. Milik anak Ayahkah ini?" ^33Yakub mengenali jubah itu, lalu berkata, "Betul, ini jubah anakku! Pasti dia sudah diterkam binatang buas. Aduh, anak saya Yusuf sudah mati dikoyak-koyak binatang itu!" ^34Yakub merobek pakaiannya karena sedih dan memakai pakaian kabung. Berhari-hari lamanya ia meratapi anaknya itu. ^35Semua anak-anaknya, baik laki-laki maupun perempuan datang menghiburnya, tetapi ia tak mau dihibur. Katanya, "Sampai mati saya akan terus meratapi anak saya." Demikianlah ia terus berkabung karena Yusuf anaknya. ^36Sementara itu, di Mesir, orang-orang Midian telah menjual Yusuf kepada Potifar, seorang perwira raja yang menjabat kepala pengawal istana. _________________________________________________________________ Chapter 38 ^1Kira-kira pada waktu itu Yehuda meninggalkan saudara-saudaranya dan tinggal bersama Hira, seorang laki-laki yang berasal dari kota Adulam. ^2Di situ Yehuda berkenalan dengan seorang gadis Kanaan, anak Sua, lalu mereka kawin. ^3Anak mereka yang pertama laki-laki, diberi nama Er oleh ayahnya. ^4Anak kedua, juga laki-laki, dinamakannya Onan. ^5Anak ketiga pun laki-laki, dan dinamakannya Syela. Waktu Syela lahir Yehuda sedang ada di Kezib. ^6Yehuda mengawinkan Er, anaknya yang sulung dengan Tamar. ^7Kelakuan Er jahat sekali, sehingga TUHAN marah kepadanya dan membunuhnya. ^8Lalu Yehuda berkata kepada Onan adik Er, "Pergilah kepada janda abangmu, dan tidurlah dengan dia. Penuhilah kewajibanmu terhadap dia, sebab engkau adik suaminya; dengan demikian abangmu bisa mendapat keturunan." ^9Tetapi Onan tahu bahwa anak-anaknya nanti tidak akan menjadi miliknya. Jadi, setiap kali ia bersetubuh dengan janda abangnya itu, dibiarkannya maninya tumpah di luar supaya abangnya tidak akan mendapat keturunan. ^10Perbuatannya itu membuat TUHAN marah, dan TUHAN membunuh dia juga. ^11Kemudian berkatalah Yehuda kepada Tamar menantunya itu, "Kembalilah ke rumah orang tuamu dan tinggallah di situ sebagai janda sampai anakku Syela menjadi besar." Ia berkata demikian karena takut jangan-jangan Syela akan dibunuh TUHAN juga, seperti kedua abangnya. Maka pulanglah Tamar ke rumah orang tuanya. ^12Beberapa waktu kemudian istri Yehuda meninggal. Setelah habis masa berkabung, Yehuda mengajak Hira, temannya dari Adulam itu, pergi ke Timna, tempat domba-dombanya digunting bulunya. ^13Tamar mendapat kabar bahwa Yehuda mertuanya akan datang ke Timna untuk menggunting bulu domba-dombanya. ^14Maka ia mengganti pakaian jandanya dengan pakaian lain. Mukanya ditutupnya dengan selubung, lalu duduklah ia di pintu gerbang kota Enaim, yang terletak di jalan menuju ke Timna. Tamar tahu betul bahwa Syela, anak Yehuda yang bungsu, sudah besar, tetapi ia belum juga dikawinkan dengan pemuda itu. ^15Ketika Yehuda melihat Tamar, disangkanya wanita itu seorang pelacur, karena wajahnya terselubung. ^16Lalu Yehuda mendekatinya di pinggir jalan itu, dan berkata, "Berapa yang kauminta?" Ia tidak tahu bahwa wanita itu menantunya sendiri. Tamar menjawab, "Terserah pada Tuan." ^17Yehuda berkata lagi, "Saya akan memberikan kepadamu seekor kambing muda." Jawab Tamar, "Boleh, asal ada jaminan, sampai Tuan mengirimkan kambing itu." ^18"Jaminan apa?" tanya Yehuda. Jawab Tamar, "Berilah kepada saya stempel Tuan dengan talinya dan juga tongkat yang ada pada Tuan itu." Yehuda memberikan benda-benda itu kepadanya, lalu mereka bersetubuh, dan Tamar menjadi hamil. ^19Tamar pulang ke rumahnya dan membuka kain penutup mukanya, lalu mengenakan pakaian jandanya lagi. ^20Beberapa waktu kemudian Yehuda mengutus Hira, temannya, untuk mengantarkan kambing itu dan meminta kembali benda-benda yang telah diberikannya sebagai jaminan, tetapi Hira tidak dapat menemukan wanita itu. ^21Hira bertanya-tanya kepada orang-orang di Enaim, "Di mana pelacur yang biasanya menunggu di pinggir jalan ini?" "Tidak pernah ada pelacur di sini," jawab mereka. ^22Lalu kembalilah Hira kepada Yehuda dan berkata, "Saya tidak dapat menemukan wanita itu. Menurut orang-orang di sana tak pernah ada pelacur di situ." ^23Kata Yehuda, "Biarlah benda-benda itu untuk dia, asal saja kita tidak mendapat malu. Saya sudah berusaha untuk membayarnya, tetapi engkau tak dapat menemukan dia." ^24Kira-kira tiga bulan kemudian Yehuda mendapat kabar bahwa Tamar menantunya telah bertindak sebagai pelacur dan sudah hamil. Lalu Yehuda memerintahkan, "Ambillah dia dan bakarlah sampai mati!" ^25Sementara Tamar dibawa keluar, ia mengirimkan pesan kepada ayah mertuanya, katanya, "Aku telah dihamili oleh orang yang memiliki benda-benda ini. Periksalah siapa pemilik stempel dengan talinya dan tongkat ini." ^26Yehuda mengenali benda-benda itu dan berkata, "Wanita itu tidak bersalah. Saya tidak memenuhi kewajiban saya terhadap dia; seharusnya saya kawinkan dia dengan anak saya Syela." Yehuda tidak pernah lagi bersetubuh dengan Tamar. ^27Ketika sudah waktunya Tamar bersalin, ternyata ia akan melahirkan anak kembar. ^28Sedang ia bersalin, salah satu bayi kembar itu mengeluarkan tangannya, lalu bidan memegang tangan itu dan mengikatnya dengan benang merah. Katanya, "Anak ini lahir lebih dahulu." ^29Tetapi bayi itu menarik tangannya kembali, dan bayi yang satu lagi lahir lebih dahulu. Kemudian bidan berkata, "Jadi begitulah caramu mendesak keluar!" Maka anak yang lahir lebih dahulu itu dinamakannya Peres. ^30Setelah itu barulah lahir adiknya yang tangannya ada benang merahnya. Dia diberi nama Zerah. _________________________________________________________________ Chapter 39 ^1Yusuf telah dibawa ke Mesir oleh orang-orang Ismael itu, dan dijual kepada Potifar, seorang perwira raja yang menjabat kepala pengawal istana. ^2TUHAN menolong Yusuf sehingga ia selalu berhasil dalam semua pekerjaannya. Ia tinggal di rumah tuannya, orang Mesir itu. ^3Tuannya melihat bahwa TUHAN menolong Yusuf dan karena itu Yusuf berhasil baik dalam segala yang dikerjakannya. ^4Potifar senang kepada Yusuf dan mengangkatnya menjadi pelayan pribadinya; lalu ditugaskannya Yusuf mengurus rumah tangganya dan segala miliknya. ^5Sejak saat itu, demi Yusuf, TUHAN memberkati rumah tangga orang Mesir itu dan segala apa yang dimilikinya, baik yang di rumah maupun yang di ladang. ^6Segala sesuatu yang dimiliki Potifar dipercayakannya kepada Yusuf. Dengan demikian Potifar sama sekali tidak mau tahu tentang urusan rumahnya, kecuali hal makanannya. Yusuf gagah dan tampan. ^7Selang beberapa waktu, istri Potifar mulai berahi kepada Yusuf, lalu pemuda itu diajaknya tidur bersama. ^8Yusuf tidak mau dan berkata kepadanya, "Maaf, Nyonya, tuan Potifar telah mempercayakan segala miliknya kepada saya. Ia tidak perlu memikirkan apa-apa lagi di rumah ini. ^9Di sini kuasa saya sama besar dengan kuasanya. Tidak ada satu pun yang tidak dipercayakannya kepada saya kecuali Nyonya. Bagaimana mungkin saya melakukan perbuatan sejahat itu dan berdosa terhadap Allah?" ^10Meskipun istri Potifar membujuk Yusuf setiap hari, pemuda itu tetap tidak mau tidur bersamanya. ^11Pada suatu hari ketika Yusuf masuk ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, tidak ada seorang pun di situ. ^12Istri Potifar menarik Yusuf pada jubahnya dan berkata, "Mari kita tidur bersama." Yusuf meronta dan dapat lepas, lalu lari ke luar, tetapi jubahnya tertinggal di tangan wanita itu. ^13Ketika istri Potifar melihat bahwa Yusuf telah lari dan jubahnya tertinggal, ^14ia memanggil pelayan-pelayannya dan berkata, "Coba lihat! Orang Ibrani yang dibawa suami saya ke rumah ini, menghina kita. Dia masuk ke dalam kamar saya dan mau memperkosa saya, tetapi saya berteriak keras-keras. ^15Waktu mendengar teriakan saya, ia lari ke luar dan jubahnya tertinggal." ^16Lalu istri Potifar menyimpan jubah itu sampai suaminya pulang. ^17Sekembalinya suaminya, ia segera menuturkan cerita itu kepadanya, katanya, "Orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu, masuk ke dalam kamar untuk menghina saya. ^18Tetapi ketika saya berteriak, ia lari ke luar dan jubahnya tertinggal." ^19Potifar menjadi sangat marah. ^20Dan ia memerintahkan supaya Yusuf segera ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. ^21Tetapi TUHAN menolong Yusuf dan terus mengasihinya, sehingga kepala penjara suka kepadanya. ^22Ia mempercayakan tahanan-tahanan lainnya kepada Yusuf, dan Yusuflah yang diserahi tanggung jawab atas segala pekerjaan yang dilakukan di dalam penjara itu. ^23Kepala penjara itu tidak lagi mengawasi segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menolongnya sehingga dia berhasil dalam segala pekerjaannya. _________________________________________________________________ Chapter 40 ^1Beberapa waktu kemudian dua pelayan raja Mesir, yaitu pengurus minuman dan pengurus rotinya, membuat kesalahan terhadap raja. ^2Maka marahlah raja kepada kedua pelayannya itu, ^3lalu mereka dimasukkannya ke dalam penjara di rumah kepala pengawal istana, di tempat Yusuf ditahan. ^4Lama juga mereka di penjara itu, dan kepala pengawal istana menugaskan Yusuf untuk melayani mereka. ^5Pada suatu malam pengurus minuman dan pengurus roti itu masing-masing bermimpi. Arti mimpi mereka itu tidak sama. ^6Ketika Yusuf datang kepada mereka keesokan paginya, mereka kelihatan sedih. ^7Lalu ia bertanya, "Mengapa Saudara-saudara begitu sedih hari ini?" ^8Jawab mereka, "Tadi malam kami mimpi, dan tidak ada yang tahu artinya." Kata Yusuf, "Cuma Allah yang memungkinkan orang menerangkan arti mimpi. Coba ceritakan mimpimu itu." ^9Pengurus minuman itu berkata, "Dalam mimpi itu saya melihat ada pohon anggur di depan saya. ^10Pohon itu bercabang tiga. Baru saja cabang-cabangnya mulai berdaun, segera bunga-bunganya berkembang, lalu buahnya menjadi masak. ^11Pada waktu itu saya sedang memegang gelas minuman raja, jadi saya ambil buah anggur itu dan saya peras ke dalam gelas raja, lalu saya hidangkan kepadanya." ^12Yusuf berkata, "Inilah keterangannya: Tiga cabang itu artinya tiga hari. ^13Dalam tiga hari ini raja akan membebaskan engkau, ia akan mengampuni engkau dan mengembalikan engkau kepada jabatanmu yang dahulu. Engkau akan menghidangkan gelas minuman kepada raja seperti dahulu. ^14Tetapi ingatlah kepada saya apabila keadaanmu sudah baik. Tolong sampaikan persoalan saya kepada raja, supaya saya dibebaskan dari penjara ini. ^15Sebab, sebetulnya dahulu saya diculik dari negeri orang Ibrani dan di sini pun, di Mesir ini, tidak pernah saya melakukan sesuatu kejahatan sampai harus dimasukkan ke dalam penjara." ^16Setelah pengurus roti itu tahu bahwa arti mimpi pengurus minuman itu baik, maka dia pun berkata kepada Yusuf, "Saya bermimpi juga, saya menjunjung tiga buah keranjang roti di atas kepala. ^17Dalam keranjang yang paling atas terdapat bermacam-macam kue-kue untuk raja, tetapi burung-burung datang memakan kue-kue itu." ^18Jawab Yusuf, "Inilah keterangan mimpi itu: Tiga keranjang itu artinya tiga hari. ^19Dalam tiga hari ini raja akan menyuruh orang memenggal kepalamu lalu menggantungkan mayatmu pada sebuah tiang, dan burung-burung akan makan dagingmu." ^20Tiga hari kemudian adalah hari ulang tahun raja, dan ia mengadakan pesta besar bagi semua pegawai. Ia memerintahkan supaya pengurus minuman dan pengurus roti dikeluarkan dari penjara dan dibawa ke hadapan semua pegawai istana. ^21Pengurus minuman dikembalikannya kepada jabatan yang dahulu. ^22Tetapi pengurus roti dihukum mati. Semuanya itu terjadi sesuai dengan apa yang dikatakan Yusuf. ^23Tetapi pengurus minuman itu tidak ingat lagi kepada Yusuf. Ia sama sekali lupa padanya. _________________________________________________________________ Chapter 41 ^1Setelah lewat dua tahun, raja Mesir bermimpi, bahwa ia sedang berdiri di tepi Sungai Nil. ^2Tiba-tiba tujuh ekor sapi yang gemuk-gemuk dan berkulit mengkilat, keluar dari sungai itu lalu mulai makan rumput di tepi sungai itu. ^3Kemudian tujuh sapi yang lain muncul pula; binatang-binatang itu kurus dan tinggal kulit pembalut tulang. Sapi-sapi yang kurus itu berdiri di samping sapi-sapi yang gemuk, di tepi sungai itu. ^4Kemudian sapi-sapi yang kurus memakan sapi-sapi yang gemuk. Setelah itu raja bangun dari tidurnya. ^5Kemudian ia tertidur dan bermimpi lagi. Dalam mimpinya ia melihat tujuh bulir gandum yang berisi dan masak-masak tumbuh pada satu tangkai. ^6Kemudian tumbuh pula tujuh bulir gandum yang lain, yang kurus-kurus dan kerut kering oleh angin gurun. ^7Lalu bulir gandum yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang berisi tadi. Setelah itu raja terbangun dan sadar bahwa ia telah bermimpi. ^8Paginya raja merasa gelisah, karena itu disuruhnya memanggil semua tukang sihir dan orang berilmu di Mesir. Lalu diceritakannya mimpinya kepada mereka, tetapi tak seorang pun dapat menerangkan artinya. ^9Kemudian pengurus minuman berkata kepada raja, "Hari ini hamba harus mengaku kesalahan hamba. ^10Dahulu Baginda marah kepada pengurus roti dan kepada hamba, lalu kami dimasukkan ke dalam penjara, di rumah kepala pengawal istana. ^11Pada suatu malam kami berdua bermimpi, dan mimpi kami itu tidak sama artinya. ^12Seorang pemuda Ibrani ada di sana dengan kami. Dia pelayan kepala pengawal istana itu. Kami menceritakan mimpi kami kepadanya, lalu diterangkannya arti mimpi itu. ^13Ternyata semuanya tepat terjadi seperti dikatakannya, yaitu: Baginda mengembalikan hamba kepada jabatan hamba semula, tetapi menghukum mati pengurus roti itu." ^14Maka raja menyuruh mengambil Yusuf, dan dengan segera ia dikeluarkan dari penjara. Setelah Yusuf bercukur dan berganti pakaian, ia menghadap raja. ^15Kata raja kepadanya, "Aku telah bermimpi, dan tak seorang pun dapat menerangkan artinya. Ada yang mengabarkan kepadaku bahwa engkau dapat menerangkan mimpi." ^16Yusuf menjawab, "Bukan hamba, Tuanku, melainkan Allah yang akan memberikan penjelasan yang tepat." ^17Lalu berkatalah raja, "Aku bermimpi bahwa aku sedang berdiri di tepi Sungai Nil. ^18Lalu keluarlah dari sungai itu tujuh sapi yang gemuk-gemuk dan berkulit mengkilap, lalu mulai makan rumput di tepi sungai itu. ^19Kemudian muncullah pula tujuh sapi yang lain, yang kurus-kurus dan tinggal kulit pembalut tulang. Belum pernah aku melihat sapi yang begitu jelek di seluruh Mesir. ^20Sapi-sapi yang kurus itu memakan habis ketujuh sapi yang gemuk tadi. ^21Tetapi setelah itu sapi-sapi yang kurus itu masih tetap kurus. Lalu terbangunlah aku dari tidurku. ^22Kemudian aku tertidur dan bermimpi lagi, bahwa aku melihat tujuh bulir gandum yang berisi dan masak-masak, tumbuh pada satu tangkai. ^23Lalu tumbuh pula tujuh bulir gandum yang kurus-kurus dan kerut kering oleh angin gurun. ^24Bulir gandum yang kurus itu menelan bulir yang berisi tadi. Telah kuceritakan kedua mimpiku itu kepada para tukang sihir, tetapi tak seorang pun dapat menerangkan artinya." ^25Lalu kata Yusuf kepada raja, "Kedua mimpi itu sama artinya; Allah telah memberitahukan kepada Tuanku apa yang akan dilakukannya. ^26Tujuh sapi yang gemuk itu ialah tujuh tahun, dan tujuh bulir gandum yang berisi itu ialah tujuh tahun juga; keduanya sama artinya. ^27Tujuh sapi yang kurus, yang muncul kemudian, serta tujuh bulir gandum yang kurus dan kerut kering oleh angin gurun itu ialah masa kelaparan selama tujuh tahun. ^28Sebagaimana telah hamba katakan kepada Tuanku, Allah telah memperlihatkan kepada Tuanku apa yang akan dilakukannya. ^29Nanti akan datang tujuh tahun masa penuh kemakmuran di seluruh negeri Mesir. ^30Setelah itu akan datang tujuh tahun kelaparan, dan masa penuh kemakmuran itu akan dilupakan sama sekali, karena masa kelaparan itu akan hebat sekali sehingga negeri ini menjadi tandus. ^31(41:30) ^32Mimpi Tuanku terjadi dua kali, itu berarti bahwa hal itu telah ditetapkan oleh Allah dan bahwa Allah akan melaksanakannya dengan segera. ^33Karena itu, sebaiknya Tuanku memilih seorang yang cerdas dan bijaksana dan memberinya kuasa untuk mengatur negeri ini. ^34Tuanku harus pula mengangkat pegawai-pegawai lainnya, dan memberi mereka kuasa untuk memungut seperlima dari semua panen gandum selama tujuh tahun masa penuh kemakmuran itu, lalu menimbunnya di kota-kota serta menjaganya. ^35(41:34) ^36Gandum itu akan menjadi persediaan makanan selama tujuh tahun masa kelaparan yang akan datang di Mesir. Dengan demikian rakyat tidak akan mati kelaparan." ^37Raja dan para pegawainya menyetujui rencana Yusuf itu. ^38Lalu raja berkata kepada mereka, "Tak mungkin kita mendapatkan orang lain yang lebih cocok daripada Yusuf, sebab ia dipimpin oleh Roh Allah." ^39Maka raja berkata kepada Yusuf, "Allah telah memberitahukan semua ini kepadamu, jadi jelaslah bahwa engkau lebih cerdas dan bijaksana dari siapa pun juga. ^40Engkau akan kuangkat menjadi gubernur, dan seluruh rakyatku akan mentaati perintahmu. Hanya aku sajalah yang lebih berkuasa daripadamu." ^41Setelah itu raja menanggalkan dari jarinya cincin yang berukiran stempel kerajaan, lalu memasukkannya ke jari Yusuf sambil berkata, "Dengan ini engkau kuangkat menjadi gubernur seluruh Mesir." Kemudian dikenakannya pada Yusuf sebuah jubah linen yang halus, dan dikalungkannya pada lehernya sebuah rantai emas. ^42(41:41) ^43Lalu diberikannya kepada Yusuf kereta kerajaan yang kedua untuk kendaraannya, dan pengawal kehormatan raja berjalan di depan kereta itu sambil berseru-seru, "Awas! Beri jalan! Beri jalan!" Demikianlah Yusuf diangkat menjadi gubernur seluruh Mesir. ^44Kata raja kepadanya, "Akulah raja--dan aku mengumumkan bahwa tanpa izinmu tidak seorang pun di seluruh Mesir boleh melakukan apa-apa." ^45Lalu raja memberikan sebuah nama Mesir kepada Yusuf, yaitu Zafnat-Paaneah. Diberikannya juga seorang istri yang bernama Asnat, anak Potifera yang menjabat imam di kota Heliopolis. Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia mulai bekerja untuk raja Mesir. Maka berangkatlah Yusuf dari istana raja dan pergi mengelilingi seluruh negeri. ^46(41:45) ^47Dalam masa tujuh tahun penuh kemakmuran itu, tanah menghasilkan panen yang berlimpah-limpah. ^48Gandum itu dikumpulkan oleh Yusuf lalu disimpannya di kota-kota. Dalam setiap kota ia menyimpan gandum hasil ladang-ladang di sekitar kota itu. ^49Gandum yang dikumpulkannya itu begitu banyak sehingga Yusuf berhenti menakarnya, karena banyaknya seperti pasir di tepi laut. ^50Sebelum masa kelaparan itu tiba, Asnat istri Yusuf melahirkan dua anak laki-laki. ^51Kata Yusuf, "Allah telah membuat saya lupa kepada segala penderitaan saya dan kepada kaum keluarga ayah saya." Karena itu dinamakannya anaknya yang pertama "Manasye". ^52Dia berkata pula, "Allah telah memberikan anak-anak kepada saya dalam masa kesukaran saya," lalu dinamakannya anaknya yang kedua "Efraim". ^53Tujuh tahun masa penuh kemakmuran yang telah dinikmati negeri Mesir itu berakhir. ^54Maka datanglah tujuh tahun masa kelaparan, tepat seperti yang telah dikatakan Yusuf. Di seluruh dunia terjadi kelaparan, tetapi di seluruh Mesir ada persediaan makanan. ^55Ketika rakyat Mesir mulai menderita lapar, mereka meminta makanan kepada raja. Lalu raja menyuruh mereka pergi kepada Yusuf dan mentaati segala apa yang akan diperintahkan Yusuf kepada mereka. ^56Ketika kelaparan itu menjadi makin hebat dan menyebar di seluruh negeri, Yusuf membuka semua gudang dan menjual gandum kepada orang Mesir. ^57Dari seluruh dunia orang-orang datang ke Mesir untuk membeli gandum dari Yusuf, karena kelaparan itu sungguh dahsyat di mana-mana. _________________________________________________________________ Chapter 42 ^1Ketika Yakub mendengar bahwa ada gandum di Mesir, berkatalah ia kepada anak-anaknya, "Mengapa kamu tenang-tenang saja? ^2Telah kudengar bahwa ada gandum di Mesir; pergilah ke sana dan belilah gandum supaya kita jangan mati kelaparan." ^3Lalu pergilah kesepuluh abang Yusuf itu membeli gandum di Mesir. ^4Tetapi Yakub tidak mengizinkan Benyamin, adik kandung Yusuf, pergi bersama mereka, karena ia takut jangan-jangan terjadi kecelakaan dengan anaknya itu. ^5Karena kelaparan di negeri Kanaan, anak-anak Yakub bersama banyak orang lain datang membeli gandum di Mesir. ^6Yang menjual gandum kepada orang-orang dari seluruh dunia ialah Yusuf, sebagai gubernur Mesir. Sebab itu abang-abang Yusuf datang dan sujud di hadapannya. ^7Ketika Yusuf melihat abang-abangnya, ia mengenali mereka, tetapi ia pura-pura tidak kenal. Dengan kasar ia bertanya kepada mereka, "Kamu orang mana?" "Kami orang Kanaan. Kami datang untuk membeli makanan," jawab mereka. ^8Meskipun Yusuf mengenali abang-abangnya, mereka tidak mengenali dia. ^9Lalu ia teringat kepada mimpinya tentang mereka. Dan berkatalah ia, "Kamu ini mata-mata; kamu datang untuk menyelidiki di mana kelemahan negeri kami." ^10"Tidak, Tuanku," jawab mereka. "Kami, hamba-hamba Tuan datang hanya untuk membeli makanan. ^11Kami ini bersaudara, Tuanku. Kami ini orang baik-baik, bukan mata-mata." ^12Yusuf berkata kepada mereka, "Bohong! Kamu datang kemari untuk menyelidiki di mana kelemahan negeri ini." ^13Jawab mereka, "Kami ini dua belas bersaudara, Tuanku, kami anak dari satu ayah di negeri Kanaan. Seorang dari kami telah meninggal dan yang bungsu sekarang ada bersama ayah kami." ^14"Memang benar seperti kataku," jawab Yusuf, "kamu ini mata-mata. ^15Aku mau menguji kamu: Aku bersumpah demi nama raja bahwa kamu tidak akan meninggalkan negeri ini jika adikmu yang bungsu itu tidak datang kemari. ^16Seorang dari kamu harus pulang mengambilnya. Yang lain akan ditahan sampai perkataanmu terbukti. Jika tidak, demi nama raja, kamu ini mata-mata musuh!" ^17Kemudian mereka dimasukkan ke dalam penjara tiga hari lamanya. ^18Pada hari yang ketiga Yusuf berkata kepada mereka, "Aku orang yang takut dan taat kepada Allah. Kamu akan kuselamatkan dengan satu syarat. ^19Untuk membuktikan bahwa kamu ini jujur, seorang dari kamu akan ditahan dalam penjara; yang lain boleh pulang dan membawa gandum yang kamu beli untuk keluargamu yang sedang menderita lapar. ^20Setelah itu kamu harus membawa adikmu yang bungsu kepadaku. Itulah buktinya nanti bahwa perkataanmu itu benar, dan kamu tidak akan kuhukum mati." Mereka setuju dengan keputusan gubernur itu. ^21Lalu berkatalah mereka seorang kepada yang lain, "Nah, kita sekarang dihukum akibat kesalahan kita terhadap adik kita dahulu; ia minta tolong tetapi kita tidak mau peduli, walaupun kita melihat bahwa ia sangat menderita. Itulah sebabnya kita sekarang mengalami penderitaan ini." ^22Kata Ruben, "Bukankah dahulu sudah saya katakan kepada kalian supaya anak itu jangan diapa-apakan. Tetapi kalian tidak mau mendengarkan. Dan sekarang kematiannya dibalaskan kepada kita." ^23Yusuf mengerti bahasa mereka, tetapi mereka tidak mengetahui hal itu, karena mereka berbicara dengan Yusuf dengan perantaraan seorang juru bahasa. ^24Yusuf meninggalkan mereka, lalu menangis. Ketika sudah dapat berkata-kata lagi, ia kembali kepada mereka, lalu mengambil Simeon, dan menyuruh mengikat dia di depan semua saudaranya. ^25Yusuf memerintahkan supaya karung-karung yang dibawa abang-abangnya diisi dengan gandum, dan uang mereka masing-masing dimasukkan ke dalam karung-karung itu. Juga supaya mereka diberi makanan untuk bekal di jalan. Perintahnya itu dilaksanakan. ^26Setelah itu abang-abang Yusuf membebani keledai mereka dengan gandum yang telah mereka beli itu, lalu berangkatlah mereka dari situ. ^27Di tempat mereka bermalam, seorang dari mereka membuka karung gandumnya untuk memberi makan keledainya. Ditemukannya uangnya di atas gandum itu. ^28"Uang saya dikembalikan," serunya kepada saudara-saudaranya. "Lihat, ada di dalam karung saya!" Hati mereka menjadi kecut, dan dengan ketakutan mereka saling bertanya, "Apa yang dilakukan Allah kepada kita?" ^29Waktu sampai di Kanaan, mereka menceritakan kepada ayah mereka segala sesuatu yang telah mereka alami. Kata mereka, ^30"Gubernur Mesir bicara dengan kasar kepada kami dan menuduh kami memata-matai negerinya. ^31Kami menjawab, 'Kami orang baik-baik, bukan mata-mata, kami orang jujur. ^32Kami semua dua belas bersaudara, anak dari satu ayah, dan seorang telah meninggal, sedangkan yang bungsu ada bersama ayah di Kanaan.' ^33Gubernur itu mengatakan, 'Aku mau menguji kamu untuk mengetahui apakah kamu orang jujur: Seorang dari kamu harus tinggal; yang lain boleh pulang membawa gandum kepada keluargamu yang sedang menderita lapar. ^34Setelah kamu kembali membawa adikmu yang bungsu, aku akan tahu bahwa kamu bukan mata-mata, melainkan orang jujur. Maka saudaramu yang kutahan itu akan kukembalikan kepadamu dan kamu boleh tinggal di negeri ini dan bebas berdagang.'" ^35Kemudian, pada waktu mereka mengosongkan karung-karung mereka, mereka menemukan dompet masing-masing yang berisi uang; lalu mereka sangat ketakutan, juga ayah mereka. ^36Lalu berkatalah ayah mereka, "Kalian menyebabkan aku kehilangan semua anakku. Yusuf tidak ada lagi; Simeon tidak ada lagi; dan sekarang kalian akan mengambil Benyamin juga. Bukan main penderitaanku!" ^37Lalu kata Ruben kepada ayahnya, "Serahkanlah Benyamin kepada saya, Ayah; nanti akan saya bawa kembali, jika tidak, Ayah boleh membunuh kedua anak laki-laki saya." ^38Tetapi Yakub berkata, "Tidak! Benyamin tidak boleh kalian bawa; abangnya telah mati dan kini hanya dialah yang masih tinggal. Jangan-jangan ia mendapat celaka dalam perjalanan itu. Aku ini sudah tua, dan kesedihan yang akan kalian datangkan kepadaku itu akan mengakibatkan kematianku." _________________________________________________________________ Chapter 43 ^1Kelaparan di Kanaan makin hebat, dan setelah keluarga Yakub menghabiskan semua gandum yang dibawa dari Mesir, berkatalah Yakub kepada anak-anaknya, "Pergilah lagi ke sana dan belilah gandum untuk kita." ^2(43:1) ^3Lalu Yehuda berkata kepadanya, "Gubernur Mesir telah memberi peringatan keras bahwa kami tidak boleh menghadap dia jika kami tidak membawa adik kami itu. ^4Kalau Ayah mengizinkan adik kami ikut, kami mau pergi ke sana membeli makanan. ^5Tetapi kalau Ayah tidak mengizinkan Benyamin ikut, kami tidak mau pergi, sebab gubernur itu telah berkata bahwa kami tidak boleh menghadap jika adik kami tidak ikut." ^6Kata Yakub, "Mengapa kalian menyusahkan aku dengan memberitahukan kepada orang itu bahwa kalian masih mempunyai adik?" ^7Jawab mereka, "Orang itu terus-menerus bertanya tentang kami dan tentang keluarga kita, katanya, 'Masih hidupkah ayahmu? Apakah kamu masih punya adik laki-laki lain?' Kami terpaksa menjawab segala pertanyaannya. Bagaimana kami dapat menduga bahwa dia akan menyuruh kami membawa adik kami itu?" ^8Lalu kata Yehuda kepada ayahnya, "Izinkanlah anak itu ikut, dan saya yang bertanggung jawab atas dia. Kami akan berangkat dengan segera supaya tidak seorang pun dari kita mati kelaparan. ^9Sayalah jaminannya, dan Ayah boleh menuntut dia dari saya. Kalau dia tidak saya bawa kembali dengan selamat, saya tanggung hukumannya seumur hidup. ^10Seandainya kita tidak menunggu begitu lama, pasti kami sekarang sudah pulang pergi dua kali." ^11Lalu ayah mereka berkata, "Jika memang harus begitu, bawalah hasil yang paling baik dari negeri ini dalam karung-karungmu sebagai hadiah untuk gubernur itu: Kismis, madu, rempah-rempah, buah kemiri dan buah badam. ^12Bawalah juga uang dua kali lipat, karena uang yang ditemukan di dalam karungmu itu harus kalian kembalikan. Barangkali itu suatu kekeliruan. ^13Bawalah adikmu itu, dan kembalilah dengan segera. ^14Semoga Allah Yang Mahakuasa membuat gubernur itu merasa kasihan kepada kalian, sehingga ia mau mengembalikan Benyamin dan Simeon kepadamu. Mengenai aku ini, jika aku memang harus kehilangan anak-anakku, apa boleh buat." ^15Kemudian saudara-saudara Yusuf membawa hadiah-hadiah itu dan uang dua kali lipat, lalu berangkat ke Mesir bersama Benyamin. Setelah sampai di sana, mereka menghadap Yusuf. ^16Ketika Yusuf melihat Benyamin dan abang-abangnya, berkatalah ia kepada pelayannya yang mengepalai rumah tangganya, "Bawalah orang-orang itu ke rumahku. Mereka akan makan bersama aku siang ini, sebab itu sembelihlah seekor binatang ternak lalu siapkanlah itu." ^17Pelayan itu melaksanakan perintah itu dan membawa saudara-saudara Yusuf ke dalam rumah gubernur. ^18Ketika mereka dibawa ke dalam rumah Yusuf, mereka ketakutan dan berpikir, "Kita dibawa ke sini, karena uang yang kita temukan dalam karung kita pada waktu kita datang kemari dahulu. Mereka akan menangkap kita dengan tiba-tiba, lalu mengambil keledai kita dan menjadikan kita hamba mereka." ^19Karena itu, di dekat pintu rumah Yusuf, mereka berkata kepada kepala rumah tangga, ^20"Maaf, Tuan, kami sudah pernah datang kemari untuk membeli makanan. ^21Pada perjalanan pulang, ketika kami hendak bermalam, kami membuka karung kami. Tahu-tahu seluruh uang pembayaran gandum kami ada di atas gandum. Kami tidak tahu siapa yang memasukkan uang itu. Sekarang kami membawanya kembali kepada Tuan. Selain itu kami masih membawa uang juga untuk membeli makanan lagi." ^22(43:21) ^23Pelayan itu berkata, "Jangan takut. Jangan khawatir. Allahmu, yaitu Allah yang dipuja ayahmu, Dialah yang memasukkan uang itu ke dalam karungmu. Saya telah menerima pembayaranmu untuk gandum itu." Kemudian dibawanya Simeon kepada mereka, ^24lalu diantarkannya mereka ke dalam rumah. Ia memberi mereka air untuk membasuh kaki, dan juga makanan untuk keledai mereka. ^25Setelah itu mereka menyiapkan hadiah untuk diberikan kepada Yusuf apabila ia datang pada waktu tengah hari, karena mereka sudah diberitahukan bahwa mereka akan makan bersama-sama dengan dia. ^26Ketika Yusuf sampai di rumah, mereka memberikan hadiah-hadiah itu kepada Yusuf sambil sujud kepadanya. ^27Yusuf bertanya tentang keadaan mereka, lalu berkata, "Kamu telah menceritakan kepadaku tentang ayahmu yang sudah tua itu. Bagaimana keadaannya? Baik-baikkah?" ^28Jawab mereka, "Hamba Tuan, ayah kami, baik keadaannya." Lalu mereka sujud kepadanya. ^29Ketika Yusuf melihat Benyamin, adiknya, berkatalah ia, "Jadi, inikah adikmu yang bungsu itu, yang telah kamu sebut-sebut kepadaku? Semoga Allah memberkatimu, anakku." ^30Hati Yusuf meluap karena rasa rindu dan sayang kepada adiknya. Ia hampir tak dapat menguasai dirinya, karena itu pergilah ia dari situ dengan tiba-tiba lalu masuk ke kamarnya dan menangis. ^31Sesudah itu ia membasuh mukanya, lalu keluar lagi, dan dengan menahan hatinya, ia menyuruh menghidangkan makanan. ^32Yusuf makan pada sebuah meja tersendiri, dan saudara-saudaranya pada meja yang lain. Orang-orang Mesir yang ada di situ makan pada meja yang lain lagi, karena mereka merasa hina bila makan bersama-sama dengan orang Ibrani. ^33Saudara-saudara Yusuf ditempatkan pada meja yang berhadapan dengan Yusuf, menurut urutan umurnya masing-masing, mulai dari yang sulung sampai yang bungsu. Ketika mereka melihat cara penempatan itu, mereka saling memandang dengan heran. ^34Mereka diberi makanan dari meja Yusuf, dan Benyamin dilayani lima kali lebih banyak daripada abang-abangnya. Lalu makan dan minumlah mereka bersama-sama dengan Yusuf sampai puas. _________________________________________________________________ Chapter 44 ^1Sementara itu Yusuf memerintahkan kepada kepala rumah tangganya, "Isilah karung orang-orang itu dengan gandum, sebanyak yang dapat mereka bawa, dan masukkan uang masing-masing ke dalam karungnya, di atas gandum itu. ^2Masukkan juga piala perakku ke dalam karung adik mereka yang bungsu, bersama-sama dengan uang pembayaran gandumnya." Pelayan itu melaksanakan perintah itu. ^3Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, Yusuf berpisah dengan saudara-saudaranya, lalu mereka berangkat dengan keledai mereka. ^4Mereka belum jauh dari kota itu, waktu Yusuf berkata kepada kepala rumah tangganya, "Cepatlah kejar orang-orang itu. Jika sudah tersusul, katakan kepada mereka, 'Mengapa kamu membalas kebaikan dengan kejahatan? ^5Mengapa kamu mencuri piala perak tuanku? Piala itu dipakainya untuk minum dan sebagai alat menujum. Kamu telah melakukan kejahatan besar!'" ^6Ketika pelayan itu sampai kepada saudara-saudara Yusuf, dikatakannya apa yang diperintahkan Yusuf. ^7Jawab mereka kepadanya, "Apa maksud Tuan? Kami bersumpah bahwa kami tidak berbuat begitu! ^8Tuan sendiri tahu bahwa uang yang kami temukan di dalam karung-karung kami di atas gandum itu, telah kami kembalikan kepada Tuan. Jadi, tak mungkin kami mencuri perak atau emas dari rumah gubernur! ^9Tuan, andaikata benda itu kedapatan pada salah seorang dari kami, biarlah dia dihukum mati, dan kami menjadi hamba Tuan." ^10Pelayan itu berkata, "Baiklah; tetapi hanya dia pada siapa piala itu kedapatan, dialah yang akan menjadi hambaku; yang lain boleh pergi." ^11Lalu dengan cepat mereka masing-masing menurunkan dan membuka karungnya. ^12Pelayan Yusuf itu memeriksa karung-karung itu dengan teliti, mulai dari karung kepunyaan yang sulung sampai kepada karung kepunyaan yang bungsu, dan piala itu ditemukan di dalam karung Benyamin. ^13Abang-abangnya sangat sedih sehingga mengoyak-ngoyakkan pakaian mereka. Mereka membebani keledai mereka dan kembali ke kota. ^14Ketika Yehuda dan saudara-saudaranya sampai di rumah Yusuf, ia masih ada di situ, dan mereka sujud di hadapannya. ^15Maka berkatalah Yusuf, "Apa yang kamu lakukan itu? Tak tahukah kamu bahwa orang yang seperti aku ini dapat mengetahui perbuatanmu yang jahat dengan ilmu gaib?" ^16"Apa yang dapat kami katakan, Tuanku?" jawab Yehuda. "Bagaimana kami dapat membantah dan membenarkan diri kami? Allah telah menyingkapkan kesalahan kami. Sekarang kami semua hamba Tuan, bukan hanya dia pada siapa kedapatan piala itu." ^17Kata Yusuf, "Tidak! Aku tidak mau berbuat begitu! Hanya dia pada siapa kedapatan piala itu akan menjadi hambaku. Yang lain boleh pulang dengan bebas kepada ayahmu." ^18Yehuda maju mendekati Yusuf dan berkata, "Maaf, Tuanku, izinkanlah hamba berbicara lagi dengan Tuanku. Jangan marah kepada hamba; Tuanku seperti raja Mesir sendiri. ^19Tuanku telah bertanya kepada kami ini, 'Apakah kamu masih mempunyai ayah atau saudara yang lain?' ^20Kami menjawab, 'Ayah kami sudah tua dan adik kami lahir ketika ayah sudah lanjut usia. Abang seibu dari adik kami itu sudah meninggal, jadi sekarang hanya dia sendirilah yang masih hidup dari mereka berdua, dan ayah sangat sayang kepadanya.' ^21Tuanku menyuruh kami membawa dia kemari, supaya Tuanku dapat melihatnya, ^22lalu kami menjawab bahwa anak itu tidak dapat berpisah dari ayahnya; jika ia berpisah dari ayahnya, ayah akan meninggal. ^23Kemudian Tuanku berkata, 'Kamu tidak boleh menghadap aku lagi jika tidak membawa adikmu itu.' ^24Ketika kami kembali kepada ayah kami, kami sampaikan kepadanya perkataan Tuanku itu. ^25Kemudian ayah kami menyuruh kami datang lagi kemari untuk membeli makanan. ^26Kami menjawab, 'Kami tidak dapat pergi ke sana, sebab kami tak boleh menghadap gubernur jika adik kami yang bungsu tidak ikut. Kami hanya dapat pergi ke sana kalau dia pergi juga.' ^27Kemudian ayah kami berkata, 'Kalian tahu bahwa Rahel, istriku hanya punya dua anak. ^28Yang pertama telah meninggalkan aku. Dia pasti sudah diterkam binatang buas, karena sampai sekarang aku tidak melihatnya lagi. ^29Jika kalian mengambil anak yang bungsu ini daripadaku, dan terjadi apa-apa dengan dia, kesedihan yang kalian datangkan kepadaku itu akan mengakibatkan kematianku, karena aku ini sudah tua.'" ^30"Karena itu, Tuanku," kata Yehuda kepada Yusuf, "jika hamba kembali kepada ayah kami tanpa adik kami itu, pasti ayah kami akan meninggal. Nyawanya bergantung kepada anak itu, dan ia sudah begitu tua sehingga kesedihan yang kami datangkan kepadanya itu akan mengakibatkan kematiannya. ^31(44:30) ^32Lagipula, hamba telah berjanji kepada ayah hamba bahwa hamba menjadi jaminan anak itu. Hamba berkata kepadanya, bahwa jika hamba tidak membawa anak itu kembali kepadanya, hambalah yang akan menanggung hukuman seumur hidup. ^33Jadi, hamba mohon, Tuanku, izinkanlah hamba tinggal di sini menjadi hamba Tuanku menggantikan adik kami ini; biarlah ia pulang bersama-sama dengan abang-abangnya. ^34Bagaimana hamba dapat kembali kepada ayah kami jika anak itu tidak ikut? Hamba tidak tahan nanti melihat musibah yang akan menimpa ayah kami itu." _________________________________________________________________ Chapter 45 ^1Yusuf tidak sanggup lagi menahan perasaannya di hadapan pegawai-pegawainya Karena itu disuruhnya mereka meninggalkan ruangan itu supaya ia dapat menyatakan kepada saudara-saudaranya siapa dia sebenarnya. ^2Setelah semua pegawainya meninggalkan ruangan, menangislah Yusuf keras-keras, sehingga orang-orang Mesir di luar ruangan mendengarnya, dan sampailah kabar itu ke istana raja. ^3Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, "Saya ini Yusuf. Masih hidupkah ayah?" Melihat itu saudara-saudaranya takut sekali sehingga tidak dapat menjawab. ^4Lalu kata Yusuf kepada mereka, "Marilah ke sini." Mereka mendekat, dan dia berkata lagi, "Saya Yusuf, yang telah kalian jual ke Mesir. ^5Jangan takut atau menyesali dirimu karena kalian telah menjual saya. Sebenarnya Allah sendiri yang membawa saya ke sini mendahului kalian untuk menyelamatkan banyak orang. ^6Sekarang baru tahun kedua dari masa kelaparan, dan selama lima tahun lagi orang tidak akan membajak atau panen. ^7Allah telah membawa saya mendahului kalian untuk menyelamatkan kalian dengan cara yang mengherankan ini, dan untuk menjamin keselamatanmu dan kelanjutan keturunanmu. ^8Jadi, sebetulnya bukan kalian yang menyebabkan saya ada di sini, melainkan Allah. Dia telah menjadikan saya pegawai tertinggi raja Mesir. Saya diserahi kuasa atas seluruh rumah tangganya dan seluruh Mesir. ^9Sekarang, cepatlah kalian kembali kepada ayah dan katakanlah kepadanya bahwa Yusuf, anaknya, berkata begini, 'Allah telah menjadikan saya penguasa atas seluruh Mesir; datanglah selekas mungkin. ^10Ayah dapat tinggal di daerah Gosyen, dekat dengan saya--ayah, dengan anak cucu, domba, kambing, sapi dan segala milik ayah. ^11Jika ayah ada di Gosyen, saya dapat memelihara ayah. Masa kelaparan masih berlangsung lima tahun lagi dan akan saya usahakan supaya ayah, keluarga dan ternak ayah jangan kekurangan apa-apa.'" ^12Kata Yusuf lagi, "Sekarang kalian lihat sendiri, juga engkau Benyamin, bahwa saya benar-benar Yusuf. ^13Katakanlah kepada ayah kita betapa besar kuasa saya di sini, di Mesir, dan ceritakanlah kepadanya segala yang sudah kalian lihat. Lalu cepat-cepatlah bawa dia kemari." ^14Sesudah itu ia memeluk Benyamin, adiknya itu, lalu menangis; Benyamin juga menangis sambil memeluk Yusuf pula. ^15Kemudian, dengan masih menangis, Yusuf memeluk semua saudaranya dan mencium mereka. Setelah itu mereka mulai bercakap-cakap dengan dia. ^16Ketika di istana raja terdengar kabar bahwa saudara-saudara Yusuf datang, raja dan pegawai-pegawainya ikut senang. ^17Lalu berkatalah raja kepada Yusuf, "Suruhlah saudara-saudaramu itu membebani keledai mereka dengan gandum dan pulang ke Kanaan ^18untuk menjemput ayah dan keluarga mereka lalu pindah ke mari. Aku akan memberikan kepada mereka tanah yang paling baik di Mesir, dan mereka akan dapat hidup dengan berkecukupan dari hasil tanah itu. ^19Suruhlah mereka juga membawa dari sini beberapa kereta untuk istri dan anak-anak mereka yang masih kecil, dan untuk menjemput ayah mereka. ^20Mereka tak perlu memikirkan barang-barang yang terpaksa mereka tinggalkan, karena yang paling baik di seluruh Mesir akan menjadi milik mereka." ^21Anak-anak Yakub melakukan perintah raja itu. Yusuf memberikan kepada mereka beberapa kereta, sesuai dengan perintah raja, dan juga bekal untuk perjalanan. ^22Diberikannya juga kepada mereka masing-masing satu setel pakaian baru, tetapi kepada Benyamin diberinya tiga ratus uang perak dan lima setel pakaian baru. ^23Ia mengirimkan kepada ayahnya sepuluh ekor keledai yang dibebani dengan barang-barang yang terbaik dari Mesir, dan sepuluh keledai lagi yang dibebani dengan gandum, roti dan makanan lain untuk dimakan dalam perjalanannya ke Mesir. ^24Kemudian ia memberangkatkan saudara-saudaranya, sambil berkata kepada mereka, "Jangan bertengkar di jalan." ^25Mereka meninggalkan Mesir dan pulang ke Kanaan kepada Yakub, ayah mereka. ^26"Yusuf masih hidup!" kata mereka kepadanya. "Dia penguasa atas seluruh Mesir!" Mendengar berita itu, Yakub termangu-mangu, dan ia tidak percaya kepada mereka. ^27Tetapi setelah mereka menceritakan semua yang dikatakan Yusuf kepada mereka, dan ketika ia melihat kereta yang dikirim Yusuf untuk menjemputnya dan membawanya ke Mesir, sadarlah ia dari lamunannya. ^28"Anakku Yusuf masih hidup!" katanya. "Hanya itulah yang kuinginkan! Aku harus pergi dan melihatnya sebelum aku mati." _________________________________________________________________ Chapter 46 ^1Yakub mengemasi segala miliknya lalu berangkat. Sampai di Bersyeba ia mempersembahkan kurban kepada Allah yang dipuja oleh Ishak ayahnya. ^2Dalam suatu penglihatan pada waktu malam, Allah berkata kepadanya, "Yakub, Yakub!" "Ya, Tuhan," jawabnya. ^3"Aku Allah, Allah yang dipuja ayahmu," katanya. "Jangan takut untuk pergi ke Mesir. Aku akan menjadikan keturunanmu bangsa yang besar di sana. ^4Aku akan menyertai engkau ke Mesir, dan membawa keturunanmu kembali ke negeri ini. Yusuf akan ada di sampingmu apabila ajalmu tiba." ^5Lalu berangkatlah Yakub dari Bersyeba. Anak-anaknya menaikkan ayah mereka serta anak-istri mereka ke atas kereta yang dikirimkan raja Mesir. ^6Mereka juga membawa ternak dan segala harta benda yang telah mereka peroleh di Kanaan, lalu berangkat ke Mesir. Yakub membawa seluruh keturunannya, yaitu ^7semua anak cucunya laki-laki dan perempuan. ^8Anggota-anggota keluarga Yakub yang turut ke Mesir ialah: ^9Ruben, anak sulung; anak-anaknya: Henokh, Palu, Hezron dan Karmi. ^10Simeon; anak-anaknya: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar dan Saul, anak dari istrinya seorang wanita Kanaan. ^11Lewi; anak-anaknya: Gerson, Kehat dan Merari. ^12Yehuda; anak-anaknya: Syela, Peres dan Zerah, sedangkan anak Yehuda yang lain, yaitu Er dan Onan meninggal di Kanaan. Anak-anak Peres: Hezron dan Hamul. ^13Isakhar; anak-anaknya: Tola, Pua, Ayub dan Simron. ^14Zebulon; anak-anaknya: Sered, Elon dan Yahleel. ^15Mereka semua adalah anak-anak yang dilahirkan oleh Lea bagi Yakub di Mesopotamia, selain itu juga anaknya perempuan yang bernama Dina. Jadi seluruh keturunan Yakub dari istrinya Lea berjumlah tiga puluh tiga orang. ^16Gad; anak-anaknya: Zifyon, Hagi, Syuni, Ezbon, Eri, Arodi dan Areli. ^17Asyer; anak-anaknya: Yimna, Yiswa, Yiswi dan Beria serta Serah, saudara perempuan mereka. Anak-anak Beria ialah Heber dan Malkiel. ^18Keenam belas orang itu adalah keturunan Yakub dari Zilpa, yaitu hamba wanita yang diberikan Laban kepada Lea, anaknya perempuan. ^19Rahel istri Yakub mempunyai dua anak, yaitu Yusuf dan Benyamin. ^20Di Mesir Yusuf memperoleh dua anak, yaitu Manasye dan Efraim yang dilahirkan oleh istrinya Asnat, anak Potifera, yang menjabat imam di Heliopolis. ^21Benyamin; anak-anaknya: Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Ros, Mupim, Hupim dan Ared. ^22Keempat belas orang itu adalah keturunan Yakub dari istrinya Rahel. ^23Berikutnya Dan; anaknya Husim. ^24Naftali; anak-anaknya: Yahzeel, Guni, Yezer dan Syilem. ^25Ketujuh orang itu adalah keturunan Yakub dari Bilha, hamba perempuan yang diberikan Laban kepada Rahel anaknya. ^26Keturunan Yakub yang pergi ke Mesir semuanya berjumlah enam puluh enam orang, tidak termasuk menantu-menantunya. ^27Anak-anak Yusuf yang lahir di Mesir ada dua orang, sehingga keluarga Yakub yang tiba di Mesir seluruhnya berjumlah tujuh puluh orang. ^28Yakub menyuruh Yehuda berjalan mendahuluinya untuk memanggil Yusuf supaya menemui ayahnya di Gosyen. Ketika mereka sampai di Gosyen, ^29Yusuf naik keretanya untuk bertemu dengan ayahnya di situ. Waktu mereka berjumpa, Yusuf memeluk ayahnya dan lama menangis. ^30Kata Yakub kepada Yusuf, "Sekarang aku rela mati, karena sudah melihat engkau dan tahu bahwa engkau masih hidup." ^31Lalu kata Yusuf kepada saudara-saudaranya dan sanak saudaranya yang lain, "Saya harus pergi dan memberitahukan kepada raja bahwa saudara-saudara saya dan seluruh sanak saudara saya yang tinggal di Kanaan telah datang. ^32Saya akan mengatakan bahwa kalian gembala-gembala domba dan sapi, dan telah membawa ternakmu dan segala milikmu. ^33Jika raja memanggil kalian dan menanyakan pekerjaanmu, ^34katakanlah kepadanya bahwa kalian ini pemelihara ternak sejak kecil, sama seperti leluhurmu. Dengan demikian ia akan menyuruh kalian tinggal di daerah Gosyen." Yusuf mengatakan hal itu karena orang Mesir merasa hina untuk bergaul dengan gembala-gembala. _________________________________________________________________ Chapter 47 ^1Kemudian Yusuf membawa lima orang dari saudara-saudaranya lalu menghadap raja. Katanya, "Ayah dan saudara-saudara hamba telah datang dari Kanaan dengan kawanan kambing domba, sapi dan segala milik mereka. Sekarang mereka ada di daerah Gosyen." Lalu diperkenalkannya saudara-saudaranya itu kepada raja. ^2(47:1) ^3Raja bertanya kepada mereka, "Apa pekerjaanmu?" Mereka menjawab, "Kami ini gembala seperti leluhur kami. ^4Kami datang untuk tinggal di negeri ini, karena di tanah Kanaan kelaparan sangat hebatnya, sehingga tidak ada rumput lagi untuk kawanan kambing domba kami. Izinkanlah kami tinggal di daerah Gosyen." ^5Lalu berkatalah raja kepada Yusuf, "Sekarang ayah dan saudara-saudaramu sudah ada di sini. ^6Anggaplah negeri Mesir sebagai negerimu sendiri. Biarlah mereka menetap di daerah Gosyen, daerah yang paling baik di negeri ini. Dan tugaskanlah kepada orang yang cakap bekerja untuk mengurus ternakku." ^7Yusuf juga memperkenalkan ayahnya kepada raja. Yakub memberkati raja, ^8dan raja bertanya kepadanya, "Berapa umur Bapak?" ^9Jawab Yakub, "Hamba sudah hidup seratus tiga puluh tahun sebagai pengembara. Hidup hamba itu penuh kesukaran dan pendek apabila dibandingkan dengan umur leluhur hamba sebagai pengembara." ^10Setelah itu Yakub minta diri dan memberi berkat perpisahan. ^11Yusuf membantu ayah dan saudara-saudaranya menetap di Mesir. Diberikannya kepada mereka tanah sebagai hak milik di bagian yang paling baik di negeri itu, di dekat kota Rameses, sesuai dengan perintah raja. ^12Dan Yusuf melengkapi persediaan makanan bagi ayahnya, saudara-saudaranya, dan seluruh sanak saudaranya, sampai kepada yang paling muda. ^13Kelaparan itu begitu hebat, sehingga di mana-mana tidak ada makanan lagi. Rakyat Mesir dan rakyat Kanaan lemah dan tidak berdaya karena lapar. ^14Setiap kali mereka membeli gandum, Yusuf mengumpulkan uang pembayar gandum itu, lalu disimpannya di istana raja. ^15Setelah habis uang di Mesir dan di Kanaan, orang-orang Mesir datang kepada Yusuf dan berkata, "Berilah kami makanan! Jangan biarkan kami mati. Uang kami sudah habis." ^16Yusuf menjawab, "Jika uangmu sudah habis, berilah ternakmu; aku akan memberi makanan kepadamu." ^17Lalu mereka memberikan ternaknya kepada Yusuf, dan ia memberi makanan kepada mereka sebagai ganti kuda, domba, kambing, sapi dan keledai mereka. Pada tahun itu Yusuf memberi makanan kepada mereka dan mereka membayar dengan ternak. ^18Pada tahun berikutnya mereka datang lagi kepadanya dan berkata, "Kami berterus terang kepada Tuan bahwa uang kami sudah habis dan ternak kami sudah menjadi milik Tuan. Kami tidak punya apa-apa lagi yang dapat kami berikan kepada Tuan, selain diri kami sendiri dan tanah kami. ^19Jangan biarkan kami mati! Jangan biarkan ladang-ladang kami menjadi tandus. Belilah kami dan tanah kami dengan gandum sebagai pembayarannya. Kami dan tanah kami akan menjadi milik raja. Berilah kami gandum untuk menyambung hidup kami dan juga benih untuk ditabur di ladang kami!" ^20Lalu Yusuf membeli semua tanah di mesir untuk raja. Setiap orang Mesir terpaksa menjual tanahnya, karena masa kelaparan itu sangat dahsyat; lalu semua tanah di Mesir menjadi milik raja. ^21Seluruh rakyat Mesir dijadikan hamba oleh Yusuf. ^22Satu-satunya tanah yang tidak dibelinya ialah tanah para imam. Mereka tidak perlu menjual tanah mereka karena diberi tunjangan tetap oleh raja untuk keperluan hidup mereka. ^23Yusuf berkata kepada rakyat itu, "Lihatlah, kamu dan tanahmu sudah kubeli untuk raja. Inilah benih yang dapat kamu tabur di ladangmu. ^24Pada waktu panen, kamu harus memberikan seperlima bagian hasilnya kepada raja. Selebihnya boleh kamu pakai untuk benih dan untuk makanan bagimu dan bagi keluargamu." ^25Jawab mereka, "Tuan telah menyelamatkan kami dan kami berterima kasih. Kami rela menjadi hamba raja." ^26Kemudian Yusuf menjadikan hal itu undang-undang di negeri Mesir, yaitu bahwa seperlima dari hasil panen harus menjadi milik raja. Sampai sekarang undang-undang itu masih berlaku. Hanya tanah imam-imamlah yang tidak menjadi milik raja. ^27Demikianlah orang-orang Israel menetap di Mesir, di daerah Gosyen. Mereka menjadi kaya dan beranak cucu banyak di situ. ^28Yakub masih hidup tujuh belas tahun di Mesir sampai umurnya menjadi seratus empat puluh tujuh tahun. ^29Ketika sudah dekat saatnya akan meninggal, dipanggilnya Yusuf, anaknya itu, lalu berkata kepadanya, "Letakkanlah tanganmu di antara pangkal pahaku dan bersumpah bahwa engkau tidak akan menguburkan aku di Mesir ini. ^30Aku mau dikuburkan di tempat para leluhurku; bawalah mayatku dari negeri ini dan kuburkan dalam makam mereka." Lalu jawab Yusuf, "Saya akan melakukan apa yang Ayah katakan itu." ^31Kata Yakub, "Bersumpahlah bahwa engkau akan melakukannya." Yusuf bersumpah, dan Yakub mengucapkan syukur di tempat tidurnya. _________________________________________________________________ Chapter 48 ^1Beberapa waktu kemudian dikabarkan kepada Yusuf bahwa ayahnya sakit keras. Jadi pergilah ia dengan kedua anaknya, yaitu Manasye dan Efraim mengunjungi Yakub. ^2Ketika Yakub mendengar bahwa Yusuf datang, ia mengumpulkan seluruh tenaganya, lalu duduk di tempat tidur. ^3Kata Yakub kepada Yusuf, "Allah Yang Mahakuasa telah menampakkan diri kepadaku di Lus, di tanah Kanaan, dan telah memberkati aku." ^4Dia berkata kepadaku, "Aku akan memberikan kepadamu banyak anak cucu, supaya keturunanmu menjadi banyak bangsa; Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu sebagai milik mereka untuk selama-lamanya." ^5Yakub meneruskan, "Yusuf, kedua anakmu Efraim dan Manasye yang lahir di Mesir ini sebelum aku tiba di sini, kuanggap anakku, sama seperti Ruben dan Simeon. ^6Jika engkau mendapat anak-anak lagi, mereka tidak akan kuanggap sebagai anakku melainkan tetap anakmu; warisan untuk mereka akan mereka terima dari Efraim dan Manasye. ^7Aku melakukan hal itu untuk Rahel ibumu. Dalam perjalananku kembali dari Mesopotamia, ibumu meninggal di tanah Kanaan, tidak jauh dari Efrata, dan aku sangat sedih. Aku menguburkannya di sana, di sisi jalan ke Efrata." (Sekarang Efrata dikenal sebagai Betlehem.) ^8Ketika Yakub melihat anak-anak Yusuf itu, ia bertanya, "Siapa anak-anak ini?" ^9Jawab Yusuf, "Inilah anak-anak saya yang diberikan Allah kepada saya di sini, di Mesir." Yakub berkata, "Dekatkanlah mereka kepadaku supaya kuberkati." ^10Yakub tidak dapat melihat dengan terang karena sudah tua dan matanya sudah kabur. Yusuf mendekatkan anak-anak itu kepada Yakub, dan ia memeluk serta mencium mereka. ^11Lalu berkatalah Yakub kepada Yusuf, "Sama sekali tidak kusangka akan bertemu lagi dengan engkau, tetapi sekarang Allah bahkan mengizinkan aku melihat anak-anakmu juga." ^12Kemudian Yusuf mengambil mereka dari pangkuan Yakub, lalu ia sendiri sujud di hadapan ayahnya. ^13Setelah itu Yusuf menempatkan kedua anaknya di dekat Yakub, Efraim yang bungsu itu di sebelah kiri dan Manasye yang sulung di sebelah kanan. Tetapi Yakub menyilangkan lengannya dan meletakkan tangan kanannya di atas kepala Efraim, sedangkan tangan kirinya diletakkannya di atas kepala Manasye. ^14(48:13) ^15Sesudah itu diberkatinya Yusuf, katanya, "Allah, Dialah Tuhan, pujaan Abraham dan Ishak, Dialah yang membimbing aku sampai sekarang; ^16Dialah malaikat yang telah melepaskan aku dari segala bahaya. Semoga Allah itu memberkati anak-anak ini. Semoga terus hidup namaku dan nama Abraham dan Ishak oleh karena anak-anak ini! Semoga mereka beranak cucu, dan berketurunan banyak di bumi." ^17Yusuf tidak senang ketika melihat ayahnya meletakkan tangan kanannya di atas kepala Efraim; lalu dipegangnya tangan ayahnya untuk memindahkannya dari atas kepala Efraim ke atas kepala Manasye. ^18Katanya kepada Ayahnya, "Jangan begitu, Ayah. Inilah anak yang sulung; letakkanlah tangan kanan Ayah ke atas kepalanya." ^19Tetapi ayahnya menolak, katanya, "Aku tahu, anakku, aku tahu. Manasye akan besar kuasanya dan keturunannya pun akan menjadi bangsa yang besar. Tetapi adiknya akan lebih besar kuasanya daripada dia, dan keturunan adiknya itu akan menjadi bangsa-bangsa yang besar." ^20Lalu diberkatinya lagi anak-anak itu pada hari itu, katanya, "Orang Israel akan menyebut namamu bilamana mereka memberkati orang. Mereka akan berkata, 'Semoga Allah membuat engkau seperti Efraim dan Manasye.'" Dengan demikian Yakub mendahulukan Efraim daripada Manasye. ^21Lalu berkatalah Yakub kepada Yusuf, "Seperti engkau lihat, ajalku sudah dekat, tetapi Allah akan menolong kalian dan membawa kalian kembali ke negeri leluhurmu. ^22Kepadamulah, dan bukannya kepada saudara-saudaramu, aku berikan Sikhem, daerah subur itu yang telah kurebut dari orang Amori dengan pedang dan panahku." _________________________________________________________________ Chapter 49 ^1Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata, "Berkumpullah di sini, di dekatku. Akan kuberitahukan kepadamu apa yang akan kalian alami di kemudian hari: ^2Berkumpullah, hai anak-anak Yakub, dengarlah Israel, ayahmu. ^3Ruben, anakku yang sulung, engkaulah kekuatanku, buah pertama keperkasaanku. Engkau tergagah dan terkuat di antara semua anakku. ^4Engkau mudah tergoncang seperti air, sehingga bukan yang utama; sebab engkau tidur dengan selirku, kaunodai tempat tidur ayahmu. ^5Simeon dan Lewi bersaudara; senjata mereka alat kekerasan. ^6Aku takkan ikut dalam permupakatan mereka, juga tidak di dalam perkumpulan mereka. Sebab mereka membunuh dalam kemarahan, melumpuhkan banteng demi kesenangan. ^7Terkutuklah kemarahan mereka, karena dahsyatnya. Terkutuklah keberangan mereka, karena kejamnya. Aku akan menceraiberaikan mereka di seluruh Israel. Aku akan menghamburkan mereka di antara seluruh bangsa. ^8Yehuda, engkau akan menerkam tengkuk musuhmu; saudara-saudaramu akan memujimu dan sujud di hadapanmu. ^9Yehuda bagaikan singa muda; ia membunuh mangsanya, lalu kembali ke sarangnya; ia menggeliat lalu berbaring, dan tak seorang pun berani mengusiknya. ^10Yehuda akan memegang tongkat kerajaan, keturunannya akan memerintah selama-lamanya. Bangsa-bangsa akan membawa upeti, dan sujud dengan takluk di hadapannya. ^11Anak keledainya diikatnya pada pohon, pohon anggur yang paling baik. Dia mencuci pakaiannya dengan anggur, anggur semerah darah. ^12Merah matanya karena minum anggur, putih giginya karena minum susu. ^13Zebulon akan diam di dekat laut; kapal-kapal akan berlabuh di pantainya; sampai Sidon batas wilayahnya. ^14Isakhar itu bagaikan keledai kuat yang berbaring di antara keranjang bebannya. ^15Dilihatnya betapa baiknya tempat itu dan betapa indahnya negeri itu, maka membungkuklah ia rela dibebani, dan dipaksa bekerja sebagai hamba. ^16Engkau Dan, akan mengadili bangsamu, engkau menjadi suku seperti suku lain di Israel. ^17Engkau seperti ular di pinggir jalan, ular berbisa di tepi lorong, yang memagut tumit kuda sampai terlempar penunggangnya. ^18Ya TUHAN, keselamatan yang Kauberikan, itulah yang kunanti-nantikan. ^19Gad, engkau akan diserang perampok, namun engkau akan balik merampok mereka. ^20Asyer, makananmu limpah mewah, kau akan menyediakan makanan bagi raja-raja. ^21Naftali, laksana rusa terlepas, sangat cantik anak-anaknya. ^22Yusuf bagai keledai muda, keledai liar dekat mata air, berlari-lari di lereng gunung. ^23Musuh menyerang dengan sengit, mengejarnya dengan busur dan panah. ^24Namun Yusuf tetap kukuh lengannya, tetap kuat panahnya, karena kuasa Sang Gembala Mahakuat, Allah Yakub, Pelindung Israel. ^25Allah ayahmu menolong engkau; Yang Mahakuasa memberkati engkau dengan hujan dari langit dan air dari bawah tanah. Dengan anak dan sapi, ^26gandum dan bunga. Berkat Allah bapakmu melebihi kekayaan gunung-gunung yang sangat tua. Semoga turunlah semua berkat itu ke atas kepala Yusuf, ke atas dahinya. Dialah yang teristimewa di antara saudara-saudaranya. ^27Benyamin adalah serigala ganas. Di pagi hari ia menerkam mangsanya. Di malam hari ia membagi-bagikannya." ^28Itulah kedua belas suku Israel, dan kata-kata yang diucapkan ayah mereka ketika memberi salam perpisahan kepada mereka masing-masing. ^29Kemudian Yakub berpesan kepada anak-anaknya, "Sebentar lagi aku akan berpulang seperti leluhurku. Kuburkanlah aku nanti di samping mereka dalam gua di Makhpela, sebelah timur Mamre di tanah Kanaan. Abraham telah membeli gua dan ladang di sekitarnya dari Efron orang Het untuk dijadikan pekuburan. ^30(49:29) ^31Di situ dikuburkan Abraham dan Sara, Ishak dan Ribka; dan di situ juga aku menguburkan Lea. ^32Ladang dan gua yang ada di situ telah dibeli dari orang Het. Kuburkanlah aku di situ." ^33Setelah Yakub selesai berpesan kepada anak-anaknya, berbaringlah ia lalu meninggal. _________________________________________________________________ Chapter 50 ^1Yusuf merebahkan dirinya pada ayahnya sambil menangis dan mencium wajahnya. ^2Lalu Yusuf memerintahkan tukang pengawet mayat untuk merempah-rempahi jenazah Yakub. ^3Pekerjaan itu memakan waktu empat puluh hari, yaitu waktu yang biasanya diperlukan untuk merempah-rempahi mayat. Orang Mesir berkabung bagi Yakub, tujuh puluh hari lamanya. ^4Setelah habis masa berkabung, berkatalah Yusuf kepada pegawai-pegawai raja, "Sampaikanlah pesan ini kepada raja, ^5'Waktu ayah hamba sudah dekat ajalnya, disuruhnya hamba berjanji kepadanya, bahwa hamba akan menguburkan dia di dalam kuburan yang telah disiapkannya di tanah Kanaan. Sebab itu, izinkanlah hamba pergi untuk menguburkan ayah hamba. Setelah itu hamba akan kembali.'" ^6Lalu berkatalah raja, "Pergilah menguburkan ayahmu seperti yang telah kaujanjikan kepadanya." ^7Lalu pergilah Yusuf untuk menguburkan ayahnya. Semua pegawai raja, para tua-tua istana dan semua pembesar Mesir, pergi bersama-sama dengan Yusuf. ^8Keluarganya, saudara-saudaranya, dan sanak saudaranya yang lain pergi juga. Hanya anak-anak kecil dan ternak mereka ditinggalkan di daerah Gosyen. ^9Pasukan yang berkereta dan berkuda juga ikut, sehingga iring-iringan itu panjang sekali. ^10Ketika mereka sampai di tempat orang memukul gandum di Goren-Haatad, di sebelah timur Sungai Yordan, mereka meratap dengan sedih dan suara nyaring. Yusuf mengadakan upacara berkabung, tujuh hari lamanya. ^11Ketika penduduk Kanaan melihat perkabungan di Goren-Haatad itu, berkatalah mereka, "Alangkah pilunya upacara perkabungan orang Mesir itu!" Itulah sebabnya tempat itu dinamakan Abel-Mizraim. ^12Demikianlah anak-anak Yakub melakukan apa yang dipesankan Yakub kepada mereka. ^13Mereka mengangkut jenazahnya ke Kanaan dan menguburkannya dalam gua Makhpela, di sebelah timur Mamre, di ladang yang telah dibeli oleh Abraham dari Efron orang Het itu, untuk dijadikan pekuburan. ^14Setelah Yusuf menguburkan ayahnya, ia kembali ke Mesir bersama-sama dengan saudara-saudaranya dan semua orang yang mengikuti dia untuk penguburan ayahnya itu. ^15Setelah ayah mereka meninggal, abang-abang Yusuf berkata, "Bagaimana seandainya Yusuf dendam dan mau membalas kejahatan kita dahulu?" ^16Sebab itu mereka mengirim pesan ini kepada Yusuf, "Sebelum ayah kita meninggal, ^17ia menyuruh kami mengatakan kepadamu begini, 'Ampunilah kesalahan yang dahulu dilakukan abang-abangmu terhadapmu.' Jadi, sebagai hamba-hamba Allah yang dipuja ayah kita, kami mohon, ampunilah kesalahan yang telah kami lakukan." Yusuf menangis pada waktu menerima pesan itu. ^18Lalu saudara-saudaranya itu sendiri datang dan sujud di hadapannya serta berkata, "Kami ini hambamu." ^19Tetapi Yusuf berkata kepada mereka, "Jangan takut; sebab saya tidak bisa bertindak sebagai Allah. ^20Kalian telah bermupakat untuk berbuat jahat kepada saya, tetapi Allah mengubah kejahatan itu menjadi kebaikan, supaya dengan yang terjadi dahulu itu banyak orang yang hidup sekarang dapat diselamatkan. ^21Jangan khawatir. Saya akan mencukupi kebutuhan kalian dan anak-anak kalian." Demikianlah ia menentramkan hati mereka dengan kata-kata yang ramah, sehingga mereka terharu. ^22Yusuf tetap tinggal di Mesir dengan sanak saudaranya; ia hidup sampai berumur seratus sepuluh tahun. ^23Ia masih sempat melihat anak cucu Efraim. Ia sempat juga mengasuh anak-anak Makhir, yaitu cucu Manasye, sebagai anaknya sendiri. ^24Katanya kepada saudara-saudaranya, "Ajal saya sudah dekat, tetapi Allah pasti akan memelihara kalian dan memimpin kalian keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub." ^25Lalu Yusuf menyuruh semua sanak saudaranya bersumpah, katanya, "Berjanjilah kepada saya, bahwa apabila Allah memimpin kalian ke negeri itu, kalian akan membawa juga jenazah saya." ^26Kemudian meninggallah Yusuf di Mesir pada usia seratus sepuluh tahun. Mereka merempah-rempahi jenazahnya dan menaruhnya dalam peti mati. _________________________________________________________________ Exodus _________________________________________________________________ Chapter 1 ^1Yakub yang juga dinamakan Israel, pergi ke Mesir dengan anak-anaknya dan keluarga mereka masing-masing. Anak-anak Yakub itu adalah: ^2Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda ^3Isakhar, Zebulon, Benyamin ^4Dan, Naftali, Gad, Asyer. ^5Keturunan Yakub itu seluruhnya berjumlah tujuh puluh orang. Yusuf sudah lebih dahulu berada di Mesir. ^6Beberapa waktu kemudian Yusuf dan saudara-saudaranya meninggal, begitu juga orang-orang yang seangkatan dengan dia. ^7Tetapi keturunan mereka, yaitu orang-orang Israel, beranak cucu sangat banyak, dan jumlah mereka bertambah dengan cepat sekali, sehingga negeri Mesir penuh dengan mereka. ^8Kemudian seorang raja baru yang tidak mengenal Yusuf mulai memerintah di Mesir. ^9Ia berkata kepada rakyatnya, "Orang-orang Israel itu berbahaya sekali bagi kita, karena mereka sangat banyak dan lebih kuat daripada kita. ^10Andaikata terjadi perang, ada kemungkinan mereka bersekutu dengan musuh untuk melawan kita, lalu lari meninggalkan negeri ini. Kita harus mencari jalan supaya mereka jangan menjadi lebih banyak lagi." ^11Maka orang-orang Mesir mengangkat pengawas-pengawas atas bangsa Israel untuk mempersulit hidup mereka dengan kerja keras. Mereka dipaksa membangun bagi raja Mesir kota-kota Pitom dan Raamses untuk pusat penyimpanan barang. ^12Tetapi makin ditindas oleh orang Mesir, makin bertambah jumlah orang Israel, dan makin tersebar mereka ke seluruh negeri itu, sehingga orang Mesir menjadi takut kepada mereka. ^13Lalu dengan kejamnya mereka menindas orang Israel, ^14dan membuat hidup mereka sengsara. Tanpa belas kasihan mereka dipaksa bekerja keras di proyek-proyek pembangunan dan di ladang-ladang. ^15Kemudian raja Mesir memberi perintah kepada Sifra dan Pua, dua bidan yang menolong wanita-wanita Ibrani bersalin. ^16Kata raja Mesir, "Pada waktu kamu menolong wanita Ibrani bersalin, ingatlah ini: Kalau anak yang lahir itu laki-laki, bunuhlah dia! Kalau anak yang lahir itu perempuan, biarkan ia hidup." ^17Tetapi kedua bidan itu orang yang takut kepada Allah. Mereka tidak mau melakukan perintah raja dan membiarkan semua bayi laki-laki hidup. ^18Maka raja memanggil kedua bidan itu dan bertanya, "Mengapa kamu membiarkan anak-anak lelaki hidup?" ^19Jawab mereka, "Wanita Ibrani tidak seperti wanita Mesir. Mereka gampang sekali melahirkan. Sebelum bidan datang, anaknya sudah lahir." ^20Maka Allah memberkati bidan-bidan itu dan memberi keturunan kepada mereka, karena mereka menghormati Allah. Dan orang Israel pun bertambah banyak dan kuat. ^21(1:20) ^22Lalu raja memberi perintah ini kepada seluruh rakyatnya, "Tiap anak laki-laki orang Ibrani yang baru lahir harus dibuang ke dalam Sungai Nil, tetapi semua anaknya yang perempuan boleh dibiarkan hidup." _________________________________________________________________ Chapter 2 ^1Pada masa itu seorang laki-laki dari suku Lewi, kawin dengan seorang wanita dari suku itu juga. ^2Lalu wanita itu melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika ia melihat bahwa bayi itu amat bagus, ia menyembunyikannya selama tiga bulan. ^3Tetapi bayi itu tak dapat disembunyikannya lama-lama. Maka ibu itu mengambil sebuah keranjang dari rumput gelagah, dan melapisinya dengan ter supaya jangan kemasukan air. Bayi itu diletakkannya di dalam keranjang itu, lalu dibawanya ke Sungai Nil dan ditaruh di tengah-tengah rumpun gelagah di tepi sungai itu. ^4Kakak perempuan bayi itu berdiri agak jauh dari situ untuk melihat apa yang akan terjadi dengan adiknya. ^5Sementara itu datanglah putri raja. Ia turun ke sungai untuk mandi, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai. Tiba-tiba putri raja melihat keranjang itu di tengah-tengah rumpun gelagah, lalu ia menyuruh seorang hamba perempuan mengambilnya. ^6Waktu putri raja membuka keranjang itu, dilihatnya ada bayi di dalamnya, dan bayi itu sedang menangis. Putri raja merasa kasihan kepadanya dan berkata, "Ini anak orang Ibrani." ^7Lalu kakak bayi itu bertanya kepada putri raja, "Maukah Tuan Putri saya carikan seorang ibu Ibrani untuk menyusui bayi itu?" ^8"Baiklah," jawab putri raja. Maka pergilah gadis itu memanggil ibunya sendiri. ^9Kata putri raja kepada ibu itu, "Bawalah bayi ini, dan susuilah dia untukku; nanti ibu kuberi upah." Maka dibawanya bayi itu dan disusuinya. ^10Waktu bayi itu sudah agak besar, ibunya menyerahkan dia kepada putri raja. Lalu putri raja menjadikan bayi itu anak angkatnya. "Dia kuberi nama Musa, sebab kuambil dia dari air," kata putri raja. ^11Waktu Musa sudah dewasa, ia pergi menemui orang-orang sebangsanya. Ia melihat bagaimana mereka dipaksa melakukan pekerjaan yang berat-berat. Dilihatnya juga seorang Mesir membunuh seorang Ibrani. ^12Musa menengok ke sekelilingnya, dan ketika ia melihat bahwa tidak ada yang memperhatikan dia, dibunuhnya orang Mesir itu lalu mayatnya disembunyikan di dalam pasir. ^13Keesokan harinya Musa pergi lagi, lalu dilihatnya dua orang Ibrani sedang berkelahi. "Mengapa engkau memukul kawanmu?" tanya Musa kepada orang yang bersalah itu. ^14Jawab orang itu, "Siapa yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim kami? Apakah engkau mau membunuh saya juga, seperti orang Mesir yang kaubunuh itu?" Lalu Musa menjadi takut dan berpikir, "Celaka! Perbuatanku itu sudah ketahuan." ^15Waktu raja mendengar tentang kejadian itu, ia mencari akal untuk membunuh Musa. Tetapi Musa lari lalu tinggal di negeri Midian. Imam dari Midian, yang bernama Yitro, mempunyai tujuh anak perempuan. Pada suatu hari, ketika Musa sedang duduk di dekat sebuah sumur, datanglah ketujuh anak gadis Yitro untuk menimba air dan mengisi tempat minum kawanan kambing dan domba ayah mereka. ^16(2:15) ^17Tetapi beberapa gembala mengusir anak-anak gadis itu. Lalu Musa datang menolong mereka dan diberinya minum ternak mereka. ^18Waktu mereka pulang, ayah mereka bertanya, "Mengapa kalian cepat sekali pulang hari ini?" ^19Jawab mereka, "Ada seorang Mesir yang menolong kami dari gangguan gembala-gembala lain. Ia malah menimbakan air untuk kami, dan memberi minum ternak kita." ^20"Di mana dia sekarang?" tanya Yitro kepada anak-anaknya. "Mengapa kalian meninggalkan orang itu? Pergilah mengundang dia makan bersama kita." ^21Musa setuju untuk tinggal di situ. Kemudian Yitro mengawinkan anaknya yang bernama Zipora dengan Musa. ^22Zipora melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu diberi nama Gersom, karena Musa berpikir, "Aku seorang asing di sini." ^23Bertahun-tahun kemudian raja Mesir meninggal. Tetapi bangsa Israel masih mengeluh karena mereka diperbudak, sehingga mereka berteriak minta tolong. Jeritan mereka sampai kepada Allah. ^24Allah mendengar mereka, dan Ia mengingat perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub. ^25Ia melihat orang-orang Israel diperbudak, maka ia memutuskan untuk menolong mereka. _________________________________________________________________ Chapter 3 ^1Pada waktu itu Musa menggembalakan domba-domba dan kambing-kambing Yitro, mertuanya, imam di tanah Midian. Ketika ia sedang menggiring ternak itu ke seberang padang gurun, tibalah ia di Gunung Sinai, gunung yang suci. ^2Di situ malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dalam nyala api yang keluar dari tengah-tengah semak. Musa melihat semak itu menyala, tetapi tidak terbakar. ^3"Luar biasa," pikirnya. "Semak itu tidak terbakar! Baiklah kulihat dari dekat." ^4TUHAN melihat Musa mendekati tempat itu, maka Ia berseru dari tengah-tengah semak itu, "Musa! Musa!" "Saya di sini," jawab Musa. ^5Lalu Allah berkata, "Jangan dekat-dekat. Buka sandalmu, sebab engkau berdiri di tanah yang suci. ^6Aku ini Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub." Maka Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. ^7Lalu TUHAN berkata, "Aku sudah melihat penderitaan umat-Ku di Mesir, dan sudah mendengar mereka berteriak minta dibebaskan dari orang-orang yang menindas mereka. Sesungguhnya, Aku tahu semua kesengsaraan mereka. ^8Sebab itu Aku turun untuk membebaskan mereka dari tangan orang Mesir dan membawa mereka keluar dari negeri itu menuju suatu negeri yang luas. Tanahnya kaya dan subur, dan sekarang didiami oleh bangsa Kanaan, bangsa Het, Amori, Feris, Hewi dan Yebus. ^9Tangisan bangsa Israel sudah Kudengar, dan Kulihat juga bagaimana mereka ditindas oleh bangsa Mesir. ^10Sekarang engkau Kuutus untuk menghadap raja Mesir supaya engkau dapat memimpin bangsa-Ku keluar dari negeri itu." ^11Tetapi Musa berkata kepada Allah, "Siapa saya ini, sehingga sanggup menghadap raja dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?" ^12Allah menjawab, "Aku akan menolong engkau. Dan bila bangsa itu sudah kaubawa keluar dari Mesir, kamu akan beribadat kepada-Ku di gunung ini. Itulah buktinya bahwa Aku mengutus engkau." ^13Musa menjawab, "Tetapi kalau saya menemui orang-orang Israel dan berkata kepada mereka: 'Allah nenek moyangmu mengutus saya kepada kamu,' mereka pasti akan bertanya, 'Siapa namanya?' Lalu apa yang harus saya jawab kepada mereka?" ^14Kata Allah, "Aku adalah AKU ADA. Inilah yang harus kaukatakan kepada bangsa Israel, Dia yang disebut AKU ADA, sudah mengutus saya kepada kamu. ^15Kabarkanlah juga kepada mereka bahwa Aku, TUHAN, Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, mengutus engkau kepada mereka. Akulah TUHAN, itulah nama-Ku untuk selama-lamanya. Itulah sebutan-Ku untuk semua bangsa turun-temurun. ^16Pergilah dan kumpulkanlah semua pemimpin Israel. Umumkanlah kepada mereka bahwa Aku, TUHAN, Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, sudah menampakkan diri kepadamu. Beritahukanlah mereka bahwa Aku sudah datang kepada mereka dan sudah melihat bagaimana mereka diperlakukan oleh bangsa Mesir. ^17Dan Aku sudah memutuskan untuk membawa mereka keluar dari Mesir, tempat mereka ditindas, dan mengantar mereka ke suatu negeri yang kaya dan subur, negeri bangsa Kanaan, bangsa Het, Amori, Feris, Hewi dan Yebus. ^18Umat-Ku akan mendengarkan kata-katamu. Kemudian engkau bersama-sama dengan para pemimpin Israel harus pergi menghadap raja Mesir dan mengatakan kepadanya: 'TUHAN, Allah orang Ibrani sudah datang menyatakan diri kepada kami. Sekarang izinkanlah kami pergi sejauh tiga hari perjalanan ke padang gurun untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami.'" ^19Kemudian Allah berkata lagi, "Aku tahu raja Mesir tidak akan melepaskan kamu pergi, kecuali kalau ia dipaksa. ^20Tetapi Aku akan memakai kekuasaan-Ku, dan menghukum Mesir dengan bencana-bencana hebat yang Kudatangkan di sana. Sesudah itu, ia akan mengizinkan kamu berangkat. ^21Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap kamu, sehingga pada saat umat-Ku berangkat, kamu tidak pergi dengan tangan kosong. ^22Tiap wanita Israel akan minta dari tetangganya orang Mesir dan dari wanita Mesir yang tinggal serumah, pakaian serta perhiasan perak dan emas. Kamu akan mengenakan itu pada anak-anakmu. Dengan cara itu kamu akan merampasi orang Mesir." _________________________________________________________________ Chapter 4 ^1Lalu Musa menjawab kepada TUHAN, "Tetapi bagaimana andaikata orang-orang Israel tidak mau percaya dan tidak mau mempedulikan kata-kata saya? Apa yang harus saya lakukan andaikata mereka berkata bahwa TUHAN tidak menampakkan diri kepada saya?" ^2TUHAN bertanya kepada Musa, "Apa itu di tanganmu?" Jawab Musa, "Tongkat." ^3Kata TUHAN, "Lemparkan itu ke tanah." Musa melemparkannya, lalu tongkat itu berubah menjadi ular dan Musa lari menjauhinya. ^4TUHAN berkata kepada Musa, "Dekatilah ular itu, dan peganglah ekornya." Musa mendekatinya dan menangkap ular itu yang segera berubah kembali menjadi tongkat dalam tangan Musa. ^5Kata TUHAN, "Buatlah begitu supaya orang-orang Israel percaya bahwa Aku, TUHAN, Allah nenek moyang mereka, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, sudah menampakkan diri kepadamu." ^6TUHAN berkata lagi kepada Musa, "Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu." Musa menurut, dan ketika ia menarik tangannya keluar, tangan itu putih sekali karena kena penyakit kulit yang mengerikan. ^7Lalu TUHAN berkata, "Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa berbuat begitu, dan ketika ia mengeluarkannya lagi, tangan itu sudah sembuh. ^8Kata TUHAN, "Kalau mereka tidak mau percaya kepadamu, atau tidak yakin sesudah melihat keajaiban yang pertama, maka keajaiban ini akan membuat mereka percaya. ^9Kalau mereka belum juga mau percaya kepadamu meskipun sudah melihat kedua keajaiban ini, dan mereka tidak mau mempedulikan kata-katamu, ambillah sedikit air dari Sungai Nil dan tuangkanlah ke tanah. Air itu akan berubah menjadi darah." ^10Tetapi Musa berkata, "Ya, Tuhan, saya bukan orang yang pandai bicara, baik dahulu maupun sekarang, sesudah TUHAN bicara kepada saya. Saya berat lidah, bicara lambat dan tidak lancar." ^11TUHAN berkata kepadanya, "Siapakah yang memberi mulut kepada manusia? Siapa yang membuat dia bisu atau tuli? Siapa yang membuat dia melek atau buta? Bukankah Aku, TUHAN? ^12Sekarang, pergilah, Aku akan menolong engkau berbicara dan mengajarkan apa yang harus kaukatakan." ^13Tetapi Musa menjawab, "Saya mohon, janganlah mengutus saya, ya Tuhan, suruhlah orang lain." ^14Lalu TUHAN menjadi marah kepada Musa dan berkata, "Bukankah engkau mempunyai saudara yang bernama Harun? Aku tahu dia pandai berbicara. Sesungguhnya, dia dalam perjalanan ke sini, dan ia akan senang bertemu dengan engkau. ^15Bicaralah dengan dia dan beritahukanlah kepadanya apa yang harus ia katakan. Aku akan menolong kamu berdua dan mengajarkan apa yang harus kamu katakan dan lakukan. ^16Dia harus bicara atas namamu di depan rakyat. Dia akan menjadi juru bicaramu dan engkau dianggapnya seperti Allah yang mengatakan apa yang harus ia katakan. ^17Bawalah tongkat itu, engkau akan membuat keajaiban-keajaiban dengan itu." ^18Sesudah itu Musa pulang ke rumah Yitro, ayah mertuanya, dan berkata kepadanya, "Izinkanlah saya kembali ke Mesir untuk menengok saudara-saudara saya dan melihat apakah mereka masih hidup." Yitro berkata kepada Musa, "Pergilah dengan selamat." ^19Waktu Musa masih di tanah Midian, TUHAN berkata kepadanya, "Kembalilah ke Mesir. Semua orang yang ingin membunuh engkau sudah mati." ^20Maka Musa mengajak istri dan anak-anaknya dan menaikkan mereka ke atas keledai lalu berangkat bersama mereka ke Mesir. Atas perintah Allah, Musa juga membawa tongkatnya. ^21TUHAN berkata kepada Musa, "Aku sudah memberi kuasa kepadamu untuk membuat keajaiban-keajaiban. Jadi kalau engkau sudah kembali di Mesir nanti, lakukanlah segala keajaiban itu di depan raja Mesir. Tetapi Aku akan menjadikan dia keras kepala, sehingga ia tak mau mengizinkan bangsa itu pergi. ^22Lalu katakanlah kepada raja itu bahwa Aku, TUHAN, berpesan begini: 'Israel adalah anak-Ku yang sulung, ^23dan engkau sudah Kuperintahkan untuk mengizinkan anak-Ku itu pergi supaya ia dapat berbakti kepada-Ku, tetapi engkau menolak. Sekarang Aku akan membunuh anakmu yang sulung.'" ^24Di suatu tempat berkemah dalam perjalanan itu, TUHAN datang kepada Musa dan mau membunuhnya. ^25Zipora, istrinya, mengambil sebuah batu tajam dan memotong kulup anaknya, lalu disentuhkannya pada kaki Musa. Kata Zipora, "Engkau suami darah bagiku." ^26Hal itu dikatakannya sehubungan dengan upacara sunat. Maka TUHAN tidak jadi membunuh Musa. ^27Sementara itu TUHAN berkata kepada Harun, "Pergilah ke padang gurun untuk menemui Musa." Harun pergi, lalu bertemu dengan adiknya di gunung suci, dan mencium dia. ^28Musa menceritakan kepada Harun semua yang dikatakan TUHAN kepadanya ketika ia disuruh kembali ke Mesir, juga tentang semua keajaiban yang harus dibuatnya. ^29Kemudian Musa dan Harun pergi ke Mesir dan mengumpulkan semua pemimpin Israel. ^30Harun menyampaikan kepada mereka segala yang dikatakan TUHAN kepada Musa, dan Musa melakukan semua keajaiban di depan orang-orang itu. ^31Maka percayalah mereka, dan ketika mereka mendengar bahwa TUHAN sudah memperhatikan bangsa Israel dan melihat segala penderitaan mereka, mereka sujud menyembah. _________________________________________________________________ Chapter 5 ^1Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap raja Mesir dan berkata, "Begini perintah TUHAN, Allah Israel, 'Izinkanlah bangsa-Ku pergi supaya mereka dapat beribadat kepada-Ku di padang gurun.'" ^2"Siapakah TUHAN itu?" tanya raja. "Mengapa aku harus mempedulikan Dia dan mengizinkan bangsa Israel pergi? Aku tidak kenal TUHAN itu, dan orang Israel tidak kuizinkan pergi." ^3Musa dan Harun berkata, "Allah orang Ibrani sudah menampakkan diri kepada kami. Izinkanlah kami pergi ke padang gurun sejauh tiga hari perjalanan untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami. Kalau kami tidak melakukan itu, kami akan dibunuhnya dengan penyakit atau perang." ^4Kata raja kepada Musa dan Harun, "Mengapa kamu membuat orang-orang itu melalaikan pekerjaan mereka? Suruhlah budak-budak itu bekerja! ^5Orang-orang itu sudah terlalu banyak jumlahnya. Dan sekarang kamu mau supaya mereka berhenti bekerja!" ^6Hari itu juga para pengawas bangsa Mesir dan mandor-mandor bangsa Israel mendapat perintah dari raja, ^7"Jangan lagi memberi jerami kepada bangsa itu untuk membuat batu bata. Biarlah mereka pergi mencarinya sendiri. ^8Tetapi suruhlah mereka membuat batu bata tidak kurang jumlahnya dari yang sudah-sudah. Mereka mau bermalas-malas saja; itulah sebabnya mereka terus mengomel supaya diizinkan pergi untuk mempersembahkan kurban kepada Allah mereka. ^9Paksakan orang-orang itu bekerja lebih keras, supaya mereka sibuk dengan pekerjaan dan tidak punya waktu untuk mendengarkan cerita-cerita bohong." ^10Para pengawas bangsa Mesir dan mandor-mandor Israel itu keluar lalu berkata kepada orang-orang Israel, "Raja memerintahkan supaya kamu tidak lagi diberi jerami. ^11Kamu harus mencari sendiri di mana saja, tetapi ingat, batu bata yang kamu buat tak boleh kurang dari yang sudah-sudah." ^12Maka pergilah orang Israel menjelajahi seluruh tanah Mesir untuk mengumpulkan jerami. ^13Para pengawas terus mendesak supaya setiap hari mereka menghasilkan batu bata yang sama banyaknya seperti waktu mereka diberi jerami. ^14Para pengawas itu memukul mandor-mandor Israel yang ditugaskan mengawasi pekerjaan. Mereka bertanya, "Mengapa sekarang bangsamu tidak menghasilkan batu bata yang sama banyaknya seperti dahulu?" ^15Lalu mandor-mandor Israel pergi menghadap raja dan mengeluh, "Mengapa Baginda berbuat begini kepada kami? ^16Kami tidak diberi jerami, tetapi dipaksa membuat batu bata! Sekarang kami dipukuli padahal pegawai-pegawai Bagindalah yang bersalah!" ^17Raja menjawab, "Kamu memang malas dan tidak mau bekerja. Itulah sebabnya kamu minta izin kepadaku untuk pergi mempersembahkan kurban kepada Tuhanmu. ^18Pergilah bekerja lagi. Jerami tidak akan diberikan kepadamu, tetapi kamu tetap harus membuat batu bata yang sama banyaknya." ^19Mandor-mandor itu sadar bahwa mereka dalam kesulitan ketika diberitahukan bahwa orang-orang Israel harus menghasilkan batu bata yang tetap sama banyaknya seperti yang sudah-sudah. ^20Ketika mereka keluar dari istana, mereka bertemu dengan Musa dan Harun yang sedang menunggu mereka. ^21Kata mandor-mandor itu, "TUHAN tahu perbuatanmu! Ia akan menghukum kamu! Kamulah yang menyebabkan kami dibenci oleh raja dan para pegawainya, sehingga mereka mau membunuh kami." ^22Lalu Musa menghadap TUHAN lagi dan berkata, "Tuhan, mengapa bangsa Israel Kauperlakukan seburuk itu? Mengapa Engkau mengutus saya ke sini? ^23Sejak saya menghadap raja dan berbicara atas nama-Mu, ia mulai menganiaya bangsa ini. Dan Engkau tidak berbuat apa-apa untuk menolong mereka." _________________________________________________________________ Chapter 6 ^1(5-24) Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Sekarang engkau akan melihat bagaimana Aku bertindak terhadap raja. Dia akan Kupaksa melepaskan bangsa-Ku. Sesungguhnya, dia akan Kupaksa mengusir mereka dari negeri ini." ^2(6-1) Allah berbicara kepada Musa, katanya, "Akulah TUHAN. ^3(6-2) Aku menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi Aku tidak memperkenalkan diri kepada mereka dengan nama 'TUHAN'. ^4(6-3) Aku juga mengadakan perjanjian dengan mereka. Aku berjanji akan memberikan negeri Kanaan kepada mereka, negeri tempat mereka dahulu hidup sebagai orang asing. ^5(6-4) Aku sudah mendengar rintihan orang Israel yang diperbudak oleh bangsa Mesir, lalu Aku ingat akan janji-Ku itu. ^6(6-5) Jadi umumkanlah kepada bangsa Israel bahwa Aku berkata kepada mereka: Akulah TUHAN; kamu akan Kubebaskan dari perbudakan bangsa Mesir. Aku akan menunjukkan kekuasaan-Ku yang hebat untuk menyelamatkan kamu dan menjatuhkan hukuman berat atas bangsa Mesir. ^7(6-6) Kamu akan Kujadikan umat-Ku, dan Aku menjadi Allahmu. Maka kamu akan tahu bahwa Aku ini TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari perbudakan di Mesir. ^8(6-7) Kamu akan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; tanah itu Kuberikan kepadamu menjadi milikmu sendiri. Akulah TUHAN." ^9(6-8) Semua pesan TUHAN itu disampaikan Musa kepada bangsa Israel, tetapi mereka tidak mau mempedulikan Musa, karena perbudakan yang kejam itu telah membuat mereka putus asa. ^10(6-9) Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, ^11(6-10) "Pergilah menghadap raja Mesir dan katakan bahwa ia harus mengizinkan bangsa Israel meninggalkan negerinya." ^12(6-11) Tetapi Musa menjawab, "Orang Israel sendiri tidak mau mendengarkan saya. Mana mungkin raja Mesir mendengarkan orang yang tidak pandai bicara seperti saya?" ^13(6-12) Begitulah TUHAN mengutus Musa dan Harun untuk menyampaikan kepada bangsa Israel dan kepada raja Mesir bahwa mereka ditugaskan TUHAN untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir. ^14(6-13) Inilah silsilah Musa dan Harun: Ruben, anak sulung Yakub, mempunyai empat anak laki-laki: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Mereka itu nenek moyang dari kaum-kaum dalam suku Ruben. ^15(6-14) Simeon dan istrinya seorang wanita Kanaan mempunyai enam anak laki-laki: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar dan Saul. Mereka itu nenek moyang dari kaum-kaum dalam suku Simeon. ^16(6-15) Lewi mempunyai tiga anak laki-laki: Gerson, Kehat dan Merari; mereka itu nenek moyang dari kaum-kaum dalam suku Lewi. Lewi mencapai umur 137 tahun. ^17(6-16) Gerson mempunyai dua anak laki-laki: Libni dan Simei; mereka mempunyai banyak keturunan. ^18(6-17) Kehat mempunyai empat anak laki-laki: Amram, Yizhar, Hebron dan Uziel. Kehat mencapai umur 133 tahun. ^19(6-18) Merari mempunyai dua anak laki-laki: Mahli dan Musi. Itulah kaum-kaum dalam suku Lewi dengan keturunan mereka masing-masing. ^20(6-19) Amram kawin dengan Yokhebed, adik perempuan ayahnya, dan anak-anak mereka adalah Harun dan Musa. Amram hidup 137 tahun. ^21(6-20) Yizhar mempunyai tiga anak laki-laki: Korah, Nefeg dan Zikhri. ^22(6-21) Uziel juga mempunyai tiga anak laki-laki: Misael, Elsafan dan Sitri. ^23(6-22) Harun kawin dengan Eliseba, anak perempuan Aminadab; Eliseba juga bersaudara dengan Nahason. Eliseba melahirkan Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar. ^24(6-23) Korah mempunyai tiga anak laki-laki: Asir, Elkana dan Abiasaf. Mereka itu nenek moyang dari kaum keluarga Korah. ^25(6-24) Eleazar, anak laki-laki Harun, kawin dengan salah seorang anak Putiel, dan anak mereka ialah Pinehas. Itulah semua kepala kaum dan kepala keluarga dalam suku Lewi. ^26(6-25) Harun dan Musa itulah yang diperintahkan TUHAN untuk membawa orang-orang Israel keluar dari Mesir. ^27(6-26) Mereka berdua menghadap raja Mesir supaya ia membebaskan orang Israel. ^28(6-27) Ketika TUHAN berbicara dengan Musa di Mesir, ^29(6-28) TUHAN berkata, "Akulah TUHAN. Sampaikanlah kepada raja Mesir segala sesuatu yang telah Kukatakan kepadamu." ^30(6-29) Tetapi Musa menjawab, "TUHAN, Engkau tahu bahwa saya tidak pandai bicara. Mana mungkin raja mau mendengarkan saya?" _________________________________________________________________ Chapter 7 ^1TUHAN berkata kepada Musa, "Aku akan menjadikan engkau seperti Allah di hadapan raja, dan saudaramu Harun akan bicara kepadanya sebagai nabimu. ^2Sampaikan kepada Harun semua yang Kuperintahkan kepadamu. Suruhlah Harun mengatakan kepada raja bahwa ia harus mengizinkan orang Israel meninggalkan negeri Mesir. ^3Tetapi Aku akan menjadikan raja keras kepala. Ia tidak akan mempedulikan engkau, sekalipun Aku mendatangkan banyak bencana di Mesir. ^4Karena itu Aku akan menghukum Mesir dengan hukuman-hukuman yang berat, kemudian Kubawa seluruh bangsa Israel, umat-Ku, keluar dari negeri itu. ^5Maka orang Mesir akan tahu bahwa Aku ini TUHAN, pada waktu Aku menghukum mereka dan membawa Israel keluar dari negeri mereka." ^6Musa dan Harun melakukan apa yang diperintahkan TUHAN. ^7Musa berumur 80 tahun dan Harun 83 tahun ketika mereka menghadap raja Mesir. ^8TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, ^9"Kalau raja meminta kamu membuat keajaiban sebagai bukti, suruhlah Harun mengambil tongkatnya dan melemparkannya ke tanah di depan raja. Tongkat itu akan berubah menjadi ular." ^10Maka pergilah Musa dan Harun menghadap raja dan mereka melakukan apa yang diperintahkan Allah. Harun melemparkan tongkatnya ke tanah di depan raja dan para pegawainya, lalu tongkat itu berubah menjadi ular. ^11Karena itu raja pun memanggil orang-orangnya yang berilmu dan ahli-ahli sihirnya, lalu mereka melakukan begitu juga dengan ilmu gaib mereka. ^12Mereka melemparkan tongkat mereka ke tanah dan tongkat-tongkat itu berubah menjadi ular. Tetapi tongkat Harun menelan tongkat mereka. ^13Meskipun begitu, raja tetap berkeras kepala dan tidak mau mempedulikan perkataan Musa dan Harun, seperti yang sudah dikatakan TUHAN. ^14Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, "Raja itu sangat keras kepala; ia tidak mau mengizinkan bangsa Israel pergi. ^15Sebab itu pergilah menemui dia pagi-pagi, pada waktu ia turun ke Sungai Nil. Bawalah tongkat yang dapat berubah menjadi ular itu dan tunggulah kedatangannya di tepi sungai. ^16Katakanlah kepada raja itu: TUHAN, Allah orang Ibrani, mengutus saya untuk menyampaikan kepada Tuanku supaya mengizinkan umat-Nya pergi untuk beribadat kepada-Nya di padang gurun. Tetapi sampai sekarang Tuanku tidak mau mendengarkan. ^17Sebab itu, TUHAN berkata begini, 'Dari apa yang Kulakukan nanti, engkau akan tahu bahwa Akulah TUHAN. Dengan tongkat ini saya akan memukul permukaan air sungai, dan airnya akan berubah menjadi darah. ^18Ikan-ikan akan mati, dan sungai ini akan berbau busuk, sehingga bangsa Mesir tak bisa minum airnya.'" ^19TUHAN berkata kepada Musa, "Suruhlah Harun mengambil tongkatnya dan mengacungkannya ke atas semua sungai, saluran-saluran dan kolam-kolam di Mesir. Airnya akan menjadi darah, dan di seluruh negeri akan ada darah, bahkan dalam tong-tong kayu dan tempayan-tempayan batu." ^20Musa dan Harun melakukan apa yang diperintahkan TUHAN. Di depan raja dan para pegawainya, Harun mengangkat tongkatnya dan memukul air Sungai Nil, maka airnya berubah menjadi darah. ^21Ikan-ikan di dalam sungai itu mati, dan baunya busuk sekali, sehingga orang Mesir tidak bisa minum air itu. Di seluruh tanah Mesir ada darah. ^22Tetapi para ahli sihir Mesir berbuat begitu juga dengan ilmu gaib mereka, sehingga raja tetap keras kepala. Seperti yang sudah dikatakan TUHAN, raja tidak mau mendengarkan Musa dan Harun. ^23Malahan ia pulang ke istana tanpa mempedulikan kejadian itu sedikit pun. ^24Semua orang Mesir menggali lubang di sepanjang tepi sungai untuk mencari air minum, karena air sungai itu tidak bisa diminum. ^25Tujuh hari lewat sesudah TUHAN mengutuki Sungai Nil. _________________________________________________________________ Chapter 8 ^1Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah menghadap raja dan sampaikan kepadanya pesan-Ku ini: 'Izinkan umat-Ku pergi untuk beribadat kepada-Ku. ^2Jika engkau menolak, negeri ini akan Kupenuhi dengan katak sebagai hukuman. ^3Sungai Nil akan penuh dengan katak, sehingga binatang-binatang itu keluar dari air dan masuk ke dalam istanamu, ke dalam kamar tidur dan tempat tidurmu, ke dalam rumah-rumah para pejabat dan rakyat, bahkan ke dalam tempat pembakaran roti dan panci-panci. ^4Katak-katak itu akan melompat dan memanjati engkau, semua pejabat dan rakyat.'" ^5TUHAN berkata kepada Musa, "Suruhlah Harun merentangkan tongkatnya ke atas sungai-sungai, saluran-saluran dan kolam-kolam supaya katak-katak bermunculan dan memenuhi tanah Mesir." ^6Maka Harun mengacungkan tongkatnya ke atas semua air, lalu muncullah katak-katak memenuhi seluruh negeri. ^7Tetapi para tukang sihir memakai ilmu gaib mereka, dan juga membuat katak-katak bermunculan di negeri itu. ^8Raja memanggil Musa dan Harun, dan berkata, "Berdoalah kepada TUHAN supaya Ia melenyapkan katak-katak ini, maka aku akan mengizinkan bangsamu pergi untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN." ^9Musa menjawab, "Dengan senang hati saya akan berdoa untuk Tuanku. Tetapkanlah waktunya, maka saya akan mendoakan Tuanku, para pejabat dan rakyat. Maka Tuanku akan dibebaskan dari katak-katak itu, dan tidak akan ada yang sisa, kecuali di Sungai Nil." ^10Jawab raja itu, "Berdoalah untukku besok." Kata Musa, "Saya akan melakukan apa yang Tuanku minta. Maka Tuanku akan tahu bahwa tidak ada Allah lain seperti TUHAN, Allah kami. ^11Dia akan membebaskan Tuanku, para pejabat dan rakyat dari katak-katak itu. Tak akan ada katak di rumah-rumah, kecuali di Sungai Nil." ^12Lalu Musa dan Harun meninggalkan raja. Kemudian Musa berdoa kepada TUHAN supaya melenyapkan katak-katak yang didatangkan-Nya atas raja. ^13TUHAN mengabulkan permintaan Musa, dan katak-katak yang ada di rumah-rumah, di halaman-halaman dan ladang-ladang mati semua. ^14Orang Mesir mengumpulkan bangkai katak-katak itu sampai bertimbun-timbun, sehingga seluruh negeri berbau busuk. ^15Ketika raja melihat bahwa katak-katak itu sudah mati, ia berkeras kepala. Dan seperti yang sudah dikatakan TUHAN, raja tidak mau mempedulikan perkataan Musa dan Harun. ^16TUHAN berkata kepada Musa, "Suruhlah Harun memukul tanah dengan tongkatnya, maka di seluruh negeri Mesir debu akan berubah menjadi nyamuk." ^17Lalu Harun memukul tanah dengan tongkatnya, dan semua debu di Mesir berubah menjadi nyamuk yang mengerumuni manusia dan binatang. ^18Para ahli sihir berusaha memakai ilmu gaib mereka untuk juga mengadakan nyamuk-nyamuk, tetapi mereka tidak berhasil. Di mana-mana ada nyamuk, ^19sehingga para ahli sihir itu berkata kepada raja, "Ini perbuatan Allah." Tetapi raja itu berkeras kepala, dan seperti yang sudah dikatakan TUHAN, raja itu tidak mau mempedulikan perkataan Musa dan Harun. ^20TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah besok pagi-pagi sekali menemui raja pada waktu ia turun ke sungai, dan sampaikanlah kepadanya perkataan-Ku ini: 'Izinkanlah umat-Ku pergi beribadat kepada-Ku. ^21Jika engkau menolak, maka Aku akan mendatangkan lalat kepadamu, kepada para pejabat dan rakyat. Rumah-rumah orang Mesir, bahkan seluruh negeri akan penuh dengan lalat. ^22Tetapi Aku akan membuat kekecualian untuk daerah Gosyen, tempat umat-Ku tinggal. Di sana tak akan ada lalat, supaya kamu tahu bahwa Aku, TUHAN, yang melakukan itu. ^23Aku akan membuat perbedaan antara umat-Ku dengan rakyatmu. Keajaiban itu akan terjadi besok.'" ^24TUHAN mendatangkan lalat yang banyak sekali ke istana raja dan ke rumah-rumah para pejabat. Seluruh negeri Mesir sangat menderita karena lalat-lalat itu. ^25Kemudian raja memanggil Musa dan Harun lalu berkata, "Pergilah mempersembahkan kurban kepada Allahmu, tetapi di negeri ini saja." ^26"Sebaiknya tidak," jawab Musa, "karena orang Mesir akan merasa tersinggung kalau melihat persembahan kami itu, dan pasti kami akan dilempari batu sampai mati. ^27Kami harus pergi ke padang gurun sejauh tiga hari perjalanan untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN Allah kami, seperti yang diperintahkan-Nya kepada kami." ^28Raja berkata, "Baiklah, kuizinkan kamu pergi ke padang gurun untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allahmu, asal kamu tidak pergi jauh. Ingat, doakanlah aku!" ^29Jawab Musa, "Sesudah saya pergi, saya segera berdoa kepada TUHAN supaya besok lalat-lalat itu meninggalkan Tuanku, para pejabat dan rakyat. Tetapi jangan menipu kami lagi, dan jangan menghalangi bangsa Israel pergi untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN." ^30Musa meninggalkan raja, lalu berdoa kepada TUHAN, ^31dan TUHAN mengabulkan doa Musa. Lalat-lalat itu beterbangan meninggalkan raja, para pejabat dan rakyat. Tak ada seekor pun yang masih tinggal. ^32Tetapi kali ini pun raja berkeras kepala dan tidak mengizinkan bangsa itu pergi. _________________________________________________________________ Chapter 9 ^1TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah menghadap raja, dan katakan kepadanya bahwa TUHAN, Allah orang Ibrani, berkata: 'Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat berbakti kepada-Ku. ^2Kalau engkau tak mau melepaskan mereka, ^3Aku akan mendatangkan wabah yang dahsyat atas semua ternakmu, kuda, keledai, unta, sapi, domba dan kambingmu. ^4Aku akan membedakan ternak orang Israel dan ternak orang Mesir. Dari ternak orang Israel tak seekor pun yang akan mati. ^5Aku, TUHAN, menetapkan hari esok untuk melaksanakan hal itu.'" ^6Keesokan harinya TUHAN berbuat seperti yang sudah dikatakan-Nya. Semua ternak bangsa Mesir mati, tetapi dari ternak bangsa Israel seekor pun tak ada yang mati. ^7Raja menanyakan apa yang telah terjadi, lalu diceritakan kepadanya bahwa dari ternak orang Israel tak seekor pun yang mati. Tetapi raja berkeras kepala dan tidak mau melepaskan bangsa itu pergi. ^8TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, "Ambillah beberapa genggam abu dari tempat pembakaran. Di depan raja, Musa harus menghamburkan abu itu ke udara. ^9Maka abu itu akan tersebar ke seluruh tanah Mesir. Pada manusia dan binatang abu itu akan menimbulkan bisul-bisul yang pecah menjadi luka bernanah." ^10Lalu Musa dan Harun mengambil abu, dan menghadap raja. Musa menghamburkan abu itu ke udara. Pada manusia dan binatang timbullah bisul-bisul yang pecah menjadi luka bernanah. ^11Para ahli sihir tidak bisa menghadap Musa karena seluruh badan mereka penuh bisul seperti orang-orang Mesir lainnya. ^12Tetapi TUHAN menjadikan raja keras kepala, dan seperti yang sudah dikatakan TUHAN, raja tidak mau mempedulikan perkataan Musa dan Harun. ^13TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah besok pagi-pagi sekali menghadap raja, dan sampaikan kepadanya bahwa TUHAN, Allah orang Ibrani berkata: 'Lepaskan umat-Ku supaya mereka dapat pergi beribadat kepada-Ku. ^14Kali ini Aku akan mendatangkan bencana tidak hanya kepada para pejabat dan rakyat saja, tetapi juga kepadamu, supaya engkau tahu bahwa tidak ada tandingan-Ku di seluruh dunia. ^15Sekiranya Aku mau menghukum engkau dan rakyatmu dengan penyakit, pasti kamu sudah binasa sama sekali. ^16Tetapi kamu Kubiarkan hidup, supaya Aku dapat menunjukkan kekuasaan-Ku kepadamu, sehingga nama-Ku menjadi termasyhur di seluruh bumi. ^17Meskipun begitu, engkau masih juga tinggi hati dan tidak mau mengizinkan umat-Ku pergi. ^18Besok pagi, pada saat yang sama, Aku akan mendatangkan hujan es yang dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi di Mesir dari dahulu sampai sekarang. ^19Maka perintahkanlah supaya semua ternak dan segala milikmu yang ada di luar dibawa ke tempat yang aman. Semua orang dan ternak yang ada di luar dan tak dapat berlindung akan mati ditimpa hujan es.'" ^20Beberapa di antara para pejabat takut kepada perkataan TUHAN. Mereka membawa hamba-hamba dan ternak mereka masuk ke dalam rumah supaya terlindung. ^21Tetapi yang lain tidak mengindahkan peringatan itu dan meninggalkan hamba-hamba dan ternak mereka di padang. ^22Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Angkatlah tanganmu ke atas, dan hujan es akan turun di seluruh tanah Mesir. Hujan itu akan menimpa manusia, ternak dan segala tanaman di ladang." ^23Musa mengangkat tongkatnya ke atas, dan TUHAN menurunkan guruh dan hujan es, dan petir menyambar bumi. TUHAN mendatangkan ^24hujan es yang dahsyat disertai petir yang sambar-menyambar. Itulah hujan es yang paling dahsyat dalam sejarah Mesir. ^25Di seluruh negeri hujan es itu membinasakan segala sesuatu di ladang, termasuk manusia dan ternak. Semua tanaman di ladang rusak dan pohon-pohon ditumbangkan. ^26Hanya daerah Gosyen, tempat kediaman orang-orang Israel, tidak ditimpa hujan es. ^27Lalu raja memanggil Musa dan Harun, dan berkata, "Aku telah berdosa. Tuhanlah yang benar, aku dan rakyatku telah berbuat salah. ^28Berdoalah kepada TUHAN; kami sudah cukup menderita karena guruh dan hujan es ini. Aku akan melepas kamu pergi. Kamu tak usah tinggal di sini lagi." ^29Kata Musa kepada raja, "Segera sesudah saya sampai di luar kota, saya akan mengangkat tangan untuk berdoa kepada TUHAN. Guruh akan berhenti dan hujan es akan reda, supaya Tuanku tahu bahwa bumi ini milik TUHAN. ^30Tetapi saya tahu bahwa Tuanku dan para pejabat belum juga takut kepada TUHAN Allah." ^31Tanaman rami dan jelai musnah, karena rami sedang berbunga, dan jelai sedang berbulir. ^32Tetapi gandum dan biji-bijian tidak rusak karena belum musimnya. ^33Lalu Musa meninggalkan raja dan pergi ke luar kota; di sana ia mengangkat tangannya untuk berdoa kepada TUHAN. Saat itu juga berhentilah guntur, hujan es dan hujan. ^34Ketika raja melihat apa yang terjadi, ia berdosa lagi. Dia dan para pejabatnya tetap berkeras kepala. ^35Seperti yang sudah dikatakan TUHAN melalui Musa, raja tidak mau mengizinkan orang Israel pergi. _________________________________________________________________ Chapter 10 ^1TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah menghadap raja. Aku telah menjadikan dia dan para pejabatnya keras kepala, supaya Aku dapat melakukan keajaiban-keajaiban di tengah-tengah mereka, ^2dan supaya engkau dapat menceritakan kepada anak cucumu bagaimana Aku mempermainkan bangsa Mesir dengan keajaiban-keajaiban itu. Maka kamu semua akan tahu bahwa Akulah TUHAN." ^3Lalu Musa dan Harun pergi menghadap raja dan berkata kepadanya, "TUHAN, Allah bangsa Ibrani, berkata, 'Sampai kapan engkau tak mau tunduk kepada-Ku? Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka dapat beribadat kepada-Ku. ^4Kalau engkau masih juga menolak, maka besok akan Kudatangkan belalang ke negerimu. ^5Seluruh permukaan tanah akan tertutup sama sekali oleh belalang yang sangat banyak itu. Semua sisa tanaman, bahkan pohon-pohon yang tidak dibinasakan oleh hujan es, akan dihabiskan oleh belalang itu. ^6Istanamu, rumah-rumah para pejabat dan rumah rakyat akan penuh belalang. Bencana ini akan lebih hebat daripada apa yang pernah dialami oleh nenek moyangmu.'" Kemudian Musa berbalik dan pergi. ^7Berkatalah para pejabat kepada raja, "Sampai kapan orang itu harus menyusahkan kita? Biarkanlah semua orang Israel itu pergi untuk beribadat kepada TUHAN, Allah mereka. Lihatlah negeri kita ini sudah hancur!" ^8Maka Musa dan Harun dipanggil kembali menghadap raja. Kata raja kepada mereka, "Kamu boleh pergi untuk beribadat kepada TUHAN Allahmu. Tetapi siapa saja di antara kamu yang akan pergi?" ^9Jawab Musa, "Kami semua, baik yang muda maupun yang tua. Kami akan membawa semua anak kami, semua sapi, domba, dan kambing kami, sebab kami harus mengadakan suatu perayaan besar untuk menghormati TUHAN." ^10Kata raja, "Tidak mungkin aku mengizinkan kamu membawa orang-orang perempuan dan anak-anakmu! Yang kamu minta itu sama saja dengan mengharapkan aku meminta TUHAN memberkati kamu. Sudah jelas bagiku bahwa kamu bermaksud jahat. ^11Tidak! Cuma orang-orang lelaki boleh pergi untuk beribadat kepada TUHAN, kalau kamu memang ingin beribadat saja!" Dengan kata-kata itu Musa dan Harun diusir dari istana. ^12Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Acungkan tanganmu ke atas tanah Mesir. Belalang-belalang akan datang dan makan segala tanam-tanaman yang masih sisa sesudah hujan es." ^13Musa mengangkat tongkatnya dan TUHAN membuat angin timur bertiup di negeri itu sepanjang hari dan sepanjang malam. Menjelang pagi angin itu membawa belalang-belalang ^14yang luar biasa banyaknya, sehingga penuhlah seluruh negeri. Belum pernah orang melihat belalang begitu banyak, dan sesudah itu pun hal yang demikian tidak terjadi lagi. ^15Seluruh permukaan tanah ditutupi belalang sampai hitam kelihatannya. Mereka makan apa saja yang tidak dimusnahkan oleh hujan es itu, termasuk buah-buahan di pohon. Di seluruh tanah Mesir tak ada sesuatu yang hijau yang tersisa pada pohon-pohon atau tanaman. ^16Raja segera memanggil Musa dan Harun lalu berkata, "Aku telah berdosa terhadap TUHAN Allahmu dan terhadap kamu. ^17Ampunilah dosaku untuk kali ini, dan berdoalah kepada TUHAN Allahmu, supaya Ia mengambil daripadaku hukuman yang menewaskan ini." ^18Musa meninggalkan raja dan berdoa kepada TUHAN. ^19Maka TUHAN mengubah arah angin menjadi angin barat yang sangat kuat. Belalang-belalang itu ditiup angin dan dibawa ke Laut Gelagah. Seekor pun tak ada yang tertinggal di seluruh tanah Mesir. ^20Tetapi TUHAN menjadikan raja keras kepala, dan ia tidak membiarkan orang Israel pergi. ^21TUHAN berkata kepada Musa, "Angkatlah tanganmu ke atas, maka tanah Mesir akan diliputi gelap gulita." ^22Musa mengangkat tangannya ke atas, dan selama tiga hari seluruh tanah Mesir diliputi gelap gulita. ^23Orang Mesir tidak dapat melihat apa-apa dan selama waktu itu tak seorang pun pergi ke mana-mana. Tetapi di rumah-rumah orang Israel tetap terang. ^24Lalu raja memanggil Musa dan berkata, "Kamu boleh pergi beribadat kepada Tuhanmu. Orang-orang perempuan dan anak-anak boleh ikut. Tetapi sapi, domba, dan kambingmu tak boleh dibawa." ^25Musa menjawab, "Kalau begitu Tuanku harus memberi kami ternak untuk persembahan dan untuk kurban bakaran kepada TUHAN, Allah kami. ^26Semua ternak kami harus kami bawa; seekor pun tak akan kami tinggalkan. Dari ternak itu kami pilih mana yang akan dipersembahkan kepada TUHAN Allah kami. Baru di sana kami akan tahu ternak mana yang akan kami persembahkan." ^27TUHAN menjadikan raja keras kepala sehingga ia tak mau mengizinkan bangsa Israel pergi. ^28Kata raja kepada Musa, "Pergilah dari hadapanku! Jangan sampai kulihat engkau lagi! Kalau sampai kulihat lagi mukamu, engkau akan mati!" ^29"Seperti kata Tuanku," kata Musa, "Tuanku pasti tidak akan melihat saya lagi." _________________________________________________________________ Chapter 11 ^1TUHAN berkata kepada Musa, "Aku akan menjatuhkan satu bencana lagi atas raja Mesir dan rakyatnya. Sesudah itu, ia akan melepas kamu pergi. Bahkan kamu semua akan diusirnya dari sini. ^2Sebab itu bicaralah dengan bangsa Israel; suruhlah mereka minta perhiasan emas dan perak dari tetangga mereka." ^3TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati kepada orang Israel. Dan Musa menjadi orang yang sangat dihormati oleh para pejabat dan seluruh rakyat Mesir. ^4Musa berkata kepada raja, "Beginilah kata TUHAN, 'Kira-kira waktu tengah malam Aku akan menjelajahi tanah Mesir. ^5Setiap anak laki-laki yang sulung di Mesir akan mati, mulai dari anak raja Mesir sampai kepada anak dari hamba perempuan yang menggiling gandum. Anak yang pertama lahir dari semua ternak akan mati juga. ^6Di seluruh Mesir akan terdengar suara ratapan yang kuat, seperti yang belum pernah terjadi dan tak akan terjadi lagi. ^7Tetapi di kalangan Israel, baik manusia maupun ternak tidak akan diganggu. Maka kamu akan tahu bahwa Aku, TUHAN, membuat perbedaan antara orang Mesir dan orang Israel.'" ^8Akhirnya Musa berkata, "Semua pejabat Tuanku akan datang dan sujud di depan saya dan minta supaya saya dan bangsa saya meninggalkan negeri ini. Sesudah itu saya akan pergi." Lalu dengan marah sekali Musa meninggalkan raja. ^9TUHAN berkata kepada Musa, "Raja tak akan mempedulikan perkataanmu, supaya Aku dapat membuat lebih banyak keajaiban di seluruh Mesir." ^10Musa dan Harun membuat semua keajaiban itu di hadapan raja, tetapi TUHAN menjadikan dia keras kepala, sehingga ia tak mau mengizinkan orang Israel meninggalkan negerinya. _________________________________________________________________ Chapter 12 ^1TUHAN berbicara kepada Musa dan Harun di tanah Mesir. Katanya, ^2"Bulan ini menjadi bulan pertama dari tahun penanggalanmu. ^3Sampaikanlah perintah ini kepada seluruh umat Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini, setiap orang lelaki harus memotong seekor anak domba untuk dimakan bersama keluarganya. ^4Kalau anggota keluarga itu terlalu sedikit untuk menghabiskan seekor anak domba, maka keluarga itu dan tetangganya yang terdekat boleh bersama-sama makan anak domba itu. Anak domba itu harus dibagi menurut jumlah orang yang makan. ^5Kamu boleh memilih domba atau kambing, tetapi harus yang jantan, berumur satu tahun, dan tidak ada cacatnya. ^6Kamu harus menyimpannya sampai tanggal empat belas. Pada hari itu, sorenya, seluruh umat Israel harus memotong anak domba itu. ^7Sedikit darahnya harus dioleskan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas pintu rumah tempat mereka memakannya. ^8Malam itu juga dagingnya harus dipanggang dan dimakan dengan sayur pahit dan roti tak beragi. ^9Anak domba itu harus dipanggang seluruhnya, lengkap dengan kepalanya, kakinya dan isi perutnya. Makanlah daging yang sudah dipanggang itu, jangan ada yang dimakan mentah atau direbus. ^10Jangan tinggalkan sedikit pun dari daging itu sampai pagi; kalau ada sisanya, harus dibakar sampai habis. ^11Pada waktu makan kamu harus sudah berpakaian lengkap untuk perjalanan, dengan sandal di kaki dan tongkat di tangan. Kamu harus makan cepat-cepat. Itulah perayaan Paskah untuk menghormati Aku, TUHAN. ^12Pada malam itu Aku akan menjelajahi seluruh tanah Mesir, dan membunuh setiap anak laki-laki yang sulung, baik manusia, maupun hewan. Aku akan menghukum semua ilah di Mesir, karena Akulah TUHAN. ^13Darah yang ada pada pintu rumahmu akan menjadi tanda dari rumah-rumah tempat tinggalmu. Kalau Aku melihat darah itu, kamu Kulewati dan tidak Kubinasakan pada waktu Aku menghukum Mesir. ^14Hari itu harus kamu peringati sebagai hari raya bagi TUHAN. Untuk seterusnya hari itu harus kamu rayakan setiap tahun." ^15TUHAN berkata, "Tujuh hari lamanya kamu tak boleh makan roti yang beragi. Pada hari pertama semua ragi harus dikeluarkan dari rumahmu, sebab kalau selama tujuh hari itu seseorang makan roti yang beragi, ia tidak boleh lagi dianggap anggota umat-Ku. ^16Pada hari yang pertama, dan juga pada hari yang ketujuh, kamu harus berkumpul untuk beribadat. Pada hari itu kamu tak boleh melakukan pekerjaan apa pun kecuali yang perlu untuk menyiapkan makanan. ^17Pada hari itu seluruh bangsamu Kubawa keluar dari Mesir. Sebab itu untuk seterusnya, setiap tahun, hari itu harus kamu peringati sebagai hari raya. ^18Dalam bulan pertama, mulai tanggal empat belas malam, sampai pada tanggal dua puluh satu malam, kamu tak boleh makan roti yang beragi. Selama tujuh hari itu semua ragi harus dikeluarkan dari rumahmu. Orang Israel atau orang asing yang selama perayaan itu makan roti yang beragi, tidak lagi dianggap anggota umat-Ku." ^19(12:18) ^20(12:18) ^21Musa memanggil semua pemimpin Israel dan berkata kepada mereka, "Pergilah dan ambillah bagi keluargamu seekor anak domba untuk perayaan Paskah. ^22Ambillah seikat hisop, celupkan ke dalam baskom yang berisi darah domba itu, lalu oleskan pada kedua tiang pintu dan ambang atas pintu rumahmu. Sampai pagi jangan seorang pun di antara kamu meninggalkan rumah. ^23Pada waktu TUHAN menjelajahi negeri ini untuk membunuh orang-orang Mesir, TUHAN akan melihat darah pada kedua tiang dan ambang atas pintu rumahmu; maka Ia akan lewat saja dan tidak mengizinkan Malaikat Maut memasuki rumahmu untuk membunuh kamu. ^24Kamu dan anak-anakmu harus mentaati perintah itu untuk selama-lamanya. ^25Kalau kamu sudah memasuki negeri yang dijanjikan TUHAN kepadamu, kamu harus mengadakan upacara ini. ^26Kalau anak-anakmu bertanya, 'Apa arti upacara ini?' ^27Kamu harus menjawab, 'Ini kurban Paskah untuk menghormati TUHAN, sebab rumah orang-orang Israel di Mesir dilewati-Nya, waktu ia membunuh anak-anak lelaki sulung Mesir, dan kita dibiarkan-Nya hidup!'" Maka berlututlah orang-orang Israel dan menyembah. ^28Lalu mereka pergi dan melakukan apa yang diperintahkan TUHAN kepada Musa dan Harun. ^29Tengah malam itu TUHAN membunuh semua anak laki-laki yang sulung bangsa Mesir, mulai dari anak raja, sampai kepada anak orang-orang tahanan di penjara. Semua ternak yang pertama lahir pun dibunuh. ^30Malam itu raja, para pejabat dan semua orang Mesir terbangun. Di seluruh negeri Mesir terdengar suara ratapan yang kuat karena tidak ada satu rumah pun yang tidak kematian seorang anak laki-laki. ^31Malam itu juga, raja memanggil Musa dan Harun dan berkata, "Pergilah dari sini, kamu semua! Tinggalkan negeriku! Pergilah memuja Allahmu seperti yang kamu minta. ^32Bawalah semua sapi, domba, dan kambingmu, dan pergilah! Mintakan juga berkat untukku!" ^33Orang Mesir mendesak orang Israel supaya cepat-cepat meninggalkan negeri itu. Kata mereka, "Kami semua akan mati kalau kamu tidak pergi!" ^34Lalu orang-orang Israel mengambil panci-panci mereka yang berisi adonan roti yang tidak beragi, membungkusnya dengan kain, dan memikulnya. ^35Mereka juga sudah melakukan apa yang dikatakan Musa, yaitu meminta perhiasan emas dan perak serta pakaian dari orang Mesir. ^36TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati kepada orang Israel, sehingga mereka memberikan segala yang diminta orang Israel. Dengan cara itu orang Israel membawa kekayaan orang Mesir keluar dari negeri itu. ^37Orang Israel berangkat dan berjalan kaki dari kota Raamses ke kota Sukot. Jumlah mereka 600.000 orang, tidak terhitung perempuan dan anak-anak. ^38Mereka membawa banyak sapi, domba dan kambing. Sejumlah besar orang asing juga ikut. ^39Mereka membakar roti tidak beragi dari adonan yang mereka bawa dari Mesir. Mereka diusir dari situ dengan sangat mendadak, sehingga tidak sempat menyiapkan bekal. ^40Bangsa Israel sudah tinggal di Mesir 430 tahun lamanya. ^41Pada hari terakhir tahun ke-430 itu, seluruh barisan umat TUHAN meninggalkan tanah Mesir. ^42Malam itu TUHAN terus berjaga untuk mengantar mereka keluar dari Mesir. Dan itulah juga malam yang untuk seterusnya dipersembahkan kepada TUHAN sebagai malam peringatan. Pada malam itu umat Israel harus berjaga-jaga. ^43TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, "Inilah peraturan perayaan Paskah. Orang asing tidak boleh makan daging domba yang dipersembahkan pada hari Paskah. ^44Tetapi budak yang kamu beli boleh ikut memakannya, kalau ia sudah disunat. ^45Orang pendatang atau buruh upahan tidak boleh ikut memakannya. ^46Seluruh daging domba itu harus dimakan di dalam rumah, dan tak boleh dibawa ke luar. Jangan mematahkan satu pun dari tulangnya. ^47Seluruh umat Israel harus merayakan pesta itu. ^48Orang yang tidak disunat tidak boleh makan makanan pesta itu. Kalau seorang asing yang sudah menetap pada kamu ingin merayakan Paskah untuk menghormati Aku, TUHAN, semua orang laki-laki dalam keluarganya harus lebih dahulu disunat. Sesudah itu mereka dianggap seperti orang Israel asli, dan boleh ikut dalam perayaan Paskah. ^49Peraturan yang sama berlaku untuk orang Israel asli dan orang asing yang menetap di antara kamu." ^50Semua orang Israel taat dan melakukan segala yang diperintahkan TUHAN kepada Musa dan Harun. ^51Pada hari itu TUHAN membawa seluruh umat Israel keluar dari Mesir. _________________________________________________________________ Chapter 13 ^1TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Persembahkanlah semua anak laki-laki yang sulung kepada-Ku. Setiap anak laki-laki sulung Israel, dan setiap ternak jantan yang pertama lahir, adalah milik-Ku." ^3Musa berkata kepada bangsa Israel, "Pada hari ini TUHAN membebaskan kamu dengan kuasa-Nya yang besar, sehingga kamu dapat keluar dari Mesir, tempat kamu diperbudak. Sebab itu, peringatilah hari ini. Janganlah makan roti yang beragi. ^4Pada hari ini, tanggal satu bulan Abib atau bulan satu, kamu meninggalkan negeri Mesir. ^5Dengan sumpah TUHAN menjanjikan kepada nenek moyangmu untuk menyerahkan kepadamu negeri bangsa Kanaan, Het, Amori, Hewi dan Yebus. Sesudah TUHAN membawa kamu ke negeri yang kaya dan subur itu, setiap tahun dalam bulan Abib, kamu harus mengadakan upacara ini. ^6Selama tujuh hari kamu harus makan roti yang tidak beragi, dan pada hari yang ketujuh harus diadakan perayaan untuk menghormati TUHAN. ^7Selama tujuh hari kamu tidak boleh makan roti yang beragi, dan di seluruh negerimu tidak boleh ada ragi atau sesuatu pun yang beragi. ^8Pada permulaan perayaan itu kamu harus menceritakan kepada anakmu yang laki-laki bahwa semua itu kamu lakukan karena segala yang sudah diperbuat TUHAN bagimu pada waktu kamu meninggalkan negeri Mesir. ^9Perayaan ini menjadi pengingat untukmu seperti tanda yang diikat pada tangan atau dahimu. Perayaan ini mengingatkan kamu untuk terus mengucapkan dan mempelajari Hukum-hukum TUHAN, sebab TUHAN mengeluarkan kamu dari Mesir dengan kuasa-Nya yang besar. ^10Rayakanlah pesta ini setiap tahun pada waktu yang ditentukan." ^11Musa berkata kepada bangsa Israel, "TUHAN akan mengantar kamu ke negeri Kanaan yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu dan nenek moyangmu. Sesudah tanah itu menjadi milikmu, ^12kamu harus mempersembahkan setiap anak lelaki yang sulung dan setiap ternak jantan yang pertama lahir. Semuanya itu milik TUHAN, ^13tetapi tiap keledai jantan yang pertama lahir harus ditebus dari TUHAN dengan mengurbankan seekor anak domba sebagai gantinya. Kalau kamu tidak mau menebus keledai itu, lehernya harus dipatahkan. Setiap anakmu laki-laki yang pertama lahir harus ditebus. ^14Kalau di kemudian hari anakmu bertanya apa arti semuanya itu, kamu harus menjawab begini, 'Dengan kuasa yang besar TUHAN membawa kita keluar dari negeri Mesir, tempat kita diperbudak. ^15Ketika raja Mesir berkeras kepala dan tidak mau melepaskan kita pergi, TUHAN membunuh setiap anak laki-laki yang sulung di Mesir, baik anak manusia maupun anak hewan. Itulah sebabnya kita mengurbankan kepada TUHAN setiap ternak jantan yang pertama lahir, tetapi kita tebus anak-anak kita yang sulung.' ^16Kebiasaan itu menjadi pengingat bagi kita seperti tanda yang diikat pada tangan atau dahi kita. Dengan demikian kita akan tetap diingatkan bahwa TUHAN telah mengeluarkan kita dari Mesir dengan kuasa yang besar." ^17Sesudah raja Mesir melepas bangsa Israel pergi, Allah tidak membawa mereka lewat jalan yang melalui negeri Filistin, walaupun itu jalan yang paling pendek. Allah berpikir, "Jangan-jangan orang-orang itu menyesal kalau melihat bahwa mereka harus berperang, lalu kembali ke Mesir." ^18Karena itu Allah membawa mereka lewat jalan putar melalui padang gurun menuju Laut Gelagah. Pada waktu meninggalkan Mesir, orang-orang Israel itu bersenjata seperti akan berperang. ^19Musa membawa tulang-tulang Yusuf, sebab semasa hidupnya Yusuf menyuruh orang Israel bersumpah untuk berbuat begitu. Begini pesan Yusuf, "Pada waktu Allah membebaskan kamu, jenazahku harus kamu bawa dari tempat ini." ^20Orang Israel meninggalkan Sukot dan berkemah di kota Etam, di tepi padang gurun. ^21Pada waktu siang TUHAN berjalan di depan mereka dalam tiang awan dan pada waktu malam Ia mendahului mereka dalam tiang api untuk menunjukkan jalan. Dengan demikian mereka dapat berjalan siang dan malam. ^22Sepanjang hari tiang awan berada di depan bangsa itu dan sepanjang malam tiang api menyertai mereka. _________________________________________________________________ Chapter 14 ^1Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Suruhlah orang Israel kembali dan berkemah di depan kota Pi-Hahirot, antara kota Migdol dan Laut Gelagah, dekat kota Baal-Zefon. ^3Raja Mesir akan menyangka bahwa orang Israel sedang mengembara di negeri ini dan tersesat di padang gurun. ^4Aku akan menjadikan dia keras kepala sehingga ia mengejar kamu. Tetapi Aku akan menunjukkan kekuasaan-Ku atas raja Mesir dan tentaranya, dan mereka akan tahu bahwa Akulah TUHAN." Lalu orang Israel berbuat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka. ^5Ketika raja Mesir mendengar bahwa bangsa Israel sudah lari, ia dan para pejabatnya menyesal dan berkata, "Apa yang kita buat? Mengapa kita biarkan orang-orang Israel itu pergi sehingga kita kehilangan budak-budak?" ^6Lalu raja menyiapkan kereta perang dan tentaranya. ^7Ia berangkat dengan semua keretanya, termasuk enam ratus kereta istimewa, yang dikendarai oleh para perwiranya. ^8Memang TUHAN menjadikan raja keras kepala, sehingga ia mengejar orang Israel yang sedang dalam perjalanan meninggalkan negeri itu di bawah perlindungan TUHAN. ^9Tentara Mesir dengan semua kuda, kereta dan pengendaranya mengejar orang Israel, dan menyusul mereka di perkemahan mereka di pantai laut dekat Pi-Hahirot. ^10Ketika orang Israel melihat raja Mesir dan tentaranya datang, mereka sangat ketakutan dan berteriak kepada TUHAN minta pertolongan. ^11Kata mereka kepada Musa, "Apakah di Mesir tidak ada kuburan, sehingga engkau membawa kami supaya mati di tempat ini? Lihatlah akibat perbuatanmu itu! ^12Dahulu di Mesir sudah kami katakan bahwa hal ini akan terjadi! Kami sudah mendesak supaya engkau jangan mengganggu kami, tetapi membiarkan kami tetap menjadi budak di Mesir. Lebih baik menjadi budak di sana daripada mati di padang gurun ini!" ^13Musa menjawab, "Jangan takut! Bertahanlah! Kamu akan melihat apa yang dilakukan TUHAN untuk menyelamatkan kamu. Orang Mesir yang kamu lihat sekarang, tak akan kamu lihat lagi. ^14TUHAN akan berjuang untuk kamu, dan kamu tak perlu berbuat apa-apa." ^15Kata TUHAN kepada Musa, "Mengapa engkau berteriak minta tolong? Suruhlah orang Israel jalan terus! ^16Angkat tongkatmu dan acungkan ke atas laut. Maka air akan terbagi dan orang Israel dapat menyeberangi laut dengan berjalan di dasarnya yang kering. ^17Orang Mesir akan Kujadikan keras kepala sehingga mereka terus mengejar orang Israel, dan Aku akan menunjukkan kekuasaan-Ku atas raja Mesir, pasukannya, kereta-kereta serta para pengendaranya. ^18Maka orang Mesir akan tahu bahwa Akulah TUHAN." ^19Lalu malaikat Allah, yang ada di depan pasukan Israel, pindah ke bagian belakang. Dan pindahlah juga tiang awan sampai berada ^20di antara pasukan Mesir dan pasukan Israel. Awan itu menimbulkan kegelapan, sehingga sepanjang malam kedua pasukan itu tak dapat saling mendekati. ^21Lalu Musa mengacungkan tangannya ke atas laut, dan TUHAN membuat angin timur bertiup dengan kencangnya sehingga air laut mundur. Sepanjang malam angin itu bertiup, dan mengubah laut menjadi tanah kering. ^22Air terbagi dua, dan waktu orang Israel menyeberangi laut, mereka berjalan di dasar yang kering, dan air di kanan kirinya merupakan tembok. ^23Orang Mesir dengan semua kuda, kereta dan pengendaranya mengejar terus dan mengikuti orang Israel ke tengah laut. ^24Menjelang fajar TUHAN memandang dari tiang api dan awan kepada tentara Mesir dan mengacaubalaukannya. ^25Ia membuat roda-roda kereta mereka macet, sehingga dengan susah payah mereka maju. Kata orang Mesir, "TUHAN berjuang untuk orang Israel melawan kita. Mari kita lari dari sini!" ^26Kata TUHAN kepada Musa, "Acungkanlah tanganmu ke atas laut, maka air akan kembali, dan menenggelamkan orang Mesir, kereta-kereta dan pengendara-pengendaranya." ^27Lalu Musa mengacungkan tangannya ke atas laut dan pada waktu fajar merekah, air kembali pada keadaannya yang semula. Orang Mesir berusaha menyelamatkan diri, tetapi TUHAN menenggelamkan mereka ke dalam laut. ^28Air laut berbalik dan menutupi kereta-kereta, pengendara-pengendara, dan seluruh tentara Mesir yang mengejar orang Israel ke tengah laut, sehingga mereka mati semua. ^29Tetapi ketika orang Israel menyeberangi laut, mereka berjalan di dasar yang kering, dan air merupakan tembok di kanan kirinya. ^30Pada hari itu TUHAN menyelamatkan bangsa Israel dari serangan orang Mesir, dan mereka melihat mayat-mayat orang Mesir terdampar di pantai. ^31Ketika orang Israel melihat bagaimana TUHAN yang dengan kuasa-Nya yang besar mengalahkan orang Mesir, mereka heran sekali sehingga percaya kepada-Nya dan kepada Musa, hamba-Nya itu. _________________________________________________________________ Chapter 15 ^1Lalu Musa dan orang-orang Israel menyanyikan nyanyian ini untuk memuji TUHAN, "Aku mau menyanyi bagi TUHAN, sebab Ia telah menang dengan gemilang. Semua kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut. ^2TUHAN pembelaku yang kuat; Dialah yang menyelamatkan aku. Ia Allahku, aku mau memuji Dia, Allah pujaan nenek moyangku, kuagungkan Dia. ^3TUHAN adalah pejuang yang perkasa, TUHAN, itulah nama-Nya. ^4Tentara Mesir dan semua keretanya dilemparkan-Nya ke dalam laut. Perwira-perwira yang paling gagah tenggelam di Laut Gelagah. ^5Mereka ditelan laut yang dalam, dan seperti batu turun ke dasarnya. ^6Kekuatan-Mu sangat menakjubkan, ya TUHAN, Kaubuat musuh habis berantakan. ^7Dengan keagungan-Mu yang besar Kaubinasakan semua yang melawan Engkau. Kemarahan-Mu berkobar seperti api, dan membakar mereka seperti jerami. ^8Laut Kautiup, air menggulung tinggi, berdiri tegak seperti tembok, sehingga dasar laut dapat dilalui. ^9Kata musuh, 'Mereka akan kukejar dan kutangkap, kuhunus pedangku, dan kutumpas mereka. Lalu semua harta mereka kurampas, kubagi-bagikan dan kunikmati sampai puas.' ^10Tetapi TUHAN dengan sekali bernapas mendatangkan bagi Mesir hari yang naas. Mereka tenggelam seperti timah yang berat di dalam gelora air yang dahsyat. ^11Allah mana dapat menandingi Engkau, ya TUHAN Yang Mahamulia dan suci? Siapa dapat membuat keajaiban-keajaiban dan perbuatan besar seperti TUHAN? ^12Kaurentangkan tangan kanan-Mu, maka lenyaplah musuh ditelan bumi. ^13Kaupimpin bangsa yang telah Kauselamatkan ini, karena Engkau setia kepada janji-Mu. Dengan kekuatan besar mereka Kaulindungi, dan Kaubimbing ke tanahmu yang suci. ^14Bangsa-bangsa mendengarnya dan gemetar; orang Filistin dan para pemimpin Edom gempar. Orang Moab yang perkasa menggigil, orang Kanaan berkecil hati. ^15(15:14) ^16Mereka sangat ketakutan menyaksikan kekuatan TUHAN. Waktu umat-Mu lewat, musuh tak kuasa menahan; loloslah bangsa yang telah Kaubebaskan. ^17Lalu Israel Kauhantarkan ke tempat yang Kaupilih untuk kediaman-Mu. Mereka menetap di bukit-Mu yang suci, di Rumah yang Kaubangun sendiri. ^18Engkaulah TUHAN, Raja, yang memerintah selama-lamanya." ^19Pada waktu orang Israel menyeberangi laut, mereka berjalan di dasarnya yang kering. Tetapi ketika kereta-kereta Mesir dengan kuda dan penunggangnya masuk ke dalam laut, TUHAN membuat airnya mengalir kembali sehingga mereka tenggelam. ^20Lalu Miryam, seorang nabiah, kakak Harun, mengambil rebananya, dan semua wanita ikut memukul rebana sambil menari. ^21Miryam bernyanyi untuk mereka, "Bernyanyilah bagi TUHAN, sebab Ia telah menang dengan gemilang. Semua kuda dan pengendaranya dilemparkan-Nya ke dalam laut." ^22Kemudian Musa membawa bangsa Israel dari Laut Gelagah menuju ke padang gurun Syur. Selama tiga hari mereka berjalan melalui padang gurun tanpa menemukan air. ^23Lalu sampailah mereka di tempat yang bernama Mara, tetapi air di situ pahit sekali, sehingga tak bisa diminum. Sebab itu tempat itu disebut Mara, artinya pahit. ^24Maka orang-orang itu mengomel kepada Musa dan bertanya, "Apa yang akan kita minum?" ^25Musa berdoa dengan sungguh-sungguh kepada TUHAN, lalu TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu. Kayu itu dilemparkan Musa ke dalam air, lalu air itu menjadi tawar, sehingga dapat diminum. Di tempat itu TUHAN memberi peraturan-peraturan kepada mereka, dan di situ juga Ia mencobai mereka. ^26Kata TUHAN, "Taatilah Aku dengan sungguh-sungguh, dan lakukanlah apa yang Kupandang baik; ikutilah semua perintah-Ku. Kalau kamu berbuat begitu, kamu tidak akan Kuhukum dengan penyakit-penyakit yang Kutimpakan kepada orang Mesir. Akulah TUHAN yang menyembuhkan kamu." ^27Sesudah itu mereka tiba di tempat yang bernama Elim. Di situ ada dua belas sumber air dan tujuh puluh pohon kurma. Mereka berkemah di dekat air itu. _________________________________________________________________ Chapter 16 ^1Lalu seluruh umat Israel berangkat dari Elim, dan pada tanggal lima belas bulan kedua sesudah mereka meninggalkan Mesir, tibalah mereka di padang gurun Sin, antara Elim dan Gunung Sinai. ^2Di padang gurun itu mereka semua mengomel kepada Musa dan Harun. ^3Kata mereka, "Lebih baik sekiranya kami sudah mati dibunuh TUHAN di Mesir. Di sana sekurang-kurangnya kami dapat duduk makan daging dan roti sampai kenyang. Tetapi kamu membawa kami ke sini supaya kami semua mati kelaparan." ^4Kata TUHAN kepada Musa, "Sekarang akan Kuturunkan makanan yang berlimpah-limpah seperti hujan untuk kamu semua. Tiap hari kamu harus mengumpulkan makanan itu secukupnya untuk satu hari. Dengan cara itu Aku mau menguji umat-Ku supaya Aku tahu apakah mereka taat kepada perintah-perintah-Ku atau tidak. ^5Pada hari yang keenam mereka harus mengumpulkan makanan itu dua kali lipat banyaknya." ^6Maka berkatalah Musa dan Harun kepada semua orang Israel, "Sore ini kamu akan tahu bahwa Tuhanlah yang membawa kamu keluar dari Mesir. ^7Besok pagi kamu akan melihat cahaya kehadiran TUHAN. TUHAN mendengar kamu marah-marah kepada-Nya; ya, kepada TUHAN, sebab kami ini hanya melakukan apa yang diperintahkan-Nya. ^8TUHAN akan memberi kamu daging di waktu sore, dan roti di waktu pagi sampai kamu kenyang, karena TUHAN sudah mendengar kamu marah-marah kepada-Nya. Sesungguhnya, kalau kamu marah-marah kepada kami, kamu marah-marah kepada TUHAN." ^9Kemudian Musa berkata kepada Harun, "Suruhlah mereka semua datang menghadap TUHAN, sebab Ia telah mendengar omelan mereka." ^10Selagi Harun berbicara kepada mereka semua, mereka menengok ke padang gurun dan tiba-tiba cahaya TUHAN kelihatan dalam awan. ^11Kata TUHAN kepada Musa, ^12"Aku telah mendengar omelan orang Israel. Katakanlah kepada mereka bahwa pada waktu sore mereka dapat makan daging, dan pada waktu pagi mereka dapat makan roti sampai kenyang. Maka mereka akan tahu bahwa Akulah TUHAN, Allah mereka." ^13Pada waktu sore datanglah burung puyuh sampai banyak sekali sehingga menutupi seluruh perkemahan, dan pada waktu pagi turunlah embun di sekeliling perkemahan. ^14Ketika embun itu menguap, tampaklah di atas padang gurun sesuatu yang tipis seperti sisik dan halus seperti embun yang beku. ^15Ketika orang Israel melihatnya, mereka tidak tahu apa itu. Maka bertanyalah mereka satu sama lain, "Apa itu?" Lalu Musa berkata kepada mereka, "Itulah makanan yang diberikan TUHAN kepada kamu. ^16TUHAN memerintahkan supaya masing-masing mengumpulkan sebanyak yang diperlukannya, yaitu dua liter untuk setiap anggota keluarga." ^17Orang Israel berbuat begitu; tapi ada yang mengumpulkan lebih dari dua liter untuk seorang dan ada yang kurang. ^18Ketika mereka menakarnya, ternyata bahwa orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan, dan yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Masing-masing mengumpulkan sebanyak yang diperlukannya. ^19Musa berkata kepada mereka, "Siapa pun tak boleh menyimpan makanan itu barang sedikit untuk besok." ^20Tetapi beberapa orang di antara mereka tidak mempedulikan perkataan Musa. Mereka simpan juga sebagian dari makanan itu. Besoknya ternyata makanan itu berulat dan berbau busuk; maka Musa menjadi marah kepada mereka. ^21Setiap pagi mereka mengumpulkan makanan itu sebanyak yang mereka perlukan, dan kalau hari mulai panas, makanan yang tertinggal di tanah itu meleleh. ^22Pada hari yang keenam mereka mengumpulkan makanan itu dua kali lipat banyaknya, yaitu empat liter untuk seorang. Semua pemimpin mereka datang dan memberitahukan hal itu kepada Musa. ^23Kata Musa kepada mereka, "Inilah perintah TUHAN: Besok adalah hari khusus untuk beristirahat, hari Sabat, hari yang dipersembahkan kepada TUHAN. Apa yang kamu mau panggang hari ini, pangganglah, dan apa yang kamu mau rebus, rebuslah. Yang lebih dari keperluan hari ini, pisahkanlah dan simpanlah untuk besok." ^24Jadi makanan yang kelebihan itu mereka simpan untuk besoknya seperti yang diperintahkan Musa; makanan itu tidak menjadi basi dan tidak berulat. ^25Musa berkata, "Inilah makananmu untuk hari ini, sebab hari ini adalah hari Sabat, hari istirahat untuk menghormati TUHAN, dan kamu tak akan menemukan makanan itu sedikit pun di luar perkemahan. ^26Enam hari lamanya kamu harus mengumpulkan makanan, tetapi hari yang ketujuh adalah hari istirahat, dan tak ada makanan yang turun pada hari itu." ^27Pada hari yang ketujuh beberapa orang Israel mau mengumpulkan makanan, tetapi mereka tidak menemukan apa-apa. ^28Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Sampai kapan kamu tidak mau mentaati perintah-perintah-Ku? ^29Ingatlah bahwa Aku memberi kepadamu satu hari untuk beristirahat. Itulah sebabnya pada hari yang keenam Aku memberi makanan yang cukup untuk dua hari. Pada hari yang ketujuh setiap orang harus tinggal di rumah, dan tak boleh keluar." ^30Sebab itu pada hari yang ketujuh mereka tidak bekerja. ^31Makanan itu disebut manna oleh orang Israel. Rupanya seperti biji kecil-kecil berwarna putih dan rasanya seperti kue yang dibuat pakai madu. ^32Musa berkata, "TUHAN menyuruh kita mengambil kurang lebih dua liter manna untuk disimpan bagi keturunan kita, supaya mereka dapat melihat makanan yang diberikan TUHAN kepada kita di padang gurun, sewaktu kita dibawa-Nya keluar dari Mesir." ^33Musa berkata kepada Harun, "Ambillah sebuah belanga, masukkan kurang lebih dua liter manna ke dalamnya dan letakkanlah di hadapan TUHAN untuk disimpan bagi keturunan kita." ^34Maka Harun meletakkan belanga itu di depan Peti Perjanjian untuk disimpan sesuai dengan perintah TUHAN kepada Musa. ^35Manna itu menjadi makanan orang Israel selama empat puluh tahun berikutnya, sampai mereka tiba di Kanaan, tempat mereka menetap. ^36(Takaran benda padat yang biasa dipakai orang pada zaman itu, berisi dua puluh liter.) _________________________________________________________________ Chapter 17 ^1Kemudian seluruh umat Israel meninggalkan padang gurun Sin dan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain sebagaimana diperintahkan TUHAN. Pada suatu waktu mereka berkemah di Rafidim, tetapi di situ tak ada air minum. ^2Lalu mereka mengomel kepada Musa dan berkata, "Berilah kami air minum." Musa menjawab, "Mengapa kamu mengomel dan mencobai TUHAN?" ^3Tetapi orang-orang itu sangat kehausan dan mereka terus mengomel kepada Musa. Kata mereka, "Mengapa kaubawa kami keluar dari Mesir? Supaya kami, anak-anak kami dan ternak kami mati kehausan?" ^4Maka berserulah Musa kepada TUHAN, katanya, "Apa yang harus saya buat kepada orang-orang ini? Lihatlah, mereka mau melempari saya dengan batu." ^5Kata TUHAN kepada Musa, "Panggillah beberapa orang pemimpin dan berjalanlah bersama-sama dengan mereka mendahului bangsa itu. Bawa juga tongkat yang kaupakai untuk memukul Sungai Nil. ^6Aku akan berdiri di depanmu di atas sebuah batu besar di Gunung Sinai. Pukullah batu itu, maka air akan keluar sehingga orang-orang itu bisa minum." Musa berbuat begitu disaksikan oleh para pemimpin Israel. ^7Tempat itu dinamakan Masa karena di tempat itu orang Israel mencobai TUHAN waktu mereka bertanya, "Apakah TUHAN menyertai kita atau tidak?" Tempat itu juga dinamakan Meriba karena di tempat itu orang Israel mengomel. ^8Kemudian orang Amalek datang dan menyerang orang Israel di Rafidim. ^9Kata Musa kepada Yosua, "Pilihlah beberapa orang untuk memerangi orang Amalek. Besok saya akan berdiri di puncak bukit memegang tongkat yang Allah suruh bawa." ^10Yosua melakukan apa yang diperintahkan Musa kepadanya. Ia pergi memerangi orang Amalek, sedang Musa, Harun dan Hur mendaki bukit sampai di puncaknya. ^11Selama Musa mengangkat tangannya, orang Israel menang. Tetapi kalau Musa menurunkan tangannya, orang Amaleklah yang menang. ^12Ketika Musa menjadi lelah, Harun dan Hur mengambil sebuah batu supaya Musa bisa duduk; Harun dan Hur berdiri di kiri dan di kanan Musa untuk menopang tangannya supaya tetap terangkat sampai matahari terbenam. ^13Akhirnya orang Amalek dikalahkan oleh Yosua. ^14Kata TUHAN kepada Musa, "Tulislah tentang kemenangan ini supaya tetap diingat. Katakan kepada Yosua bahwa Aku akan membinasakan orang Amalek." ^15Lalu Musa membangun sebuah mezbah dan menamakannya "TUHAN adalah Panjiku." ^16Kata Musa, "Peganglah tinggi-tinggi panji TUHAN! TUHAN berperang melawan orang Amalek untuk selama-lamanya!" _________________________________________________________________ Chapter 18 ^1Yitro, mertua Musa, imam di Midian, mendengar tentang segala sesuatu yang dikerjakan Allah untuk Musa dan bangsa Israel, pada waktu ia memimpin mereka keluar dari Mesir. ^2Maka pergilah Yitro mengunjungi Musa, membawa Zipora, istri Musa yang masih tinggal di Midian, ^3bersama Gersom dan Eliezer, kedua anaknya laki-laki. Anak yang pertama dinamakan Gersom karena Musa berkata, "Aku seorang pendatang di negeri asing"; ^4anak yang kedua dinamakan Eliezer karena Musa berkata, "Allah pujaan nenek moyangku telah menolong dan menyelamatkan aku sehingga aku tidak dibunuh oleh raja Mesir". ^5Yitro datang bersama istri Musa dan kedua anaknya ke padang gurun tempat Musa berkemah dekat gunung suci. ^6Musa diberi kabar bahwa mereka datang, ^7maka keluarlah ia menyambut mereka. Ia sujud di depan Yitro dan menciumnya. Mereka saling menanyakan kesehatan masing-masing, lalu masuk ke dalam kemah Musa. ^8Musa menceritakan kepada mertuanya segala sesuatu yang diperbuat TUHAN terhadap raja dan bangsa Mesir untuk menyelamatkan orang Israel. Ia juga menceritakan kepadanya tentang kesulitan-kesulitan yang dihadapi bangsa Israel di tengah jalan, dan bagaimana TUHAN menyelamatkan mereka. ^9Mendengar semua itu, Yitro merasa gembira ^10dan berkata, "Terpujilah TUHAN yang menyelamatkan kamu dari tangan raja dan bangsa Mesir! Terpujilah TUHAN yang membebaskan bangsa Israel dari perbudakan! ^11Sekarang saya tahu bahwa TUHAN lebih besar dari semua ilah, karena semua itu dilakukan-Nya ketika orang Mesir bertindak dengan amat sombong terhadap orang Israel." ^12Kemudian Yitro membawa beberapa kurban bakaran dan kurban sembelihan sebagai persembahan kepada Allah. Harun dan semua pemimpin bangsa Israel datang dan makan bersama-sama dengan Yitro dalam kehadiran Allah. ^13Keesokan harinya Musa mengadili perselisihan-perselisihan antara orang-orang Israel. Pekerjaan itu makan waktu dari pagi sampai malam. ^14Ketika Yitro melihat semua yang harus dikerjakan Musa, ia bertanya, "Apa saja yang harus kaukerjakan untuk bangsa ini? Haruskah semua ini kaukerjakan sendirian, sehingga untuk minta nasihatmu saja, orang-orang itu mesti berdiri di sini dari pagi sampai malam?" ^15Jawab Musa, "Orang-orang itu datang kepada saya untuk mengetahui kehendak Allah. ^16Kalau mereka berselisih, mereka menghadap saya supaya memutuskan perkara mereka, dan saya sampaikan kepada mereka perintah-perintah dan hukum-hukum Allah." ^17Kata Yitro, "Tidak baik begitu. ^18Dengan cara itu engkau melelahkan dirimu sendiri, dan juga orang-orang itu. Pekerjaan itu terlalu banyak untuk satu orang. ^19Dengarlah nasihat saya, dan Allah akan menolongmu. Memang baik engkau mewakili bangsa ini di hadapan Allah dan membawa persoalan mereka kepada-Nya. ^20Engkau harus mengajarkan kepada mereka perintah-perintah Allah dan menerangkan cara hidup yang baik dan apa yang harus mereka lakukan. ^21Tetapi di samping itu engkau harus memilih beberapa orang laki-laki yang bijaksana, dan menunjuk mereka menjadi pemimpin atas seribu orang, seratus orang, lima puluh orang, dan sepuluh orang. Mereka hendaknya orang-orang yang takut dan taat kepada Allah, dapat dipercaya dan tak mau menerima uang suap. ^22Suruhlah mereka bertindak sebagai hakim bangsa ini, masing-masing bagi kelompoknya. Tugas itu harus mereka lakukan secara teratur. Perkara-perkara yang penting boleh mereka ajukan kepadamu, tetapi perselisihan yang kecil-kecil dapat mereka bereskan sendiri. Hal itu akan meringankan engkau karena mereka ikut bertanggung jawab. ^23Jika engkau berbuat begitu, dan hal itu diperintahkan Allah kepadamu, engkau akan mampu melakukan tugasmu, dan semua orang akan pulang dengan puas karena persoalan mereka cepat dibereskan." ^24Musa mengikuti nasihat Yitro, ^25dan memilih orang-orang yang bijaksana di antara bangsa Israel. Ia menunjuk mereka menjadi pemimpin atas seribu orang, seratus orang, lima puluh orang, dan sepuluh orang. ^26Mereka menjalankan tugasnya sebagai hakim-hakim atas bangsa Israel. Perkara-perkara penting mereka ajukan kepada Musa, sedangkan perselisihan kecil-kecil mereka bereskan sendiri. ^27Kemudian Musa melepas Yitro pergi dan pulanglah Yitro ke negerinya. _________________________________________________________________ Chapter 19 ^1Sesudah itu bangsa Israel meninggalkan Rafidim, dan pada tanggal satu bulan ketiga setelah mereka meninggalkan Mesir, tibalah mereka di padang gurun Sinai. Mereka berkemah di kaki Gunung Sinai, ^2(19:1) ^3dan Musa mendaki gunung itu untuk bertemu dengan Allah. TUHAN berbicara kepada Musa dari gunung itu dan menyuruh dia mengumumkan kepada orang Israel, keturunan Yakub, ^4"Kamu sudah melihat apa yang Kulakukan terhadap orang Mesir, dan bagaimana Aku membawa kamu kepada-Ku di tempat ini dengan kuasa besar, seperti burung rajawali membawa anaknya di atas sayapnya. ^5Sekarang kalau kamu taat kepada-Ku dan setia kepada perjanjian-Ku, kamu akan Kujadikan umat-Ku sendiri. Seluruh bumi adalah milik-Ku, tetapi kamu akan menjadi milik kesayangan-Ku, ^6khusus untuk diri-Ku sendiri, dan kamu akan melayani Aku sebagai imam-imam." ^7Maka turunlah Musa dan memanggil para pemimpin supaya berkumpul, lalu diceritakannya kepada mereka segala sesuatu yang diperintahkan TUHAN kepadanya. ^8Mereka semua menjawab dengan serentak, "Kami mau melakukan segala yang dikatakan TUHAN," dan jawaban itu disampaikan Musa kepada TUHAN. Lalu kata TUHAN kepada Musa, "Aku akan datang kepadamu terselubung dalam awan yang tebal; orang-orang akan mendengar Aku berbicara kepadamu, dan mulai saat itu mereka akan selalu percaya kepadamu. ^9(19:8) ^10Sekarang jumpailah orang-orang itu, dan suruhlah mereka hari ini dan besok menyiapkan diri untuk beribadat. Mereka harus mencuci pakaian mereka. ^11Lusa mereka harus sudah siap. Pada hari itu Aku akan turun di atas Gunung Sinai, tempat semua orang dapat melihat Aku. ^12Buatlah tanda di sekeliling gunung ini sebagai batas yang tak boleh dilewati bangsa itu. Laranglah bangsa itu mendaki gunung, bahkan mendekatinya. Barangsiapa melewati batasnya, akan dihukum mati; ^13orang itu harus dilempari batu atau dipanah, dan tak boleh disentuh. Ini berlaku baik untuk manusia maupun untuk hewan; semua yang melewati batas itu harus dihukum mati. Pada waktu terdengar bunyi panjang dari trompet, orang-orang itu harus mendaki gunung." ^14Kemudian Musa turun dari gunung dan menyuruh orang-orang itu bersiap-siap untuk beribadat. Katanya, "Lusa kamu harus siap, dan sementara ini kamu tak boleh bersetubuh." Lalu bangsa itu mulai bersiap-siap dan mencuci pakaian mereka. ^15(19:14) ^16Pada hari yang ketiga, diwaktu pagi, ada guruh dan petir. Awan yang tebal muncul di atas gunung dan terdengarlah bunyi trompet yang sangat keras. Semua orang di perkemahan gemetar ketakutan. ^17Musa membawa mereka keluar untuk bertemu dengan Allah, lalu mereka berdiri di kaki gunung itu. ^18Seluruh Gunung Sinai ditutupi asap, karena TUHAN turun ke atasnya dalam api. Asap itu mengepul seperti asap dari tempat pembakaran, dan seluruh gunung goncang dengan sangat. ^19Bunyi trompet menjadi semakin keras. Musa berbicara, dan Allah menjawabnya dengan guruh. ^20TUHAN turun di atas puncak Gunung Sinai, dan memanggil Musa untuk datang ke puncak gunung itu. Lalu Musa mendaki, ^21dan TUHAN berkata kepadanya, "Turunlah dan ingatkan orang-orang itu bahwa mereka tak boleh melewati batas untuk datang melihat Aku. Kalau mereka melanggarnya juga, banyak di antara mereka akan mati. ^22Bahkan imam-imam yang mau mendekati Aku, harus menyucikan diri; kalau tidak, mereka akan Kuhukum." ^23Kata Musa kepada TUHAN, "Orang-orang itu tak dapat naik, sebab Engkau memerintahkan kami untuk menganggap gunung ini sebagai tempat yang suci dan memperhatikan batas di sekelilingnya." ^24Jawab TUHAN, "Turunlah, lalu kembalilah ke sini bersama Harun. Tetapi imam-imam dan rakyat tak boleh melewati batas untuk datang kepada-Ku. Kalau mereka melewatinya, mereka akan Kuhukum." ^25Lalu turunlah Musa menemui bangsa itu dan disampaikannya pesan TUHAN kepada mereka. _________________________________________________________________ Chapter 20 ^1Lalu Allah berbicara, dan inilah kata-kata-Nya, ^2"Akulah TUHAN Allahmu yang membawa kamu keluar dari Mesir tempat kamu diperbudak. ^3Jangan menyembah ilah-ilah lain. Sembahlah Aku saja. ^4Jangan membuat bagi dirimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit, di bumi atau di dalam air di bawah bumi. ^5Jangan menyembah patung semacam itu, karena Akulah TUHAN Allahmu, dan Aku tak mau disamakan dengan apa pun. Orang-orang yang membenci Aku, Kuhukum sampai kepada keturunan yang ketiga dan keempat. ^6Tetapi Aku menunjukkan kasih-Ku kepada beribu-ribu keturunan orang-orang yang mencintai Aku dan taat kepada perintah-Ku. ^7Jangan menyebut nama-Ku dengan sembarangan, sebab Aku, TUHAN Allahmu, menghukum siapa saja yang menyalahgunakan nama-Ku. ^8Rayakanlah hari Sabat dan hormatilah hari itu sebagai hari yang suci. ^9Kamu Kuberi enam hari untuk bekerja, ^10tetapi hari yang ketujuh adalah hari istirahat yang khusus untuk Aku. Pada hari itu tak seorang pun boleh bekerja, baik kamu, maupun anak-anakmu, hamba-hambamu, ternakmu atau orang asing yang tinggal di negerimu. ^11Dalam waktu enam hari, Aku, TUHAN, membuat bumi, langit, lautan, dan segala yang ada di dalamnya, tetapi pada hari yang ketujuh Aku beristirahat. Itulah sebabnya Aku, TUHAN, memberkati hari Sabat dan mengkhususkannya bagi diri-Ku. ^12Hormatilah ayah dan ibumu, supaya kamu sejahtera dan panjang umur di negeri yang akan Kuberikan kepadamu. ^13Jangan membunuh. ^14Jangan berzinah. ^15Jangan mencuri. ^16Jangan memberi kesaksian palsu tentang orang lain. ^17Jangan menginginkan kepunyaan orang lain: rumahnya, istrinya, hamba-hambanya, ternaknya, keledainya, atau apa pun yang dimilikinya." ^18Ketika orang-orang mendengar guruh dan bunyi trompet, serta melihat kilat dan gunung yang berasap, mereka gemetar ketakutan dan berdiri jauh-jauh. ^19Kata mereka kepada Musa, "Engkau saja berbicara kepada kami, kami akan mendengarkan; tetapi janganlah Allah berbicara kepada kami, nanti kami mati." ^20Jawab Musa, "Jangan takut. Allah datang hanya untuk mencobai kamu supaya kamu tetap mentaati-Nya, dan tidak berdosa." ^21Tetapi orang-orang itu tetap berdiri jauh-jauh, dan hanya Musa mendekati awan gelap di tempat Allah hadir. ^22TUHAN memerintahkan Musa untuk mengatakan kepada bangsa Israel, "Kamu telah melihat bagaimana Aku, TUHAN, berbicara kepadamu dari langit. ^23Jangan membuat bagi dirimu patung-patung perak atau emas untuk kamu puja selain Aku. ^24Buatlah untuk-Ku sebuah mezbah dari tanah, lalu persembahkanlah di situ domba dan sapimu untuk kurban bakaran dan kurban perdamaian. Di setiap tempat yang Kutentukan bagimu sebagai tempat untuk beribadat kepada-Ku, Aku akan datang dan memberkati kamu. ^25Kalau kamu membuat bagi-Ku sebuah mezbah dari batu, jangan membuatnya dari batu pahatan, sebab jika kamu memakai pahat untuk membelah batu, mezbah itu tidak boleh lagi dipakai untuk-Ku. ^26Jangan membangun mezbah yang tinggi sehingga harus dinaiki dengan tangga, supaya jangan terlihat bagian badanmu yang tidak pantas dilihat." _________________________________________________________________ Chapter 21 ^1Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Berilah kepada orang Israel peraturan-peraturan ini: ^2Kalau kamu membeli seorang budak bangsamu sendiri, ia harus bekerja untukmu selama enam tahun. Dalam tahun yang ketujuh ia harus dibebaskan dan tidak perlu membayar apa-apa. ^3Andaikata ia masih bujangan pada waktu menjadi budakmu, maka istrinya tak boleh ikut waktu ia keluar. Tetapi andaikata ia sudah kawin pada waktu menjadi budakmu, istrinya boleh ikut bersama dia. ^4Kalau tuannya mengawinkan dia dengan seorang perempuan, lalu ia mendapat anak, maka istri dan anaknya itu adalah milik tuannya, dan tak boleh ikut dengan budak itu pada waktu ia dibebaskan. ^5Tetapi andaikata budak itu menyatakan bahwa ia mencintai istrinya, anak-anaknya, dan tuannya, serta tidak mau dibebaskan, ^6maka tuannya harus membawa dia ke tempat ibadat. Di sana budak itu disuruh berdiri bersandar pada pintu atau tiang pintu tempat ibadat, dan tuannya harus menindik telinga budak itu. Maka ia akan menjadi budaknya untuk seumur hidup. ^7Kalau seorang perempuan Ibrani dijual sebagai budak oleh ayahnya, perempuan itu tidak dibebaskan sesudah enam tahun, jadi berbeda dengan budak laki-laki. ^8Kalau ia tidak menyenangkan tuannya yang berniat mengawininya, maka ia harus dijual kembali kepada orang tuanya. Perempuan itu tidak boleh dijual kepada orang asing, sebab ia sudah diperlakukan dengan tidak adil oleh tuannya yang tidak menepati janjinya. ^9Apabila seseorang membeli budak perempuan untuk dijadikan istri anaknya, budak perempuan itu harus diperlakukannya seperti anaknya sendiri. ^10Kalau anak laki-laki itu kawin lagi, ia tetap berkewajiban untuk memberi makanan dan pakaian serta semua hak seperti biasa kepada istrinya yang pertama. ^11Kalau ia tidak memenuhi kewajiban itu, ia harus membebaskan istrinya itu tanpa menerima uang tebusan." ^12"Siapa yang memukul orang lain sampai mati, harus dihukum mati. ^13Tetapi kalau ia memukul dengan tidak sengaja dan tidak bermaksud membunuh, ia dapat melarikan diri ke suatu tempat yang akan Kutunjukkan kepadamu, dan di sana ia mendapat perlindungan. ^14Tetapi kalau seseorang naik darah dan dengan sengaja membunuh orang lain, kemudian lari ke mezbah-Ku untuk mendapat perlindungan, orang itu harus diambil dari mezbah dan dihukum mati. ^15Siapa yang memukul ayah atau ibunya harus dihukum mati. ^16Siapa yang menculik seseorang, harus dihukum mati, entah orang itu sudah dijualnya atau masih ada di rumahnya. ^17Siapa yang mengutuk ayah atau ibunya, harus dihukum mati. ^18Kalau dalam suatu perkelahian seseorang memukul orang lain dengan batu atau dengan tinjunya, tetapi tidak membunuhnya, ia tidak akan dihukum. Kalau orang yang dipukul itu sampai harus berbaring akibat pukulan itu, ^19tetapi kemudian bisa bangun dan berjalan kembali dengan tongkat, orang yang memukulnya harus merawatnya sampai sembuh dan memberi ganti rugi selama ia sakit. ^20Siapa yang memukul budaknya laki-laki atau perempuan sehingga budak itu langsung mati, harus dihukum. ^21Tetapi kalau budak itu tidak mati dalam satu atau dua hari, tuan itu tidak dihukum. Kerugian yang dialaminya karena kehilangan budaknya itu merupakan hukuman baginya. ^22Kalau beberapa orang lelaki sedang berkelahi dan salah seorang di antara mereka mendatangkan cedera pada seorang perempuan hamil sehingga ia keguguran, tetapi tidak menderita pada bagian lain, maka orang itu harus membayar denda sebesar yang dituntut suaminya dan disetujui oleh hakim-hakim. ^23Tetapi kalau perempuan itu kena cedera yang lebih berat, maka hukuman untuk kejahatan itu adalah nyawa ganti nyawa, ^24mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, ^25luka ganti luka, luka bakar ganti luka bakar, bengkak ganti bengkak. ^26Siapa yang memukul mata budaknya sampai buta, harus membebaskan budak itu sebagai tebusan untuk matanya. ^27Kalau seseorang memukul budaknya sampai patah giginya, budak itu harus dibebaskannya sebagai tebusan untuk giginya itu." ^28"Kalau seekor sapi jantan menanduk seseorang sampai mati, sapi itu harus dibunuh dengan dilempari batu, dan dagingnya tak boleh dimakan, tetapi pemiliknya tidak akan dihukum. ^29Kalau sapi jantan itu mempunyai kebiasaan menanduk, dan pemiliknya sudah diberi peringatan, tetapi tidak menjaga binatang itu, lalu apabila sapi jantan itu menanduk seseorang sampai mati, maka binatang itu harus dibunuh dengan dilempari batu dan pemiliknya juga harus dihukum mati. ^30Tetapi kalau pemilik sapi itu diizinkan membayar tebusan, ia harus membayar seberapa banyak yang dituntut untuk menebus nyawanya. ^31Kalau yang dibunuh itu seorang anak laki-laki atau perempuan, berlaku peraturan itu juga. ^32Kalau yang terbunuh itu seorang budak laki-laki atau perempuan, pemilik sapi itu harus membayar tiga puluh uang perak kepada pemilik budak itu, dan sapi jantan itu harus dilempari batu sampai mati. ^33Siapa yang mengambil tutup dari sebuah sumur atau menggali sumur dan tidak menutupinya, lalu seekor sapi jantan atau keledai jatuh ke dalamnya, ^34pemilik sumur itu harus membayar ganti rugi kepada pemilik ternak itu, tetapi ia boleh mengambil ternak yang sudah mati itu untuk dirinya. ^35Kalau sapi jantan seseorang membunuh sapi jantan orang lain, kedua pemiliknya harus menjual ternak yang masih hidup itu dan membagi uangnya. Mereka juga harus membagi daging ternak yang mati itu. ^36Tetapi kalau sudah diketahui bahwa sapi jantan itu mempunyai kebiasaan menanduk, dan pemiliknya tidak menjaganya, ia harus menggantinya dengan sapi jantan yang masih hidup, dan boleh mengambil ternak yang sudah mati itu untuk dirinya." _________________________________________________________________ Chapter 22 ^1"Siapa yang mencuri seekor sapi atau domba lalu memotongnya atau menjualnya, harus mengganti tiap ekor sapi dengan lima ekor sapi dan tiap ekor domba dengan empat ekor domba. ^2Ia harus mengganti barang yang dicurinya. Kalau ia tidak mempunyai apa-apa, ia sendiri akan dijual sebagai budak untuk mengganti barang yang sudah dicurinya. Kalau yang dicuri itu berupa sapi, keledai atau domba, dan ditemukan pada orang itu dalam keadaan hidup, ia harus mengganti setiap ekor ternak dengan dua ekor ternak. Kalau di waktu malam seorang pencuri tertangkap basah dalam sebuah rumah, lalu ia terbunuh, orang yang membunuhnya itu tidak bersalah. Tetapi kalau hal itu terjadi di waktu siang, orang yang membunuhnya dianggap bersalah. ^3(22:2) ^4(22:2) ^5Siapa yang membiarkan ternaknya merumput di ladangnya atau di kebun anggurnya, lalu binatang itu berkeliaran dan makan hasil ladang orang lain, maka pemilik binatang itu harus membayar ganti rugi dengan hasil yang terbaik dari ladang atau kebun anggurnya sendiri. ^6Siapa yang membuat api di ladangnya sendiri lalu api itu merambat ke ladang orang lain dan membakar habis gandum yang sedang tumbuh atau berkas-berkas gandum yang baru dipotong, maka orang yang menyalakan api itu harus membayar ganti rugi. ^7Umpamanya ada orang yang setuju menyimpan titipan berupa uang atau barang berharga. Tetapi kemudian titipan itu dicuri dari rumahnya. Kalau pencurinya kedapatan, ia harus membayar dua kali lipat. ^8Tetapi kalau pencurinya tidak ditemukan, orang yang dititipi itu harus dibawa ke tempat ibadat, dan di situ ia harus bersumpah bahwa ia tidak mencuri barang yang dititipkan padanya. ^9Dalam setiap perselisihan tentang milik, entah tentang sapi, keledai, domba, pakaian atau apa saja yang hilang lalu ditemukan kembali, orang-orang yang mengaku sebagai pemiliknya harus dibawa ke tempat ibadat. Orang yang dinyatakan Allah sebagai orang yang bersalah, harus membayar dua kali lipat kepada pemiliknya. ^10Umpamanya seorang memelihara keledai, sapi, domba atau ternak lain kepunyaan sesamanya. Kemudian ternak itu mati, terluka atau dirampas musuh, padahal tidak ada saksinya. ^11Dalam hal itu ia harus pergi ke tempat ibadat dan bersumpah demi nama TUHAN bahwa ia tidak mencuri ternak yang sudah dipercayakan kepadanya. Kalau ia memang tidak mencurinya, pemiliknya harus menanggung kerugian itu, dan orang yang memeliharanya tidak usah membayar ganti rugi. ^12Kalau ternak itu dicuri orang lain, maka orang yang memeliharanya harus membayar ganti rugi kepada pemiliknya. ^13Kalau ternak itu diterkam oleh binatang buas, orang yang memeliharanya harus menunjukkan sisa-sisa tulangnya sebagai bukti kepada pemiliknya, tak perlu ia membayar ganti rugi untuk binatang itu. ^14Kalau seseorang meminjam seekor ternak lalu ternak itu terluka atau mati pada waktu pemiliknya tidak ada di tempat kejadian itu, yang meminjam harus membayar ganti rugi. ^15Tetapi kalau itu terjadi pada waktu pemiliknya ada di situ, yang meminjam tidak perlu membayar ganti rugi. Kalau ternak itu ternak sewaan, kerugiannya tertutup oleh ongkos sewa." ^16"Siapa yang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan untuk tidur bersamanya, harus membayar mas kawinnya dan mengawini dia. ^17Tetapi kalau ayahnya tidak mengizinkan lelaki itu kawin dengan anaknya, lelaki itu harus membayar kepada ayah itu uang sebanyak mas kawin untuk seorang anak perawan. ^18Setiap perempuan yang melakukan sihir harus dibunuh. ^19Orang yang bersetubuh dengan binatang harus dibunuh. ^20Siapa yang mempersembahkan kurban kepada ilah-ilah lain kecuali kepada Aku, TUHAN, harus dihukum mati. ^21Janganlah menindas atau berlaku tidak adil terhadap orang asing; ingatlah bahwa dahulu kamu pun orang asing di Mesir. ^22Jangan memperlakukan janda atau anak yatim piatu dengan sewenang-wenang. ^23Kalau kamu menjahati mereka, Aku, TUHAN akan mendengar mereka bila mereka berseru minta tolong kepada-Ku. ^24Aku akan marah dan membunuh kamu dalam perang, sehingga istri-istrimu menjadi janda, dan anak-anakmu menjadi yatim. ^25Kalau kamu meminjamkan uang kepada seorang miskin dari antara bangsa-Ku, janganlah bertindak seperti penagih hutang yang menuntut bunga. ^26Kalau kamu mengambil jubah orang lain sebagai jaminan hutangnya, jubah itu harus kamu kembalikan sebelum matahari terbenam, ^27sebab kain itu adalah milik satu-satunya untuk menghangatkan tubuhnya. Kalau tidak dikembalikan kepadanya, apalagi yang harus dipakainya untuk selimut waktu tidur? Kalau ia berseru minta tolong kepada-Ku, maka Aku akan mendengarnya karena Aku berbelaskasihan. ^28Jangan menyumpahi Allah dan jangan mengutuk pemimpin bangsamu. ^29Pada waktu yang ditentukan, persembahkanlah kepada-Ku sebagian dari hasil gandummu, air anggurmu dan minyak zaitunmu. Serahkanlah kepada-Ku anak-anakmu laki-laki yang sulung, ^30juga sapi dan domba jantan yang pertama lahir. Biarkan binatang-binatang itu tinggal pada induknya selama tujuh hari, lalu serahkanlah kepada-Ku pada hari yang kedelapan. ^31Kamu umat-Ku, sebab itu binatang apa pun yang diterkam oleh binatang buas, tak boleh kamu makan dagingnya; berikan itu kepada anjing-anjing." _________________________________________________________________ Chapter 23 ^1"Jangan menyebarkan kabar bohong, dan jangan menolong orang yang jahat yang memberi kesaksian yang tidak benar. ^2Jangan ikut-ikutan dengan kebanyakan orang kalau mereka berbuat salah atau menyelewengkan hukum dengan memberi kesaksian yang tidak benar. ^3Jangan membeda-bedakan orang dalam perkara pengadilan, walaupun yang diadili itu orang miskin. ^4Kalau kamu kebetulan melihat sapi atau keledai musuhmu tersesat, bawalah kembali kepada pemiliknya. ^5Kalau keledai musuhmu jatuh karena berat bebannya, tolonglah dia menegakkan keledai itu; jangan tinggalkan begitu saja. ^6Perlakukanlah orang miskin dengan adil kalau ia datang mengajukan perkaranya ke pengadilan. ^7Jauhkanlah tuduhan palsu dan jangan menyebabkan orang yang tidak bersalah dihukum mati, karena Aku tidak membenarkan orang yang melakukan kejahatan semacam itu. ^8Jangan menerima uang suap, sebab uang suap itu membuat orang menjadi buta terhadap yang benar dan merugikan orang-orang yang tidak bersalah. ^9Jangan memperlakukan orang asing dengan sewenang-wenang; kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang asing, sebab dahulu kamu pun orang asing di Mesir." ^10"Enam tahun lamanya kamu boleh menanami ladangmu dan mengambil apa yang dihasilkannya. ^11Tetapi pada tahun yang ketujuh tanah itu harus kamu biarkan. Selama tahun itu kamu tak boleh mengumpulkan apa yang tumbuh dengan sendirinya di ladangmu. Biarkan itu untuk orang miskin, dan sisanya untuk binatang liar. Buatlah begitu juga dengan kebun anggur dan pohon-pohon zaitunmu. ^12Enam hari dalam satu minggu kamu boleh bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh kamu harus beristirahat, supaya ternakmu, budak-budak dan orang-orang asing yang bekerja untukmu dapat beristirahat juga. ^13Perhatikanlah segala yang telah Kukatakan kepadamu. Jangan memuja ilah-ilah lain, bahkan menyebut namanya pun tak boleh." ^14"Setiap tahun kamu harus mengadakan tiga perayaan untuk menghormati Aku. ^15Dalam bulan Abib, pada waktu yang ditetapkan, kamu harus merayakan Pesta Roti Tak Beragi dengan cara yang telah Kuperintahkan kepadamu, sebab dalam bulan itu kamu meninggalkan Mesir. Jangan makan roti yang dibuat pakai ragi selama perayaan tujuh hari itu. Setiap kali kamu datang beribadat kepada-Ku, kamu harus membawa persembahan. ^16Rayakanlah Pesta Panen pada waktu kamu mulai menuai hasil pertama ladangmu. Rayakanlah Pesta Pondok Daun pada akhir tahun waktu kamu mengumpulkan hasil kebun anggur dan kebun buah-buahan. ^17Setiap tahun waktu diadakan ketiga perayaan itu, semua orang laki-laki harus datang beribadat kepada-Ku, TUHAN Allahmu. ^18Jangan mempersembahkan roti yang beragi pada waktu kamu mengurbankan ternak kepada-Ku. Lemak ternak yang dikurbankan kepada-Ku selama perayaan-perayaan itu tidak boleh ditinggalkan sampai besok paginya. ^19Setiap tahun kamu harus membawa ke rumah TUHAN Allahmu gandum pertama yang kamu tuai. Daging anak domba atau anak kambing tak boleh dimasak dengan air susu induknya." ^20"Aku akan mengutus malaikat-Ku mendahului kamu untuk melindungi kamu dalam perjalanan dan membawa kamu ke tempat yang Kusediakan. ^21Perhatikanlah dan taatilah dia. Jangan berontak terhadapnya karena ia utusan-Ku, dan ia tak akan mengampuni pelanggaranmu. ^22Kalau kamu taat kepadanya dan melakukan segala yang Kuperintahkan, Aku akan berperang melawan semua musuhmu. ^23Malaikat-Ku akan mendahului kamu dan membawa kamu ke negeri bangsa Amori, Het, Feris, Kanaan, Hewi dan Yebus, dan mereka akan Kubinasakan. ^24Jangan menyembah patung-patung pelindung mereka dan jangan meniru cara mereka beribadat. Hancurkanlah patung-patung pelindung mereka itu dan patahkan tiang-tiang batu yang mereka pakai untuk beribadat. ^25Kalau kamu menyembah Aku, TUHAN Allahmu, kamu akan Kuberkati dengan makanan dan minuman, dan segala penyakit akan Kujauhkan daripadamu. ^26Di negerimu tak akan ada wanita yang keguguran atau mandul. Kamu akan Kuberi umur yang panjang. ^27Bangsa-bangsa yang kamu datangi akan Kubuat ketakutan terhadap-Ku; mereka akan Kujadikan kalang kabut; semua musuhmu akan berbalik dan lari. ^28Musuh-musuhmu akan Kukacaubalaukan, dan bangsa-bangsa Hewi, Kanaan dan Het Kuusir dari hadapanmu supaya kamu dapat maju. ^29Mereka tak akan Kuusir sekaligus dalam waktu satu tahun, supaya tanah itu jangan terlantar, dan binatang buas jangan merajalela. ^30Mereka akan Kuusir sebagian-sebagian, sampai orang-orangmu sudah cukup banyak untuk menduduki tanah itu. ^31Batas-batas negerimu akan Kutetapkan dari Teluk Akaba sampai ke Sungai Efrat, dan dari Laut Tengah sampai ke padang gurun. Kamu Kuberi kuasa atas penduduk negeri itu, sehingga mereka dapat kamu usir pada waktu kamu maju merebut tanah itu. ^32Jangan membuat perjanjian dengan orang-orang itu atau dengan ilah-ilah mereka. ^33Jangan biarkan orang-orang itu tinggal di negerimu, supaya kamu jangan menyembah ilah-ilah mereka dan berdosa terhadap-Ku. Kalau kamu menyembah ilah-ilah mereka, kamu jatuh ke dalam perangkap maut." _________________________________________________________________ Chapter 24 ^1Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, "Naiklah untuk menghadap Aku, engkau bersama Harun, Nadab dan Abihu, dan tujuh puluh pemimpin bangsa, dan sujudlah menyembah Aku dari jauh. ^2Hanya engkau sendiri boleh datang mendekati Aku. Yang lain tak boleh datang dekat-dekat, dan rakyat malah tidak boleh mendaki gunung ini." ^3Lalu Musa pergi dan mengumumkan kepada bangsa itu semua perintah dan peraturan TUHAN. Mereka semua menjawab dengan serentak, "Kami mau melakukan semua yang dikatakan TUHAN." ^4Sesudah itu Musa menulis semua perintah TUHAN. Besoknya pagi-pagi, didirikannya sebuah mezbah dengan dua belas tugu di kaki gunung itu; setiap tugu mewakili salah satu suku Israel. ^5Lalu Musa mengutus beberapa orang muda, dan mereka mempersembahkan kurban bakaran untuk TUHAN serta memotong beberapa ekor sapi untuk kurban perdamaian. ^6Sebagian dari darah sapi itu diambil Musa dan dituangkannya ke dalam baskom-baskom. Sebagian lagi dituangkannya di atas mezbah. ^7Kemudian diambilnya buku perjanjian yang bertuliskan perintah-perintah TUHAN, dan dibacakannya dengan suara nyaring bagi bangsa itu. Kata mereka, "Kami mau mentaati TUHAN dan melakukan segala perintah-Nya." ^8Lalu Musa mengambil darah yang ada di dalam baskom-baskom itu dan menyiramkannya ke atas rakyat. Katanya, "Darah ini meneguhkan perjanjian yang diikat TUHAN dengan kamu berdasarkan perintah-perintah-Nya." ^9Kemudian Musa, Harun, Nadab, Abihu dan tujuh puluh pemimpin itu mendaki gunung, ^10dan mereka melihat Allah Israel berdiri di atas sesuatu seperti lantai dari batu nilam, dan biru seperti langit yang cerah. ^11Para pemimpin Israel itu sudah melihat Allah; walaupun begitu mereka tidak dibinasakan-Nya. Sesudah itu mereka makan dan minum. ^12Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, "Datanglah kepada-Ku di atas gunung. Di situ akan Kuberikan kepadamu dua batu yang Kutulisi dengan semua hukum-Ku. Semua hukum itu Kuberikan untuk pengajaran bagi bangsa itu." ^13Lalu Musa dan Yosua pembantunya bersiap-siap dan Musa mendaki gunung kediaman TUHAN itu. ^14Musa telah berpesan kepada para pemimpin Israel, "Tunggulah di perkemahan ini sampai kami kembali. Harun dan Hur ada bersama kamu di sini. Siapa ada persoalan, boleh menghadap mereka untuk mendapat penyelesaian." ^15Musa mendaki Gunung Sinai, lalu ia ditutupi segumpal awan. ^16Cahaya kehadiran TUHAN turun di atas gunung itu dan orang Israel melihatnya seperti api yang menyala di puncak gunung. Enam hari lamanya awan menutupi gunung itu, dan pada hari yang ketujuh TUHAN memanggil Musa dari awan itu. ^17(24:16) ^18Lalu Musa terus mendaki sampai ia masuk ke dalam awan itu. Empat puluh hari empat puluh malam Musa tinggal di situ. _________________________________________________________________ Chapter 25 ^1TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Suruhlah orang Israel membawa persembahan kepada-Ku. Siapa yang tergerak hatinya, harus membawa persembahan ^3berupa: emas, perak dan perunggu; ^4kain linen halus, kain wol biru, ungu dan merah, kain dari bulu kambing, ^5kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit halus, kayu akasia, ^6minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak upacara dan untuk dupa yang harum, ^7macam-macam batu permata untuk ditatah pada efod dan tutup dada Imam Agung. ^8Suruhlah bangsa itu membuat sebuah kemah untuk-Ku, supaya Aku dapat tinggal di tengah mereka. ^9Kemah dan perlengkapannya harus mereka buat menurut rencana yang akan Kutunjukkan kepadamu." ^10"Buatlah sebuah peti dari kayu akasia yang panjangnya 110 sentimeter, lebar dan tingginya masing-masing 66 sentimeter. ^11Lapisi bagian dalam dan luarnya dengan emas murni dan buatlah bingkainya dari emas. ^12Untuk kayu pengusungnya, buatlah empat gelang emas dan kaitkan pada keempat kakinya, dua gelang pada setiap sisinya. ^13Buatlah juga pengusungnya dari kayu akasia dan lapisi itu dengan emas, ^14lalu masukkan kayu pengusung itu ke dalam gelangnya pada tiap sisi peti itu. ^15Kayu pengusung itu harus tetap ada dalam gelang-gelang itu, dan tak boleh dikeluarkan. ^16Lalu di dalam peti itu harus kauletakkan kedua batu dengan perintah-perintah yang akan Kuberikan kepadamu. ^17Buatlah tutup peti itu dari emas murni, panjangnya 110 sentimeter dan lebarnya 66 sentimeter. ^18Buatlah dua kerub dari emas tempaan, ^19satu pada setiap ujung tutup peti itu. Kedua kerub itu harus dijadikan satu bagian dengan tutupnya, ^20dan dibuat saling berhadapan dengan sayap yang terbentang di atas peti itu. ^21Taruhlah kedua batu di dalam peti itu dan pasanglah tutupnya di atasnya. ^22Di tempat itu Aku akan bertemu dengan engkau, dan dari atas tutupnya, di antara kedua kerub itu, engkau akan Kuberi hukum-hukum-Ku untuk bangsa Israel." ^23"Buatlah sebuah meja dari kayu akasia yang panjangnya 88 sentimeter, lebarnya 44 sentimeter, dan tingginya 66 sentimeter. ^24Lapisilah dengan emas murni dan pasang sebuah bingkai emas sekelilingnya. ^25Buatlah pinggir meja selebar 7,5 sentimeter dan beri batas emas sekeliling pinggir itu. ^26Buatlah empat gelang dari emas dan pasanglah itu di keempat sudut pada kakinya, di dekat tepinya. ^27Gelang itu untuk menahan kayu pengusungnya supaya meja itu bisa digotong. ^28Kayu pengusung itu harus dibuat dari kayu akasia dan dilapisi dengan emas. ^29Buatlah piring-piring, cangkir-cangkir, kendi-kendi dan mangkuk-mangkuk untuk persembahan air anggur. Semua perlengkapan meja itu harus dibuat dari emas murni. ^30Meja itu harus ditaruh di depan Peti Perjanjian, dan di atas meja itu harus selalu tersedia roti sajian." ^31"Buatlah kaki lampu dari emas murni. Alas dan pegangannya harus dibuat dari emas tempaan; bunga-bunga hiasan, termasuk kuncup dan kelopaknya harus jadi satu dengan alas dan pegangannya. ^32Pada pegangan itu harus dibuat enam cabang, tiga cabang pada setiap sisinya. ^33Pada setiap cabangnya harus dibuat hiasan berupa tiga bunga badam dengan kuncup dan kelopaknya. ^34Pada pegangannya harus dibuat hiasan berupa empat bunga badam dengan kuncup dan kelopaknya. ^35Di bawah setiap pasang cabang itu harus dibuat satu kuncup. ^36Seluruh kaki lampu itu dengan kuncup-kuncup dan cabang-cabangnya harus dibuat dari satu potong emas tempaan murni. ^37Buatlah tujuh lampu pada kaki lampu itu dan pasanglah begitu rupa sehingga cahayanya jatuh ke depan. ^38Buatlah alat untuk membersihkan sumbu pelita dan talamnya juga dari emas murni. ^39Pakailah tiga puluh lima kilogram emas murni untuk membuat kaki lampu itu dengan segala perlengkapannya. ^40Jagalah supaya kaki lampu itu dibuat menurut contoh yang Kutunjukkan kepadamu di atas gunung ini." _________________________________________________________________ Chapter 26 ^1"Buatlah Kemah untuk-Ku dari sepuluh potong kain linen halus, ditenun dengan wol biru, ungu dan merah. Sulamlah kain itu dengan gambar kerub. ^2Setiap potong harus sama ukurannya, panjangnya dua belas meter dan lebarnya dua meter. ^3Lima potong kain harus disambung menjadi satu layar, dan lima potong lainnya harus dibuat begitu juga. ^4Buatlah sangkutan dari kain biru pada pinggir kedua layar itu, ^5lima puluh sangkutan pada masing-masing layar. ^6Buatlah lima puluh kait emas untuk menyambung kedua layar itu supaya dapat disatukan. ^7Untuk atap Kemah itu buatlah sebelas potong kain dari bulu kambing. ^8Setiap potong harus sama ukurannya, panjangnya tiga belas meter dan lebarnya dua meter. ^9Lima potong harus disambung menjadi satu layar, dan enam potong lainnya harus dibuat begitu juga. Sambungan yang keenam harus dilipat dua untuk menutupi bagian depan Kemah. ^10Pasanglah lima puluh sangkutan pada pinggir layar yang pertama dan lima puluh sangkutan pada pinggir layar yang kedua. ^11Buatlah lima puluh kait dari perunggu dan kaitkan kepada sangkutan itu supaya kedua layar itu dapat disatukan menjadi atap Kemah. ^12Setengah potong kain yang selebihnya adalah untuk menutupi bagian belakang Kemah. ^13Kelebihan kain selebar lima puluh sentimeter sepanjang Kemah harus dibiarkan menutupi sisi Kemah itu. ^14Buatlah dua tutup untuk bagian luar Kemah, satu dari kulit domba jantan yang diwarnai merah dan satu lagi dari kulit halus. ^15Buatlah rangka-rangka Kemah yang tegak lurus dari kayu akasia. ^16Setiap rangka tingginya empat meter dan lebarnya 66 sentimeter. ^17Pada setiap rangka ada dua patok yang sepasang, sehingga rangka-rangka itu dapat disambung satu dengan yang lain. ^18Untuk bagian selatan Kemah, buatlah dua puluh rangka, ^19dengan empat puluh alasnya dari perak, dua di bawah setiap rangka untuk kedua patoknya. ^20Untuk bagian utara Kemah, buatlah dua puluh rangka ^21dengan empat puluh alasnya dari perak, dua di bawah setiap rangka. ^22Untuk bagian belakang Kemah sebelah barat, buatlah enam rangka ^23dan dua rangka untuk sudut-sudutnya. ^24Rangka-rangka sudut itu harus dihubungkan pada bagian kakinya, terus sampai di bagian atasnya. Kedua rangka yang membentuk sudutnya harus dibuat dengan cara itu. ^25Jadi semuanya ada delapan rangka dengan enam belas alas perak, dua di bawah setiap rangka. ^26Buatlah lima belas kayu lintang dari kayu akasia, lima untuk rangka-rangka pada satu sisi Kemah, ^27lima untuk sisi yang lain, dan lima lagi untuk sisi Kemah bagian belakang sebelah barat. ^28Kayu lintang yang tengah harus dipasang setinggi setengah rangka, dari ujung ke ujung Kemah itu. ^29Rangka Kemah dan kayu-kayu lintang itu harus dilapisi dengan emas. Gelang-gelang untuk menahan kayu-kayu itu harus dibuat dari emas. ^30Dirikanlah Kemah itu menurut rencana yang Kutunjukkan kepadamu di atas gunung ini. ^31Buatlah sebuah kain pintu dari linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah. Sulamlah kain itu dengan gambar kerub. ^32Gantungkan kain pintu itu pada empat tiang kayu akasia yang berlapis emas dengan kait emas dan dipasang atas empat alas perak. ^33Tempatkan kain itu di bawah deretan kait pada atap Kemah. Di belakang kain itu harus diletakkan Peti Perjanjian yang berisi kedua batu itu. Kain itu memisahkan Ruang Suci dari Ruang Mahasuci. ^34Letakkan tutup Peti Perjanjian di atas petinya. ^35Meja persembahan harus ditempatkan di luar Ruang Mahasuci di bagian utara, dan kaki lampu di bagian selatan dalam Kemah itu. ^36Buatlah tirai untuk pintu Kemah dari kain linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah, dihias dengan sulaman. ^37Untuk tirai itu harus dibuat lima tiang dari kayu akasia yang dilapisi dengan emas dan dihubungkan dengan lima kait emas. Buatlah lima buah alas dari perunggu untuk tiang-tiang itu." _________________________________________________________________ Chapter 27 ^1"Buatlah sebuah mezbah dari kayu akasia. Bentuknya persegi, panjangnya dan lebarnya masing-masing 2,2 meter dan tingginya 1,3 meter. ^2Pada setiap sudut atasnya harus dibuat tanduk-tanduk yang jadi satu dengan mezbah. Seluruhnya harus dilapisi dengan perunggu. ^3Buatlah kuali-kuali, sekop, mangkuk-mangkuk, garpu-garpu dan tempat api. Semua perlengkapan itu harus dibuat dari perunggu. ^4Buatlah anyaman kawat dari perunggu dan pasanglah empat gelang untuk kayu pengusung pada keempat sudut bawahnya. ^5Tinggi anyaman kawat itu harus setengah dari tinggi mezbah. Anyaman kawat itu harus dililitkan pada mezbah bagian bawah. ^6Buatlah dua kayu pengusung dari kayu akasia berlapis perunggu, ^7dan masukkan ke dalam gelang-gelang di kedua sisi mezbah sewaktu mengusung mezbah itu. ^8Buatlah mezbah itu dari papan dan berongga bagian dalamnya, menurut rencana yang Kutunjukkan kepadamu di atas gunung ini." ^9"Buatlah pelataran sekeliling Kemah-Ku yang dipagari layar dari kain linen halus. Di bagian selatan, layar itu panjangnya 44 meter, ^10ditahan oleh dua puluh tiang perunggu, masing-masing dengan alas perunggu, dan kait serta sangkutnya dari perak. ^11Buatlah seperti itu juga di bagian utara. ^12Di sebelah barat, layar itu panjangnya 22 meter, dengan sepuluh tiang dan sepuluh alas. ^13Di bagian timur, yang ada pintunya, panjang layar itu juga 22 meter. ^14Di kiri kanan pintu itu harus dipasang layar, masing-masing panjangnya 6,6 meter dengan tiga tiang dalam tiga alas. ^15(27:14) ^16Untuk pintunya harus dipasang tirai sepanjang 9 meter dari linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah, dan dihias dengan sulaman. Untuk menahan kain pintu itu harus dibuat empat tiang dengan empat alas. ^17Semua tiang di sekeliling pekarangan itu harus dihubungkan satu sama lain dengan sangkutan perak; kaitnya harus dari perak dan alasnya dari perunggu. ^18Layar di sekeliling pelataran itu panjangnya 44 meter, lebarnya 22 meter dan tingginya 2,2 meter. Layarnya harus dibuat dari kain linen halus dan alasnya dari perunggu. ^19Seluruh perlengkapan yang dipakai dalam Kemah, semua patok untuk Kemah dan untuk layarnya harus dibuat dari perunggu." ^20"Suruhlah orang Israel membawa minyak zaitun yang murni dan paling baik untuk lampu di dalam Kemah-Ku supaya dapat dipasang dan menyala terus. ^21Harun dan anak-anaknya harus mengurus lampu itu dari petang sampai pagi di tempat Aku hadir, di luar kain yang tergantung di depan Peti Perjanjian. Perintah itu harus dilakukan untuk selama-lamanya oleh orang Israel dan keturunannya." _________________________________________________________________ Chapter 28 ^1"Panggillah Harun abangmu beserta anak-anaknya Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar, dan khususkanlah mereka supaya dapat melayani Aku sebagai imam. ^2Buatlah pakaian imam untuk Harun, supaya ia kelihatan terhormat. ^3Panggillah semua tukang jahit yang telah Kuberi keahlian. Suruhlah mereka membuat pakaian Harun supaya ia dapat dikhususkan untuk melayani Aku sebagai imam. ^4Suruhlah mereka juga membuat tutup dada, efod, jubah, kemeja bersulam, serban dan ikat pinggang. Pakaian imam itu harus mereka buat untuk Harun abangmu dan anak-anaknya supaya dapat melayani Aku sebagai imam. ^5Pakaian itu harus mereka buat dari wol biru, ungu dan merah, benang emas dan linen halus. Selain itu efod harus dihias dengan sulaman. ^6(28:5) ^7Dua tali bahu pengikat efod harus dijahitkan pada sisinya. ^8Sebuah ikat pinggang tenunan halus dari bahan yang sama harus dijahitkan pada efod itu supaya menjadi satu bagian. ^9Ambillah dua batu delima. Carilah seorang pandai emas yang ahli untuk mengukir pada batu itu nama-nama kedua belas anak Yakub menurut urutan umurnya, enam nama pada setiap batu. Lalu kedua batu permata itu harus dipasang dalam bingkai emas dan ditaruh pada tali bahu efod sebagai tanda peringatan akan kedua belas suku Israel. Dengan cara itu Harun membawa nama mereka di bahunya, sehingga Aku, TUHAN, selalu ingat kepada mereka. ^10(28:9) ^11(28:9) ^12(28:9) ^13Selain kedua bingkai emas itu ^14harus dibuat juga dua rantai dari emas murni yang dipilin seperti tali, untuk dipasang pada bingkai emas itu." ^15"Buatlah bagi Imam Agung sebuah tutup dada untuk dipakai pada waktu ia mau mengetahui kehendak Allah. Bahan dan sulaman tutup dada itu harus sama dengan bahan dan sulaman efod. ^16Bentuknya persegi dan dilipat dua, panjang dan lebarnya masing-masing 22 sentimeter. ^17Pasanglah empat baris batu permata pada tutup dada itu. Di baris pertama batu delima, topas dan baiduri sepah. ^18Di baris kedua batu zamrud, batu nilam dan intan. ^19Di baris ketiga batu lazuardi, batu akik dan batu kecubung. ^20Di baris keempat batu pirus, yakut dan ratna cempaka. Kedua belas permata itu harus diikat dengan emas. ^21Pada setiap permata harus diukir salah satu nama dari kedua belas anak Yakub sebagai tanda peringatan akan suku-suku Israel. ^22Buatlah untuk tutup dada itu dua rantai dari emas murni yang dipilin seperti tali. ^23Buatlah juga dua gelang emas dan pasanglah di kedua ujung atas tutup dada itu ^24lalu masukkan kedua rantai emas itu ke dalam gelang-gelang tadi. ^25Kedua ujung lain dari rantai itu harus diikat pada kedua bingkai, supaya tutup dada itu dapat dihubungkan dengan bagian depan tali bahu efod. ^26Buatlah dua gelang emas lagi, lalu pasanglah pada tutup dada itu di ujung bawah bagian dalamnya yang kena efod. ^27Sesudah itu, buatlah dua gelang emas lagi dan pasanglah di bagian depan kedua tali bahu efod dekat sambungan jahitannya agak ke bawah, di sebelah atas ikat pinggang dari tenunan halus. ^28Gelang tutup dada harus dihubungkan dengan tali biru pada gelang efod supaya tutup dada itu tetap ada di atas ikat pinggang dan tidak terlepas. ^29Pada waktu Harun masuk ke tempat suci, ia harus membawa nama-nama suku-suku Israel yang terukir pada tutup dadanya, supaya Aku, TUHAN, selalu ingat kepada umat-Ku. ^30Taruhlah Urim dan Tumim di dalam tutup dada itu untuk dipakai Harun kalau ia menghadap Aku. Pada saat-saat seperti itu ia harus selalu memakai tutup dada, supaya ia dapat mengetahui kehendak-Ku untuk umat Israel." ^31"Jubah yang dipakai di atas efod harus seluruhnya terbuat dari wol biru. ^32Lubang lehernya diperkuat dengan pita tenunan supaya tidak mudah koyak. ^33Di sekeliling pinggir bawahnya harus dibuat hiasan berupa buah delima dari wol biru, ungu dan merah, diselang-seling dengan kelintingan dari emas. ^34(28:33) ^35Jubah itu harus dipakai Harun kalau ia bertugas sebagai imam. Pada waktu ia datang ke hadapan-Ku di Ruang Suci atau meninggalkan tempat itu, akan terdengar bunyi kelintingan itu, supaya ia jangan mati. ^36Buatlah sebuah hiasan dari emas murni dan ukirkan kata-kata 'Dikhususkan untuk TUHAN'. ^37Ikatkan itu pada serban dengan tali biru. ^38Hiasan emas itu harus dipasang Harun pada dahinya supaya Aku, TUHAN, mau menerima semua persembahan yang dibawa orang Israel kepada-Ku, walaupun dalam membawa persembahan itu mereka telah berbuat kesalahan. ^39Kemeja Harun harus ditenun dari linen halus. Buatlah juga sebuah serban dari linen halus dan ikat pinggang yang disulam. ^40Buatlah kemeja, ikat pinggang dan serban untuk anak-anak Harun supaya mereka kelihatan terhormat. ^41Kenakanlah pakaian itu pada Harun saudaramu dan anak-anaknya. Minyakilah mereka dengan minyak zaitun; dengan itu mereka ditahbiskan dan dikhususkan untuk melayani Aku sebagai imam. ^42Lalu buatlah untuk mereka celana pendek dari kain linen, panjangnya dari pinggang sampai ke paha untuk menutupi bagian badan yang tidak pantas dilihat. ^43Celana itu harus selalu mereka pakai pada waktu masuk ke dalam Kemah-Ku atau mendekati mezbah untuk melakukan ibadat sebagai imam di Ruang Suci, supaya mereka tidak mati karena terlihat bagian badan mereka yang kurang pantas dilihat. Peraturan itu tetap berlaku untuk Harun dan keturunannya." _________________________________________________________________ Chapter 29 ^1"Beginilah cara mentahbiskan Harun dan anak-anaknya supaya mereka dapat melayani Aku sebagai imam. Ambillah seekor sapi jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak ada cacatnya. ^2Dari tepung terigu yang paling baik, buatlah adonan tanpa ragi. Sebagian adonan itu harus dibuat roti dengan minyak zaitun, sebagian lagi tanpa minyak, dan sisanya dibuat kue yang dioles dengan minyak. ^3Taruhlah dalam bakul dan persembahkan itu kepada-Ku bersama-sama dengan kurban sapi jantan dan kedua ekor domba jantan. ^4Suruhlah Harun dan anak-anaknya datang ke pintu Kemah-Ku dan membasuh diri. ^5Kenakanlah pakaian imam pada Harun: kemeja, efod, jubah yang menutupi efod, tutup dada dan ikat pinggang. ^6Taruhlah serban di kepalanya dan sematkan pada serban itu hiasan emas dengan ukiran 'Dikhususkan untuk TUHAN'. ^7Lalu ambillah minyak upacara, tuangkan di atas kepalanya dan minyakilah dia. ^8Sesudah itu, suruhlah anak-anaknya datang dan kenakanlah kemeja ^9dan ikat pinggang pada mereka, lalu taruhlah serban di kepala mereka. Begitulah caranya mentahbiskan Harun dan anak-anaknya. Mereka dan keturunan mereka harus melayani Aku sebagai imam untuk selama-lamanya. ^10Kemudian sapi jantan itu harus kaubawa ke depan Kemah-Ku. Harun dan anak-anaknya harus meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu. ^11Potonglah sapi jantan itu di hadapan-Ku, di pintu Kemah. ^12Ambillah sebagian darah sapi itu dan oleskan dengan jarimu pada tanduk-tanduk mezbah. Sisa darah itu harus kautuangkan ke bagian bawah mezbah. ^13Sesudah itu ambillah semua lemak yang menutupi isi perutnya, bagian yang paling baik dari hati dan kedua ginjal dengan lemaknya dan taruhlah semua itu di atas mezbah dan bakarlah untuk persembahan bagi-Ku. ^14Daging, kulit dan usus sapi jantan itu harus dibakar di luar perkemahan. Itulah persembahan untuk pengampunan dosa para imam. ^15Kemudian ambillah salah seekor dari domba jantan itu. Harun dan anak-anaknya harus meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu. ^16Lalu potonglah binatang itu, ambil darahnya dan siramkan pada keempat sisi mezbah. ^17Domba jantan itu harus dipotong-potong. Isi perut dan pahanya harus dicuci dan ditaruh di atas kepalanya serta di atas potongan-potongan yang lain. ^18Persembahkanlah seluruh domba jantan itu di atas mezbah untuk kurban bakaran. Bau kurban itu menyenangkan hati-Ku. ^19Ambillah domba jantan yang seekor lagi, yaitu domba jantan untuk upacara pentahbisan. Suruhlah Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu. ^20Lalu potonglah domba jantan itu, ambillah sedikit darahnya dan oleskan pada cuping telinga kanan Harun dan anak-anaknya, pada ibu jari tangan kanan dan ibu jari kaki kanan mereka. Sisa darah itu harus kausiramkan pada keempat sisi mezbah. ^21Ambillah sedikit darah yang ada di atas mezbah dan sedikit minyak upacara, lalu percikilah Harun dan anak-anaknya serta pakaian mereka. Dengan cara itu Harun dan anak-anaknya serta pakaian mereka dikhususkan bagi-Ku. ^22Ambillah lemak domba jantan itu, ekornya yang berlemak, lapisan lemak dari isi perutnya, bagian yang paling baik dari hatinya, kedua ginjal dengan lemaknya, dan paha kanannya. ^23Dari keranjang roti yang telah dipersembahkan kepada-Ku, ambillah satu roti dari setiap macam: satu yang dibuat dengan minyak zaitun, satu yang tanpa minyak, dan satu kue. ^24Letakkanlah semua makanan itu di tangan Harun dan anak-anaknya dan suruhlah mereka mengunjukkannya kepada-Ku sebagai persembahan unjukan. ^25Lalu ambillah roti itu dari mereka dan bakarlah di atas mezbah, di atas kurban bakaran itu. Bau kurban itu menyenangkan hati-Ku. ^26Ambillah dada domba jantan itu dan persembahkanlah untuk persembahan unjukan bagi-Ku. Dan itulah bagianmu. ^27Dalam upacara pentahbisan imam, dada dan paha domba jantan yang dipakai dalam upacara itu harus dipersembahkan sebagai persembahan unjukan bagi-Ku dan dipisahkan untuk para imam. ^28Inilah keputusan-Ku yang tidak dapat diubah: Pada waktu umat-Ku datang mempersembahkan kurban perdamaian, dada dan paha ternak itu adalah bagian para imam. Itulah persembahan umat-Ku untuk-Ku. ^29Pakaian ibadat Harun harus diwariskan kepada anak-anaknya, supaya dapat mereka pakai pada waktu ditahbiskan. ^30Anak Harun yang menjadi imam menggantikan ayahnya dan memasuki Kemah-Ku untuk melakukan ibadat di Ruang Suci, harus memakai pakaian itu tujuh hari lamanya. ^31Ambillah daging domba jantan yang dipakai dalam upacara pentahbisan Harun dan anak-anaknya dan masaklah daging itu di suatu tempat yang suci. ^32Daging itu harus mereka makan di pintu Kemah-Ku dengan sisa roti yang ada di bakul. ^33Mereka harus makan makanan yang dikurbankan dalam upacara pengampunan dosa pada waktu pentahbisan. Hanya imam boleh makan makanan yang sudah dikhususkan untuk-Ku itu. ^34Kalau besok paginya daging atau roti itu masih sisa, maka sisa itu harus dibakar habis, dan tidak boleh dimakan, karena sudah dikhususkan. ^35Upacara pentahbisan Harun dan anak-anaknya harus dilakukan selama tujuh hari penuh, seperti telah Kuperintahkan kepadamu. ^36Setiap hari harus dipersembahkan seekor sapi jantan untuk pengampunan dosa. Dengan kurban itu mezbah disucikan. Lalu mezbah itu harus kauminyaki dengan minyak zaitun supaya dikhususkan untuk Aku. ^37Lakukanlah itu setiap hari selama tujuh hari. Maka mezbah seluruhnya menjadi suci; apa saja yang kena mezbah itu harus diserahkan kepada TUHAN, dan siapa saja yang menyentuhnya, akan mendapat celaka karena kekuatan kesuciannya." ^38"Setiap hari untuk selama-lamanya di atas mezbah itu harus dikurbankan dua ekor domba yang berumur satu tahun. ^39Yang seekor untuk persembahan pagi, dan yang lain untuk persembahan sore. ^40Bersama anak domba untuk persembahan pagi, harus dikurbankan satu kilogram tepung terigu yang paling baik dicampur dengan satu liter minyak zaitun murni. Selain itu juga satu liter air anggur. ^41Anak domba untuk persembahan sore harus dikurbankan dengan cara yang sama, disertai tepung, minyak zaitun dan air anggur. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati-Ku. ^42Selanjutnya untuk segala zaman, kurban bakaran itu harus dipersembahkan di hadapan-Ku di pintu Kemah-Ku. Di situlah Aku akan bertemu dengan umat-Ku dan berbicara kepadamu. ^43Di situ Aku akan bertemu dengan bangsa Israel, dan cahaya kehadiran-Ku akan menjadikan tempat itu suci. ^44Aku akan menjadikan Kemah dan mezbah itu suci. Harun dan anak-anaknya akan Kukhususkan dari yang lain supaya mereka melayani Aku sebagai imam. ^45Aku akan tinggal di tengah-tengah bangsa Israel, dan menjadi Allah mereka. ^46Mereka akan tahu bahwa Akulah TUHAN Allah mereka yang membawa mereka keluar dari Mesir, supaya Aku dapat tinggal di tengah-tengah mereka. Akulah TUHAN Allah mereka." _________________________________________________________________ Chapter 30 ^1TUHAN berkata lagi kepada Musa, "Buatlah dari kayu akasia sebuah mezbah tempat membakar dupa. ^2Bentuk mezbah itu harus persegi; panjang dan lebarnya masing-masing 45 sentimeter, dan tingginya 90 sentimeter. Di keempat sudutnya buatlah tanduk-tanduk yang menjadi satu dengan mezbah itu. ^3Bagian atasnya, termasuk keempat sisi dan tanduk-tanduknya harus dilapisi dengan emas murni dan diberi bingkai emas sekelilingnya. ^4Buatlah dua gelang di bawah bingkai pada kedua sisinya untuk menahan kayu pengusung mezbah itu. ^5Pengusung itu harus dibuat dari kayu akasia dan dilapisi dengan emas. ^6Letakkan mezbah itu di bagian luar kain yang ada di depan Peti Perjanjian, di tempat Aku akan bertemu dengan engkau. ^7Setiap pagi pada waktu Harun datang untuk menyiapkan lampu, ia harus membakar dupa harum di atas mezbah itu. ^8Hal itu harus dilakukannya juga pada waktu ia menyalakan lampu di waktu sore. Persembahan dupa itu harus dilakukan terus-menerus sepanjang masa. ^9Janganlah mempersembahkan di atas mezbah itu dupa yang terlarang, kurban binatang atau kurban sajian; jangan pula menuangkan kurban air anggur di atasnya. ^10Sekali setahun Harun harus melakukan upacara penyucian mezbah dengan cara memerciki keempat tanduknya dengan darah ternak yang dikurbankan untuk pengampunan dosa. Hal itu harus dilakukan setiap tahun sepanjang masa. Mezbah itu harus suci seluruhnya dan dikhususkan untuk-Ku." ^11TUHAN berkata kepada Musa, ^12"Pada waktu diadakan sensus bangsa Israel, setiap orang laki-laki harus membayar kepada-Ku uang tebusan untuk dirinya supaya ia tidak kena bencana pada waktu sensus itu diadakan. ^13Setiap orang yang ikut dihitung dalam sensus itu harus membayar sejumlah uang yang ditentukan menurut harga yang berlaku di Kemah-Ku sebagai sumbangan khusus untuk-Ku. ^14Setiap orang yang dihitung dalam sensus itu, yaitu setiap orang laki-laki yang sudah berumur dua puluh tahun atau lebih, harus memberi sumbangan khusus itu. ^15Orang kaya tidak harus membayar lebih, dan orang miskin tidak boleh membayar kurang pada waktu mereka membayar uang tebusan untuk dirinya. ^16Pungutlah uang itu dari bangsa Israel, dan pergunakanlah untuk ibadat dalam Kemah-Ku. Semuanya itu adalah uang tebusan untuk diri mereka, dan Aku akan selalu ingat untuk melindungi mereka." ^17TUHAN berkata kepada Musa, ^18"Buatlah sebuah bak dari perunggu dengan alasnya dari perunggu juga. Tempatkan bak itu di antara Kemah dan mezbah, lalu isilah dengan air. ^19Air itu untuk Harun dan anak-anaknya supaya mereka dapat membasuh tangan dan kaki ^20sebelum memasuki Kemah atau mendekati mezbah untuk membawa kurban bakaran. Mereka harus melakukan itu supaya tidak dibunuh. Peraturan itu harus ditaati oleh mereka dan keturunan mereka untuk selama-lamanya." ^21(30:20) ^22TUHAN berkata kepada Musa, ^23"Ambillah rempah-rempah yang paling baik, enam kilo mur cair, tiga kilo kayu manis, tiga kilo tebu harum, dan enam kilo kayu teja. ^24Semua ditimbang menurut timbangan yang berlaku di Kemah-Ku. Tambahkan empat liter minyak zaitun, ^25dan buatlah minyak upacara, yang dicampur seperti minyak wangi. ^26Pakailah campuran itu untuk meminyaki Kemah-Ku, Peti Perjanjian, ^27meja dan semua perlengkapannya, kaki lampu dan perlengkapannya, mezbah tempat membakar dupa, ^28mezbah untuk kurban bakaran dengan segala perlengkapannya, dan bak air dengan alasnya. ^29Dengan cara itu harus kaukhususkan barang-barang itu untuk Aku, supaya seluruhnya menjadi suci. Apa saja yang kena mezbah itu harus diserahkan kepada TUHAN, dan siapa saja yang menyentuhnya akan mendapat celaka karena kekuatan kesuciannya. ^30Minyakilah juga Harun dan anak-anaknya supaya mereka ditahbiskan menjadi imam untuk melayani Aku. ^31Katakan kepada bangsa Israel bahwa sepanjang masa minyak upacara itu khusus untuk Aku. ^32Minyak itu tak boleh dituangkan ke atas orang-orang biasa. Jangan membuat minyak semacam itu dengan memakai campuran itu juga. Minyak itu suci, dan harus dianggap sebagai barang suci. ^33Orang yang membuat minyak semacam itu, atau memakainya untuk orang yang bukan imam, tidak lagi dianggap anggota umat-Ku." ^34TUHAN berkata kepada Musa, "Ambillah beberapa macam rempah-rempah yang sama banyaknya, yaitu getah damar, kulit lokan, getah rasamala dan dupa yang tulen. ^35Pakailah semua itu untuk membuat dupa campuran yang harum. Tambahkan garam supaya dupa itu tetap murni dan dapat dipakai untuk-Ku. ^36Sebagian dari dupa itu harus ditumbuk sampai halus. Bawalah itu ke Kemah-Ku dan taburkanlah di depan Peti Perjanjian. Dupa itu harus dianggap barang suci yang dikhususkan untuk-Ku. Jangan membuat dupa campuran dengan ramuan yang seperti itu juga untuk kamu sendiri. ^37(30:36) ^38Siapa yang membuat wangi-wangian seperti itu, tidak lagi dianggap anggota umat-Ku." _________________________________________________________________ Chapter 31 ^1TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Aku sudah memilih Bezaleel anak Uri, cucu Hur dari suku Yehuda, ^3dan menganugerahi dia dengan kuasa-Ku. Dia Kuberi pengertian, kecakapan dan kemampuan dalam segala macam karya seni: ^4untuk membuat rancangan yang memerlukan keahlian serta mengerjakannya dari emas, perak dan perunggu; ^5untuk mengasah batu permata yang akan ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk segala macam karya seni lainnya. ^6Oholiab, anak Ahisamakh dari suku Dan, sudah Kupilih juga untuk membantu dia. Kuberi juga keahlian yang luar biasa kepada tukang-tukang yang pandai, supaya mereka dapat membuat apa saja yang Kuperintahkan: ^7Kemah-Ku, Peti Perjanjian dan tutupnya, semua perabot Kemah, ^8yaitu meja dan perlengkapannya, kaki lampu dari emas murni dengan perlengkapannya, mezbah tempat membakar dupa, ^9mezbah tempat kurban bakaran dan segala perlengkapannya, bak air dengan alasnya, ^10pakaian ibadat untuk Harun dan anak-anaknya, yang harus dipakai pada waktu mereka bertugas sebagai imam, ^11minyak upacara, dan dupa harum untuk Ruang Suci. Semua itu harus mereka buat tepat menurut petunjuk yang Kuberikan kepadamu." ^12TUHAN memerintahkan Musa ^13untuk mengumumkan kepada bangsa Israel, "Rayakanlah hari Sabat, hari yang sudah Kutetapkan sebagai hari istirahat. Untuk selama-lamanya hari itu menjadi peringatan antara kamu dan Aku, supaya kamu tahu bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa Aku telah menjadikan kamu bangsa-Ku sendiri. ^14Hari istirahat itu harus kamu hormati sebagai hari yang suci. Kamu Kuberi enam hari untuk bekerja, tetapi hari yang ketujuh adalah hari besar yang dikhususkan untuk-Ku. Siapa yang tidak menghormatinya, tetapi bekerja pada hari itu harus dihukum mati. ^15(31:14) ^16Bangsa Israel harus merayakan hari itu turun-temurun sebagai tanda dari perjanjian. ^17Hari itu adalah suatu peringatan yang tetap antara bangsa Israel dan Aku, karena Aku, TUHAN, telah membuat langit dan bumi dalam waktu enam hari, dan pada hari yang ketujuh Aku berhenti bekerja dan beristirahat." ^18Setelah selesai berbicara dengan Musa di atas Gunung Sinai, Allah memberikan kepadanya kedua lempeng batu yang telah ditulisi Allah dengan perintah-perintah-Nya. _________________________________________________________________ Chapter 32 ^1Waktu bangsa Israel melihat bahwa Musa lama sekali tidak turun dari gunung, tetapi masih di sana juga, mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya, "Kita tidak tahu apa yang terjadi dengan Musa, orang yang telah membawa kita keluar dari Mesir; jadi buatlah untuk kami ilah yang akan memimpin kami." ^2Lalu Harun berkata kepada mereka, "Lepaskanlah anting-anting emas yang dipakai istri-istri dan anak-anakmu, dan bawalah kepadaku." ^3Maka mereka melepaskan anting-anting emas masing-masing dan membawanya kepada Harun. ^4Harun mengambil anting-anting itu, lalu dileburnya dan dituangnya ke dalam sebuah cetakan dan dibuatnya sebuah patung sapi. Bangsa itu berkata, "Hai Israel, inilah ilah kita yang mengantar kita keluar dari Mesir!" ^5Lalu Harun mendirikan sebuah mezbah di depan sapi emas itu dan mengumumkan, "Besok ada pesta untuk menghormati TUHAN." ^6Besoknya pagi-pagi sekali, orang-orang Israel membawa beberapa ekor ternak untuk kurban bakaran, dan beberapa ekor lagi untuk kurban perdamaian. Mereka duduk makan dan minum, lalu bangkit untuk bersenang-senang. ^7Maka TUHAN berkata kepada Musa, "Turunlah segera, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari Mesir sudah berbuat jahat. ^8Mereka sudah menyimpang dari perintah-perintah-Ku. Mereka membuat patung sapi dari emas tuangan, lalu menyembahnya dan mempersembahkan kurban kepadanya. Kata mereka, itulah ilah mereka yang membawa mereka keluar dari Mesir. ^9Aku tahu bahwa bangsa itu amat keras kepala. ^10Jangan coba menghalangi Aku. Aku marah kepada mereka dan hendak membinasakan mereka. Tapi engkau dan keturunanmu akan Kujadikan suatu bangsa yang besar." ^11Musa memohon kepada TUHAN Allahnya, katanya, "TUHAN, mengapa Engkau harus berbuat begitu kepada mereka? Bukankah Engkau telah menyelamatkan mereka dari Mesir dengan kekuasaan dan kekuatan yang besar? ^12Kalau Engkau membinasakan mereka, orang Mesir akan berkata bahwa Engkau memimpin bangsa itu keluar dari Mesir untuk membunuh mereka di pegunungan dan membinasakan mereka sama sekali. Janganlah begitu, ya TUHAN, ubahlah niat-Mu dan janganlah mencelakakan bangsa itu. ^13Ingatlah kepada hamba-hamba-Mu Abraham, Ishak dan Yakub. Ingatlah bahwa Engkau berjanji dengan sumpah untuk memberi mereka keturunan sebanyak bintang di langit, juga bahwa seluruh tanah yang Kaujanjikan itu akan menjadi milik keturunan mereka untuk selama-lamanya." ^14Maka TUHAN mengubah niat-Nya dan tidak jadi melaksanakan ancaman-Nya untuk menimpa bangsa itu dengan malapetaka. ^15Musa turun kembali dari gunung itu membawa kedua batu yang bertuliskan perintah-perintah Allah pada kedua sisinya. ^16Allah sendiri telah membuat batu itu dan mengukirkan perintah-perintah-Ny di situ. ^17Sementara berjalan turun, Yosua mendengar orang-orang Israel berteriak-teriak, lalu berkatalah ia kepada Musa, "Ada keributan pertempuran di perkemahan." ^18Kata Musa, "Kedengarannya bukan seperti sorak kemenangan atau teriak kekalahan; itu suara orang bernyanyi." ^19Ketika Musa sudah dekat ke perkemahan itu, dilihatnya sapi emas itu dan orang-orang sedang menari-nari, maka marahlah ia. Di situ juga, di kaki gunung itu, Musa membanting batu yang dibawanya itu sampai hancur berkeping-keping. ^20Kemudian diambilnya patung sapi buatan orang-orang Israel itu, dileburnya, ditumbuknya sampai halus seperti debu, lalu dicampurnya dengan air. Kemudian disuruhnya orang Israel meminumnya. ^21Ia berkata kepada Harun, "Apa yang mereka buat kepadamu sehingga kaubiarkan mereka berdosa besar?" ^22Jawab Harun, "Jangan marah kepada saya; engkau tahu sendiri bagaimana nekatnya orang-orang ini untuk berbuat jahat. ^23Mereka berkata kepadaku, 'Kita tidak tahu apa yang terjadi dengan Musa, orang yang telah membawa kita keluar dari Mesir; jadi buatlah untuk kami ilah yang dapat memimpin kami.' ^24Saya menyuruh mereka menyerahkan perhiasan emas, lalu mereka menyerahkannya kepada saya. Semua perhiasan itu saya masukkan ke dalam api, lalu jadilah sapi ini!" ^25Musa menyadari bahwa Harun telah membiarkan bangsa Israel seperti kuda lepas dari kandang, sehingga mereka menjadi bahan tertawaan bagi musuh-musuh mereka. ^26Maka berdirilah ia di depan pintu gerbang perkemahan dan berteriak, "Siapa yang memihak kepada TUHAN harus datang ke mari!" Maka datanglah suku Lewi mengelilingi Musa, ^27dan ia berkata kepada mereka, "TUHAN Allah Israel memerintahkan kamu masing-masing untuk mencabut pedangmu dan berjalan melalui perkemahan ini, dari gerbang ini sampai ke gerbang yang lain sambil membunuh saudara-saudara, sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggamu." ^28Suku Lewi melakukan perintah itu dan pada hari itu kira-kira tiga ribu orang mati dibunuh. ^29Kata Musa kepada suku Lewi, "Hari ini kamu sudah mengkhususkan diri menjadi imam yang melayani TUHAN dengan membunuh anak-anak dan saudara-saudaramu, maka TUHAN memberi berkat-Nya kepadamu." ^30Besoknya Musa berkata kepada bangsa itu, "Kamu telah melakukan dosa besar. Tetapi sekarang saya akan mendaki gunung itu lagi untuk menghadap TUHAN; mudah-mudahan saya mendapat pengampunan untuk dosamu." ^31Lalu Musa pergi lagi menghadap TUHAN dan berkata, "Bangsa itu sudah melakukan dosa besar. Mereka membuat ilah dari emas. ^32Sudilah kiranya mengampuni dosa mereka; kalau tidak, hapuslah nama saya dari buku orang-orang hidup." ^33TUHAN menjawab, "Hanya orang-orang yang telah berdosa terhadap-Ku akan Kuhapus namanya dari buku itu. ^34Pergilah sekarang, dan bawalah mereka itu ke tempat yang telah Kusebut kepadamu. Malaikat-Ku akan membimbingmu, tetapi saatnya akan datang orang-orang itu Kuhukum karena dosa-dosa mereka." ^35Lalu TUHAN mendatangkan bencana kepada orang-orang itu karena mereka memaksa Harun membuat patung sapi emas itu. _________________________________________________________________ Chapter 33 ^1Lalu TUHAN berkata kepada Musa, "Tinggalkanlah tempat ini dan pergilah bersama bangsa yang kaubawa dari Mesir itu ke negeri yang Kujanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub serta keturunan mereka. ^2Aku akan mengutus seorang malaikat untuk membimbing kamu. Aku akan mengusir bangsa Kanaan, Amori, Het, Feris, Hewi dan Yebus. ^3Kamu menuju ke tanah yang kaya dan subur. Tetapi Aku sendiri tidak ikut dengan kamu, supaya kamu jangan Kubinasakan di tengah jalan, sebab kamu adalah bangsa yang keras kepala." ^4Kemudian TUHAN menyuruh Musa mengatakan kepada bangsa Israel, "Kamu bangsa yang keras kepala. Sekiranya Aku ikut dengan kamu biar sebentar saja, pasti kamu Kubinasakan sama sekali. Lepaskanlah segala perhiasanmu, maka Aku akan menentukan apa yang akan Kulakukan terhadapmu." Setelah mendengar teguran TUHAN itu, mereka sedih sekali seperti orang yang berkabung. Lalu mereka melepaskan perhiasan mereka. Jadi, sesudah meninggalkan Gunung Sinai, bangsa Israel tidak lagi memakai perhiasan. ^5(33:4) ^6(33:4) ^7Setiap kali, bila bangsa Israel berkemah, Musa mengambil Kemah dan mendirikannya agak jauh dari perkemahan mereka. Kemah itu disebut Kemah TUHAN, dan siapa yang ingin minta nasihat TUHAN, pergi ke situ. ^8Kalau Musa pergi ke Kemah itu, orang-orang Israel berdiri di depan pintu kemah mereka dan memperhatikan Musa sampai ia masuk. ^9Sesudah Musa masuk, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu Kemah. Dari awan itu TUHAN berbicara dengan Musa. ^10Pada waktu orang Israel melihat tiang awan di pintu Kemah TUHAN, mereka semua bangkit dan sujud di pintu kemah masing-masing. ^11TUHAN berbicara dengan Musa berhadapan muka, seperti orang berbicara dengan kawannya. Sesudah itu Musa kembali ke perkemahan. Tetapi Yosua anak Nun, seorang pemuda pembantu Musa, tetap tinggal di dalam Kemah itu. ^12Pada suatu hari Musa berkata kepada TUHAN, "TUHAN, Engkau memerintahkan saya membimbing bangsa ini ke negeri yang Kaujanjikan. Tetapi Engkau tidak mengatakan siapa yang akan Kauutus untuk menolong saya. TUHAN, Engkau berkata bahwa Engkau mengenal saya, dan berkenan pada saya. ^13Kalau begitu, sudilah memberitahukan apa rencana-Mu, TUHAN, supaya saya dapat melayani Engkau dan tetap menyenangkan hati-Mu. Ingatlah juga bahwa bangsa ini sudah Kaupilih menjadi milik-Mu." ^14Kata TUHAN, "Kamu akan Kulindungi supaya dapat memiliki tanah yang Kujanjikan." ^15Jawab Musa, "Kalau TUHAN tidak ikut dengan kami, jangan suruh kami meninggalkan tempat ini. ^16Bagaimana orang akan tahu bahwa Engkau berkenan kepada saya dan kepada bangsa ini jika Engkau tidak menolong kami? Kehadiran TUHAN di tengah-tengah kami akan membedakan kami dari bangsa-bangsa lain di bumi." ^17Kata TUHAN kepada Musa, "Permintaanmu akan Kukabulkan, sebab Aku mengenal engkau dan Aku berkenan kepadamu." ^18Lalu Musa memohon, "TUHAN, perlihatkanlah saya cahaya kehadiran-Mu." ^19Jawab TUHAN, "Aku akan lewat dengan segala keagungan-Ku di depanmu, sambil mengucapkan nama-Ku yang suci. Akulah TUHAN, dan Aku menunjukkan kemurahan hati dan belas kasihan kepada orang-orang yang Kupilih. ^20Wajah-Ku tidak akan Kuperlihatkan kepadamu, sebab tak mungkin orang melihat Aku, dan tetap hidup. ^21Di sebelah-Ku ini ada bukit batu; engkau dapat berdiri di situ. ^22Pada waktu cahaya kehadiran-Ku lewat, engkau Kumasukkan ke dalam sebuah celah dalam bukit batu itu dan Kututupi dengan tangan-Ku sampai Aku sudah lewat. ^23Lalu akan Kutarik tangan-Ku supaya engkau dapat melihat Aku dari belakang, tetapi wajah-Ku tidak akan kaulihat." _________________________________________________________________ Chapter 34 ^1Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, "Pahatlah dua keping batu seperti yang dahulu. Pada batu itu Aku akan menulis kata-kata yang sama dengan yang ada pada batu yang sudah kaupecahkan itu. ^2Bersiap-siaplah besok pagi untuk mendaki Gunung Sinai dan menghadap Aku di puncak gunung itu. ^3Tak seorang pun boleh ikut dengan engkau atau berada di bagian mana pun dari gunung itu. Sapi-sapi dan domba-domba jangan dibiarkan merumput di kaki gunung itu." ^4Lalu Musa memahat dua keping batu lagi, dan keesokan harinya pagi-pagi sekali ia membawanya naik ke atas Gunung Sinai seperti diperintahkan TUHAN kepadanya. ^5Maka turunlah TUHAN dalam sebuah awan; Ia berdiri dengan Musa di tempat itu, dan mengucapkan nama-Nya yang suci, yaitu TUHAN. ^6Kemudian TUHAN lewat di depan Musa dan berkata, "Aku TUHAN, adalah Allah yang penuh kemurahan hati dan belas kasihan. Kasih-Ku berlimpah-limpah, Aku setia dan tidak lekas marah. ^7Aku tetap mengasihi beribu-ribu keturunan dan mengampuni kesalahan dan dosa; tetapi orang bersalah sekali-kali tidak Kubebaskan dari hukumannya, dan Kuhukum pula anak-anak dan cucu-cucu sampai keturunan yang ketiga dan keempat karena dosa orang tua mereka". ^8Saat itu juga Musa sujud menyembah. ^9Katanya, "Tuhan, jika Engkau sungguh-sungguh berkenan kepada saya, saya mohon, sudilah Tuhan ikut dengan kami. Bangsa itu memang keras kepala, tetapi ampunilah kejahatan dan dosa kami dan terimalah kami sebagai umat-Mu sendiri." ^10Kata TUHAN kepada Musa, "Sekarang Aku membuat perjanjian dengan bangsa Israel. Di depan mata mereka Aku akan melakukan keajaiban-keajaib yang belum pernah dilakukan di antara bangsa mana pun di bumi. Semua bangsa akan melihat keajaiban-keajaiban yang Kulakukan, sebab Aku, TUHAN akan melakukan sesuatu yang dahsyat untuk kamu. ^11Taatilah hukum-hukum yang Kuberikan kepadamu hari ini. Aku akan mengusir bangsa Amori, Kanaan, Het, Feris, Hewi dan Yebus pada waktu kamu maju. ^12Janganlah membuat perjanjian dengan orang-orang di negeri yang kamu datangi, sebab hal itu dapat menjadi perangkap yang mengakibatkan maut bagimu. ^13Jadi, janganlah berbuat begitu, tetapi robohkan mezbah-mezbah mereka, hancurkan tugu-tugu keramat mereka dan tebanglah tiang-tiang Asyera, berhala mereka. ^14Jangan menyembah ilah lain, sebab Aku TUHAN, adalah Allah yang tak mau disamakan dengan apa pun. ^15Jangan mengadakan perjanjian dengan bangsa negeri itu, sebab pada waktu mereka menyembah dan mempersembahkan kurban kepada ilah-ilah mereka, mereka akan mengajak kamu, dan kamu akan ikut. ^16Kalau anak-anakmu kawin dengan wanita-wanita asing, mereka akan dibujuk oleh wanita-wanita itu untuk meninggalkan Aku dan menyembah ilah-ilah mereka. ^17Jangan membuat dan menyembah ilah-ilah dari logam. ^18Rayakanlah Pesta Roti Tak Beragi. Seperti telah Kuperintahkan kepadamu, kamu harus makan roti tak beragi selama tujuh hari dalam bulan Abib, karena dalam bulan itu kamu meninggalkan Mesir. ^19Setiap anak laki-laki yang sulung dan binatang jantan yang pertama lahir adalah milik-Ku, ^20tetapi kamu harus menebus anak keledai yang pertama lahir dengan mempersembahkan seekor anak domba untuk gantinya. Kalau kamu tak mau menebusnya, leher keledai itu harus kamu patahkan. Setiap anakmu laki-laki yang sulung harus kamu tebus. Tak seorang pun boleh datang kepada-Ku jika tidak membawa persembahan. ^21Ada enam hari untuk bekerja; janganlah bekerja pada hari yang ketujuh, sekalipun itu dalam musim membajak atau musim panen. ^22Rayakanlah Pesta Panen pada waktu kamu mulai menuai hasil pertama dari gandum. Rayakan juga Pesta Pondok Daun pada akhir tahun, waktu kamu memetik buah-buahan. ^23Tiga kali setahun semua orang laki-laki harus datang menyembah Aku, TUHAN Allah Israel. ^24Sesudah Aku mengusir bangsa-bangsa dari hadapanmu dan Kuluaskan daerahmu, tak seorang pun akan berani merebut negerimu pada waktu kamu pergi untuk merayakan Pesta Roti Tak Beragi, Pesta Panen dan Pesta Pondok Daun. ^25Pada waktu kamu mempersembahkan ternak sembelihan, jangan persembahkan apa-apa yang dibuat pakai ragi. Ternak yang dipotong untuk kurban perayaan Paskah harus dihabiskan malam itu juga; tak boleh ada sisanya sampai keesokan harinya. ^26Setiap tahun kamu harus membawa ke Rumah TUHAN Allahmu hasil pertama dari tanahmu. Daging anak domba atau anak kambing tak boleh dimasak dengan air susu induknya." ^27Kata TUHAN kepada Musa, "Tulislah kata-kata itu, karena berdasarkan perkataan itu Aku membuat perjanjian dengan engkau dan dengan bangsa Israel." ^28Empat puluh hari empat puluh malam Musa tinggal di situ bersama TUHAN, dan selama itu ia tidak makan dan tidak minum. Kata-kata perjanjian itu, yakni Sepuluh Perintah Allah, ditulisnya pada keping batu. ^29Ketika Musa turun dari Gunung Sinai membawa Sepuluh Perintah itu, mukanya bercahaya sebab ia telah berbicara dengan TUHAN, tetapi Musa sendiri tidak tahu bahwa mukanya bersinar. ^30Harun dan seluruh rakyat melihat bahwa Musa bercahaya mukanya, dan mereka takut mendekatinya. ^31Tetapi Musa memanggil mereka, maka Harun dan semua pemimpin mereka mendekati dia, dan Musa berbicara kepada mereka. ^32Setelah itu seluruh rakyat Israel berkumpul mengelilinginya, dan kepada mereka semua Musa menyampaikan semua hukum yang diberikan TUHAN kepadanya di atas Gunung Sinai. ^33Sesudah berbicara dengan mereka, Musa menutupi mukanya dengan kain. ^34Setiap kali Musa masuk ke dalam Kemah TUHAN untuk berbicara dengan TUHAN, kain itu dibukanya sampai ia keluar. Sesudahnya ia menyampaikan kepada bangsa Israel semua pesan TUHAN, ^35dan mereka melihat muka Musa bercahaya. Maka ditutupinya lagi mukanya sampai waktu yang berikut kalau ia berbicara lagi dengan TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 35 ^1Musa mengumpulkan seluruh bangsa Israel lalu berkata kepada mereka, "Inilah perintah TUHAN untuk kamu: ^2Ada enam hari untuk bekerja, tetapi hari yang ketujuh adalah hari untuk beristirahat, hari raya yang dikhususkan bagi TUHAN. Siapa yang bekerja pada hari Sabat harus dihukum mati. ^3Pada hari itu kamu tak boleh menyalakan api di rumahmu." ^4Musa berkata kepada seluruh bangsa Israel, "Beginilah perintah TUHAN: ^5Bawalah persembahan kepada TUHAN. Siapa yang tergerak hatinya, harus mempersembahkan emas, perak, dan perunggu; ^6kain linen halus, kain wol biru, ungu dan merah; kain dari bulu kambing; ^7kulit domba jantan yang diwarnai merah; kulit halus, kayu akasia, ^8minyak untuk lampu; rempah-rempah untuk minyak upacara dan untuk dupa yang harum; ^9permata delima dan permata lain untuk ditatah pada baju efod dan tutup dada Imam Agung." ^10"Semua pengrajin yang ahli di antara kamu harus datang untuk membuat segala yang diperintahkan TUHAN, yaitu: ^11Kemah, atap dan tutupnya, kait dan rangkanya, kayu-kayu lintang, tiang pintu dan alasnya; ^12Peti Perjanjian dengan kayu pengusungnya, tutupnya dan kain penudungnya; ^13meja dengan kayu pengusungnya, semua perlengkapannya dan roti sajian ^14kaki lampu untuk penerangan dengan perlengkapannya, lampu dengan minyaknya; ^15mezbah tempat membakar dupa dengan kayu pengusungnya, minyak upacara, dupa yang harum; tirai untuk pintu Kemah, ^16mezbah untuk kurban bakaran dengan kisi-kisi dari perunggu, kayu pengusung dengan semua perlengkapannya; bak tempat membasuh dengan alasnya, ^17layar-layar untuk pelataran, tiang-tiang dengan alasnya, tirai pintu gerbang pelataran, ^18patok-patok dan tali-temali untuk Kemah dan untuk pelatarannya; ^19pakaian ibadat untuk para imam pada waktu mereka bertugas di Ruang Suci dan pakaian khusus untuk imam Harun, dan anak-anaknya." ^20Lalu semua orang Israel yang berkumpul itu bubar, ^21dan siapa saja yang tergerak hatinya, membawa persembahan kepada TUHAN untuk melengkapi Kemah TUHAN. Mereka juga membawa semua yang diperlukan untuk ibadat dan bahan untuk pakaian imam. ^22Siapa saja yang mau, baik laki-laki maupun perempuan, datang membawa peniti hiasan, anting-anting, cincin, kalung, dan segala macam perhiasan emas untuk dipersembahkan kepada TUHAN. ^23Setiap orang yang mempunyai kain linen halus, kain wol biru, ungu atau merah, kain dari bulu kambing, kulit domba jantan yang diwarnai merah, atau kulit halus, mempersembahkan barang itu. ^24Setiap orang yang dapat menyumbangkan perak atau perunggu, membawanya untuk TUHAN. Begitu juga dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kayu akasia untuk pekerjaan itu. ^25Para wanita yang pandai memintal membawa benang linen halus serta benang wol biru, ungu dan merah yang telah mereka buat. ^26Mereka juga memintal benang dari bulu kambing. ^27Para pemimpin membawa permata delima dan permata-permata lain untuk ditatah pada efod dan tutup dada. ^28Mereka juga membawa rempah-rempah dan minyak untuk lampu, minyak upacara dan dupa yang harum. ^29Semua orang Israel dengan sukarela membawa persembahan mereka kepada TUHAN untuk pekerjaan yang diperintahkan TUHAN melalui Musa. ^30Kemudian Musa berkata kepada orang Israel, "TUHAN telah memilih Bezaleel anak Uri, cucu Hur, dari suku Yehuda ^31dan menganugerahi dia dengan kuasa-Nya. Allah memberi dia pengertian, kecakapan dan kemampuan dalam segala macam karya seni, ^32untuk membuat rancangan yang memerlukan keahlian, serta mengerjakannya dari emas, perak dan perunggu; ^33untuk mengasah batu permata yang akan ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk segala macam karya seni lainnya. ^34Kepada Bezaleel dan Aholiab, anak Ahisamakh dari suku Dan, TUHAN memberi kepandaian untuk mengajarkan keahlian mereka kepada orang lain. ^35Mereka diberi kepandaian dalam segala macam pekerjaan yang dilakukan oleh ahli pahat, perancang dan ahli tenun linen halus, wol biru, ungu dan merah, dan kain lain. Mereka adalah perancang yang ahli dan dapat melakukan segala macam pekerjaan. _________________________________________________________________ Chapter 36 ^1Bezaleel, Aholiab, dan semua pengrajin yang mendapat kecakapan dan keahlian dari TUHAN, tahu cara melakukan segala yang diperlukan untuk membuat Kemah TUHAN. Mereka harus membuat segalanya seperti yang sudah diperintahkan TUHAN." ^2Musa memanggil Bezaleel, Aholiab dan semua orang yang mendapat keahlian dari TUHAN dan yang rela membantu, lalu menyuruh mereka mulai. ^3Musa memberi mereka segala yang disumbangkan orang Israel untuk pekerjaan membangun Kemah TUHAN. Tetapi bangsa Israel masih terus saja membawa persembahan kepada Musa tiap-tiap pagi. ^4Lalu para pengrajin yang sedang melakukan pekerjaan itu ^5melaporkan kepada Musa, "Bahan-bahan yang disumbangkan orang-orang itu sudah lebih dari yang diperlukan untuk pekerjaan yang ditugaskan oleh TUHAN." ^6Maka Musa mengumumkan di seluruh perkemahan bahwa sudah cukuplah sumbangan untuk Kemah TUHAN; jadi orang-orang tidak membawa apa-apa lagi. ^7Bahan-bahan yang sudah mereka sumbangkan lebih dari cukup untuk menyelesaikan semua pekerjaan itu. ^8Kemudian yang paling ahli di antara para pengrajin itu membuat Kemah TUHAN. Kemah itu mereka buat dari sepuluh potong kain linen halus ditenun dengan wol biru, ungu dan merah, lalu disulam dengan gambar kerub. ^9Setiap potong sama ukurannya; panjangnya dua belas meter, dan lebarnya dua meter. ^10Lima potong kain disambung menjadi satu layar, dan lima potong yang lain dibuat begitu juga. ^11Pada pinggir kedua layar itu dibuat sangkutan dari kain biru, ^12lima puluh sangkutan pada masing-masing layar, sehingga merupakan satu pasang. ^13Lalu dibuat lima puluh kait emas untuk menyatukan kedua layar itu. ^14Sesudahnya mereka membuat atap Kemah itu dari sebelas potong kain dari bulu kambing. ^15Setiap potong sama ukurannya, panjangnya tiga belas meter dan lebarnya dua meter. ^16Lima potong disambung menjadi satu layar, dan enam potong lainnya dibuat begitu juga. ^17Lima puluh sangkutan dipasang pada pinggir layar yang pertama dan lima puluh sangkutan pada pinggir layar yang kedua. ^18Lalu dibuat lima puluh kait dari perunggu untuk menyatukan kedua layar itu menjadi atap Kemah. ^19Sesudah itu dibuat dua tutup untuk bagian Kemah, satu dari kulit domba jantan yang diwarnai merah, dan yang lain dari kulit halus. ^20Kemudian mereka membuat rangka-rangka Kemah yang tegak lurus dari kayu akasia. ^21Setiap rangka tingginya empat meter dan lebarnya enam puluh enam sentimeter. ^22Pada setiap rangka dibuat dua patok yang sepasang, sehingga rangka-rangka itu dapat disambung yang satu dengan yang lain. ^23Untuk bagian selatan Kemah dibuat dua puluh rangka, ^24dengan empat puluh alasnya dari perak, dua di bawah setiap rangka untuk kedua patoknya. ^25Untuk bagian utara Kemah dibuat dua puluh rangka, ^26dengan empat puluh alasnya dari perak, dua di bawah setiap rangka. ^27Untuk belakang Kemah di bagian barat, dibuat enam rangka ^28dan dua rangka untuk sudutnya. ^29Rangka-rangka sudut itu dihubungkan pada kakinya terus sampai ke bagian atasnya. Kedua rangka yang membentuk sudutnya dibuat dengan cara itu. ^30Jadi semuanya ada delapan rangka dengan enam belas alas perak, dua di bawah setiap rangka. ^31Lalu mereka membuat lima belas kayu lintang dari kayu akasia, lima untuk rangka-rangka pada satu sisi Kemah, ^32lima untuk sisi yang lain, dan lima lagi untuk belakang Kemah bagian barat. ^33Kayu lintang yang di tengah, dipasang setinggi setengah rangka, dari ujung ke ujung Kemah itu. ^34Rangka Kemah dan kayu-kayu lintang itu dilapisi dengan emas, lalu dipasang gelang-gelang emas untuk menahan kayu-kayu itu. ^35Mereka juga membuat kain pintu dari linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah, lalu disulam dengan gambar kerub. ^36Untuk menggantungkan kain itu dibuat empat tiang dari kayu akasia yang berlapis emas dengan kait emas dan dipasang di atas empat alas perak. ^37Lalu dibuat tirai untuk pintu Kemah dari linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah dan dihias dengan sulaman. ^38Untuk kain pintu itu dibuat lima tiang yang dihubungkan dengan kait-kait. Ujung-ujung dan penyambung-penyambung kelima tiang itu dilapisi dengan emas, sedangkan kelima alasnya dibuat dari perunggu. _________________________________________________________________ Chapter 37 ^1Bezaleel membuat Peti Perjanjian dari kayu akasia, panjangnya 110 sentimeter, lebar dan tingginya masing-masing 66 sentimeter. ^2Bagian dalam dan luarnya dilapisi dengan emas murni, lalu dibuat bingkai emas sekelilingnya. ^3Kemudian dibuatnya empat gelang emas untuk kayu pengusungnya dan dipasangnya pada keempat kaki peti itu, dua gelang pada setiap sisinya. ^4Dibuatnya juga pengusungnya dari kayu akasia, dan dilapisinya dengan emas, ^5lalu kayu pengusung itu dimasukkannya ke dalam gelang pada setiap sisi peti itu. ^6Kemudian dibuatnya sebuah tutup dari emas murni, panjangnya 110 sentimeter dan lebarnya 66 sentimeter. ^7Dibuatnya juga dua kerub dari emas tempaan, ^8satu pada setiap ujung tutup itu. Kedua kerub itu dijadikan satu bagian dengan tutupnya ^9dan dibuat saling berhadapan, dengan sayap yang terbentang menutupi tutup peti itu. ^10Bezaleel membuat meja dari kayu akasia, yang panjangnya 88 sentimeter, lebarnya 44 sentimeter dan tingginya 66 sentimeter. ^11Meja itu dilapisinya dengan emas murni dan di sekelilingnya dipasangnya bingkai emas. ^12Lalu ia membuat pinggir meja selebar 7,5 sentimeter. Pinggir itu diberi bingkai emas sekelilingnya. ^13Dibuatnya empat gelang untuk kayu pengusungnya dan dipasangnya di keempat sudut kaki meja. ^14Gelang untuk menahan kayu pengusungnya dipasang dekat tepi meja. ^15Pengusung itu dibuat dari kayu akasia dan dilapis dengan emas. ^16Ia juga membuat piring-piring, cangkir-cangkir, kendi-kendi dan mangkuk-mangkuk untuk persembahan air anggur. Semua perlengkapan meja itu dibuatnya dari emas murni. ^17Bezaleel membuat kaki lampu dari emas murni. Alas dan pegangannya dibuat dari emas tempaan. Bunga-bunga hiasan, termasuk kuncup dan kelopaknya dijadikan satu dengan pegangannya. ^18Pada pegangan itu dibuat enam cabang, tiga cabang pada setiap sisinya. ^19Pada setiap cabangnya dibuat hiasan berupa tiga bunga badam dengan kuncup dan kelopaknya. ^20Pada pegangannya dibuat hiasan berupa empat bunga badam dengan kuncup dan kelopaknya. ^21Di bawah setiap pasang cabang itu dibuat satu kuncup. ^22Seluruh kaki lampu itu dengan kuncup-kuncup dan cabang-cabangnya dibuat dari satu potong emas tempaan murni. ^23Pada kaki lampu itu dibuatnya tujuh lampu dengan alat untuk membersihkan sumbu pelita dan talamnya dari emas murni. ^24Untuk membuat kaki lampu dan perlengkapannya diperlukan 35 kilogram emas murni. ^25Bezaleel membuat dari kayu akasia sebuah mezbah untuk tempat membakar dupa. Mezbah itu berbentuk persegi; panjang dan lebarnya masing-masing 45 sentimeter dan tingginya 90 sentimeter. Di keempat sudut atasnya dibuat tanduk yang jadi satu dengan mezbah itu. ^26Bagian atas, keempat sisi dan tanduk-tanduknya dilapisi dengan emas murni dan sekelilingnya dibuat bingkai emas. ^27Dibuatnya juga dua gelang di bawah bingkai emas pada kedua sisinya untuk menahan kayu pengusung mezbah itu. ^28Pengusung itu dibuat dari kayu akasia dan dilapisi dengan emas. ^29Bezaleel juga membuat minyak upacara dan dupa murni yang harum, dicampur seperti minyak wangi. _________________________________________________________________ Chapter 38 ^1Bezaleel mengambil kayu akasia, lalu dibuatnya mezbah untuk kurban bakaran. Mezbah itu berbentuk persegi, panjangnya dan lebarnya masing-masing 2,2 meter, dan tingginya 1,3 meter. ^2Pada setiap sudut atasnya dibuat tanduk yang jadi satu dengan mezbah itu. Seluruhnya dilapisi dengan perunggu. ^3Dibuatnya juga kuali-kuali, sekop, mangkuk-mangkuk, garpu-garpu dan tempat api. Semua perlengkapan itu dibuat dari perunggu. ^4Dibuatnya anyaman kawat dari perunggu yang dililitkan pada mezbah bagian bawah, tingginya setengah dari tinggi mezbah. ^5Lalu dibuatnya empat gelang untuk kayu pengusung pada keempat sudut bawahnya. ^6Kayu pengusung itu dibuatnya dari kayu akasia yang dilapisi dengan perunggu. ^7Lalu kedua kayu pengusung itu dimasukkannya ke dalam gelang-gelang pada kedua sisi mezbah itu. Mezbah itu dibuatnya dari papan dan bagian dalamnya berongga. ^8Bezaleel membuat bak perunggu dengan alas perunggu. Perunggu itu dari cermin-cermin kepunyaan wanita-wanita yang melayani di pintu Kemah TUHAN. ^9Bezaleel memagari pelataran Kemah TUHAN dengan layar dari kain linen halus. Di bagian selatan, panjangnya 44 meter, ^10ditahan oleh dua puluh tiang perunggu, masing-masing dalam alas perunggu, dengan kait dan sangkutannya dari perak. ^11Di sebelah utara dibuat seperti itu juga. ^12Di sebelah barat dipasang layar sepanjang 22 meter, dengan sepuluh tiang dan sepuluh alas; kait dan penyambungnya dibuat dari perak. ^13Di sebelah timur, yang ada pintunya, lebar layarnya juga 22 meter. ^14Di kiri kanan pintu itu dipasang layar, masing-masing panjangnya 6,6 meter, dengan tiga tiang dan tiga alas. ^15(38:14) ^16Semua layar di sekeliling pelataran itu dibuat dari kain linen halus. ^17Alas tiang-tiangnya dibuat dari perunggu, sedangkan kait, sambungan dan puncak tiangnya dibuat dari perak. Semua tiang di sekitar pelataran itu dihubungkan satu sama lain dengan sangkutan perak. ^18Tirai pintu gerbang pelataran itu dibuat dari linen halus yang ditenun dengan wol biru, ungu dan merah serta dihias dengan sulaman. Panjangnya sembilan meter dan tingginya dua meter, sama dengan layar dari pelataran. ^19Kain pintu itu ditahan oleh empat tiang dengan empat alas perunggu. Semua kait, tutup puncaknya dan sangkutannya dibuat dari perak, ^20tetapi patok-patok untuk Kemah dan untuk pagarnya dibuat dari perunggu. ^21Inilah daftar logam yang dipakai dalam Kemah TUHAN, tempat kedua batu dengan Sepuluh Perintah Allah itu disimpan. Daftar itu dibuat atas perintah Musa dan disusun oleh orang-orang Lewi yang bekerja di bawah pimpinan Itamar, anak Imam Harun. ^22Bezaleel anak Uri, cucu Hur dari suku Yehuda, membuat segala yang diperintahkan TUHAN. ^23Pembantunya, Aholiab anak Ahisamakh dari suku Dan, adalah seorang tukang ukir, perancang dan penenun kain linen halus, serta wol biru, ungu dan merah. ^24Emas yang dipersembahkan kepada TUHAN untuk Kemah Suci seluruhnya berjumlah seribu kilogram, ditimbang menurut timbangan yang berlaku di Kemah TUHAN. ^25Perak yang diperoleh dari sensus bangsa Israel berjumlah 3.430 kilogram ditimbang menurut timbangan yang berlaku di Kemah TUHAN. ^26Jumlah itu sama dengan apa yang dibayar oleh semua orang yang terdaftar dalam sensus itu. Setiap orang membayar harga yang ditentukan, ditimbang menurut timbangan yang berlaku. Dalam sensus itu terdaftar 603.550 orang laki-laki yang berumur dua puluh tahun ke atas. ^27Dari perak itu, 3.400 kilogram dipakai untuk membuat keseratus alas tiang Kemah TUHAN dan kain pintunya. Tiap alas beratnya 34 kilogram. ^28Dari sisa perak itu, sebanyak 30 kilogram, Bezaleel membuat penyambung-penyambung dan kait-kait untuk tiang-tiangnya, serta tutup puncak tiang-tiang itu. ^29Perunggu yang dipersembahkan kepada TUHAN semuanya berjumlah 2.425 kilogram. ^30Perunggu itu dipakai untuk membuat alas pintu Kemah TUHAN, mezbah dengan anyaman kawat dari perunggu, seluruh perlengkapan mezbah, ^31alas layar sekeliling pelataran dan pintu gerbangnya, semua patok Kemah dan pelataran sekelilingnya. _________________________________________________________________ Chapter 39 ^1Bezaleel dan Aholiab membuat pakaian ibadat dari wol biru, ungu dan merah untuk para imam pada waktu mereka bertugas di Ruang Suci. Pakaian imam untuk Harun dibuat seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^2Efod dibuat dari kain linen halus, wol biru, ungu dan merah, dan benang emas. ^3Mereka menempa lempeng-lempeng emas yang kemudian dipotong-potong menjadi benang tipis, lalu ditenun dengan kain linen halus dan wol biru, ungu dan merah. ^4Sesudah itu dibuat dua tali bahu pengikat efod yang dijahitkan pada sisinya. ^5Ikat pinggang tenunan halus dibuat dari bahan yang sama dan dijahitkan pada efod itu sehingga menjadi satu bagian seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^6Mereka mengasah batu delima lalu memasangnya dalam bingkai emas. Dengan penuh keahlian mereka mengukir nama-nama kedua belas anak Yakub pada batu-batu itu. ^7Kemudian batu-batu itu dipasang pada tali bahu efod sebagai tanda peringatan akan kedua belas suku Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^8Bezaleel dan Aholiab membuat tutup dada dari bahan yang sama dengan efod, dan sulamannya pun sama. ^9Bentuknya persegi yang dilipat dua, lebarnya dan panjangnya masing-masing 22 sentimeter. ^10Pada tutup dada itu mereka pasang empat baris batu permata. Di baris pertama batu delima, topas dan baiduri sepah. ^11Di baris kedua zamrud, batu nilam dan intan. ^12Di baris ketiga batu lazuardi, akik dan batu kecubung. ^13Di baris keempat batu pirus, yakut, dan ratna cempaka. Kedua belas permata itu diikat dengan emas. ^14Pada setiap permata diukir nama salah satu dari kedua belas anak Yakub sebagai tanda peringatan akan suku-suku Israel. ^15Lalu dibuat dua rantai dari emas murni yang dipilin seperti tali. ^16Dibuat juga dua gelang emas yang dipasang di kedua ujung atas tutup dada itu. ^17Lalu kedua rantai emas itu dimasukkan ke dalam gelang-gelang itu, ^18dan kedua ujung lainnya diikat pada kedua bingkai, sehingga tutup dada itu dapat dihubungkan dengan bagian depan tali bahu dari efod. ^19Lalu dibuat dua gelang emas lagi yang dipasang pada tutup dada itu, di ujung bawah bagian dalamnya yang kena efod. ^20Sesudah itu dibuat dua gelang emas yang dipasang di bagian depan kedua tali bahu efod, dekat sambungan jahitannya agak ke bawah, di atas ikat pinggang dari tenunan halus. ^21Sesuai dengan perintah TUHAN kepada Musa, gelang tutup dada dihubungkan dengan tali biru pada gelang efod, sehingga tutup dada itu tetap ada di atas ikat pinggang dan tidak terlepas. ^22Jubah yang dipakai di atas efod, seluruhnya dibuat dari wol biru. ^23Lubang lehernya diperkuat dengan pita tenunan supaya tidak mudah koyak. ^24Di sekeliling pinggir bawahnya dibuat hiasan buah delima dari kain linen halus dan wol biru, ungu dan merah, di selang-seling dengan kelintingan dari emas, sesuai dengan perintah TUHAN kepada Musa. ^25(39:24) ^26(39:24) ^27Mereka membuat kemeja untuk Harun dan anak-anaknya, ^28juga serban, destar dan celana pendek dari linen, ^29dan ikat pinggang dari kain linen halus, wol biru, ungu dan merah, dihias dengan sulaman, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^30Juga dibuat hiasan dari emas murni, tanda bahwa mereka sudah dikhususkan untuk TUHAN. Pada hiasan itu terukir kata-kata "Dikhususkan untuk TUHAN". ^31Hiasan itu dipasang pada serban bagian depannya, sesuai dengan perintah TUHAN kepada Musa. ^32Akhirnya selesailah semua pekerjaan membuat Kemah TUHAN. Orang Israel telah melakukan segalanya seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^33Mereka membawa kepada Musa Kemah dengan segala perlengkapannya, kait-kaitnya, kayu-kayu lintang, tiang-tiang dan alasnya, ^34tutup dari kulit kambing jantan yang diwarnai merah, tutup dari kulit halus, kain penudung. ^35Peti Perjanjian yang berisi kedua batu dengan kayu pengusung dan tutupnya, ^36meja dengan semua perlengkapannya dan roti sajian, ^37kaki lampu dari emas murni, lampu-lampunya dengan segala perlengkapannya, minyak untuk lampu, ^38mezbah dari emas, minyak upacara, dupa harum, tirai pintu Kemah, ^39mezbah perunggu dengan anyaman kawat dari perunggu, kayu pengusung dan segala perlengkapannya; bak tempat membasuh dengan alasnya, ^40layar-layar untuk pelataran dan tiang-tiang serta alasnya, tirai pintu gerbang pelataran serta tali-temalinya, patok-patok Kemah; semua perabot yang dipakai di dalam Kemah, ^41dan pakaian ibadat untuk para imam pada waktu mereka bertugas di Ruang Suci dan pakaian khusus untuk Harun dan anak-anaknya. ^42Orang Israel telah melakukan semua pekerjaan itu seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^43Musa memeriksa segalanya dan melihat bahwa mereka telah membuatnya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN. Lalu Musa memberkati mereka. _________________________________________________________________ Chapter 40 ^1TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Dirikanlah Kemah-Ku pada tanggal satu bulan satu. ^3Masukkan ke dalamnya Peti Perjanjian yang berisi Sepuluh Perintah dan pasanglah kain penudung di depannya. ^4Tempatkanlah meja dengan perlengkapannya. Masukkan juga kaki lampu dan pasanglah lampunya. ^5Letakkanlah mezbah emas tempat membakar dupa di depan Peti Perjanjian, dan gantungkanlah tabir di pintu Kemah. ^6Letakkan mezbah untuk kurban bakaran di depan pintu Kemah. ^7Taruhlah bak air di antara Kemah dan mezbah itu, lalu isilah dengan air. ^8Kemudian pasanglah layar di sekeliling pelataran Kemah, dan gantungkan tirai pintu gerbang pelataran. ^9Kemudian Kemah dan segala perlengkapannya harus kaupersembahkan kepada-Ku dengan cara meminyakinya dengan minyak upacara, maka semua itu dikhususkan untuk Aku. ^10Persembahkanlah mezbah dan segala perlengkapannya dengan cara itu, supaya seluruhnya dikhususkan untuk Aku. ^11Buatlah begitu juga dengan bak air dan alasnya. ^12Sesudah itu, suruhlah Harun dan anak-anaknya datang ke pintu Kemah dan membasuh diri. ^13Kenakan pakaian imam pada Harun, dan minyakilah dia supaya ia dikhususkan untuk melayani Aku sebagai imam. ^14Lalu suruhlah anak-anaknya mendekat, dan kenakanlah kemeja pada mereka. ^15Lalu minyakilah mereka seperti kauminyaki ayah mereka, supaya mereka pun dapat melayani Aku sebagai imam. Dengan upacara minyak itu, suku mereka turun-temurun memegang jabatan imam." ^16Musa melakukan segalanya seperti yang diperintahkan TUHAN. ^17Maka pada tanggal satu bulan satu dalam tahun kedua sesudah bangsa Israel meninggalkan Mesir, Kemah TUHAN itu dipasang. ^18Musa meletakkan alas-alasnya, mendirikan rangka-rangkanya, memasang kayu-kayu lintangnya, dan menegakkan tiang-tiangnya. ^19Lalu dibentangkannya atap Kemah dengan tutup bagian luar di atasnya seperti yang diperintahkan TUHAN. ^20Kemudian kedua batu itu dimasukkannya ke dalam Peti Perjanjian. Lalu Musa memasang tutup Peti itu dan memasukkan kayu pengusungnya ke dalam gelangnya. ^21Lalu ia menaruh Peti itu di dalam Kemah dan menggantungkan kain penudung di depannya, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. ^22Kemudian Musa menempatkan meja di dalam Kemah, di bagian utara sebelah luar kain, ^23lalu di atas meja itu diletakkan roti sajian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^24Kaki lampu diletakkannya di dalam Kemah, di bagian selatan, berhadapan dengan meja itu, ^25lalu, lampu-lampu itu dinyalakannya di hadapan TUHAN. ^26Mezbah emas ditempatkannya di dalam Kemah, di depan kain, ^27lalu dibakarnya dupa harum seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^28Musa menggantungkan tirai pintu Kemah, ^29dan di depan pintu itu ditaruhnya mezbah untuk kurban bakaran. Di atas mezbah itu dipersembahkannya kurban bakaran dan kurban sajian. ^30Bak perunggu ditaruhnya di antara Kemah dan mezbah, lalu diisinya dengan air. ^31Musa, Harun dan anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka di situ, ^32setiap kali mereka masuk ke dalam Kemah TUHAN atau mendekati mezbah. ^33Di sekeliling Kemah dan mezbah itu Musa memasang layar, lalu ia menggantungkan tirai pintu gerbang pelataran. Maka selesailah semua pekerjaan itu. ^34Kemudian turunlah awan menutupi Kemah TUHAN, dan Kemah itu penuh dengan cahaya kehadiran TUHAN. ^35Oleh karena itu Musa tak dapat masuk ke dalam Kemah itu. ^36Setiap kali awan itu naik dari atas Kemah TUHAN, bangsa Israel membongkar perkemahan mereka untuk pindah ke tempat lain. ^37Tetapi kalau awan itu tidak naik, mereka tidak berangkat dari situ. ^38Selama bangsa Israel mengembara, TUHAN ada di Kemah itu dalam rupa awan pada waktu siang dan dalam rupa api pada waktu malam. _________________________________________________________________ Leviticus _________________________________________________________________ Chapter 1 ^1Dari Kemah-Nya, TUHAN memanggil Musa dan memberi kepadanya peraturan-peraturan ^2yang harus ditaati orang Israel. Apabila seseorang mempersembahkan binatang untuk kurban bakaran bagi TUHAN, ia boleh mempersembahkan sapi, domba atau kambingnya. ^3Kalau yang dipersembahkan seekor sapi, binatang itu harus yang jantan dan tidak ada cacatnya. Sapi itu harus dibawanya ke pintu Kemah TUHAN, supaya TUHAN berkenan kepada orang itu. ^4Lalu ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, maka persembahannya akan diterima TUHAN untuk pengampunan dosanya. ^5Kemudian sapi itu harus disembelih di depan pintu Kemah. Darahnya harus dipersembahkan oleh imam-imam keturunan Harun kepada TUHAN, lalu disiramkan pada keempat sisi mezbah di depan pintu Kemah. ^6Kemudian orang itu harus menguliti dan memotong-motong binatang itu. ^7Imam-imam harus menyalakan api di atas mezbah lalu menyusun kayu bakar di atasnya. ^8Potongan-potongan kurban, termasuk kepala dan lemaknya, harus mereka letakkan di atas api. ^9Lalu orang itu harus mencuci isi perut serta paha sapi itu, dan imam yang bertugas harus membakar seluruhnya. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN. ^10Kalau yang dipersembahkan seekor domba atau kambing, binatang itu harus yang jantan dan tidak ada cacatnya. ^11Orang itu harus menyembelih binatang itu di sebelah utara mezbah, lalu imam-imam harus menyiramkan darahnya pada keempat sisi mezbah. ^12Sesudah binatang itu dipotong-potong, semua potongan, termasuk kepala dan lemaknya, harus diletakkan oleh imam di atas api di mezbah. ^13Lalu orang itu harus mencuci isi perut dan paha binatang itu. Kemudian imam harus mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN, dan membakarnya di atas mezbah. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN. ^14Kalau yang dipersembahkan seekor burung, harus burung tekukur atau burung merpati muda. ^15Imam harus membawa burung itu ke mezbah, lalu memuntir lehernya dan membakar kepalanya di atas mezbah. Darah burung itu harus dipencet keluar pada samping mezbah. ^16Tembolok dengan seluruh isinya harus dikeluarkan, lalu dibuang di sebelah timur mezbah di tempat abu. ^17Kemudian burung itu harus dicabik pada pangkal sayapnya, tetapi sayapnya tidak boleh sampai terputus. Lalu burung itu harus dibakar di atas mezbah. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 2 ^1Apabila seseorang mempersembahkan kurban sajian kepada TUHAN, kurban itu harus berupa tepung yang paling baik yang dituangi minyak zaitun dan diberi kemenyan di atasnya. ^2Ia harus membawanya kepada imam-imam keturunan Harun. Imam yang bertugas harus mengambil segenggam dari tepung itu dengan minyak zaitunnya dan semua kemenyannya, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai tanda bahwa seluruhnya sudah dipersembahkan kepada TUHAN. Bau kurban makanan itu menyenangkan hati TUHAN. ^3Kurban sajian yang selebihnya adalah untuk para imam. Kurban itu sangat suci karena diambil dari makanan yang sudah dipersembahkan kepada TUHAN. ^4Kalau yang dipersembahkan itu roti yang dibakar di dalam pembakaran, roti itu harus dibuat tanpa ragi. Roti itu boleh tebal, dibuat dari adonan tepung halus dengan minyak zaitun, boleh juga kue yang hanya dioles dengan minyak zaitun. ^5Kalau yang dipersembahkan itu roti yang dipanggang di atas panggangan, roti itu harus dibuat dari tepung halus dengan minyak zaitun, tetapi tidak pakai ragi. ^6Roti yang dipersembahkan itu harus dibelah-belah, lalu dituangi minyak zaitun. ^7Kalau yang dipersembahkan itu roti yang dimasak dalam kuali, roti itu harus dibuat dari tepung halus dan minyak zaitun. ^8Roti yang dibuat dengan cara itu harus dipersembahkan kepada TUHAN dan diserahkan kepada imam yang membawanya ke mezbah. ^9Imam mengambil sebagian dari roti itu lalu membakarnya di atas mezbah sebagai tanda bahwa seluruhnya sudah dipersembahkan kepada TUHAN. Baunya menyenangkan hati TUHAN. ^10Selebihnya adalah untuk para imam. Roti itu sangat suci karena diambil dari makanan yang sudah dipersembahkan kepada TUHAN. ^11Kurban sajian untuk TUHAN tak boleh dicampur dengan madu atau ragi, karena madu dan ragi tak boleh dibakar untuk persembahan bagi TUHAN. ^12Dari hasil tanah yang pertama setiap tahun, sebagian harus dipersembahkan kepada TUHAN, tetapi tak boleh dibakar di atas mezbah. ^13Setiap kurban sajian harus diberi garam, karena garam menandakan perjanjian Allah dengan kamu. Jadi semua persembahan harus diberi garam. ^14Apabila kamu mempersembahkan kepada TUHAN gandum pertama yang kamu tuai, bawalah gandum baru yang sudah ditumbuk halus atau dipanggang. ^15Gandum itu harus dituangi minyak zaitun dan diberi kemenyan di atasnya. ^16Imam harus membakar sebagian dari gandum dan minyak itu serta semua kemenyannya, sebagai tanda bahwa seluruhnya sudah dipersembahkan kepada TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 3 ^1Apabila seseorang mempersembahkan seekor sapi untuk kurban perdamaian, sapi itu boleh jantan, boleh betina, tetapi tak boleh ada cacatnya. ^2Orang yang mempersembahkannya harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu lalu menyembelihnya di depan pintu Kemah TUHAN. Imam-imam keturunan Harun harus menyiramkan darah sapi itu pada keempat sisi mezbah. ^3Untuk kurban perdamaian kepada TUHAN, imam harus mempersembahkan bagian-bagian ini dari binatang itu: lemak yang membungkus isi perutnya, ^4ginjal dengan lemaknya dan bagian yang paling baik dari hatinya. ^5Semuanya itu bersama-sama dengan kurban bakaran lainnya, harus dibakar di atas mezbah. Bau kurban makanan itu menyenangkan hati TUHAN. ^6Kalau yang dipersembahkan untuk kurban perdamaian itu seekor domba atau kambing, binatang itu boleh jantan, boleh betina, tetapi tak boleh ada cacatnya. ^7Apabila seseorang mempersembahkan seekor domba, ia harus membawanya ke Kemah TUHAN. ^8Di situ ia harus meletakkan tangannya di atas kepala domba itu lalu menyembelihnya di depan Kemah. Lalu imam harus menyiramkan darah domba itu pada keempat sisi mezbah. ^9Untuk kurban perdamaian kepada TUHAN, imam harus mempersembahkan bagian-bagian ini dari domba itu: lemaknya, seluruh ekornya yang berlemak dipotong dekat tulang belakangnya, lemak yang membungkus isi perutnya, ^10ginjal dengan lemaknya dan bagian yang paling baik dari hatinya. ^11Imam yang bertugas harus membakar semua itu di atas mezbah untuk kurban makanan bagi TUHAN. ^12Kalau yang dipersembahkan seekor kambing, orang yang mempersembahkannya harus membawanya ke Kemah TUHAN. ^13Di situ ia harus meletakkan tangannya di atas kepala kambing itu lalu menyembelihnya di depan Kemah. Imam harus menyiramkan darah binatang itu pada keempat sisi mezbah. ^14Untuk kurban makanan bagi TUHAN, imam harus mempersembahkan bagian-bagian ini dari kambing itu: lemak yang membungkus isi perutnya, ^15ginjal dengan lemaknya dan bagian yang paling baik dari hatinya. ^16Imam yang bertugas harus membakar semua itu di atas mezbah. Bau kurban makanan itu menyenangkan hati TUHAN. Semua lemak binatang itu untuk TUHAN. ^17Orang Israel sekali-kali tak boleh makan lemak atau darah. Peraturan itu berlaku untuk selama-lamanya dan harus ditaati oleh setiap orang Israel di mana saja ia tinggal. _________________________________________________________________ Chapter 4 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2mengumumkan kepada bangsa Israel bahwa siapa saja yang dengan tidak disengaja berdosa karena melanggar salah satu dari perintah-perintah TUHAN, harus mengikuti peraturan ini. ^3Apabila yang berdosa Imam Agung, sehingga bangsa Israel ikut bersalah, ia harus mengurbankan seekor sapi jantan muda yang tidak ada cacatnya kepada TUHAN supaya dosanya diampuni. ^4Sapi itu harus dibawanya ke pintu Kemah TUHAN. Imam Agung harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di depan Kemah. ^5Sebagian dari darahnya harus dibawanya masuk ke dalam Kemah. ^6Lalu ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu dan memercikkannya tujuh kali di depan tirai yang memisahkan Ruang Suci. ^7Sebagian dari darah itu harus dioleskan pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dupa harum di dalam Kemah, dan selebihnya harus disiramkan pada dasar mezbah kurban bakaran yang ada di depan pintu Kemah. ^8Imam harus mengambil seluruh lemak sapi jantan itu, yaitu lemak yang membungkus isi perutnya, ^9ginjal dengan lemaknya dan bagian yang paling baik dari hatinya. ^10Semua itu harus dibakarnya di atas mezbah kurban bakaran seperti pada kurban perdamaian. ^11Tetapi daging sapi itu, kulitnya, kepalanya, kakinya, isi perut selebihnya termasuk ususnya, ^12jadi seluruhnya kecuali bagian yang sudah dipisahkan, harus dibawa ke luar perkemahan. Di situ sapi itu harus dibakar di atas kayu api di tempat pembuangan abu, yaitu tempat yang dikhususkan untuk itu. ^13Apabila yang berdosa seluruh umat Israel, sebab dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, ^14maka segera setelah dosa itu diketahui, umat harus membawa seekor sapi jantan muda ke depan Kemah TUHAN. Binatang itu harus dipersembahkan untuk kurban pengampunan dosa. ^15Para pemimpin bangsa harus meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di tempat itu. ^16Imam Agung harus membawa sebagian dari darah binatang itu masuk ke dalam Kemah. ^17Di situ ia harus mencelupkan jarinya ke dalam darah itu lalu memercikkannya tujuh kali di depan tirai yang memisahkan Ruang Suci. ^18Sebagian lagi harus dioleskan pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dupa di dalam Kemah, dan selebihnya harus disiramkan ke dasar mezbah tempat kurban bakaran yang ada di depan pintu Kemah. ^19Seluruh lemak binatang itu harus diambil lalu dibakar di atas mezbah. ^20Caranya seperti pada persembahan sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa. Begitulah cara Imam Agung mempersembahkan kurban untuk dosa-dosa umat, maka dosa-dosa itu akan diampuni TUHAN. ^21Kemudian sapi jantan itu harus dibawa ke luar, dan dibakar di luar perkemahan, seperti pada persembahan sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa Imam Agung itu sendiri. Begitulah cara mempersembahkan kurban pengampunan dosa umat. ^22Apabila yang berdosa seorang penguasa karena dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, ^23maka segera setelah menyadarinya, ia harus mengurbankan seekor kambing jantan yang tidak ada cacatnya untuk pengampunan dosanya. ^24Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara mezbah, tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. ^25Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. ^26Kemudian seluruh lemak binatang itu harus dibakar di atas mezbah, seperti pada kurban perdamaian. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk seorang penguasa, maka orang itu akan diampuni TUHAN. ^27Apabila seorang dari rakyat biasa berbuat dosa karena dengan tidak disengaja melanggar salah satu perintah TUHAN, ^28maka segera setelah menyadarinya, ia harus mengurbankan seekor kambing betina yang tak ada cacatnya. ^29Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara, mezbah tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. ^30Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu, lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. ^31Seluruh lemak binatang itu harus diambil seperti pada kurban perdamaian. Lemak itu harus dibakar oleh imam di atas mezbah, supaya baunya menyenangkan hati TUHAN. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa seorang dari rakyat biasa, maka orang itu akan diampuni TUHAN. ^32Apabila seseorang mengurbankan seekor domba untuk pengampunan dosanya, domba itu harus betina dan tidak ada cacatnya. ^33Ia harus meletakkan tangannya di atas kepala binatang itu, lalu menyembelihnya di sebelah utara mezbah, tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. ^34Imam harus mencelupkan jarinya ke dalam darah binatang itu, lalu mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah, dan menyiramkan sisanya ke dasar mezbah. ^35Kemudian seluruh lemak binatang itu harus diambil seperti pada kurban perdamaian. Lemak itu harus dibakar di atas mezbah, bersama-sama dengan kurban makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 5 ^1Kurban pengampunan dosa perlu dipersembahkan: Apabila seseorang secara resmi diminta memberi kesaksian di pengadilan, tetapi tidak memberi keterangan tentang apa yang sudah dilihat atau didengarnya sehingga ia harus menanggung akibatnya. ^2Apabila seseorang bersalah karena dengan tidak disengaja menjadi najis, sebab telah menyentuh sesuatu yang najis, misalnya bangkai binatang, dan kemudian menyadari perbuatannya. ^3Apabila seseorang bersalah karena dengan tidak disengaja menyentuh barang najis yang berasal dari manusia, dan kemudian menyadari perbuatannya. ^4Apabila seseorang bersalah karena bersumpah dengan sembarangan untuk melakukan apa saja, dan kemudian menyadari perbuatannya. ^5Dalam setiap perkara itu, orang yang bersalah harus mengakui kesalahannya. ^6Dan untuk tebusan dosanya, ia harus membawa seekor domba atau kambing betina untuk TUHAN. Imam harus mempersembahkan kurban itu supaya dosa orang itu diampuni. ^7Tetapi apabila orang yang bersalah tidak mampu menyediakan domba atau kambing untuk menebus dosanya, ia harus membawa sepasang burung tekukur atau burung merpati muda, seekor untuk kurban pengampunan dosa, dan seekor lagi untuk kurban bakaran. ^8Burung-burung itu harus dibawa kepada imam. Imam harus lebih dahulu mempersembahkan burung yang ditentukan untuk kurban pengampunan dosa. Leher burung itu harus dipuntir, tetapi tak boleh sampai putus kepalanya. ^9Darah burung itu harus dipercikkan pada sisi mezbah, dan selebihnya dipencet keluar pada dasar mezbah untuk kurban pengampunan dosa. ^10Sesudah itu imam mempersembahkan burung yang kedua untuk kurban bakaran, sesuai dengan peraturan. Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. ^11Kalau orang yang bersalah tidak mampu menyediakan sepasang burung tekukur atau burung merpati untuk kurban pengampunan dosa, ia harus membawa satu kilogram tepung. Tepung itu tidak boleh dicampur minyak zaitun atau disertai kemenyan, sebab kurban itu adalah kurban pengampunan dosa dan bukan kurban sajian. ^12Tepung itu harus dibawa kepada imam. Imam harus mengambil segenggam dari tepung itu sebagai tanda bahwa seluruhnya sudah dikurbankan kepada TUHAN. Tepung yang segenggam itu harus dibakar di atas mezbah sebagai kurban makanan. Itulah kurbannya untuk pengampunan dosa. ^13Begitulah cara imam mempersembahkan kurban untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. Tepung yang selebihnya adalah bagian imam, seperti pada kurban gandum. ^14TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini. ^15Kalau seseorang dengan tidak disengaja berbuat dosa karena lalai dalam menyerahkan persembahan-persembahan yang diwajibkan untuk TUHAN, maka orang itu harus membawa kurban ganti rugi. Kurban itu harus seekor domba atau kambing jantan yang tidak ada cacatnya, dan dinilai menurut harga yang berlaku di Kemah TUHAN. ^16Orang itu harus membayar apa yang dahulu dilalaikannya, ditambah dengan dua puluh persen. Kemudian ia harus menyerahkan binatang itu kepada imam, dan imam mengurbankannya untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. ^17Kalau seseorang dengan tidak disengaja berbuat dosa karena melanggar salah satu perintah TUHAN, orang itu bersalah dan harus menanggung akibatnya. ^18Untuk kurban ganti rugi ia harus membawa seekor domba atau kambing jantan yang tidak ada cacatnya dan dinilai menurut harga yang berlaku di Kemah TUHAN. Imam mengurbankannya untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. ^19Itulah kurban ganti rugi untuk kesalahan yang dilakukannya terhadap TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 6 ^1TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini. ^2Seseorang harus mempersembahkan kurban kalau ia berdosa terhadap TUHAN karena tak mau mengembalikan barang yang dititipkan kepadanya oleh sesamanya, atau menipu orang, mencuri barangnya, atau sudah menemukan barang yang hilang, tetapi memungkirinya dengan sumpah. ^3(6:2) ^4Orang yang bersalah itu harus membayar kembali semua yang diperolehnya dengan tidak jujur. Pada waktu ia kedapatan bersalah, ia harus membayar penuh kepada pemiliknya, ditambah dua puluh persen. ^5(6:4) ^6Untuk kurban ganti rugi orang itu harus mempersembahkan seekor domba atau kambing jantan yang tidak ada cacatnya dan dinilai menurut harga yang berlaku di Kemah TUHAN. ^7Imam mengurbankannya untuk dosa orang itu, maka ia akan diampuni TUHAN. ^8TUHAN menyuruh Musa ^9memberi kepada Harun dan anak-anaknya peraturan-peraturan ini tentang kurban yang dibakar seluruhnya. Imam harus meletakkan kurban bakaran di atas mezbah dan membiarkannya di situ sepanjang malam, dan apinya harus menyala terus. ^10Sesudah kurban itu menjadi abu, imam berpakaian celana pendek dan jubah dari kain linen, harus mengangkat abu berlemak itu dari atas mezbah dan menaruhnya di samping mezbah. ^11Sesudah itu ia harus ganti pakaian dan membawa abu itu ke luar perkemahan, ke tempat yang dikhususkan untuk itu. ^12Setiap pagi imam harus menaruh kayu api di atas mezbah, mengatur kurban bakaran di atasnya, dan membakar lemak dari kurban perdamaian. Api di atas mezbah harus terus menyala dan tidak boleh dibiarkan padam. ^13(6:12) ^14Inilah peraturan-peraturan tentang kurban sajian untuk TUHAN. Kurban itu harus dibawa ke depan mezbah oleh seorang dari keturunan Harun. ^15Ia harus mengambil segenggam tepung halus dengan minyak dan semua kemenyannya, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai tanda bahwa seluruh kurban itu dipersembahkan kepada TUHAN. Bau kurban itu menyenangkan hati TUHAN. ^16Tepung yang selebihnya harus dijadikan roti tak beragi dan dimakan oleh imam-imam di tempat yang khusus, yaitu di pelataran Kemah TUHAN. Itulah bagian para imam yang diberikan TUHAN kepada mereka dari kurban makanan. Makanan itu sangat suci, seperti kurban pengampunan dosa dan kurban ganti rugi. ^17(6:16) ^18Untuk selama-lamanya setiap orang laki-laki keturunan Harun boleh makan roti itu; itulah bagian mereka yang tetap dari makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN. Orang lain yang menyentuh makanan yang sudah dikurbankan itu, akan mendapat celaka karena kekuatan kesuciannya. ^19TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini ^20tentang kurban pada pentahbisan seorang imam keturunan Harun. Pada hari ia ditahbiskan, ia harus mempersembahkan satu kilogram tepung gandum kepada TUHAN. Separuhnya harus dipersembahkan pada waktu pagi dan sisanya pada waktu sore. ^21Tepung itu harus dicampur dengan minyak, lalu dibakar di atas panggangan, kemudian dibelah-belah dan dipersembahkan sebagai kurban sajian. Bau kurban itu menyenangkan hati TUHAN. ^22Untuk selama-lamanya setiap keturunan Harun yang ditahbiskan menjadi Imam Agung harus mempersembahkan kurban itu. Seluruhnya harus dibakar untuk persembahan bagi TUHAN. ^23Setiap kurban sajian yang dipersembahkan oleh imam harus dibakar seluruhnya, sedikit pun tidak boleh dimakan. ^24TUHAN menyuruh Musa ^25memberi kepada Harun dan anak-anaknya peraturan-peraturan ini tentang kurban pengampunan dosa. Binatang untuk kurban pengampunan dosa harus disembelih di tempat memotong binatang untuk kurban bakaran. Kurban itu sangat suci. ^26Imam yang mempersembahkan kurban itu harus memakannya di tempat yang khusus, yaitu di pelataran Kemah TUHAN. ^27Siapa pun atau apa pun yang kena daging ternak itu akan mendapat celaka karena kekuatan kesuciannya. Kalau sehelai baju kena percikan darah binatang itu, baju itu harus dicuci di tempat yang khusus. ^28Periuk tanah yang dipakai untuk merebus daging kurban itu harus dipecahkan. Kalau yang dipakai periuk logam, periuk itu harus digosok lalu dibersihkan dengan air. ^29Setiap orang laki-laki dalam keluarga imam-imam boleh makan kurban yang sangat suci itu. ^30Binatang untuk upacara pengampunan dosa yang diambil sebagian darahnya untuk dibawa ke Ruang Suci, harus dibakar habis dan tak boleh dimakan. _________________________________________________________________ Chapter 7 ^1Inilah peraturan-peraturan tentang kurban ganti rugi. Kurban itu sangat suci. ^2Binatang untuk kurban harus disembelih di tempat memotong binatang untuk kurban bakaran, lalu darahnya disiramkan pada keempat sisi mezbah. ^3Imam harus mempersembahkan di atas mezbah semua lemak binatang itu, yaitu: Ekornya yang berlemak, lemak yang menutupi isi perutnya, ginjal dengan lemaknya, dan bagian yang paling baik dari hatinya. ^4(7:3) ^5Semua itu harus dibakarnya di atas mezbah sebagai kurban makanan bagi TUHAN. Kurban itu adalah untuk kurban ganti rugi. ^6Setiap orang laki-laki dalam keluarga imam-imam boleh makan daging kurban itu, tetapi mereka harus memakannya di tempat yang khusus, karena kurban itu sangat suci. ^7Untuk kurban pengampunan dosa dan kurban ganti rugi berlaku peraturan yang sama, yaitu: Daging ternak yang dikurbankan adalah bagian imam yang mempersembahkannya. ^8Kulit ternak itu juga untuk imam. ^9Setiap kurban sajian yang dibakar dalam pembakaran atau dimasak dalam kuali atau yang dipanggang, menjadi bagian imam yang mempersembahkannya. ^10Tetapi kurban sajian yang tidak dimasak, baik yang dicampur dengan minyak maupun yang kering, seluruhnya untuk imam-imam keturunan Harun, dan harus dibagi rata antara mereka. ^11Inilah peraturan-peraturan tentang kurban perdamaian yang dipersembahkan kepada TUHAN. ^12Kalau kurban itu dipersembahkan untuk berterima kasih, maka dengan binatang itu harus dikurbankan juga roti yang tidak pakai ragi. Roti itu boleh yang tebal dari adonan tepung dengan minyak zaitun, boleh juga roti kering tipis yang dioles dengan minyak, atau kue tepung yang dibuat dengan minyak zaitun. ^13Selain itu harus dipersembahkan juga roti yang dibuat pakai ragi. ^14Dari tiap macam roti sebagian harus dipersembahkan kepada TUHAN, dan itu bagian imam yang mengambil darah binatang itu dan menyiramkannya pada mezbah untuk kurban perdamaian. ^15Dagingnya harus dimakan pada hari binatang itu dipersembahkan, sedikit pun tak boleh ditinggalkan sampai besok paginya. ^16Apabila seseorang membawa kurban perdamaian untuk menepati kaulnya, atau untuk kurban sukarela, tidak perlu seluruhnya dimakan pada hari itu juga. Bagian selebihnya boleh dimakan besoknya. ^17Kalau pada hari yang ketiga masih ada sisanya, daging itu harus dibakar habis. ^18Tetapi kalau pada hari yang ketiga daging itu dimakan juga, maka kurban itu tidak akan diterima dan tidak membawa berkat bagi orang itu, malah menjadi haram. Orang yang memakannya bersalah dan harus menanggung akibatnya. ^19Daging yang kena sesuatu yang najis harus dibakar habis dan tak boleh dimakan. Daging kurban perdamaian hanya boleh dimakan oleh orang yang tidak najis. ^20Kalau orang memakan daging itu pada waktu ia sedang najis, ia tidak lagi dianggap anggota umat TUHAN. ^21Apabila seseorang makan daging kurban itu sesudah menyentuh sesuatu yang najis, baik yang berasal dari manusia maupun dari hewan, ia juga tidak lagi dianggap anggota umat TUHAN. ^22TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini ^23untuk bangsa Israel. Lemak sapi, domba atau kambing tidak boleh dimakan. ^24Lemak binatang yang mati dengan sendirinya atau karena diterkam oleh binatang buas, tak boleh dimakan tetapi boleh dipakai untuk keperluan lain. ^25Orang yang makan lemak binatang yang bisa dipersembahkan untuk kurban makanan bagi Allah, tidak lagi dianggap anggota umat TUHAN. ^26Orang Israel, di mana pun ia tinggal, tak boleh makan darah burung atau darah binatang lainnya. ^27Siapa yang melanggar peraturan itu tidak lagi dianggap anggota umat TUHAN. ^28TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini ^29untuk bangsa Israel. Barangsiapa membawa kurban perdamaian, harus memisahkan sebagian untuk persembahan khusus bagi TUHAN. ^30Ia sendiri harus membawa kurban makanan itu. Lemak dan dada binatang itu harus dipersembahkan sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN. ^31Imam harus membakar lemak binatang itu di atas mezbah, tetapi dadanya adalah bagian para imam. ^32Paha kanannya harus diberikan sebagai sumbangan khusus ^33kepada imam yang mempersembahkan darah dan lemak kurban perdamaian itu. ^34Dada dan paha kanan adalah pemberian khusus yang diambil TUHAN dari persembahan unjukan bangsa Israel dan diberikan kepada para imam. Itulah sumbangan bangsa Israel bagi para imam untuk selama-lamanya. ^35Dari makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN, bagian itulah yang diberikannya kepada Harun dan anak-anaknya pada hari mereka ditahbiskan menjadi imam. ^36Pada hari itu TUHAN memerintahkan bangsa Israel supaya dari persembahan mereka, bagian itu untuk para imam. Peraturan ini harus ditaati bangsa Israel untuk selama-lamanya. ^37Begitulah peraturan-peraturan tentang kurban bakaran, kurban sajian, kurban pengampunan dosa, kurban ganti rugi, kurban pentahbisan dan kurban perdamaian. ^38TUHAN memberi perintah-perintah itu kepada Musa di Gunung Sinai pada waktu Ia menyuruh bangsa Israel mempersembahkan kurban di padang gurun Sinai. _________________________________________________________________ Chapter 8 ^1TUHAN berkata kepada Musa, ^2"Panggillah Harun dan anak-anaknya dan bawalah pakaian imam, minyak upacara, seekor sapi jantan muda untuk kurban pengampunan dosa, dua ekor domba jantan dan sebakul roti yang tak beragi. ^3Lalu suruhlah seluruh umat Israel berkumpul di depan pintu Kemah-Ku." ^4Musa melakukan apa yang diperintahkan TUHAN. Waktu seluruh umat sudah berkumpul di tempat itu, ^5Musa berkata kepada mereka, "Yang saya lakukan sekarang ini adalah perintah TUHAN." ^6Lalu ia menyuruh Harun dan anak-anaknya tampil ke depan dan membasuh diri. ^7Sesudahnya ia mengenakan pakaian imam pada Harun: kemeja, ikat pinggang dan jubah. Juga efod yang diikat ke pinggangnya dengan ikat dari kain halus. ^8Lalu dipasangnya tutup dada pada Harun, dan ke dalam tutup dada itu dimasukkannya Urim dan Tumim. ^9Lalu ditaruhnya serban di kepala Harun, dan pada serban itu disematkannya hiasan emas, yang menandakan bahwa Harun sudah menjadi milik TUHAN. Semua itu dilakukan Musa menurut perintah TUHAN kepadanya. ^10Lalu Musa mengambil minyak upacara dan mengoleskannya pada Kemah TUHAN dan segala perlengkapannya. Dengan demikian semuanya dikhususkannya bagi TUHAN. ^11Sedikit dari minyak itu dipercikkannya tujuh kali ke atas mezbah dan semua perlengkapannya, juga ke atas bak dan dasarnya. Dengan demikian semuanya dikhususkannya bagi TUHAN. ^12Sesudahnya itu Musa mentahbiskan Harun dengan menuangkan sedikit minyak upacara ke atas kepalanya. ^13Lalu ia menyuruh anak-anak Harun tampil ke depan. Dikenakannya pada mereka kemeja dan ikat pinggang. Lalu ditaruhnya serban di kepala mereka seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. ^14Sesudahnya Musa mengambil seekor sapi jantan muda untuk kurban pengampunan dosa. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala binatang itu. ^15Lalu Musa menyembelihnya dan mengambil sebagian darahnya. Darah itu dioleskannya dengan jarinya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah, supaya mezbah itu dikhususkan bagi Allah. Darah yang selebihnya disiramkannya pada dasar mezbah. Begitulah caranya mezbah itu disucikan dan dikhususkan bagi TUHAN. ^16Dari sapi yang baru dipotong itu, Musa mengambil semua lemak yang menutupi isi perutnya, ginjal dengan lemaknya dan bagian yang paling baik dari hatinya. Semua itu dibakarnya di atas mezbah. ^17Tetapi daging sapi itu, kulitnya, isi perut selebihnya termasuk ususnya, jadi seluruh sapi itu kecuali bagian-bagian yang sudah dipisahkan dibakarnya di luar perkemahan seperti yang diperintahkan TUHAN. ^18Kemudian Musa mengambil domba jantan untuk kurban bakaran, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba itu. ^19Musa menyembelih domba itu dan darahnya disiramkannya pada keempat sisi mezbah. ^20Lalu binatang itu dipotong-potongnya dan isi perut serta kakinya dicucinya dengan air. Kepala, lemak, dan selebihnya dari daging domba jantan itu dibakarnya untuk kurban bakaran di atas mezbah seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Bau kurban makanan itu menyenangkan hati TUHAN. ^21(8:20) ^22Lalu Musa mengambil domba jantan yang seekor lagi untuk kurban pentahbisan imam. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba itu, ^23lalu Musa menyembelihnya. Sesudah itu diambilnya sedikit darah binatang itu, dan dioleskannya pada cuping telinga kanan Harun, pada ibu jari tangan kanan, dan ibu jari kaki kanannya. ^24Kemudian ia menyuruh anak-anak Harun mendekat, lalu dioleskannya juga sedikit darah pada cuping telinga kanan mereka, pada ibu jari tangan kanan, serta ibu jari kaki kanan mereka. Darah yang selebihnya disiramkannya pada keempat sisi mezbah. ^25Musa mengambil lemak domba itu, ekornya yang berlemak, semua lemak yang menutupi isi perutnya, bagian yang paling baik dari hatinya, ginjal dengan lemaknya serta kaki kanannya. ^26Dari bakul yang berisi roti tak beragi yang sudah dipersembahkan kepada TUHAN, Musa mengambil satu roti tebal yang dibuat dengan minyak dan satu roti tipis. Roti itu diletakkannya di atas lemak dan paha kanan domba. ^27Seluruhnya ditaruhnya di tangan Harun dan anak-anaknya, lalu mereka mempersembahkannya sebagai persembahan unjukan kepada TUHAN. ^28Sesudahnya Musa mengambil makanan itu dari mereka dan membakarnya di atas mezbah, bersama dengan kurban bakaran untuk kurban pentahbisan. Bau kurban makanan itu menyenangkan hati TUHAN. ^29Lalu Musa mengambil dada domba itu dan mempersembahkannya sebagai persembahan unjukan kepada TUHAN. Itulah bagian Musa dari domba jantan yang dikurbankan untuk upacara pentahbisan imam. Semuanya dilakukan Musa seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. ^30Sesudah itu Musa mengambil sebagian dari minyak upacara dan sebagian dari darah yang ada di atas mezbah, lalu dipercikkannya kepada Harun dan anak-anaknya serta ke pakaian mereka. Dengan cara itu Musa mengkhususkan mereka dan pakaian mereka kepada TUHAN. ^31Kemudian Musa berkata kepada Harun dan anak-anaknya, "Masaklah daging kurban itu di depan pintu Kemah TUHAN. Menurut perintah TUHAN, kalian harus memakannya di situ dengan roti kurban pentahbisan yang ada di dalam bakul. ^32Daging dan roti yang selebihnya harus kalian bakar habis. ^33Selama tujuh hari kalian tak boleh meninggalkan Kemah TUHAN sampai upacara pentahbisanmu selesai. ^34TUHAN memerintahkan supaya apa yang kita lakukan hari ini juga dilakukan selanjutnya. Dengan upacara itu dosa-dosamu diampuni. ^35Selama tujuh hari, siang dan malam, kalian harus tinggal di depan pintu Kemah untuk melakukan apa yang diperintahkan TUHAN. Kalau kalian tidak melakukannya, kalian akan mati. Itulah yang diperintahkan TUHAN kepada saya." ^36Lalu Harun dan anak-anaknya melakukan semua yang diperintahkan TUHAN melalui Musa. _________________________________________________________________ Chapter 9 ^1Sehari sesudah upacara pentahbisan itu selesai, pada hari yang kedelapan, Musa memanggil Harun dan anak-anaknya serta para pemimpin bangsa Israel. ^2Kata Musa kepada Harun, "Ambillah seekor sapi jantan muda dan seekor domba jantan, kedua-duanya yang tak ada cacatnya. Persembahkanlah kedua binatang itu kepada TUHAN, sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa, dan domba jantan untuk kurban bakaran. ^3Lalu suruhlah bangsa Israel mempersembahkan seekor kambing jantan untuk kurban pengampunan dosa dan seekor anak sapi serta seekor anak domba yang masing-masing berumur satu tahun dan tak ada cacatnya untuk kurban bakaran. ^4Suruhlah mereka mempersembahkan juga seekor sapi jantan dan seekor kambing jantan untuk kurban perdamaian. Semua itu harus mereka persembahkan kepada TUHAN bersama-sama dengan kurban sajian yang diberi minyak, karena pada hari ini TUHAN datang kepada mereka." ^5Semua yang dipesan Musa mereka bawa ke depan Kemah, dan seluruh umat berkumpul di situ untuk beribadat kepada TUHAN. ^6Lalu Musa berkata, "TUHAN menyuruh kamu melakukan ini supaya kamu dapat melihat cahaya kehadiran TUHAN." ^7Sesudah itu ia berkata kepada Harun, "Pergilah ke mezbah dan siapkanlah kurban pengampunan dosa dan kurban bakaran, supaya dosamu dan dosa umat diampuni TUHAN. Lakukanlah itu seperti yang diperintahkan TUHAN." ^8Maka pergilah Harun ke mezbah dan memotong sapi jantan yang akan dikurbankan untuk pengampunan dosanya sendiri. ^9Anak-anak Harun menyampaikan darah binatang itu kepada Harun, dan ia mencelupkan jarinya ke dalam darah itu, serta mengoleskannya pada tanduk-tanduk di keempat sudut mezbah. Sesudah itu darah yang selebihnya disiramkannya pada dasar mezbah. ^10Lemak, ginjal dan bagian yang paling baik dari binatang itu dibakarnya di atas mezbah, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. ^11Tetapi daging dan kulit binatang itu dibakarnya di luar perkemahan. ^12Kemudian Harun menyembelih binatang untuk kurban bakaran bagi dirinya sendiri. Anak-anak Harun menyampaikan darah binatang itu kepadanya, lalu ia menyiramkannya pada keempat sisi mezbah. ^13Sesudah itu mereka menyerahkan kepadanya kepala dan bagian-bagian lain dari binatang itu, dan ia membakarnya di atas mezbah. ^14Kemudian isi perut dan paha binatang itu dicucinya dan dibakarnya dengan kurban bakaran di atas mezbah. ^15Sesudah itu ia mempersembahkan kambing untuk kurban pengampunan dosa umat. Kambing itu disembelihnya dan dipersembahkannya seperti pada kurban untuk pengampunan dosanya sendiri. ^16Berikut diambilnya juga binatang untuk kurban bakaran, dan dipersembahkannya menurut peraturan. ^17Sesudah itu dipersembahkannya kurban sajian; diambilnya tepung segenggam, dan dibakarnya di atas mezbah. Itu adalah tambahan pada kurban bakaran harian. ^18Lalu dipotongnya juga seekor sapi jantan dan seekor domba jantan untuk kurban perdamaian bagi umat. Anak-anak Harun menyampaikan darah binatang itu kepadanya, lalu ia menyiramkannya pada keempat sisi mezbah. ^19Bagian yang berlemak dari sapi dan kambing itu mereka letakkan ^20di atas dada kedua binatang itu, lalu Harun membakarnya di atas mezbah. ^21Dada dan paha kanan binatang itu dipersembahkannya sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN. Itu adalah bagian para imam, seperti yang diperintahkan Musa. ^22Sesudah mempersembahkan semua kurban itu, Harun mengangkat tangannya ke atas umat Israel dan memberkati mereka, lalu ia turun. ^23Kemudian Musa dan Harun masuk ke dalam Kemah TUHAN. Sesudah itu mereka keluar dan memberkati umat. Lalu seluruh umat Israel melihat cahaya kehadiran TUHAN. ^24Tiba-tiba TUHAN menurunkan api yang membakar habis kurban bakaran dan bagian-bagiannya yang berlemak di atas mezbah. Ketika umat Israel melihatnya, mereka bersorak-sorak lalu sujud menyembah. _________________________________________________________________ Chapter 10 ^1Pada suatu hari Nadab dan Abihu, anak-anak Harun, mengambil tempat apinya masing-masing dan mengisinya dengan bara. Lalu mereka menaruh dupa ke dalam api itu dan mempersembahkannya kepada TUHAN. Tetapi api itu tidak halal karena TUHAN tidak menyuruh mereka mempersembahkanny ^2Maka TUHAN mendatangkan api yang membakar mereka sampai mati di Kemah TUHAN. ^3Lalu Musa berkata kepada Harun, "Itulah yang dimaksudkan TUHAN waktu Ia berkata, 'Semua yang melayani Aku harus menghormati kesucian-Ku. Aku akan menyatakan keagungan-Ku kepada seluruh bangsa-Ku.'" Tetapi Harun diam saja. ^4Kemudian Musa memanggil Misael dan Elsafan, anak-anak Uziel, paman Harun. Katanya kepada mereka, "Datanglah ke mari, ambillah jenazah saudara sepupumu dari Kemah TUHAN dan letakkan di luar perkemahan." ^5Mereka datang dan membawa jenazah-jenazah yang masih berpakaian itu ke luar perkemahan, seperti yang diperintahkan Musa. ^6Lalu Musa berkata kepada Harun dan kepada anak-anaknya yang lain, yaitu Eleazar dan Itamar, "Jangan biarkan rambutmu kusut, dan jangan koyakkan pakaianmu untuk menunjukkan bahwa kalian bersedih dan berkabung. Kalau kalian berbuat begitu, kalian akan mati, dan seluruh umat Israel dimarahi TUHAN. Tetapi semua orang Israel yang lainnya boleh berkabung untuk kedua orang yang mati karena api dari TUHAN. ^7Jangan meninggalkan Kemah TUHAN supaya kalian jangan mati, sebab kalian sudah ditahbiskan dengan minyak upacara untuk melayani TUHAN." Mereka berbuat seperti yang dikatakan Musa. ^8TUHAN berkata kepada Harun, ^9"Sehabis minum air anggur atau minuman keras, engkau dan anak-anakmu tidak boleh masuk ke dalam Kemah-Ku. Kalau kamu melanggar peraturan itu, kamu akan mati. Perintah itu harus ditaati oleh semua keturunanmu. ^10Kamu harus dapat membedakan antara yang dikhususkan untuk Allah dan yang tidak dikhususkan, antara yang najis dan yang tidak najis. ^11Semua hukum yang Kuberikan kepadamu melalui Musa, harus dapat kamu ajarkan kepada bangsa Israel." ^12Musa berkata kepada Harun dan kepada kedua anaknya, Eleazar dan Itamar, "Ambillah gandum yang selebihnya dari makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN. Dari tepung itu buatlah roti yang tidak pakai ragi, lalu makanlah itu di samping mezbah, karena kurban itu sangat suci. ^13Roti itu harus dimakan di tempat yang suci, sebab dari makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN, roti itu menjadi bagianmu dan anak-anakmu yang laki-laki. Itulah perintah TUHAN kepada saya. ^14Tetapi kalian dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan boleh makan dada persembahan unjukan dan paha persembahan khusus. Itulah bagian para imam dari kurban perdamaian bangsa Israel. Kalian boleh memakannya di sembarang tempat yang tidak najis. ^15Paha persembahan khusus dan dada persembahan unjukan itu harus dibawa bersama-sama dengan lemak untuk kurban bakaran sebagai persembahan khusus bagi TUHAN. Bagian-bagian itu menjadi milikmu dan anak-anakmu untuk selama-lamanya, seperti yang diperintahkan TUHAN." ^16Kemudian Musa bertanya tentang kambing untuk kurban pengampunan dosa. Ia diberitahukan bahwa kambing itu sudah dibakar. Hal itu membuat Musa marah kepada Eleazar dan Itamar, dan ia berkata kepada mereka, ^17"Mengapa kurban pengampunan dosa itu tidak kalian makan di tempat yang suci? Kurban itu sangat suci; TUHAN memberikannya kepadamu, supaya dosa umat Israel diampuni. ^18Darah kambing itu tidak dibawa ke Kemah TUHAN, jadi seharusnya kurban itu kalian makan di situ seperti yang saya perintahkan." ^19Jawab Harun, "Memang hari ini umat Israel sudah mempersembahkan kurban pengampunan dosa dan kurban bakaran kepada TUHAN. Walaupun begitu, bencana ini telah menimpa saya. Sekiranya hari ini saya makan juga kurban pengampunan dosa itu, apakah TUHAN akan senang?" ^20Musa merasa puas dengan jawaban itu. _________________________________________________________________ Chapter 11 ^1TUHAN memberi kepada Musa dan Harun peraturan-peraturan ini ^2untuk bangsa Israel. Semua binatang yang hidup di darat yang memamah biak dan kukunya terbelah adalah halal dan boleh dimakan. ^3(11:2) ^4Jangan makan unta, pelanduk atau kelinci. Binatang itu haram karena walaupun memamah biak, kukunya tidak terbelah. ^5(11:4) ^6(11:4) ^7Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. ^8Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram. ^9Kamu boleh makan segala macam ikan yang bersirip dan bersisik. ^10Binatang yang hidup di dalam air tetapi tidak bersirip dan tidak bersisik adalah haram, jadi tak boleh dimakan, dan bangkainya tak boleh disentuh. ^11(11:10) ^12(11:10) ^13Di antara burung-burung, yang berikut ini tak boleh dimakan karena najis: burung rajawali, burung hantu, segala jenis elang, nasar, gagak, burung unta, camar, blekok dan segala jenis bangau, undan, burung kasa dan kelelawar. ^14(11:13) ^15(11:13) ^16(11:13) ^17(11:13) ^18(11:13) ^19(11:13) ^20Semua serangga yang bersayap adalah haram, ^21kecuali yang dapat melompat. ^22Jadi belalang, jangkerik dan belalang hijau boleh dimakan. ^23Tetapi semua serangga lain yang bersayap dan juga merayap adalah haram. ^24Seseorang menjadi najis sampai matahari terbenam kalau ia menyentuh bangkai salah seekor binatang ini: binatang yang berkuku, kecuali yang kukunya terbelah dan memamah biak, dan binatang yang berkaki empat dan ada cakarnya. Barangsiapa membawa bangkai binatang jenis itu harus mencuci pakaiannya, tetapi ia masih najis sampai matahari terbenam. ^25(11:24) ^26(11:24) ^27(11:24) ^28(11:24) ^29Tikus tanah, tikus besar, tikus kecil, kadal, segala jenis katak, landak, biawak, bengkarung, siput dan bunglon adalah haram. ^30(11:29) ^31Barangsiapa menyentuh binatang itu atau bangkainya menjadi najis sampai matahari terbenam. ^32Kalau bangkai binatang itu jatuh ke atas suatu benda, maka benda itu menjadi najis. Hal itu berlaku untuk segala macam benda dari kayu, kain, kulit, atau kain karung, dan tidak menjadi soal untuk apa benda itu dipakai. Benda itu harus direndam di dalam air, tetapi tetap najis sampai matahari terbenam. ^33Apabila bangkai itu jatuh ke dalam belanga tanah, segala yang ada di dalam belanga itu menjadi najis, dan belanga itu harus dipecahkan. ^34Makanan yang kena air dari belanga itu menjadi najis, dan minuman yang ada dalam belanga itu juga menjadi najis. ^35Apa saja yang kejatuhan bangkai itu menjadi najis. Anglo atau tempat pembakaran dari tanah yang kena bangkai itu harus dipecahkan karena najis. ^36Kecuali mata air atau sumur, segala yang lain menjadi najis kalau kena bangkai. ^37Kalau bangkai itu jatuh di atas biji yang akan ditaburkan, biji itu tetap bersih. ^38Tetapi kalau biji itu sedang direndam di dalam air lalu kejatuhan bangkai itu, maka biji itu menjadi najis. ^39Barangsiapa menyentuh bangkai binatang yang halal menjadi najis sampai matahari terbenam. ^40Orang yang membawa atau makan bangkai itu harus mencuci pakaiannya, tetapi ia tetap najis sampai matahari terbenam. ^41Semua binatang yang berkeriapan di atas tanah, baik yang merayap, yang berkaki empat atau berkaki banyak, adalah haram dan tak boleh dimakan. ^42(11:41) ^43Jangan menajiskan dirimu dengan makan binatang jenis itu. ^44Akulah TUHAN Allahmu, sebab itu jagalah agar kamu tetap suci, karena Aku suci. ^45Akulah TUHAN yang membawa kamu keluar dari Mesir, supaya Aku dapat menjadi Allahmu. Hendaklah kamu suci, karena Aku suci. ^46Itulah peraturan tentang binatang termasuk burung, binatang yang hidup di dalam air dan yang berkeriapan di atas tanah. ^47Kamu harus dapat membedakan antara yang bersih dan yang najis, antara binatang yang boleh dimakan dan binatang yang tidak boleh dimakan. _________________________________________________________________ Chapter 12 ^1TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini ^2untuk bangsa Israel. Apabila seorang wanita melahirkan anak laki-laki, maka selama tujuh hari wanita itu najis, sama seperti waktu ia sedang haid. ^3Pada hari yang kedelapan anaknya harus disunat. ^4Sesudahnya tiga puluh tiga hari lagi wanita itu masih najis karena mengeluarkan darah. Ia tak boleh menyentuh barang-barang yang dipakai untuk ibadat dan tak boleh memasuki Kemah TUHAN sampai masa penyuciannya selesai. ^5Apabila seorang wanita melahirkan anak perempuan, maka selama empat belas hari wanita itu najis, sama seperti waktu ia sedang haid. Sesudahnya enam puluh enam hari lagi wanita itu masih najis karena mengeluarkan darah. ^6Sesudah masa penyuciannya selesai, baik karena telah melahirkan anak laki-laki atau anak perempuan, wanita itu harus membawa persembahan kepada imam di depan pintu Kemah TUHAN. Persembahan itu berupa seekor anak domba yang berumur satu tahun untuk kurban bakaran, dan seekor burung merpati muda atau tekukur muda untuk kurban pengampunan dosa. ^7Imam harus menyerahkan persembahannya kepada TUHAN dan melakukan upacara untuk menghapuskan kenajisan wanita itu, sehingga ia menjadi bersih. Jadi itulah yang harus dilakukan seorang wanita sesudah ia melahirkan. ^8Apabila wanita itu tidak mampu menyediakan seekor anak domba, ia harus membawa dua ekor burung merpati muda atau tekukur muda: seekor untuk kurban bakaran dan seekor lagi untuk kurban pengampunan dosa. Imam harus melakukan upacara untuk menghapuskan kenajisan wanita itu, maka ia menjadi bersih. _________________________________________________________________ Chapter 13 ^1TUHAN memberi kepada Musa dan Harun peraturan-peraturan ini: ^2Apabila seseorang mempunyai bintil-bintil, atau borok atau becak-becak putih pada kulitnya yang bisa menjadi penyakit kulit yang berbahaya, ia harus dibawa kepada imam keturunan Harun. ^3Imam harus memeriksa bagian yang sakit pada kulit orang itu. Kalau bulu yang ada di bagian itu menjadi putih, dan bagian yang sakit nampaknya lebih dalam dari kulit di sekitarnya, orang itu menderita sakit kulit yang berbahaya. Imam harus menyatakan orang itu najis. ^4Tetapi kalau bagian yang sakit berwarna putih dan tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, dan bulu di bagian itu juga tidak menjadi putih, orang itu harus diasingkan selama tujuh hari. ^5Pada hari yang ketujuh, imam harus memeriksanya kembali. Dan kalau menurut pendapatnya penyakit itu masih sama keadaannya dan tidak menyebar, orang itu harus diasingkan selama tujuh hari lagi. ^6Pada hari yang ketujuh imam harus memeriksanya kembali, dan kalau bagian yang sakit sudah pudar dan tidak menyebar, imam harus menyatakan orang itu bersih. Itu penyakit kulit yang tidak berbahaya. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi bersih. ^7Tetapi kalau sesudah dinyatakan bersih oleh imam penyakit orang itu menyebar, ia harus kembali menghadap imam. ^8Imam harus memeriksanya lagi, dan kalau penyakitnya memang sudah menyebar, orang itu harus dinyatakan najis; ia menderita penyakit kulit yang berbahaya. ^9Seseorang yang menderita penyakit kulit yang berbahaya harus dibawa kepada imam. ^10Kalau menurut pemeriksaan imam pada kulit orang itu ada bengkak putih yang memborok dan bulu di bagian itu menjadi putih, ^11orang itu menderita penyakit kulit yang berbahaya. Imam harus menyatakan orang itu najis. Tidak perlu mengasingkan dia, karena sudah jelas bahwa ia najis. ^12Kalau imam melihat bahwa becak-becak putih itu sudah menyebar dari kepala sampai ke kaki, ^13dan menurut pemeriksaannya penyakit itu sudah menyebar ke seluruh badan dan seluruh kulitnya sudah menjadi putih, orang itu dinyatakan bersih. ^14Tetapi kalau timbul borok, imam harus memeriksanya lagi. ^15Kalau itu memang borok, orang itu harus dinyatakan najis, karena ia menderita penyakit kulit yang berbahaya. ^16Tetapi kalau borok itu sembuh dan menjadi putih lagi, orang itu harus menghadap imam ^17untuk diperiksa kembali. Kalau borok itu memang sudah menjadi putih, imam menyatakan orang itu bersih. ^18Kalau seseorang punya bisul yang sudah sembuh, ^19tetapi pada bekasnya timbul bengkak putih atau becak-becak putih kemerah-merahan, orang itu harus menghadap imam ^20untuk diperiksa. Jika becak-becak itu nampaknya lebih dalam dari kulit di sekitarnya dan bulu di bagian itu sudah menjadi putih juga, imam harus menyatakan orang itu najis. Bisul itu permulaan dari penyakit kulit yang berbahaya. ^21Tetapi kalau menurut pemeriksaan imam bulu di bagian itu tidak menjadi putih, dan bagian itu tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, hanya lebih muda warnanya, orang itu harus diasingkan selama tujuh hari. ^22Kalau becak putih itu menyebar, imam harus menyatakan orang itu najis karena ia menderita penyakit kulit yang berbahaya. ^23Tetapi kalau becak putih itu tidak berubah dan tidak juga menyebar, itu hanya bekas bisul, jadi orang itu dinyatakan bersih. ^24Apabila seseorang kena luka bakar, lalu kulit pada luka itu menjadi putih atau putih kemerah-merahan, ^25imam harus memeriksanya. Kalau bulu di bagian itu menjadi putih dan lukanya lebih dalam dari kulit di sekitarnya, maka penyakit kulit yang berbahaya sudah berjangkit pada luka bakar itu, dan imam harus menyatakan orang itu najis. ^26Tetapi kalau bulu di tempat itu tidak menjadi putih dan bagian itu tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, hanya lebih muda warnanya, maka orang itu harus diasingkan selama tujuh hari. ^27Pada hari yang ketujuh imam harus memeriksanya kembali. Kalau becak putih itu menyebar, maka orang itu menderita penyakit kulit yang berbahaya, dan harus dinyatakan najis. ^28Tetapi kalau becak putih itu tidak berubah dan tidak juga menyebar, hanya lebih putih warnanya, itu bukan penyakit kulit yang berbahaya. Imam harus menyatakan orang itu bersih, sebab warna putih itu hanya bekas luka bakar. ^29Kalau seorang laki-laki atau wanita menderita penyakit kulit di kepalanya atau di dagunya, ^30ia harus diperiksa oleh imam. Kalau bagian yang sakit itu nampaknya lebih dalam dari kulit di sekitarnya, dan rambut atau jenggot di bagian itu menjadi kekuning-kuningan lalu rontok, maka orang itu menderita penyakit kulit yang berbahaya dan harus dinyatakan najis. ^31Kalau menurut pemeriksaan imam bagian yang sakit tidak nampak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, tetapi tidak terdapat rambut atau jenggot yang sehat di bagian itu, orang itu harus diasingkan selama tujuh hari. ^32Pada hari yang ketujuh, imam harus memeriksa kembali bagian yang sakit, dan kalau penyakit itu tidak menyebar serta tidak terdapat rambut atau jenggot yang kekuning-kuningan di bagian itu, lagipula tampaknya tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, ^33orang itu harus mencukur rambut atau jenggot di sekeliling tempat yang sakit. Lalu ia harus diasingkan lagi selama tujuh hari. ^34Pada hari yang ketujuh, imam harus memeriksanya kembali. Kalau penyakitnya tidak menyebar dan bagian itu nampaknya tidak lebih dalam dari kulit di sekitarnya, orang itu dinyatakan bersih dan harus mencuci pakaiannya. ^35Tetapi kalau sesudah dinyatakan bersih penyakitnya menyebar, ^36imam harus memeriksanya kembali. Kalau penyakit itu memang menyebar, tak perlu lagi imam memeriksa apakah rambut atau jenggot orang itu menjadi kuning, sebab sudah jelas bahwa ia najis. ^37Tetapi kalau menurut pendapat imam penyakitnya tidak menyebar, dan tumbuh rambut atau jenggot yang sehat di tempat itu, maka penyakit itu sudah sembuh, dan imam harus menyatakan dia bersih. ^38Apabila seorang laki-laki atau wanita mempunyai becak-becak putih pada kulitnya, ^39imam harus memeriksa orang itu. Kalau becak-becak itu nampaknya putih kabur, ia hanya dijangkiti kurap, dan dinyatakan bersih. ^40Kalau seorang laki-laki menjadi botak di bagian belakang atau bagian depan kepalanya, botak itu tidak menjadikan dia najis. ^41(13:40) ^42Tetapi kalau timbul bengkak putih kemerah-merahan di tempat yang botak, ia menderita penyakit kulit yang berbahaya. ^43Imam harus memeriksa orang itu, dan kalau memang ada bengkak putih kemerah-merahan, ^44imam harus menyatakan dia najis karena menderita penyakit kulit yang berbahaya di kepalanya. ^45Seseorang yang menderita penyakit kulit yang berbahaya, harus memakai pakaian yang koyak-koyak dan membiarkan rambutnya kusut. Ia harus menutupi bagian bawah mukanya dan berteriak-teriak, "Najis! Najis!" ^46Selama menderita penyakit itu ia najis dan harus tinggal di luar perkemahan, jauh dari orang-orang lain. ^47Kalau terdapat kelapukan pada pakaian atau kain dari wol atau linen, ^48atau pada kulit atau apa saja yang terbuat dari kulit, ^49dan warna kelapukan itu kehijau-hijauan atau kemerah-merahan, maka kelapukan itu jenis yang menyebar dan harus ditunjukkan kepada imam. ^50Imam harus memeriksa benda itu, lalu mengasingkannya selama tujuh hari. ^51Pada hari yang ketujuh ia harus memeriksanya kembali, dan kalau kelapukan itu memang sudah menyebar, benda itu najis. ^52Imam harus membakar benda itu, karena kelapukan itu jenis yang menyebar, jadi harus dimusnahkan dengan api. ^53Tetapi kalau menurut pemeriksaan imam kelapukan itu tidak menyebar pada benda itu, ^54ia menyuruh supaya benda itu dicuci dan diasingkan selama tujuh hari lagi. ^55Lalu imam harus memeriksanya kembali. Kalau kelapukan itu tidak menyebar tetapi warnanya tetap sama, benda itu masih najis dan harus dibakar, biarpun kelapukan itu terdapat hanya di bagian depan atau bagian belakangnya. ^56Tetapi kalau menurut pemeriksaan imam kelapukan itu sudah menjadi pudar, bagian yang berlapuk dari kain atau kulit itu harus disobek. ^57Kalau kemudian timbul kembali, maka kelapukan itu menyebar, dan pemiliknya harus membakar benda itu. ^58Kalau sesudah dicuci warna kelapukan pada benda itu menghilang, maka benda itu harus dicuci lagi, barulah dianggap bersih. ^59Begitulah peraturan-peraturan tentang kelapukan yang terdapat pada pakaian atau kain dari linen atau wol, atau pada apa saja yang terbuat dari kulit. _________________________________________________________________ Chapter 14 ^1TUHAN memberi kepada Musa ^2peraturan-peraturan ini tentang upacara pembersihan sesudah sembuh dari penyakit kulit yang berbahaya. Pada hari orang itu akan dinyatakan bersih, ia harus dibawa kepada imam, ^3dan imam membawanya ke luar perkemahan. Kalau menurut pemeriksaannya orang itu sudah sembuh, ^4imam menyuruh dia membawa dua ekor burung hidup yang tidak haram, dengan sepotong kayu cemara, seutas tali merah dan setangkai hisop. ^5Burung yang seekor harus disembelih di atas belanga tanah yang berisi air bersih dari mata air. ^6Burung yang seekor lagi dengan kayu cemara, tali merah dan setangkai hisop harus dicelupkan ke dalam darah burung yang sudah disembelih. ^7Imam memercikkan darah burung itu tujuh kali kepada orang yang sudah sembuh, dan menyatakan dia bersih. Lalu burung yang masih hidup harus dilepaskannya di padang. ^8Kemudian orang itu harus mencuci pakaiannya, mencukur semua rambutnya, dan mandi. Maka bersihlah ia, dan boleh masuk ke dalam perkemahan, tetapi selama tujuh hari lagi ia belum boleh masuk ke dalam kemahnya sendiri. ^9Pada hari yang ketujuh ia harus mencukur semua rambutnya, juga jenggotnya, alisnya dan semua bulu yang ada di badannya. Lalu ia harus mencuci pakaiannya dan mandi. Baru sesudah itu ia bersih. ^10Pada hari yang kedelapan orang itu harus membawa dua ekor anak domba jantan dan seekor anak domba betina yang berumur satu tahun, yang masing-masing tak ada cacatnya. Selain itu juga tiga kilogram tepung yang sudah dicampur dengan minyak zaitun dan sepertiga liter minyak zaitun. ^11Lalu imam harus membawa dia beserta persembahannya itu ke depan pintu Kemah TUHAN. ^12Imam harus mengambil anak domba jantan yang seekor dan sepertiga liter minyak zaitun untuk kurban ganti rugi, dan mempersembahkannya sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN. ^13Anak domba itu harus disembelihnya di tempat yang khusus untuk memotong binatang bagi kurban pengampunan dosa dan kurban bakaran. Domba itu harus disembelih di situ karena kurban ganti rugi dan kurban pengampunan dosa adalah sangat suci dan menjadi bagian imam. ^14Imam harus mengambil sedikit darah anak domba lalu mengoleskannya pada cuping telinga kanan, pada ibu jari tangan kanan dan pada ibu jari kaki kanan orang yang akan dinyatakan bersih. ^15Kemudian imam mengambil sedikit minyak zaitun dan menuangkannya ke telapak tangannya sendiri yang kiri. ^16Sesudahnya ia mencelupkan jari tangan kanannya ke dalam minyak, dan memercikkannya tujuh kali di dalam Kemah TUHAN. ^17Lalu sedikit minyak yang ada di tangannya harus dioleskan pada tempat-tempat yang sudah diolesi darah, yaitu pada cuping telinga kanan, pada ibu jari tangan kanan, dan ibu jari kaki kanan orang yang akan dinyatakan bersih. ^18Minyak selebihnya harus dituangkan ke atas kepala orang itu. Dengan demikian imam mengadakan upacara penyucian bagi orang itu di hadapan TUHAN. ^19Kemudian imam harus mempersembahkan kurban pengampunan dosa supaya orang yang najis itu menjadi bersih. Sesudahnya ia harus menyembelih binatang untuk kurban bakaran ^20dan mempersembahkannya bersama kurban sajian di atas mezbah. Dengan demikian imam mengadakan upacara penyucian bagi orang itu, dan ia menjadi bersih. ^21Kalau orang itu miskin dan tidak mampu, maka untuk kurban ganti rugi ia boleh membawa seekor anak domba jantan saja untuk persembahan unjukan bagi TUHAN. Selain itu satu kilogram tepung dicampur dengan minyak zaitun untuk kurban sajian, dan sepertiga liter minyak zaitun. ^22Ia harus juga membawa dua ekor burung merpati muda atau tekukur muda: seekor untuk kurban pengampunan dosa dan seekor lagi untuk kurban bakaran. ^23Semua persembahan itu harus dibawanya kepada imam di depan pintu Kemah TUHAN pada hari kedelapan upacara penyucian dirinya. ^24Imam mengambil anak domba dan minyak zaitun itu dan mempersembahkannya sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN, dan itu untuk bagian imam. ^25Lalu imam harus menyembelih anak domba itu dan mengoleskan sedikit darahnya pada cuping telinga kanan, ibu jari tangan kanan dan ibu jari kaki kanan orang yang akan dinyatakan bersih. ^26Imam harus menuangkan sedikit minyak ke telapak tangannya yang kiri ^27dan dengan jari tangan kanannya memercikkan minyak itu tujuh kali di dalam Kemah TUHAN. ^28Lalu sedikit minyak yang ada di tangannya harus dioleskan pada tempat-tempat yang sudah diolesi darah, yaitu pada cuping telinga kanan, ibu jari tangan kanan dan ibu jari kaki kanan orang yang akan dinyatakan bersih. ^29Minyak selebihnya harus dituangkan ke atas kepala orang itu untuk upacara penyucian dirinya di hadapan TUHAN. ^30Kemudian imam harus mempersembahkan seekor burung merpati muda atau tekukur muda ^31untuk kurban pengampunan dosa, dan seekor lainnya untuk kurban bakaran bersama kurban sajiannya. Dengan demikian imam mengadakan upacara penyucian orang itu di hadapan TUHAN. ^32Itulah peraturan tentang upacara penyucian sehabis menderita penyakit kulit yang berbahaya bagi orang yang tidak mampu. ^33TUHAN memberi kepada Musa dan Harun ^34peraturan-peraturan tentang rumah yang kejangkitan kelapukan yang menyebar. Peraturan-peraturan ini berlaku sesudah bangsa Israel masuk ke Kanaan, negeri yang diberikan TUHAN kepada mereka. ^35Barangsiapa menemukan kelapukan di dalam rumahnya, harus melaporkan hal itu kepada imam. ^36Sebelum imam datang memeriksa kelapukan itu, ia harus memerintahkan supaya segala sesuatu dikeluarkan dari rumah itu. Kalau tidak, apa saja yang ada di dalam rumah itu menjadi najis. Lalu imam harus datang ^37untuk memeriksa kelapukan itu. Kalau ada becak-becak kehijau-hijauan atau kemerah-merahan yang kelihatannya seperti meresap ke dalam tembok, ^38imam harus meninggalkan rumah itu dan membiarkannya terkunci selama tujuh hari. ^39Pada hari yang ketujuh ia harus datang dan memeriksanya lagi. Kalau kelapukan itu menyebar, ^40ia harus memerintahkan supaya batu-batu tembok yang kena kelapukan itu dibongkar dan seluruh tembok bagian dalam dikikis. Kikisan plester dan batu-batu itu harus dibuang ke suatu tempat yang najis di luar kota. ^41(14:40) ^42Lalu batu-batu yang dikeluarkan itu harus diganti dengan batu-batu yang baru. Seluruh tembok rumah itu harus dilapisi dengan plester baru. ^43Kalau kelapukan itu timbul lagi, padahal batu-batu rumah sudah diganti dan tembok-temboknya sudah dikikis dan diplester kembali, ^44maka imam harus datang dan memeriksa rumah itu lagi. Kalau kelapukan itu memang menyebar maka rumah itu najis ^45dan harus dibongkar. Batu-batu, kayu-kayu dan seluruh plesternya harus dibawa ke tempat yang najis di luar kota. ^46Sebelumnya siapa saja yang masuk ke dalam rumah itu menjadi najis sampai matahari terbenam. ^47Barangsiapa tidur atau makan di rumah itu harus mencuci pakaiannya. ^48Tetapi kalau imam datang dan menurut pemeriksaannya tidak timbul kelapukan lagi sesudah rumah itu diplester kembali, ia harus menyatakan rumah itu bersih, sebab kelapukan sudah hilang seluruhnya. ^49Untuk penyucian rumah, imam harus mengambil dua ekor burung, kayu cemara, tali merah dan setangkai hisop. ^50Burung yang seekor harus dipotong di atas belanga yang berisi air segar dari mata air. ^51Lalu kayu cemara, tali merah, hisop dan burung yang masih hidup harus dicelupkan ke dalam darah burung yang sudah dipotong dan ke dalam air yang segar. Sesudahnya rumah itu harus dipercikinya tujuh kali. ^52Burung yang masih hidup harus dilepaskannya di padang di luar kota. Dengan demikian upacara penyucian rumah, dan rumah itu menjadi bersih. ^53(14:52) ^54Itulah peraturan-peraturan tentang penyakit kulit yang berbahaya, ^55tentang bintil-bintil, borok atau becak-becak putih atau bengkak pada badan, dan tentang kelapukan pada pakaian atau rumah. ^56(14:55) ^57Peraturan-peraturan itu gunanya untuk menentukan apakah sesuatu itu bersih atau najis. _________________________________________________________________ Chapter 15 ^1TUHAN memberi kepada Musa dan Harun peraturan-peraturan ini ^2untuk bangsa Israel. Apabila seorang laki-laki mengeluarkan lelehan karena sakit kelamin, lelehan itu najis, ^3baik itu yang keluar maupun yang tertahan. ^4Tempat yang diduduki atau ditiduri orang itu menjadi najis. ^5Barangsiapa menyentuh orang yang mengeluarkan lelehan atau tempat tidurnya, atau duduk di tempat yang bekas didudukinya atau diludahi orang itu, harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam. ^6(15:5) ^7(15:5) ^8(15:5) ^9Pelana atau apa saja yang diduduki orang yang mengeluarkan lelehan menjadi najis. ^10Barangsiapa menyentuh sesuatu yang bekas diduduki orang itu, menjadi najis sampai matahari terbenam. Setiap orang yang mengangkat barang itu harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam. ^11Apabila orang yang mengeluarkan lelehan tanpa mencuci tangannya lebih dahulu menyentuh orang lain, maka orang yang disentuhnya itu harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam. ^12Belanga tanah yang disentuh orang itu harus dipecahkan dan perkakas yang dipegangnya harus dicuci. ^13Apabila orang itu sembuh, ia harus menunggu tujuh hari lagi. Sesudah itu ia harus mencuci pakaiannya dan mandi di mata air, maka bersihlah ia. ^14Pada hari yang kedelapan ia harus membawa dua ekor burung merpati muda atau burung tekukur muda ke depan pintu Kemah TUHAN lalu menyerahkannya kepada imam. ^15Imam harus mempersembahkan burung yang seekor untuk kurban pengampunan dosa, dan yang seekor lagi untuk kurban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan upacara penyucian orang itu di hadapan TUHAN. ^16Apabila seorang laki-laki mengeluarkan mani, ia harus mandi tetapi tetap najis sampai matahari terbenam. ^17Benda apa saja dari kain atau kulit yang kena mani itu harus dicuci; benda itu najis sampai matahari terbenam. ^18Sesudah bersetubuh, baik laki-laki maupun wanita harus mandi, tetapi mereka tetap najis sampai matahari terbenam. ^19Seorang wanita yang sedang haid, najis selama tujuh hari. Barangsiapa menyentuh dia menjadi najis sampai matahari terbenam. ^20Apa saja yang diduduki atau ditiduri wanita selama masa haidnya menjadi najis. ^21Barangsiapa menyentuh tempat yang bekas ditiduri atau diduduki wanita yang sedang haid, harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam. ^22(15:21) ^23(15:21) ^24Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan wanita yang sedang haid, laki-laki itu juga menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya juga menjadi najis. ^25Apabila seorang wanita mengalami pendarahan selama beberapa hari di luar masa haidnya, atau pendarahannya tidak berhenti sesudah masa haidnya, ia najis selama pendarahan itu seperti pada waktu sedang haid. ^26Tempat yang ditiduri atau didudukinya selama waktu itu menjadi najis. ^27Barangsiapa menyentuh tempat itu juga menjadi najis. Ia harus mencuci pakaiannya dan mandi, dan ia najis sampai matahari terbenam. ^28Sesudah pendarahan itu berhenti, wanita itu harus menunggu selama tujuh hari lagi. Baru sesudah itu ia bersih. ^29Pada hari yang kedelapan ia harus membawa dua ekor burung merpati muda atau tekukur muda kepada imam di depan pintu Kemah TUHAN. ^30Burung yang seekor harus dipersembahkan untuk kurban pengampunan dosa, dan yang seekor lagi untuk kurban bakaran. Dengan cara itu imam mengadakan upacara penyucian wanita itu di hadapan TUHAN. ^31TUHAN menyuruh Musa mengingatkan bangsa Israel supaya memperhatikan kapan mereka najis dan kapan tidak, supaya mereka tidak menajiskan Kemah TUHAN yang ada di tengah-tengah perkemahan mereka. Kalau mereka menajiskan Kemah itu, mereka akan mati. ^32Begitulah peraturan-peraturan tentang orang laki-laki yang mengeluarkan lelehan karena sakit kelamin atau mengeluarkan mani, ^33tentang wanita yang sedang haid, dan tentang laki-laki yang bersetubuh dengan wanita yang sedang haid. _________________________________________________________________ Chapter 16 ^1Sesudah kedua anak Harun mati pada waktu mempersembahkan api yang tidak dikehendaki TUHAN, TUHAN berbicara kepada Musa, ^2kata-Nya, "Sampaikanlah kepada saudaramu Harun, bahwa hanya pada waktu yang ditentukan ia boleh memasuki Ruang Mahasuci yang dipisahkan dengan tirai, karena di situlah Aku menampakkan diri-Ku dalam awan di atas tutup Peti Perjanjian. Kalau Harun melanggar perintah itu, ia akan mati. ^3Hanya dengan cara mempersembahkan sapi jantan muda untuk kurban pengampunan dosa dan seekor domba jantan untuk kurban bakaran, Harun boleh memasuki Ruang Mahasuci." ^4Selanjutnya Harun harus memperhatikan peraturan-peraturan ini. Sebelum memasuki Ruang Mahasuci ia harus mandi lalu memakai pakaian imam, yaitu baju, celana pendek, ikat pinggang dan serban, semuanya dari kain linen. ^5Lalu umat Israel harus menyerahkan kepada Harun dua ekor kambing jantan untuk kurban pengampunan dosa dan seekor domba jantan untuk kurban bakaran. ^6Harun harus mempersembahkan seekor sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa bagi dirinya sendiri dan keluarganya. ^7Kedua ekor kambing jantan dari umat Israel harus dibawanya ke depan pintu Kemah TUHAN. ^8Di situ ia harus membuang undi dengan menggunakan dua batu, yang satu ditandai "untuk TUHAN", dan yang lain "untuk Azazel". ^9Kambing yang terpilih bagi TUHAN harus dipersembahkan untuk kurban pengampunan dosa. ^10Kambing yang terpilih bagi Azazel harus ditempatkan hidup-hidup di hadapan TUHAN lalu diusir ke padang gurun bagi Azazel, supaya dosa-dosa bangsa Israel dihapuskan. ^11Setelah Harun mempersembahkan dan menyembelih sapi jantan untuk kurban pengampunan dosa bagi dirinya sendiri dan bagi keluarganya, ^12ia harus mengambil tempat api dari mezbah dan mengisinya penuh dengan bara api dan dua genggam dupa halus, lalu membawanya ke Ruang Mahasuci. ^13Dupa itu harus dibakarnya di depan Peti Perjanjian, sehingga asapnya menyelubungi tutup Peti itu dan Harun tidak dapat melihatnya, sebab kalau ia melihatnya, ia akan mati. ^14Lalu Harun harus mengambil sedikit darah sapi, dan dengan jarinya memercikkan darah itu ke bagian muka tutup Peti Perjanjian dan tujuh kali ke depan Peti. ^15Sesudah itu Harun harus menyembelih kambing untuk kurban pengampunan dosa umat Israel. Darah kambing itu harus dibawanya ke Ruang Mahasuci, lalu dipercikkan ke bagian depan tutup Peti Perjanjian dan ke depan Peti, seperti yang sudah dilakukannya dengan darah sapi jantan. ^16Dengan cara itu ia menyucikan Ruang Mahasuci dari kenajisan bangsa Israel dan dari segala dosa mereka. Kemah TUHAN harus disucikan karena berada di tengah-tengah perkemahan bangsa Israel dan kena kenajisan mereka. ^17Mulai dari saat Harun memasuki Ruang Mahasuci untuk melakukan upacara penyucian sampai ia keluar, seorang pun tak boleh berada di dalam Kemah itu. Sesudah selesai melakukan upacara untuk dirinya sendiri, untuk keluarganya dan untuk seluruh bangsa Israel, ^18Harun harus keluar dan pergi ke mezbah kurban bakaran untuk menyucikan mezbah itu. Ia harus mengambil sedikit darah sapi dan darah kambing, dan mengoleskannya pada tanduk-tanduk di sudut-sudut mezbah. ^19Dengan jarinya ia harus memercikkan sedikit darah itu tujuh kali ke atas mezbah. Dengan cara itu ia menyucikan mezbah dari kenajisan bangsa Israel, supaya menjadi suci. ^20Sesudah mengadakan upacara penyucian Ruang Mahasuci dan bagian-bagian lain dari Kemah TUHAN serta mezbahnya, Harun harus mempersembahkan kepada TUHAN kambing yang hidup yang dipilih bagi Azazel. ^21Ia harus meletakkan kedua tangannya di atas kepala kambing itu sambil mengakui semua kesalahan, dosa dan pelanggaran bangsa Israel. Dengan demikian semua kesalahan bangsa Israel dipindahkan ke atas kepala kambing itu. Lalu seorang yang ditugaskan harus mengusir kambing itu ke padang gurun. ^22Kambing itu membawa semua dosa bangsa Israel ke daerah tandus yang tidak didiami dan ia harus dilepaskan di padang gurun. ^23Sesudah itu Harun harus masuk ke dalam Kemah, membuka pakaian imam yang dipakainya waktu masuk ke Ruang Mahasuci, dan meninggalkan pakaian itu di sana. ^24Lalu ia harus mandi di suatu tempat yang dikhususkan dan memakai pakaiannya sendiri. Sesudahnya ia harus keluar dan mempersembahkan kurban bakaran untuk pengampunan dosanya sendiri dan dosa bangsa Israel. ^25Lemak binatang untuk kurban pengampunan dosa harus dibakar di mezbah. ^26Orang yang melepaskan kambing bagi Azazel di padang gurun harus mencuci pakaiannya dan mandi sebelum pulang ke perkemahan. ^27Sapi jantan dan kambing untuk kurban pengampunan dosa, yang darahnya dibawa masuk ke Ruang Mahasuci untuk pengampunan dosa, harus dibawa ke luar perkemahan dan dibakar. Kulit, daging dan isi perut kedua binatang harus dibakar semuanya. ^28Orang yang membakarnya harus mencuci pakaiannya dan mandi sebelum pulang ke perkemahan. ^29Peraturan-peraturan ini harus ditaati untuk selama-lamanya. Pada tanggal sepuluh bulan tujuh, orang Israel dan orang asing yang menetap di antara mereka harus berpuasa dan dilarang bekerja, karena hari ini hari yang sangat suci. Pada hari itu harus dilakukan upacara untuk menyucikan bangsa Israel dari segala dosa mereka supaya mereka bersih. ^30(16:29) ^31(16:29) ^32Imam Agung, yang sudah ditahbiskan dan dikhususkan bagi Allah untuk menggantikan ayahnya, harus melakukan upacara penyucian itu. Ia harus memakai pakaian khusus, ^33lalu melakukan upacara penyucian Ruang Mahasuci, bagian-bagian lain dari Kemah TUHAN, mezbah, imam-imam dan seluruh bangsa Israel. ^34Upacara itu harus dilakukan sekali setahun untuk menyucikan bangsa Israel dari segala dosa mereka. Itulah peraturan-peraturan yang harus ditaati untuk selama-lamanya. Musa melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. _________________________________________________________________ Chapter 17 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2memberikan peraturan-peraturan ini kepada Harun, anak-anaknya dan seluruh bangsa Israel. ^3Apabila seorang bangsa Israel mempersembahkan sapi, domba atau kambing kepada TUHAN, binatang itu harus disembelihnya di depan pintu Kemah TUHAN. Kalau ia menyembelihnya di tempat lain, ia melanggar hukum karena menumpahkan darah. Ia tidak lagi dianggap anggota umat Allah. ^4(17:3) ^5Perintah itu dimaksudkan supaya bangsa Israel membawa ke Kemah TUHAN semua binatang persembahan yang biasanya mereka sembelih di ladang. Mereka wajib membawa persembahan itu kepada imam di depan pintu Kemah TUHAN dan menyembelihnya di situ untuk kurban perdamaian. ^6Imam harus menyiramkan darah binatang itu pada sisi-sisi mezbah di depan pintu Kemah TUHAN lalu membakar lemaknya supaya baunya menyenangkan hati TUHAN. ^7Bangsa Israel harus tetap setia kepada TUHAN dan sekali-kali tak boleh menyembelih binatang di ladang-ladang untuk persembahan kepada jin-jin jahat. Peraturan itu harus ditaati untuk selama-lamanya. ^8Apabila seorang Israel atau seorang asing yang tinggal menetap di antara orang Israel mempersembahkan kurban bakaran atau kurban lain ^9kepada TUHAN, ia harus mempersembahkannya di depan pintu Kemah TUHAN. Kalau ia mempersembahkannya di tempat lain, ia tak boleh lagi dianggap anggota umat Allah. ^10Kalau seorang Israel atau seorang asing yang tinggal menetap di antara orang Israel makan darah, ia akan dihukum TUHAN dan tidak lagi dianggap anggota umat-Nya. ^11Nyawa setiap makhluk ada di dalam darahnya. Karena itu TUHAN memerintahkan supaya semua darah disiramkan ke atas mezbah supaya dosa-dosa umat dihapuskan. Darah yaitu nyawa, menghapuskan dosa. ^12Itulah sebabnya bangsa Israel atau orang asing yang menetap di antara mereka dilarang makan darah. ^13Apabila seorang Israel atau seorang asing yang tinggal menetap di antara bangsa Israel menangkap burung atau binatang lain yang tidak haram, ia harus mengeluarkan darah binatang itu dan menimbuninya dengan tanah. ^14Nyawa setiap makhluk ada di dalam darahnya, sebab itu TUHAN melarang bangsa Israel makan darah. Setiap orang yang melakukan perbuatan terlarang itu tidak lagi dianggap anggota umat Allah. ^15Setiap orang Israel atau orang asing yang makan daging binatang yang mati dengan sendirinya atau mati diterkam binatang buas, harus mencuci pakaiannya lalu mandi dan menunggu sampai matahari terbenam, barulah ia menjadi bersih. ^16Kalau ia tidak melakukan itu, ia harus menanggung akibatnya. _________________________________________________________________ Chapter 18 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2menyampaikan kepada bangsa Israel perintah ini, "Akulah TUHAN Allahmu. ^3Janganlah meniru perbuatan orang di Mesir, tempat kamu pernah tinggal, atau orang di Kanaan, ke mana Aku sekarang membawa kamu. ^4Taatilah hukum-hukum-Ku dan lakukanlah apa yang Kuperintahkan. Akulah TUHAN Allahmu. ^5Taatilah peraturan-peraturan dan hukum-hukum yang Kuberikan kepadamu. Kalau kamu berbuat begitu, hidupmu selamat. Akulah TUHAN." ^6TUHAN memberikan peraturan-peraturan ini. Jangan bersetubuh dengan salah seorang dari sanak saudaramu. ^7Jangan bersetubuh dengan ibumu, istri ayahmu, sebab dia hak ayahmu. ^8Jangan menghina ayahmu dengan bersetubuh dengan salah seorang istrinya yang lain. ^9Jangan bersetubuh dengan saudaramu perempuan atau saudara tirimu, baik yang dibesarkan serumah dengan engkau maupun yang dibesarkan di rumah lain. ^10Jangan bersetubuh dengan cucumu; itu akan membuat malu dirimu sendiri. ^11Jangan bersetubuh dengan saudaramu perempuan yang seayah lain ibu atau seibu lain ayah, karena dia saudaramu juga. ^12Jangan bersetubuh dengan bibimu, baik ia saudara ayahmu atau saudara ibumu. ^13(18:12) ^14Jangan bersetubuh dengan istri pamanmu, karena dia bibimu juga. ^15Jangan bersetubuh dengan anak menantumu ^16atau dengan istri abangmu. ^17Jangan bersetubuh dengan anak atau cucu seorang wanita yang pernah kaugauli. Mungkin mereka kerabatmu, dan itu perbuatan yang tidak senonoh. ^18Jangan kawin dengan saudara istrimu selama istrimu sendiri masih hidup. ^19Jangan bersetubuh dengan seorang wanita selama masa haidnya, karena ia dalam keadaan najis. ^20Jangan bersetubuh dengan istri orang lain; perbuatan itu menjadikan engkau najis. ^21Jangan menyerahkan salah seorang anakmu untuk dikurbankan dalam pemujaan Molokh, karena perbuatan itu menghina nama Allah, Tuhanmu. ^22Orang laki-laki tak boleh bersetubuh dengan orang laki-laki; Allah membenci perbuatan itu. ^23Laki-laki maupun wanita, sekali-kali tak boleh bersetubuh dengan binatang; perbuatan jahat itu menajiskan kamu. ^24Jangan menajiskan dirimu dengan perbuatan-perbuatan itu, sebab dengan cara itu bangsa-bangsa yang tinggal di Kanaan sebelum kamu telah menajiskan diri mereka. Karena itu mereka diusir oleh TUHAN, supaya kamu dapat mendiami negeri itu. ^25Mereka telah melakukan semua perbuatan yang menjijikkan itu, sehingga tanah mereka menjadi najis. Maka TUHAN menghukum mereka dan tidak mengizinkan mereka tinggal di sana. Tetapi kamu jangan sekali-kali melakukan perbuatan-perbuatan itu. Kamu semua, orang Israel dan orang asing yang menetap bersama kamu, harus mentaati peraturan dan perintah TUHAN, ^26(18:25) ^27(18:25) ^28supaya kamu jangan dihukum oleh-Nya dan diusir dari tanah itu seperti orang-orang yang tidak mengenal TUHAN, yang tinggal di sana sebelum kamu. ^29Kamu tahu bahwa barangsiapa melakukan perbuatan yang menjijikkan itu tidak lagi dianggap anggota umat Allah. ^30Maka TUHAN berkata, "Taatilah peraturan-peraturan yang Kuberikan dan janganlah meniru perbuatan orang-orang yang mendiami tanah Kanaan sebelum kamu. Jangan menajiskan dirimu sendiri dengan melakukan perbuatan-perbuatan itu. Aku TUHAN Allahmu." _________________________________________________________________ Chapter 19 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2menyampaikan kepada bangsa Israel perintah ini, "Hendaklah kamu suci, karena Aku TUHAN Allahmu adalah suci. ^3Setiap orang harus menghormati ayah ibunya dan merayakan hari Sabat seperti yang Kuperintahkan. Akulah TUHAN Allahmu. ^4Jangan menyembah berhala. Jangan membuat patung dari logam dan menyembahnya. Akulah TUHAN Allahmu. ^5Kalau kamu mempersembahkan binatang untuk kurban perdamaian, ikutilah peraturan-peraturan yang Kuberikan, supaya kurban itu Kuterima. ^6Dagingnya harus dimakan pada hari binatang itu disembelih atau keesokan harinya. Daging yang masih sisa pada hari yang ketiga harus dibakar habis, ^7karena daging itu haram. Kalau daging itu dimakan juga, kurban itu tidak Kuterima. ^8Barangsiapa makan daging itu bersalah karena tidak menghargai apa yang dikhususkan untuk Aku. Orang itu tidak lagi Kuanggap anggota umat-Ku. ^9Kalau kamu panen, janganlah memotong gandum yang tumbuh di pinggir-pinggir ladangmu, dan jangan kembali untuk mengumpulkan gandum yang tersisa sesudah panen. ^10Jangan kembali ke kebun anggurmu untuk mengumpulkan buah-buah anggur yang tertinggal sesudah kamu memetiknya pertama kali. Juga buah-buahnya yang sudah jatuh jangan kamu ambil. Biarkan itu untuk orang miskin dan orang asing. Akulah TUHAN Allahmu. ^11Jangan mencuri, menipu atau berdusta. ^12Jangan berjanji demi nama-Ku kalau kamu tidak bermaksud menepati janji itu, sebab dengan itu kamu menghina nama-Ku. Akulah TUHAN Allahmu. ^13Jangan memeras sesamamu atau merampas barangnya. Upah seseorang yang bekerja padamu jangan kamu tahan, biar untuk satu malam saja. ^14Jangan mengutuk orang tuli dan jangan menaruh batu sandungan di depan orang buta. Hendaklah kamu hormat dan takut kepada-Ku, sebab Aku TUHAN Allahmu. ^15Kamu harus jujur bila mengadili; jangan berpihak kepada orang miskin dan jangan takut kepada orang kaya. ^16Jangan menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu, supaya kamu tidak menyebabkan kematian sesamamu manusia. Akulah TUHAN. ^17Jangan dendam terhadap siapa pun. Bereskanlah perselisihanmu dengan siapa saja, supaya kamu tidak berdosa karena orang lain. ^18Jangan membalas dendam dan jangan membenci orang lain, tetapi cintailah sesamamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Akulah TUHAN. ^19Taatilah perintah-perintah-Ku. Jangan mengawinkan ternak yang berlainan jenisnya. Jangan menanam dua macam bibit pada sebidang tanah. Jangan memakai pakaian yang ditenun dari dua macam benang. ^20Apabila seorang laki-laki berjanji akan menjual budaknya yang perempuan kepada laki-laki lain untuk dijadikan selirnya, dan orang yang mau membeli budak itu belum membayarnya, lalu pemilik yang semula bersetubuh dengan budak itu, mereka berdua harus dihukum, tetapi tidak boleh dihukum mati, sebab bagaimanapun juga perempuan itu masih budaknya. ^21Laki-laki itu harus membawa seekor domba jantan ke depan pintu Kemah-Ku untuk kurban ganti rugi. ^22Imam harus mengurbankan domba itu dalam upacara penyucian, supaya dosa orang itu diampuni. Maka Aku, Allah akan mengampuninya. ^23Apabila kamu sudah masuk ke negeri Kanaan dan menanam bermacam-macam pohon buah-buahan di sana, maka selama tiga tahun yang pertama buah-buahnya harus kamu anggap haram dan tak boleh kamu makan. ^24Dalam tahun keempat semua buahnya harus dipersembahkan untuk menyatakan terima kasihmu kepada Aku, TUHAN. ^25Dalam tahun yang kelima barulah kamu boleh makan buahnya. Kalau kamu melakukan semua peraturan itu, pohon buah-buahanmu akan berbuah lebih banyak lagi. Akulah TUHAN Allahmu. ^26Jangan makan darah. Jangan memakai ilmu-ilmu gaib. ^27Jangan menggunting rambut di sisi kepalamu atau mencukur jenggotmu. ^28Jangan mencacah kulitmu untuk membuat tanda-tanda atau melukai badanmu sebagai tanda berkabung atas orang mati. Akulah TUHAN. ^29Jangan merendahkan derajat anak-anakmu yang perempuan dengan menjadikan mereka pelacur di kuil. Dengan berbuat begitu kamu mencemarkan negerimu, dan perbuatan-perbuatan tak senonoh akan merajalela di situ. ^30Rayakanlah hari Sabat dan hormatilah tempat yang dikhususkan untuk menyembah Aku. Akulah TUHAN. ^31Jangan pergi minta nasihat kepada dukun yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati. Kalau kamu melakukan itu kamu menjadi najis. Akulah TUHAN Allahmu. ^32Seganilah dan hormatilah orang-orang tua. Hendaklah kamu hormat dan takut kepada-Ku, sebab Akulah TUHAN. ^33Jangan berbuat tidak baik kepada orang asing yang tinggal di negerimu. ^34Perlakukanlah mereka seperti kamu memperlakukan orang-orang sebangsamu dan cintailah mereka seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Ingatlah bahwa kamu pun pernah hidup sebagai orang asing di Mesir. Akulah TUHAN Allahmu. ^35Jangan menipu orang lain dengan memakai ukuran, timbangan atau takaran palsu. ^36Pakailah meteran, timbangan dan takaran yang betul. Akulah TUHAN Allahmu, dan Aku telah membawa kamu keluar dari Mesir. ^37Taatilah segala hukum dan perintah-Ku. Akulah TUHAN." _________________________________________________________________ Chapter 20 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2mengatakan hal ini kepada bangsa Israel, "Setiap orang di antara kamu atau orang asing yang menetap di antara kamu yang mengurbankan anaknya kepada Molokh, harus dilempari dengan batu sampai mati oleh seluruh masyarakat. ^3Orang yang mengurbankan anaknya kepada Molokh, menajiskan Kemah-Ku dan menghina nama-Ku yang suci. Dia akan Kuhukum dan tidak lagi Kuanggap anggota umat-Ku. ^4Kalau masyarakat menutup mata terhadap perbuatan orang itu dan tidak melaksanakan hukum mati atas dia, ^5maka Aku sendiri yang menghukum dia, seluruh keluarganya, serta semua orang yang bersama dia meninggalkan Aku dan menyembah Molokh. Mereka tidak lagi Kuanggap anggota umat-Ku. ^6Orang yang pergi minta nasihat kepada dukun yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati akan Kuhukum dan tidak Kuanggap lagi anggota umat-Ku. ^7Jagalah supaya kamu tetap suci, karena Aku TUHAN Allahmu. ^8Taatilah hukum-hukum-Ku, karena Akulah TUHAN yang mengkhususkan kamu untuk Aku." ^9TUHAN memberikan peraturan-peraturan ini, "Orang yang mengutuk ayahnya atau ibunya harus dihukum mati. Ia mati karena salahnya sendiri. ^10Apabila seorang Israel berzinah dengan istri orang sebangsanya, ia dan wanita itu harus dihukum mati. ^11Seorang laki-laki yang bersetubuh dengan salah seorang istri ayahnya, memperkosa hak ayahnya. Laki-laki dan wanita itu harus dihukum mati. Mereka mati karena salah mereka sendiri. ^12Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan menantunya perempuan, kedua orang itu harus dihukum mati. Mereka telah berzinah, dan mati mereka karena salah mereka sendiri. ^13Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan laki-laki lain, mereka melakukan perbuatan yang keji dan hina, dan kedua-duanya harus dihukum mati. Mereka mati karena salah mereka sendiri. ^14Apabila seorang laki-laki kawin dengan seorang wanita serta ibu wanita itu, ketiga-tiganya harus dibakar sampai mati, karena mereka melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Perbuatan semacam itu tak boleh ada di antara kamu. ^15Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan binatang, orang dan binatang itu harus dibunuh. ^16Apabila seorang wanita bersetubuh dengan binatang, wanita dan binatang itu harus dibunuh. Mereka mati karena salah mereka sendiri. ^17Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan saudaranya perempuan atau dengan saudaranya yang seayah lain ibu atau seibu lain ayah, mereka tidak lagi dianggap anggota umat-Ku. Mereka telah melakukan perbuatan yang tidak senonoh dan harus menanggung akibatnya. ^18Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan seorang wanita yang sedang haid, mereka tidak lagi dianggap anggota umat-Ku. ^19Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan bibinya, kedua-duanya harus menanggung akibat dari pelanggaran itu. ^20Apabila seorang laki-laki bersetubuh dengan istri pamannya, ia menghina pamannya. Laki-laki dan wanita itu harus menanggung hukumannya. Sampai mati mereka tidak mendapat anak. ^21Apabila seorang laki-laki merampas istri saudaranya, ia menghina saudaranya dan melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Sampai mati mereka tidak mendapat anak." ^22TUHAN berkata, "Taatilah semua hukum dan perintah-Ku, supaya kamu tidak diusir dari negeri Kanaan, ke mana Aku membawa kamu. ^23Jangan meniru adat istiadat bangsa yang tinggal di sana. Mereka memuakkan Aku dengan segala perbuatan yang jahat. Itu sebabnya mereka Kuusir, supaya kamu dapat masuk ke negeri itu. ^24Tanah yang kaya dan subur itu sudah Kujanjikan kepada kamu, jadi Kuberikan kepadamu menjadi milikmu. Akulah TUHAN Allahmu yang memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain. ^25Oleh karena itu kamu harus membedakan dengan tepat binatang yang haram dari yang tidak haram. Jangan makan binatang yang haram. Binatang itu Kunyatakan haram, jadi kalau memakannya kamu menjadi najis. ^26Kamu Kupisahkan dari bangsa-bangsa lain supaya menjadi milik-Ku. Kamu harus suci karena Akulah TUHAN, dan Aku suci. ^27Setiap orang laki-laki atau wanita yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati harus dilempari batu sampai mati. Orang itu mati karena salahnya sendiri." _________________________________________________________________ Chapter 21 ^1TUHAN menyuruh Musa menyampaikan perintah ini kepada imam-imam keturunan Harun, "Seorang imam tak boleh menajiskan dirinya karena ikut menghadiri upacara penguburan sanak saudaranya, ^2kecuali kalau yang mati itu ibunya, ayahnya, anaknya, saudaranya laki-laki, ^3atau saudaranya perempuan yang belum kawin, dan tinggal serumah dengan dia. ^4Ia tak boleh menajiskan dirinya dengan mengikuti upacara penguburan sanak saudara istrinya. ^5Seorang imam tak boleh menggunduli sebagian dari kepalanya dan tak boleh memangkas jenggotnya atau melukai badannya dengan benda tajam untuk menunjukkan bahwa ia sedang berkabung. ^6Ia milik-Ku yang khusus dan tak boleh mencemarkan nama-Ku. Ia mempersembahkan kurban makanan kepada-Ku, jadi ia harus suci. ^7Seorang imam tak boleh kawin dengan seorang wanita bekas pelacur atau seorang wanita yang bukan perawan atau yang sudah bercerai, karena imam adalah milik-Ku. ^8Bangsa Israel harus mengakui imam sebagai orang yang dikhususkan bagi-Ku karena ia mempersembahkan kurban makanan kepada-Ku. Akulah TUHAN; Aku ini suci dan Aku menyucikan umat-Ku. ^9Kalau anak perempuan seorang imam menjadi pelacur, ia menghina ayahnya dan harus dibakar sampai mati. ^10Imam Agung telah ditahbiskan dengan cara menuangkan minyak upacara ke atas kepalanya dan dengan mengenakan pakaian imam agung kepadanya. Karena itu ia tak boleh membiarkan rambutnya kusut atau mengoyak pakaiannya sebagai tanda berkabung. ^11Ia telah dipersembahkan kepada-Ku untuk menjadi milik-Ku, jadi tak boleh menajiskan dirinya. Ia tak boleh juga menajiskan Kemah-Ku dengan keluar dari situ untuk masuk ke rumah yang ada jenazahnya, walaupun itu jenazah ayahnya atau ibunya sendiri. ^12(21:11) ^13Ia hanya boleh kawin dengan seorang perawan dari sukunya sendiri. Ia tak boleh kawin dengan seorang janda atau seorang wanita yang sudah diceraikan, atau seorang wanita bekas pelacur. ^14(21:13) ^15Kalau ia melanggar peraturan itu, maka anak-anaknya yang seharusnya suci, akan najis. Akulah TUHAN dan Aku telah mengkhususkan dia menjadi Imam Agung." ^16TUHAN memerintahkan Musa ^17untuk mengatakan ini kepada Harun, "Seorang keturunanmu yang cacat badannya tak boleh mempersembahkan kurban makanan kepada-Ku. Itu berlaku untuk selama-lamanya. ^18Orang yang mempersembahkan kurban tak boleh cacat badannya, yaitu orang buta atau lumpuh, orang yang cacat mukanya atau anggota badannya, ^19yang lumpuh tangannya atau timpang kakinya, ^20yang bongkok atau cebol, yang berpenyakit mata atau berpenyakit kulit dan yang dikebiri. ^21Setiap keturunan Imam Harun yang cacat badannya tak boleh mempersembahkan kurban makanan kepada-Ku. ^22Tetapi ia boleh makan makanan yang dipersembahkan, baik kurban makanan yang suci maupun kurban makanan yang sangat suci. ^23Karena orang itu cacat badannya, ia tak boleh mendekati tirai yang memisahkan Ruang Suci atau mezbah. Ia tak boleh menajiskan benda-benda yang sudah dikhususkan untuk Aku, karena Akulah TUHAN, dan Akulah yang mengkhususkan barang-barang itu." ^24Itulah peraturan-peraturan yang disampaikan Musa kepada Harun serta anak-anaknya, dan kepada seluruh bangsa Israel. _________________________________________________________________ Chapter 22 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2menyampaikan perintah ini kepada Harun dan anak-anaknya, "Perlakukanlah dengan pantas apa yang dipersembahkan bangsa Israel khusus untuk Aku, supaya kamu tidak mencemarkan nama-Ku yang suci. Akulah TUHAN. ^3Kalau seorang dari keturunanmu dalam keadaan najis mendekati persembahan-persembahan suci yang dikhususkan bangsa Israel bagi-Ku, ia tidak boleh lagi melayani pada mezbah. Peraturan itu berlaku untuk selama-lamanya. Akulah TUHAN. ^4Seorang keturunan Harun yang menderita penyakit kulit yang berbahaya, atau yang sakit kelamin sehingga mengeluarkan lelehan, dilarang makan persembahan suci kalau ia belum dinyatakan bersih. Seorang imam menjadi najis kalau ia menyentuh sesuatu yang najis karena kena mayat. Ia juga najis kalau maninya keluar, ^5atau menyentuh binatang atau orang yang najis. ^6Seorang imam yang dengan cara apa pun menjadi najis, tetap najis sampai matahari terbenam. Dan sesudah matahari terbenam ia belum boleh makan makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN kalau ia belum mandi. ^7Sesudah matahari terbenam ia bersih dan boleh memakannya, karena itulah makanannya. ^8Ia dilarang makan daging binatang yang mati dengan sendirinya atau mati diterkam binatang buas. Kalau ia memakannya, ia menjadi najis. Akulah TUHAN. ^9Semua imam harus mentaati peraturan-peraturan yang Kuberikan. Kalau tidak, mereka bersalah dan akan mati, karena melanggar peraturan-peratura yang suci itu. Akulah TUHAN, dan Akulah yang mengkhususkan mereka untuk-Ku. ^10Persembahan yang dikhususkan bagi-Ku hanya boleh dimakan oleh keluarga imam itu sendiri; orang lain tak boleh, sekalipun orang itu serumah dengan imam itu atau orang upahannya. ^11Tetapi budak-budak yang dibeli oleh imam itu dengan uangnya sendiri atau yang dilahirkan di dalam rumahnya, boleh makan makanan bagian imam itu. ^12Anak perempuan seorang imam yang kawin dengan seorang yang bukan imam, tidak boleh makan persembahan itu. ^13Tetapi anak perempuan imam yang sudah menjadi janda atau yang diceraikan dengan tidak mempunyai anak lalu kembali ke rumah ayahnya serta menjadi tanggungannya, boleh makan makanan bagian ayahnya. Hanya keluarga imam saja boleh makan persembahan itu. ^14Kalau seorang yang bukan anggota keluarga imam dengan tidak disengaja makan makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN, ia harus memberi gantinya kepada imam ditambah dengan dua puluh persen. ^15Imam-imam tidak boleh menajiskan persembahan yang khusus untuk Aku ^16dengan membiarkannya dimakan oleh seorang yang tidak berhak memakannya. Hal itu menjadikan orang itu bersalah dan mendatangkan hukuman atasnya. Akulah TUHAN, dan Aku yang menyucikan persembahan itu." ^17TUHAN menyuruh Musa ^18memberi kepada Harun, anak-anaknya dan seluruh bangsa Israel peraturan-peraturan ini. Apabila seorang Israel atau seorang asing yang tinggal menetap di Israel mempersembahkan kurban bakaran untuk membayar kaul, atau untuk kurban sukarela, binatang itu harus yang jantan dan tak boleh ada cacatnya supaya dapat diterima. ^19(22:18) ^20Jangan mempersembahkan binatang yang ada cacatnya, sebab TUHAN tidak mau menerimanya. ^21Kalau seseorang mempersembahkan kepada TUHAN kurban perdamaian untuk membayar kaulnya atau untuk kurban sukarela, binatang itu tak boleh ada cacatnya, supaya dapat diterima. ^22Janganlah mempersembahkan kepada TUHAN binatang yang buta, yang patah tulangnya atau yang luka, yang mempunyai bisul bernanah, yang menderita penyakit kulit atau kudis. Binatang yang begitu jangan dipersembahkan untuk kurban makanan di atas mezbah. ^23Untuk kurban sukarela kamu boleh mempersembahkan binatang yang tidak sempurna bentuknya; tetapi untuk membayar kaul, binatang yang begitu tidak dapat diterima. ^24Janganlah mempersembahkan kepada TUHAN binatang yang buah pelirnya rusak terjepit, dipotong, luka memar atau dibuang. Hal itu tak boleh terjadi di negerimu. ^25Ternak yang diperoleh dari orang asing tidak boleh dipersembahkan untuk kurban makanan. Binatang itu dianggap cacat dan tak dapat diterima. ^26Anak sapi, anak domba atau anak kambing yang baru lahir harus tinggal pada induknya selama tujuh hari. Baru sesudahnya binatang itu dapat diterima untuk kurban makanan. ^27(22:26) ^28Janganlah mengurbankan induk sapi atau domba atau kambing bersama dengan anaknya pada hari yang sama. ^29Apabila kamu mempersembahkan kurban syukur kepada TUHAN, lakukanlah itu menurut peraturan, supaya kurbanmu diterima. ^30Makanlah kurban itu pada hari itu juga, dan jangan tinggalkan sedikit pun untuk keesokan harinya. ^31TUHAN berkata, "Taatilah perintah-perintah-Ku; Akulah TUHAN. ^32Jangan mencemarkan nama-Ku yang suci. Seluruh bangsa Israel harus menyembah Aku sebagai Yang Mahasuci. Akulah TUHAN dan Aku menjadikan kamu suci. ^33Aku membawa kamu keluar dari Mesir, supaya Aku menjadi Allahmu. Akulah TUHAN." _________________________________________________________________ Chapter 23 ^1TUHAN memberi kepada Musa ^2peraturan-peraturan tentang perayaan agama, yang harus diumumkan sebagai hari raya untuk beribadat. ^3Ada enam hari untuk bekerja, tetapi hari yang ketujuh, hari Sabat, adalah hari istirahat yang dikhususkan bagi TUHAN. Pada hari itu kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat dan tak boleh bekerja. ^4Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN dan yang harus diumumkan pada waktu yang ditentukan. ^5Hari Raya Paskah yang dirayakan untuk menghormati TUHAN, mulai pada saat matahari terbenam pada tanggal empat belas bulan satu. ^6Besoknya, tanggal lima belas, mulailah Perayaan Roti tak Beragi, dan selama tujuh hari kamu tak boleh makan roti yang dibuat pakai ragi. ^7Selama tujuh hari itu kamu harus mempersembahkan kurban makanan kepada TUHAN. Pada hari yang pertama dan yang ketujuh perayaan itu kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat dan tak boleh melakukan pekerjaan berat. ^8(23:7) ^9Kalau kamu sudah sampai di negeri yang diberikan TUHAN kepadamu, dan mengumpulkan hasil tanah, berkas gandum yang pertama kamu tuai harus dibawa kepada imam. ^10(23:9) ^11Pada hari sesudah hari Sabat, imam harus mempersembahkan gandum itu sebagai persembahan unjukan kepada TUHAN, supaya TUHAN senang kepadamu. ^12Pada hari kamu mempersembahkan gandum itu, kamu harus mempersembahkan juga untuk kurban bakaran seekor anak domba jantan yang berumur satu tahun dan tidak ada cacatnya. ^13Untuk kurban makanan persembahkanlah dua kilogram tepung dicampur minyak zaitun. Bau kurban itu menyenangkan hati TUHAN. Bersama itu persembahkanlah juga satu liter air anggur. ^14Sebelum membawa persembahan itu kepada TUHAN, kamu tak boleh makan sedikit pun dari gandum baru itu, baik mentah, dipanggang atau dibakar menjadi roti. Peraturan itu harus ditaati oleh semua keturunanmu selama-lamanya. ^15Mulai dari hari sesudah Sabat, waktu kamu mempersembahkan kepada TUHAN berkas gandum yang pertama, kamu harus menghitung tujuh minggu penuh. ^16Pada hari yang kelima puluh, yaitu hari sesudah Sabat yang ketujuh kamu harus membawa kurban sajian kepada TUHAN. ^17Setiap keluarga harus mempersembahkan dua buah roti untuk persembahan unjukan bagi TUHAN. Tiap roti harus dibuat dari dua kilogram tepung halus pakai ragi dan harus diserahkan kepada TUHAN sebagai persembahan hasil tanah yang pertama. ^18Bersama roti itu bangsa Israel harus mempersembahkan tujuh ekor anak domba yang berumur satu tahun, seekor sapi jantan muda dan dua ekor kambing. Masing-masing tak boleh ada cacatnya dan harus dipersembahkan untuk kurban bakaran bagi TUHAN, dengan kurban sajian dan kurban air anggur. Bau kurban itu menyenangkan hati TUHAN. ^19Persembahkanlah juga seekor kambing jantan untuk kurban pengampunan dosa dan dua ekor domba jantan yang berumur satu tahun untuk kurban perdamaian. ^20Roti dan kedua anak domba itu harus dipersembahkan oleh imam sebagai persembahan unjukan bagi TUHAN, dan itu untuk bagian imam. Persembahan-persembahan itu adalah suci. ^21Pada hari itu kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat dan tak boleh melakukan pekerjaan berat. Peraturan itu harus ditaati oleh keturunanmu untuk selama-lamanya, di mana saja mereka tinggal. ^22Kalau kamu panen, janganlah memotong gandum yang tumbuh di pinggir-pinggir ladangmu dan jangan kembali untuk mengumpulkan gandum yang tersisa sesudah panen. Biarkan itu untuk orang miskin dan orang asing. TUHAN adalah Allahmu. ^23Tanggal satu bulan tujuh harus dirayakan sebagai hari yang khusus untuk beristirahat. Hari itu ditandakan dengan bunyi trompet, dan kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat. ^24(23:23) ^25Persembahkanlah kurban makanan kepada TUHAN dan jangan melakukan pekerjaan berat pada hari itu. ^26Tanggal sepuluh bulan tujuh adalah hari upacara tahunan untuk pengampunan dosa bangsa Israel. Pada hari itu kamu harus berpuasa dan mengadakan pertemuan untuk beribadat serta mempersembahkan kurban makanan kepada TUHAN. ^27(23:26) ^28Janganlah bekerja, sebab hari itu adalah hari pengampunan dosa, supaya kamu mendapat ampun di hadapan TUHAN Allahmu. ^29Barangsiapa makan sesuatu pada hari itu, tidak dianggap lagi anggota umat Allah. ^30Dan barangsiapa melakukan pekerjaan pada hari itu, dihukum oleh TUHAN sendiri dengan hukuman mati. ^31Peraturan itu berlaku untuk semua keturunanmu di mana saja mereka tinggal. ^32Mulai dari saat matahari terbenam pada tanggal sembilan bulan itu sampai saat matahari terbenam pada tanggal sepuluh, harus kamu rayakan seperti hari Sabat, hari yang khusus untuk istirahat. Sepanjang hari itu kamu harus berpuasa. ^33Pesta Pondok Daun mulai pada tanggal lima belas bulan tujuh dan lamanya tujuh hari. ^34(23:33) ^35Selama tujuh hari itu, setiap hari kamu harus mempersembahkan kurban makanan. Pada hari yang pertama dan yang kedelapan kamu harus mengadakan pertemuan untuk beribadat dan mempersembahkan kurban makanan kepada TUHAN. Janganlah melakukan pekerjaan berat pada hari itu. ^36(23:35) ^37Itulah hari-hari raya agama yang ditetapkan TUHAN dan yang harus kamu umumkan. Pada perayaan-perayaan itu kamu harus menghormati TUHAN dengan mengadakan pertemuan untuk beribadat dan mempersembahkan kurban makanan, kurban bakaran, kurban sajian, kurban binatang dan kurban air anggur, sebanyak yang diperlukan setiap harinya. ^38Perayaan-perayaan itu merupakan tambahan pada hari-hari Sabat biasa, jadi persembahan-persembahan itu adalah juga tambahan pada pemberianmu yang biasa, pada kurbanmu untuk menebus kaul, atau kurban sukarela yang kamu berikan kepada TUHAN. ^39Sehabis panen, mulai tanggal lima belas bulan tujuh, kamu harus mengadakan perayaan selama tujuh hari. Hari yang pertama dan yang kedelapan adalah hari yang khusus untuk beristirahat. ^40Pada hari yang pertama kamu harus memetik buah-buahan yang paling baik dari kebunmu, juga daun-daun palma dan ranting-ranting dari pohon-pohon yang rimbun, lalu mulailah perayaan sukacita untuk menghormati TUHAN Allahmu. ^41Perayaan itu harus kamu langsungkan selama tujuh hari. Peraturan itu harus dilakukan oleh keturunanmu untuk selama-lamanya. ^42Tujuh hari lamanya seluruh bangsa Israel harus tinggal dalam pondok-pondok daun, ^43supaya keturunanmu tahu bahwa TUHAN menyuruh bangsa Israel tinggal dalam pondok-pondok yang sederhana, ketika Ia membawa mereka keluar dari Mesir. Dialah TUHAN Allahmu. ^44Begitulah Musa menyampaikan kepada bangsa Israel peraturan-peraturan tentang cara mengadakan perayaan-perayaan untuk menghormati TUHAN. _________________________________________________________________ Chapter 24 ^1TUHAN menyuruh Musa ^2memberikan perintah-perintah ini kepada bangsa Israel: Bawalah minyak zaitun yang murni dan yang paling baik untuk lampu di dalam Kemah TUHAN, supaya dapat dipasang dan menyala terus. ^3Harun harus mengatur lampu-lampu itu dari petang sampai pagi di tempat TUHAN hadir, di luar tirai yang menutupi Peti Perjanjian di Ruang Mahasuci. Perintah itu harus dilakukan untuk selama-lamanya. ^4Harun harus mengurus lampu-lampu pada kaki lampu dari emas murni supaya tetap menyala di Kemah TUHAN. ^5Ambillah dua belas kilogram tepung yang paling baik dan buatlah dua belas roti bundar, masing-masing dari satu kilogram tepung. ^6Letakkan roti itu dalam dua susun, enam roti setiap susunnya, di atas meja berlapis emas murni yang berada di dalam Kemah TUHAN. ^7Taruhlah kemenyan tulen pada tiap susun roti untuk menandakan bahwa roti itu kurban makanan bagi TUHAN. ^8Setiap hari Sabat harus ada roti yang disajikan di dalam Kemah TUHAN. Itulah kewajiban bangsa Israel untuk selama-lamanya. ^9Roti itu adalah untuk Harun dan keturunannya. Mereka harus memakannya di tempat yang suci, karena roti itu merupakan bagian yang sangat suci dari kurban makanan yang dipersembahkan kepada TUHAN untuk para imam. ^10Di perkemahan orang Israel ada seorang laki-laki. Ayahnya orang Mesir dan ibunya orang Israel bernama Selomit, anak Dibri dari suku Dan. Pada suatu hari orang itu bertengkar dengan seorang Israel di perkemahan. Waktu bertengkar, ia mengutuk Allah. Karena itu orang-orang Israel membawa dia menghadap Musa, ^11(24:10) ^12dan menahan dia sambil menunggu keputusan TUHAN mengenai apa yang harus mereka lakukan terhadapnya. ^13TUHAN berkata kepada Musa, ^14"Bawalah orang itu ke luar perkemahan. Setiap orang yang telah mendengar dia mengutuk, harus meletakkan tangannya di atas kepala orang itu untuk memberi kesaksian bahwa dia bersalah. Lalu seluruh umat harus melempari dia dengan batu sampai mati. ^15Setelah itu umumkanlah ini kepada bangsa Israel: Barangsiapa mengutuk Allah harus menanggung akibatnya ^16dan dihukum mati. Siapa saja yang mengutuk TUHAN harus dilempari dengan batu sampai mati oleh seluruh jemaat. Hukum itu berlaku untuk orang Israel maupun untuk orang asing yang sudah menetap di Israel. ^17Barangsiapa membunuh orang lain harus dihukum mati. ^18Barangsiapa membunuh binatang orang lain harus menggantinya. Dasarnya ialah 'nyawa ganti nyawa'. ^19Apabila seseorang membuat orang lain cedera, apa saja yang telah dilakukannya, harus dilakukan juga terhadap dia. ^20Kalau ia mematahkan tulang, maka tulangnya pun harus dipatahkan. Kalau ia membuat mata orang lain buta sebelah, maka matanya pun harus dibutakan sebelah. Kalau ia memukul orang lain sampai patah giginya, maka giginya pun harus dipatahkan. Apa saja yang dilakukannya sehingga orang lain cacat, harus juga dilakukan terhadap dia sebagai pembalasan. ^21Barangsiapa membunuh binatang harus menggantinya, tetapi barangsiapa membunuh manusia harus dihukum mati. ^22Hukum itu berlaku untuk kamu semua dan juga untuk orang asing yang menetap di antara kamu, karena Akulah TUHAN, Allahmu." ^23Sesudah Musa menyampaikan perkataan itu kepada bangsa Israel, mereka membawa orang yang telah mengutuk Allah itu ke luar perkemahan lalu melempari dia dengan batu sampai mati. Dengan cara itu bangsa Israel melakukan apa yang telah diperintahkan TUHAN kepada Musa. _________________________________________________________________ Chapter 25 ^1Di atas Gunung Sinai TUHAN berbicara kepada Musa dan menyuruh dia ^2menyampaikan peraturan-peraturan ini kepada bangsa Israel. Apabila kamu masuk ke negeri yang akan diberikan TUHAN kepadamu, kamu harus menghormati TUHAN dengan cara ini: Setiap tahun ketujuh kamu tak boleh mengerjakan tanah untuk bercocok tanam. ^3Selama enam tahun kamu harus menanami ladang-ladangmu, memangkas kebun-kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanahmu. ^4Tetapi setiap tahun yang ketujuh dikhususkan untuk TUHAN. Jadi sepanjang tahun itu tanah harus dibiarkan dan tak boleh dikerjakan. Jangan menanami ladang-ladang dan jangan memangkas pohon-pohon anggurmu. ^5Bahkan gandum yang tumbuh dengan sendirinya atau anggur dari pohon anggurmu yang tidak dipangkas, tak boleh kamu kumpulkan dan simpan, sebab tahun itu adalah tahun istirahat untuk tanah. ^6Walaupun begitu, tanah itu akan memberi hasil juga untuk dijadikan makanan bagi kamu, budak-budakmu, orang-orang upahanmu, dan orang-orang asing yang tinggal dengan kamu. ^7Juga bagi binatang-binatang peliharaanmu dan binatang-binatang liar di negerimu. Segala yang dihasilkan tanah itu boleh dimakan. ^8Hitunglah tujuh kali tujuh tahun, sebanyak empat puluh sembilan tahun. ^9Lalu pada tanggal sepuluh bulan tujuh, yaitu hari pengampunan dosa, suruhlah orang membunyikan trompet di mana-mana di seluruh negeri. ^10Kamu harus mengkhususkan tahun yang kelima puluh itu, dan mengumumkan kebebasan kepada seluruh penduduk negeri. Dalam tahun itu segala harta milik yang sudah dijual harus dikembalikan kepada pemiliknya yang semula atau kepada keturunannya. Siapa yang dijual sebagai budak harus dikembalikan kepada keluarganya. ^11Janganlah menanami ladangmu. Gandum yang tumbuh dengan sendirinya atau buah anggur di kebun anggurmu yang tidak dipangkas tak boleh kamu kumpulkan dan simpan. ^12Tahun itu merupakan tahun yang suci bagimu. Kamu hanya boleh makan apa yang tumbuh dengan sendirinya di ladangmu. ^13Dalam tahun itu semua tanah yang sudah dijual harus dikembalikan kepada pemiliknya yang semula. ^14Jadi kalau kamu menjual tanah kepada sesamamu orang Israel, atau membeli tanah dari dia, janganlah melakukan jual beli itu dengan tidak jujur. ^15Harga tanah itu harus ditetapkan menurut jumlah tahun selama tanah itu dapat memberi hasil sampai Tahun Pengembalian yang berikut. ^16Kalau jumlah tahunnya banyak, harga tanah itu mahal. Tetapi kalau jumlah tahunnya sedikit, harganya harus murah, karena yang dijual adalah jumlah panen. ^17Janganlah menipu sesamamu orang Israel, tetapi hendaklah kamu takut akan TUHAN, Allahmu. ^18Taatilah semua hukum dan perintah TUHAN, supaya kamu hidup dengan aman di negeri itu. ^19Tanah negeri itu akan memberi hasilnya sehingga kamu mempunyai makanan yang cukup dan tinggal di sana dengan sejahtera. ^20Tetapi barangkali ada yang bertanya apa yang akan dimakan selama tahun ketujuh pada waktu tanah tidak ditanami dan hasilnya tidak dipungut. ^21Dalam tahun keenam TUHAN akan memberkati tanah sehingga hasilnya cukup untuk tiga tahun. ^22Dan pada waktu kamu menanami ladangmu dalam tahun kedelapan, panen dari tahun keenam masih ada untuk kamu makan. Malah persediaan makananmu akan cukup sampai tiba waktunya kamu mengumpulkan hasil tahun itu. ^23Tanahmu tidak boleh dijual untuk seterusnya, sebab tanah itu bukan milikmu, melainkan milik Allah. Kamu hanya seperti orang asing yang mendapat izin untuk memakai tanah itu. ^24Kalau sebidang tanah dijual, harus diakui hak pemiliknya yang semula untuk menebus tanah itu. ^25Kalau seorang Israel jatuh miskin sehingga ia terpaksa menjual tanahnya, sanak saudaranya yang paling dekat wajib menebus tanah itu. ^26Kalau tidak ada orang untuk menebusnya tetapi pemilik itu kemudian hari menjadi mampu dan mempunyai cukup uang untuk menebus tanahnya, ^27maka ia harus membayar kepada orang yang telah membeli tanahnya seharga hasil tanah itu selama tahun-tahun berikutnya sampai Tahun Pengembalian yang akan datang. Dengan demikian ia mendapat kembali tanah miliknya. ^28Tetapi kalau ia tidak mampu menebus tanahnya, orang yang membelinya tetap berkuasa atas tanah itu sampai Tahun Pengembalian yang berikut. Dalam tahun itu tanah itu harus dikembalikan kepada pemiliknya yang semula. ^29Apabila seseorang menjual sebuah rumah dalam kota yang dikelilingi tembok, maka ia berhak menebus rumahnya dalam jangka waktu satu tahun terhitung dari tanggal penjualan. ^30Tetapi kalau rumah itu tidak ditebusnya dalam waktu satu tahun hilanglah haknya untuk menebusnya. Rumah itu tetap milik orang yang membelinya dan keturunannya. Dalam Tahun Pengembalian, rumah itu tidak dikembalikan. ^31Untuk rumah di desa yang tidak dikelilingi tembok berlaku peraturan yang sama seperti untuk tanah: pemilik semula berhak menebusnya dan rumah itu harus dikembalikan dalam Tahun Pengembalian. ^32Akan tetapi orang Lewi berhak untuk kapan saja menebus harta milik mereka di kota-kota yang ditetapkan untuk mereka. ^33Apabila seorang Lewi menjual rumahnya di salah satu kota itu dan ia tidak menebusnya, rumah itu harus dikembalikan kepadanya dalam Tahun Pengembalian. Sebab rumah orang Lewi di kota-kota mereka adalah milik mereka yang tetap di antara bangsa Israel. ^34Tetapi padang rumput di sekitar kota-kota suku Lewi tak boleh dijual. Itu adalah kepunyaan orang Lewi untuk selama-lamanya. ^35Apabila orang sebangsamu yang tinggal di antara kamu jatuh miskin dan tak dapat membiayai hidupnya kamu harus menyokong dia seperti seorang asing atau pendatang, supaya ia dapat hidup terus di antara kamu. ^36Janganlah menuntut bunga dari apa yang kamu pinjamkan kepadanya, tetapi hendaklah kamu takut kepada Allahmu, dan biarkan orang itu hidup di antara kamu. Jangan juga mengambil untung dari makanan yang kamu jual kepadanya. ^37(25:36) ^38Itulah perintah TUHAN Allahmu yang telah membawa kamu keluar dari Mesir untuk memberikan negeri Kanaan kepadamu, supaya Ia menjadi Allahmu. ^39Apabila orang sebangsamu yang tinggal di antara kamu jatuh miskin sehingga ia menjual dirinya sebagai budak kepadamu, orang itu tak boleh kamu suruh melakukan pekerjaan seorang budak. ^40Ia harus tinggal padamu sebagai seorang upahan dan bekerja untukmu sampai Tahun Pengembalian. ^41Pada waktu itu dia dan anak-anaknya boleh meninggalkan rumahmu dan kembali kepada keluarganya dan ke tanah nenek moyangnya. ^42Orang Israel adalah hamba-hamba TUHAN; Dialah yang membawa mereka keluar dari Mesir, dan karena itu mereka tak boleh dijual sebagai budak. ^43Jadi orang Israel yang menjual dirinya kepadamu tak boleh kamu perlakukan dengan kasar. Hendaklah kamu takut kepada Allahmu. ^44Kalau kamu memerlukan budak, kamu boleh membelinya dari bangsa-bangsa yang tinggal di sekitarmu. ^45Kamu boleh juga membeli anak-anak orang asing yang menetap di antara kamu. Anak-anak orang asing yang lahir di negerimu boleh menjadi milikmu ^46dan boleh juga kamu wariskan kepada anak-anakmu untuk menjadi budak mereka seumur hidup. Tetapi sesamamu orang Israel tak boleh kamu perlakukan dengan kasar. ^47Apabila seorang asing yang tinggal di tengah-tengahmu menjadi kaya, dan ada sesamamu orang Israel jatuh miskin sehingga ia menjual dirinya sebagai budak kepada orang asing itu atau kepada keluarganya, ^48orang Israel itu tetap mempunyai hak untuk ditebus. Seorang dari saudaranya yang laki-laki, ^49atau pamannya, atau saudara sepupunya atau seorang lain dari kerabatnya yang dekat, boleh menebusnya. Atau kalau ia sendiri kemudian mampu, ia boleh menebus dirinya sendiri. ^50Budak itu harus berunding dengan orang yang sudah membelinya. Mereka harus menghitung jumlah tahun sejak dirinya dijual sebagai budak sampai Tahun Pengembalian yang berikut, lalu menentukan harga tebusannya. Harga itu harus ditetapkan menurut perhitungan gaji yang diberikan kepada orang upahan. ^51Budak itu harus mengembalikan harga pembelian dirinya sebesar jumlah gaji seorang upahan selama tahun-tahun yang belum dijalaninya, ^52(25:51) ^53seolah-olah ia telah bekerja sebagai orang upahan yang digaji tahunan. Tuannya tidak boleh memperlakukan dia dengan kasar. ^54Kalau ia tidak dapat ditebus dengan salah satu cara itu, ia dan anak-anaknya harus dibebaskan dalam Tahun Pengembalian yang berikut. ^55Seorang Israel tak boleh menjadi budak seumur hidup karena bangsa Israel adalah hamba-hamba TUHAN. Tuhanlah yang membawa mereka keluar dari Mesir. Dialah TUHAN, Allah mereka. _________________________________________________________________ Chapter 26 ^1TUHAN berkata, "Janganlah membuat berhala atau mendirikan patung atau tiang batu yang berukir untuk disembah. Akulah TUHAN Allahmu. ^2Rayakanlah hari-hari Sabat dan hari-hari raya agama lainnya dan hormatilah tempat yang dikhususkan untuk menyembah Aku. Akulah TUHAN. ^3Kalau kamu hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan mentaati perintah-perintah-Ku, ^4Aku akan menurunkan hujan pada waktunya, sehingga tanah memberi hasil dan pohon-pohon berbuah. ^5Hasil tanahmu akan berlimpah-limpah, sehingga bila sudah sampai waktunya untuk memetik buah anggur, kamu masih memotong gandum. Dan bila sudah sampai waktunya untuk menanam gandum, kamu masih memetik buah anggur. Kamu akan mempunyai makanan yang cukup dan hidup sejahtera di negerimu. ^6Aku akan menjaga keamanan negerimu sehingga kamu bisa tidur dengan tenang dan tidak takut terhadap siapa pun. Binatang-binatang buas akan Kulenyapkan dari negeri itu, dan tak akan ada lagi peperangan di negerimu. ^7Kamu akan sanggup mengalahkan musuh-musuhmu; ^8dengan lima orang kamu sanggup mengalahkan seratus orang, dan dengan seratus orang kamu sanggup mengalahkan sepuluh ribu orang. ^9Aku akan memberkati kamu dan memberikan banyak anak cucu kepadamu. Apa yang sudah Kujanjikan kepadamu, pasti Kutepati. ^10Hasil tanahmu akan berlimpah-limpah, sehingga cukup untuk satu tahun. Bahkan kamu terpaksa mengeluarkan kelebihan dari panen yang lama supaya ada tempat untuk menyimpan panen yang baru. ^11Aku akan tinggal di antara kamu dalam Kemah-Ku, dan tak akan menolak kamu. ^12Aku akan menyertai kamu; Aku akan menjadi Allahmu dan kamu menjadi umat-Ku. ^13Aku, TUHAN Allahmu, yang membawa kamu keluar dari Mesir supaya kamu tidak menjadi budak lagi. Kekuasaan yang menindas kamu sudah Kupatahkan, dan kamu Kujadikan orang yang merdeka." ^14TUHAN berkata, "Kalau k